
Aku melihat sesosok perempuan berpakaian putih dan berambut sangat panjang sekitar bahu.Aku tidak bisa melihat mukanya karena tertutup oleh rambut, aku ingin memanggil nanda untuk mengetahui siapa yang mengikutinya tetapi nanda sudah terlalu jauh.
Akupun berpikir siapa yang mengikuti nanda karena aku tidak pernah melihatnya,lalu setelah dipikir pikir bahwa apa yang tertulis di kertas itu memanglah benar kalou ini bisa melihat hal hal yang tidak bisa dilihat oleh orang normal. Akupun merasa sedikit takut setelah menyadarinya dan aku mengambil kembali kertas yang telah ku buang tadi untuk mencari cara agar aku bisa menutup kembali mata batin, namun di kertas itu tidak ada cara untuk menutup kembali mata batin.
Akupun merasa bingung dan takut kalou aku tidak bisa menutup mata batin lagi. Tetapi karna sudah terlanjurku buka maka aku berusaha untuk tetap tenang dan mencoba terbiasa untuk melihat hal hal yang mengerikan. Bel pulangpun berbunyi tetapi kami disuruh kumpul di lapangan sebelum pulang, setelqh semuanya kumpul kepala sekolah dan guru guru datang untuk berterima kasih kepada kami semua karna telah mengikuti kerja bakti di sekolah. Akupun pulang kerumah menaiki angkutan umum seperti biasanya, tetapi yang tidak biasa aku melihat seorang anak kecil yang mukanya sangat pucat sekali, aku melihatnya karena merasa kasihan lalu tiba tiba dia juga melihatku.Akupun bertanya kepadanya
"dek nama kamu siapa?"
"kakak bisa melihatku?"
"iya, kebetulan kakak bisa melihatmu." (bingung dengan yang dibicarakannya)
"namaku bayu, karna kakak bisa melihatku aku minta tolong."
"minta tolong apa?"
"kakak tolong katakan kepada ayahku bahwa aku sudah meninggal."
__ADS_1
(terkejut) "jadi kamu sudah meninggal?"
"iya kak, bisa tolong aku kan?"
"iya kakak akan tolong kamu, tapi dimana ayahmu?"
"dia adalah sopir angkot ini, aku selalu berusaha untuk memberitahukan dia tetapi di tidak bisa melihatku"
Akupun memberi tahukan hal ini kepada sopir angkot tetapi dia kurang percaya dengan apa yang ku katakan, lalu anak itu meminta kertas dan pensil kepadaku
akupun memberikannya kepada anak kecil itu, setelah itu dia menulis sesuatu di kertas itu dan memintaku untuk memberikannya kepada sopir angkot tersebut. Setelah ku berikan dia tiba tiba menepi dan berhenti lalu dia menangis begitu kencang dan dia berkata
"pak anak bapak ada disini, dia bilang ingin bertemu denganmu tetapi tidak bisa karna dia sudah meninggal..."
"nak maafkan bapak karena tidak bisa menjagamu dengan benar hiks...hiks.."
"sudahlah pak, dia bilang agar bapak jangan menangis dan mengikhlaskannya, dengan bapak mengikhlaskannya maka dia akan bisa tenang di alam sana"
__ADS_1
"hiks.......hiks"
Lalu diapun mulai tenang dan melanjutkan perjalanan,aku juga merasa sedih dan kasian melihat ini. Akhirnya aku sampai di rumah dan aku bergegas ganti baju lalu pergi ke dapur untuk makan siang, setelah selesai aku pergi ke kamarku untuk bermain hp. Saat aku bermain hp aku diajak angga untuk bermain keluar
"ham....ham....main yuk."
"iya...iya...bentar,yaudah yuk."
akupun bermain bersama angga di pos dekat rumahku,saat kami bermain aku melihat seorang nenek nenek menyebrangi jalan dan aku mengajak angga untuk membantu nenek itu
"ngga yuk bantuin nenek itu!"
"nenek yang mana gak ada tu"
"itu, masak kamu tidak melihatnya?"
"ah kamu ham jangan nakut nakutin gitu dong jadi merinding ni"
__ADS_1
Melihat angga tidak bisa melihat nenek itu akupun berfikir bahwa nenek itu bukanlah manusia