
♡♡♡ Selamat Membaca ♡♡♡
Nayla begitu kesal dengan Adit yang bukan mengantarnya pulang tapi malah mengajak kerumahnya.
Adit masih menahan tas Nayla di bagasi motornya agar gadis itu tidak bisa langsung kabur.
"Adit ini udah malem,balikin gak tas gw"bentak Nayla kesal
"Iya tar aku balikin yang,aku mau jelasin dulu kesalah pahaman diantara kita"ujar Adit langsung menarik tangan Nayla agar masuk kedalam rumahnya.
"Gw gak mau masuk,kalo mau ngobrol disini aja"tolak Nayla
"Ya ampun yang ya gak enaklah ngobrol diluar banyak nyamuk lagi"bujuk Adit
"Gw gak mau,tar di gerebek warga gw yang rugi Dit"
"Ya ampun yang kan enak kita bisa nikah gratis"gurau Adit
"Ogah amat gw nikah ama loe"desis Nayla pelan
Adit yang mendengar ucapan Nayla hanya tertawa.
"Nay...aku sama Ina tuh gak ada hubungan apa-apa,emang sih dia suka ama aku udah lama, tapi aku gak suka ama dia Nay" Adit berusaha menjelaskan.
Nayla pura-pura mendengarkan ucapan Adit padahal yang sebenarnya ia sudah tak mau ambil pusing lagi dengan apa yang Adit katakan.
"Nay...please aku gak mau putus,aku mau kita tetep nikah dibulan Mei"pinta Adit
Nayla tersenyum "atur aja lah" hanya kata itu yang keluar dari mulut Nayla.
Setelah sedikit memaksa akhirnya Aditpun memberikan tas Nayla dan mengantarnya pulang.
Keesokan harinya Nayla mendapat telpon kalau Papanya sedang sakit dan selalu memanggil Namanya.
Asnidar minta Nayla mau menengok Papanya.
"Loe yakin Nay mau ikutan ambil PD(pensiun dini)"tanya Dian seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar.
Nayla menganggukan kepalanya bertanda "Iya"
"Gw minta jangan ada yang tau ya Dian,apa lagi si Eka tar dia ngadu sama Adit lagi"pinta Nayla
Naylapun menjelaskan rencananya pada Dian dan Dian pun menyetujuinya.
Setelah surat pengunduran diri Nayla masuk dan disetujui itu artinya hanya tinggal 14 hari saja ia masih bisa bertemu dan berkumpul bersama Dian,Erni dan teman-temannya di PT.
Naylapun akan bersikap biasa saja agar rencananya berjalan sesuai dengan apa yang ia inginkan.
"Sayang aku dan teman-teman gak jadi kemping,tapi kita udah nyewa Villa buat liburan,kamu ikut ya"pinta Adit
Nayla nampak berpikir "gak ah,gw males Dit"tolak Nayla
"Ayo dong yang ikut,masa aku sendirian sih"
"Ngapain sendirian,kan ada Ina,ajak aja dia kan dia pacar kamu"jawab Nayla dengan santainya
"Ih...apa sih kamu yang,kan aku udah bilang aku tuh gak ada hubungan apa-apa"Adit terus membujuk Nayla agar mau ikut bersamanya.
"Iya aku ikut,maksa banget sih"jawab Nayla ketus
"Kamu sekarang tuh berubah banget sih yang,galak tapi aku makin geregetan ama kamu"ucap Adit langsung mencubit ujung hidung Nayla
"Jangan megang-megang"Nayla menepis tangan Adit yang menyentuh hidungnya.
"Sebentar ya yang aku ketoilet dulu" Aditpun berdiri lalu masuk kedalam toilet yang memang tidak jauh dari tempat mereka sekarang berada.
Ponsel Adit berbunyi,awalnya Nayla membiarkan saja namun karena terus berbunyi akhirnya ia pun mengambil ponsel Adit dilayarnya tertulis nama Ina.
Tiba-tiba dada Nayla terasa sesak.
Namun saat Nayla ingin menjawab deringnya berhenti dan tak lama kemudian ada sebuah chat masuk dari Ina.
"Sayang kamu lagi dimana sih,kok telpon aku gak diangkat" itulah isi chat yang Ina kirim
__ADS_1
Dada Nayla terasa semakin sesak,karena penasaran ia pun membuka galeri diponsel Adit.
Seakan tak percaya dengan apa yang lihat ia pun sedikit melebarkan matanya saat melihat Foto Ina yang sedang mencium pipi Adit.
Tadinya Nayla ingin mempertimbangkan kembali keputusannya dan melanjutkan hubungannya dengan Adit.
Namun setelah melihat foto dan menbaca chat itu kini Nayla sudah mantap akan pergi meninggalkan Adit.
Biarlah saat ini ia menghabiskan waktu bersama Adit dan biar saja pria itu untuk saat ini pria itu berpikir hubungan mereka sudah membaik.
Hari ini Adit dan teman-temannya menjemput Nayla dirumahnya.
Dengan masih memakai baju tidur Nayla mengampiri Adit,Agus,Slamet,dan Nanang sudah berada didepan pagar rumahnya.
"Ih...ngapain sih pagi-pagi udah gangguin orang"celetuk Nayla sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"Ha...ha kamu tuh kalo bangun tidur makin cakep ya Nay" ucap mas Agus sambil tersenyum menggoda Nayla
"makasih pujiannya"jawab Nayla
"Rambut acak-acakan,baju tidur aja gambarnya mickey mouse,pinggir bibir ada bekas aliran sungainya" mas Slamet menimpali.
Nayla tersentak kaget jika benar ada bekas ilernya mau taro dimana ni muka,Nayla pun langsung berkaca pada spion mobil dan ternyata tidak ada apa-apa dipinggir bibirnya.
Adit yang duduk dibelakang kemudi tersenyum melihat Nayla yang sedikit mangap-mangap nungkin karena bibirnya berasa kering.
"Udah sana buruan mandi yang"perintah Adit yang langsung keluar dari dalam mobil dan duduk diteras sambil menunggu Nayla bersiap-siap.
Empok kelur sambil membawa 4 gelas kopi dan sepiring gorengan.
Tanpa aba-aba merekapun langsung meminum kopi dan melahap gorengan hingga hanya piringnya saja yang tersisa.
Satu jam berlalu akhirnya Nayla selesai juga.
"Ya ampun inces lama amat sih"ejek mas Agus begitu melihat Nayla keluar sambil membawa tas ranselnya.
Setibanya di Villa yang berada dikawasan puncak mereka pun langsung istirahat.
"Nay...bangun yang,ayo kita makan dulu udah mau sore nih"Adit menguncang-guncang tubuh Nayla agar segera bagun namun bukannya bangun gadis itu malah membalikan tubuhnyan dan mendekap gulingnya erat.
Nayla yang merasa terusik tidurnya dengan terpaksa membuka matanya dan langsung terkejut melihat wajah Adit yang berada sangat dekat dengan wajahnya tanpa sengaja ia pun langsung mendorong wajah Adit agar menjauh.
Setelah makan mereka berkumpul ditaman belakang yang nanti malam akan dipakai untuk membakar jagung dan ikan.
Nayla hanya duduk memperhatikan kesibukan ke empat pria didepannya.
"maafin aku Dit,mungkin ini kebersamaan kita yang terakhir,hati aku terlalu sakit dibohongin terus sama kamu" batin Nayla sambil memandang kearah Adit yang sedang mempersiapkan untuk nanti malam.
"ihhh kok aku merinding sih"ucap Nayla sambil mengedarkan pandangannya mencari sosok yang membuat bulu-bulu halus ditubuhnya berdiri.
Matanya yang jeli jika berhubungan dengan hantu langsung melihat dua sosok yang sedang berdiri dibawah sebuah pohon.
Nayla menghembuskan nafasnya saat tau sosok yang selalu mengikuti Adit sedang menatap kearahnya.
"Hai..."sapa Nayla pada sosok wanita dan anak kecil sambil melambaikan tangannya.
Mas Agus yang melihat ulah Nayla langsung mentoel Adit "cewemu mulai Dit,itu dadah sama pohon"
Adit langsung melihat kearah yang ditunjuk Agus,sesaat kemudian ia tersenyum.
"Gak apa-apa bro itu temen gw juga"jawab Adit
"Pasangan yang mengerikan"ucapnya sambil mengangkat kedua bahunya lalu meninggalkan Adit yang hanya tersenyum.
Malampun tiba,merekapun berkumpul ditaman belakang yang kebetulan juga terdapat kolam renang.
"Ayo kita maen kuat-kuatan di dalem air dingin yo"ajak Mas Slamet
Mereka berempatpun hanya mengenakan celana pendek dan berendam didalam air kolam yang lumayan dingin.
"Heii dasar gak pada ada ahlak mata gw kan masih suci ,loe pada pake celana pendek doang sih,pake kaos ke"umpat Nayla dari atas kolam.
"Masih mending Nay ini celana pendek,mau apa kita pada pake kolor doang"ucap Mas Agus yang langsung disambut tertawa lepas dari mereka berempat.
__ADS_1
Nayla merengut kesal mendengar semua ucapan dari ketiga teman Adit.
Adit langsung naik begitu mendengar ponselnya berbunyi,ia pun sedikit menjauh untuk menjawab panggilan yang entah dari siapa.
Nayla menatap punggung Adit yang membelakanginya.
Tiba-tiba ada sesuatu yang mengenai bahunya,ia pun langsung melihat benda yang menyentuh bahunya
"Siapa yang nimpuk aku pake ****** mangga" Naylapun mencari tersangaka yang sudah menimpuknya.
Mata Naylapun melihat sosok tinggi besar yang kini tersenyum kearahnya memperlihatkan giginya yang kuning dan besar.
"Ahhhh"teriak Nayla yang langsung tercebur kekolam renang karena kaget.
"ono opo toh Nay,kalo mau ikutan berenang bilang dong"ucap mas Nanang dengan nada menggoda Nayla yang kini telah basah kuyup.
Adit yang sedang asik menerima telpon dari seseorang langsung menutup telponnya begitu mendengar suara teriakan Nayla.
Setelah 3 hari mereka menghabiskan waktu di villa itu akhirnya kini merekapun harus kembali.
Setelah menempuh perjalanan selama 3 jam akhirnya mereka sampai dirumah Nayla.
Merekapun istirahat sejenak lalu melanjutkan perjalanan menuju rumah masing-masing.
Akhirnya hari yang Nayla tunggu pun tiba,hari ini merupakan hari terakhir ia bekerja,jam istirahat siang Nayla menyraktir anak-anak line dan teman-teman dekatnya.
Nayla pun berpamitan pada teman--teman nya "Nay jangan lupain gw ya" Dian memeluk Nayla lama begitu juga dengan Erni.
Setelah pulang dari puncak Adit tak menghubungi Nayla lagi.
Naylapun mengirimin Adit pesan melalui WA namun tak dibalas.
Kini hati Nayla sudah mantap akan meninggalkan Adit.
Nayla sudah mengepak semua keperluannya untuk di kampung Papanya.
Ke esokan harinya dengan naik taksi online Nayla menuju pangkalan bus ALS yang akan membawanya kekampung Papanya.
Dengan bermodal nekad Nayla yang belum pernah pergi jauh sendirianpun memberanikan diri.
Ia sengaja naik bus karena ingin menikmati perjalanannya dan menenangkan pikirannya.
Setelah menyebrangi selat sunda kini Nayla berada dipulau Sumatra,ia pun mengirimi Adit pesan dan berharap kali ini Adit membacanya.
"*Assalamnualaikum Adit,mungkin saat kamu baca pesan ini aku sudah berada jauh,terima kasih karena selama ini kamu sudah menjaga aku dengan baik,terima kasih juga buat semua kenangan yang sudah kamu buat untuk aku"
"Maaf aku harus pergi,mungkin aku masih kecewa sama kamu,aku berharap kamu bahagia dengan Ina,jaga dan sayangi dia"
"Kalau memang kita berjodoh suatu saat nanti pasti kita akan bertemu lagi"
"Hiduplah dengan baik ,lupain aku"
"See u next time bye👋*"
Naylapun tersenyum kecut tiba-tiba ia ingat kembali saat Adit bersama Ina.
Hatinya terasa sakit,mungkin ini jalan yang terbaik buat Nayla dan Adit,tanpa ia sadari air matanya mengalir saat merasakan betapa sakitnya diselingkuhi.
"Semoga kamu bahagia Dit" ucap Nayla lalu ia memasukan kembali ponselnya kedalam tas kecilnya.
Haii semua terima kasih masih setia diceritaku yang kentang ini.
Terima kasih buat dukungannya dan author mohon maaf kalau masih banyak typo yang bertebaran.
Jangan lupa tetap dukung author dengan cara :
- Like
- Vote
- Rate dan juga
- Kritsarnya author tunggu
__ADS_1
Salam maniss
Amellajj/author