
\=\=\= Happy Reading All \=\=\=
Setibanya dirumah Nayla ia langsung merebahkan badannya diatas sofa dan meregangkan sedikit otot-ototnya,entah kenapa badannya terasa sakit semua.
"kamu sudah pulang Nay,mana Randynya" tanya mama Nayla
"itu masih markirin mobilnya"jawab Nayla
"kamu kenapa?" selidik mama
"gak tau mah badan Nay pada sakit semua"gerutu Nayla
mama sedikit mengerutkan keningnya,Nayla yang tahu apa isi pikiran sang mama langsung menyangkalnya
"Nay gak ngapa-ngapain mah,dari kemaren sore sampe tadi pagi Nay ketemu ama sosok hantu"jelas Nayla sambil memejamkan matanya yang terasa berat.
"Assalammualaikum tante" Randy masuk dan langsung cium tangan pada mama
"aduh calon mantu mama,ayo duduk mau minum apa" ucap mama ramah
Nayla yang sedang memejamkan mata langsung melotot mendengar ucapan mamanya yang bilang "calon mantu"
Randy tersenyum lebar seakan ingin menunjukan pada Nayla kalau orang tuanya sudah setuju.
__ADS_1
Tak lama kemudian mama Nayla datang dengan membawa secangkir kopi dan segelas sirup markisa kesukaan Nayla.
"Ran..."Nayla nampak ragu ingin meneruskan ucapannya
"iya ada apa Nay?"tanya Randy yang mulai penasaran
"kamu beli mobil itu dimana?"akhirnya Nayla bertanya juga
"disekitar daerah Perdatam situ,ada apa sih Nay?kayanya kamu dari tadi nayain soal mobil itu,aku jadi penasaran tau" tanya Randy
"kamu pernah ngalamin hal-hal aneh gak waktu naik mobil itu"tanya Nayla
Sejenak Randy nampak berpikir akhirnya ia ingat kalau ia pernah mengalami beberapa hal yang sempat membuatnya takut.
"waktu itu juga aku pernah liat ada cewe duduk dibangku belakang,aku pikir itu hantu atau cuma halusinasi aku aja,aku pernah liat beberapa kali sih" ujar Randy
Nayla hanya terdiam mendengarkan penjelasan Randy.
"Dalam penglihatan aku ya Ran aku liat mobil ini nabrak wanita dan anak kecil lalu kabur" Nayla mengambil minumannya lalu meminumnya samapai habis.
"kamu abis ngapain Nay kayanya haus banget".goda Randy
"dehidrasi tau"jawab Nayla ketus
__ADS_1
"oh...iya Ran kapan orang tua kamu kesini buat ngelamar Nayla" pertanyaan sang mama yang tiba-tiba langsung membuat mata Nayla mendelik.
"apa-apaan sih mama"protes Nayla
"tante maunya kapan"jawaban Randy yang menimpali ucapan mama Nayla tambah membuat Nayla kesal
"ihhh berdua sama aja"gerutu Nayla lalu beranjak pergi meninggalkan Randy dengan mamanya yang nampak tersenyum puas karena sudah berhasil menjahili Nayla
Saat didalam kamar Nayla merebahkan diri diatas kasurnya "ah....enak banget " ia pun berguling kekiri dan kekanan kebiasaan Nayla ketika mendapati tempat tidurnya yang sudah lama tidak ia gunakan
Saat ia hendak memejamkan mata tiba-tiba ada yang menggedor-gedor bawah tempat tidurnya
dug....dug
Nayla mengabaikannya namun lagi-lagi ia mendengar suara ketukan yang berasal dari bawah tempat tidurnya,karena ia penasaran ia pun melihat kebawah tempat tidurnya dan...
"aaaaaaaaa......tolooooong" teriak Nayla sekencang mungkin saat ia melihat kebawah tempat tidurnya ia melihat sosok anak kecil dengan wajah pucat dan wajah yang berdarah sedang menggedor-gedor kayu yang mengalasi tempat tidur Nayla anak kecil itu menyeringai tersenyum kearah Nayla dengan rambut yang acak-acakan.
Randy yang kebetulan hendak pamit pulang langsung ikut berlari mengikuti mama Nayla yang nampak panik.
"ada apa sih Nay,siang-siang juga"tanya mama saat pintu kamar Nayla dibuka
alangkah terkejutnya sang mama dan Randy yang melihat Nayla meringkuk ketakutan dengan tubuh yang bergetar dan keringat yang mengucur deras hingga membuat pakaian yang ia kenakan basah.
__ADS_1