TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 86


__ADS_3

\=\=\= Happy Reading \=\=\=


Nayla asik memperhatikan 3 buah motor yang sedang unjuk keboleh freestyle dengan berbagai gaya ada yang wheelie yang roda depannya naik tinggi, ada juga yang Burn out yaitu yang roda belakangnya diputar dan bergesekan dengan aspal hingga minimbulkan asap putih yang lumayan banyak dan ada juga yang Stoppie yaitu motor yang sedang melaju kencang tiba-tiba berhenti mendadak hingga ban belakangnya mengangkat tinggi.


Nayla nampak asik melihat atraksi itu memang pada dasarnya ia suka melihat balap motor tetapi selama ini ia hanya lihat di televisi.


Asap putih yang mengepul saat gas digeber kencang oleh joki yang ada di atasnya membuat Nayla terbatuk-batuk apa lagi saat ini motor itu berada tak jauh dari tempatnya berdiri.


Ia pun mengibas-ngibas asap yang ada didepannya.


"Haii orang baru ya?"sapa seorang cowo masih memakai sarung tangan dan helm bertuliskan 46.


Nayla tak langsung menjawab ia hanya menoleh sekilas lalu kembali melihat atraksi yang masih berlangsung.


"heiii hello gw lagi ngomong ama loe bocah" nampak pria bertubuh tegap itu mulai kesal diacuhkan oleh Nayla.


"maaf mas nanya ama saya?"tanya Nayla tanpa dosa


Pria itu pun membuka helmnya dan nampaklah wajahnya yang lumayan tampan.


"gw Antony,anak-anak sini biasa manggil gw Tony" pria bernama Antony itu menyodorkan tangannya mengajak berkenalan.


"Gw Nayla" lalu kembali fokus melihat kedepan ia tak membalas uluran tangan Antony ia malah bertepuk tangan saat atraksi yang ia suka sudah selesai.


Antony nampak kesal dengan sikap cuek Nayla.


"loe mau gw ajak freestyle gak ?"tanyanya sambil menarik tangan Nayla sedikit kasar karena Nayla mengacuhkannya.


"ishhh bocah ini bener-bener belom tau apa siapa gw" desis Antony pelan lalu mengacak rambutnya kasar.


Antony menarik tangan Nayla menuju motornya,Nayla pun meronta.


"ihhh mau ngapain sih"tolak Nayla saat Antony menyuruhnya naik.


"loe mau kan gw ajak kaya gitu" Antony menunjuk sebuah motor yang sedang melakukan aksi Stoppie.


"gak mau ah,gw belom mau mati" tolak Nayla lagi


"ayolah gak apa-apa,safety kok"paksanya


"gak ah..." Nayla pun berlari menjauh dari motor Antony.


Randy yang dari tadi melihat Nayla didekati pria lain apa lagi itu Antony Rivalnya di Bali(balapan liar)


"kamu disini Nay"Randy sudah berdiri disamping Nayla dan sudah pasti Nayla terkejut.


"aku cariin kamu tau,kalo pergi tuh bilang-bilang dong" ucap Randy lembut sambil mengelus rambut Nayla.


Antony yang juga memperhatikan Nayla dari tadi nampak kesal.


Saat itu ada sebuah sepeda motor berwarna merah menghampiri motor Antony.


Nayla melihat ada sosok wanita dengan wajah penuh darah duduk dijok belakang motor itu.


Tanpa Nayla sadari ia langsung menyembunyikan wajahnya didada Randy karena takut melihat sosok yang berlumuran darah itu.


"apa orang itu abis nabrak orang ya" pikir Nayla dalam hati.


"kamu kenapa Nay?"Randy yang melihat Nayla ketakutan pun langsung bertanya


"aku liat ada cewe duduk di jok belakang motor merah itu Ran"ucap Nayla masih dalam dekapan Randy.


"gak ada apa-apa Nay"


"ihhh kan kamu gak liat Ran"gerutu Nayla


"ya udah kalo gitu kita jangan disini,kita kesan aja yuk gabung ama temen-temen aku" tunjuk Randy pada sekelompok orang yang tadi dihampirinya.


Nayla pun menurut saja saat tangannya ditarik Randy menghampiri temannya.


Setelah berkenalan dengan teman-teman Randy, Naylapun duduk diatas motor Randy,sementara itu Randy sedang ngobrol dengan teman-temannya namun ia masih menggenggam tangan Nayla takut gadis itu pergi lagi.


Untuk sesaat pikiran Nayla kosong,ia sedikit terkejut saat matanya yang sedang melihat aspal melihat ada sesosok yang sedang berdiri didepannya,ia pun mulai menaikan pandangannya sedikit demi sedikit namun saat ia hendak melihat wajah sosok didepannya ia memejamkan matanya tak berani melihat.


Jantungnya tiba-tiba berdegup kencang,tanpa sadar ia meremas kencang tangan Randy yang langsung membuat Randy melihat kearah Nayla.


Randy yang melihat Nayla pucat dengan keringat yang mengucur diwajahnya nampak mulai cemas.


"kamu kenapa Nay"tanyanya lembut


"ada hantu didepan aku Ran"ucap Nayla lirih


Randy menggaruk kepalanya "masa baru sebentar udah liat hantu 3 kali sih Nay"tanyanya


"mana aku tahu sih Ran"jawab Nayla


Randy kembali mendekap Nayla.Teman-teman Randy yang tak tahu apa-apa menyangka Nayla menangis karena kesal diacuhkan.


"pergi sana jangan ganggu aku" ucap Nayla berharap hantu itu dapat mendengar ucapannya seperti yang sudah-sudah


"kamu mau kan tolong aku" jawab sosok itu


"tolong apa"


"motor tadi sudah menabrakku lalu kabur,aku mau dia bertanggung jawab" pinta sosok itu


Nayla pun mulai memberanikan diri untuk membuka matanya sedikit demi sedikit dan saat ia melihat wajah sosok didepannya seketika itu juga perutnya mual melihat darah .

__ADS_1


"aku harus gimana,aku aja gak kenal dengan orang itu" ucap Nayla pelan


Randy yang mendengar Nayla hanya menatap bingung "siapa Nay" tannya Randy


"itu...Ran,kamu kenal ama orang itu"tunjuk Nayla pada pengendara motor yang berwarna merah tadi yang ternyata masih berada disana semenjak datang.


"gak terlalu kenal sih tapi tau dia anak buahnya Antony,kenapa emangnya Nay"tanya Randy mulai penasaran


"aku bingung harus gimana Ran,sosok didepan aku bilang kalo cowo itu udah nabrak dia terus kabur"ucap Nayla menjelaskan.


"aduh gimana ya??kalo kita langsung nuduh yang ada tar malah jadi tawuran Nay"Randy nampak berpikir.


"mbak dimotor itu masih ada noda darah didepannya,kamu bisa periksa kalo dia masih mengelak"ucap hantu itu memberi petunjuk


"iya tapi gimana mau kesananya,aku aja takut liat temennya tuh"


"ayo dong mbak tolong saya,saya gak mau mati penasaran begini"hantu itu mulai menangis


"iya aku tolongin tapi biarin aku mikir dulu caranya"akhirnya Nayla pun menyetujui membantu hantu itu.


"Ran udah tau belum gimana caranya"tanya Nayla sambil mengguncang-guncang tangan Randy


Sesaat Nayla nampak menggaruk kepalanya yang tak gatal namun saat pandangannya tertuju pada motor merah yang masih terparkir dekat Tony.


Kini hantu wanita itu sudah kembali duduk dimotor merah itu.


"apa aku harus pura-pura dekat ama Tony ya,tapi aku aja takut ama tuh cowo" pikir Nayla


Jam sudah menunjukan hampir jam 24.00 artinya waktu balapan akan segara dimulai.


Semua joki sudah duduk diatas kendaraannya masing-masing ternyata motor merah tadi ikut lomba juga.


Naylapun sedikit membelalakan matanya saat melihat sosok itu juga duduk di jok belakang.


Sekarang yang ada dalam pikiran Nayla gimana kalau hantu itu akan mencelakai si pengendara motor itu.


"Nay aku kesana sebentar ya,jangan kemana-mana" ucap Randy sambil berjalan sedikit menjauh dari Nayla.


Saat Randy menjauh dari Nayla kesempatan itu tak disia-siakan oleh Tony untuk mendekati Nayla.


Ia masih penasaran karena biasanya dengan posisisnya sebagai ketua gank banyak cewe yang menyukainya.


Saat Nayla sedang berpikir tiba-tiba saja Tony sudah berdiri disampingnya


"ihh kebetulan banget ni orang kesini " pikir Nayla


Namun ia enggan untuk memulai percakapan dengan Antony


"eheemmm...kamu kenal ama Randy"tanya nya dengan memasang mode cool


"iya.."jawab Nayla singkat


Nayla yang tahu kalau saat ini Tony sedang melihat kearahnya pura-pura tak tahu.


"sial....ni cewe mau dideketin aja susah banget sih"gumam Tony sambil memukul angin.


"are you ok?"tanya Nayla ketika melihat Tony mengumpat.


"Nay ...nama loe Nayla kan?"tannya memastikan


Nayla hanya menganggukan kepalanya


"loe kok susah banget sih buat dideketin"tanyanya sambil memegang kedua tangan Nayla memaksanya untuk menghadap kearahnya


"ihhh sakit tau,tangan leo kan gede" protes Nayla mulai kesal menghadapi Tony


"maaf..abis gw tuh penasaran banget ama loe"


"yang motor merah tadi temen loe ya"tanya Nayla langsung tanpa basa-basi


Tony langsung mengerutkan alisnya,ia heran kenapa tiba-tiba Nayla menanyakan temannya.


"kanapa nanyain temen gw?"tanya Tony makin penasaran


"gak ada apa-apa nanya aja,galak amat sih"jawab Nayla tak kalah ketus lalu kembali memalingkan muka kembali melihat kejalanan sambil melihat kearah kiri


"hey...gw tuh cuma nany aja ada apa loe nanyain temen gw"tanya Tony mulai gusar


"aaawww...sakit tau"keluh Nayla sambil mengusap lengannya yang dicengkram Tony sedikit kuat.


"sorry abis loe nyuekin gw sih"


Nayla diam sejenak ia takut salah bicara dengan pria dihadapannya ini


"dihh malah diem ditanyanya" Tony kembali mendesah kasar


"tadi temen loe abis nabrak orang kan,terus gak mau tanggung jawab" tiba-tiba Nyala berkata secara gamlang entah ada keberanian dari mana tiba-tiba kata-kata itu mengalir begitu saja.


Tony sejenak terdiam,nampak ia sedikit terkejut dengan perkataan Nayla


"tau dari mana loe?"tanya Tony penasaran


"terserah loe sih mau percaya apa gak,gw bisa liat hantu dan hantu wanita yang dia tabrak tadi ngikut dimotornya dia"jelas Nayla yang mulai mempunyai kebaranian berbicara dengan pria berbadan tegap dan bertato dihadapannya saat ini.


Tony menatap tajam kearah Nayla seolah mencari kebenaran dari perkataan Nayla barusan.


Nayla menarik nafas dalam lalu menghembuskannya kasar lega rasanya ia telah berhasil mengatakan apa yang sosok itu inginkan.

__ADS_1


Sejenak ia memejamkan matanya lalu tak lama kemudian ia tersentak kaget karena saat ia memejamkan matanya tadi ia melihat sekelebat bayangan seseorang terpental dari motor dan tergeletak dijalan raya.


Keringat dingin kembali membasahi wajah Nayla ingin rasanya ia memceritakan apa yang ia lihat tadi pada Tony namun ia takut pria ini tak mempercayainya.


"ada apa lagi?"tanyanya sambil menaikan sebelah alisnya


"tadi secara gak sengaja gw liat temen loe kecelakaan deh"jawab Nayla takut-takut


ha...ha...ha


Tony tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Nayla.


"ya ampun ni bocah ya,emang loe bisa liat apa?sekarang dia ada dimana aja kita gak tau" ejek Tony


"terserah loe mau percaya apa gak"jawab Nayla ketus lalu dia kembali melihat kearah jalan raya.


Tak lama kemudian Randy menghampiri Nayla.


"ada apa Yang?"tanyanya sambil memeluk pinggang Nayla seakan-akan mau menunjukan kalau Nayla adalah miliknya.


Tony melihat tangan Randy yang melingkar dipinggang Nayla


"dia pacar loe?"tanyanya ketus


"iya...ini calon bini gw malah"jawab Randy


"oh...terus yang kemaren loe kemanain?" tanya Tony seakan-akan ingin mengatakan pada Nayla kalau Randy sudah mempunyai kekasih.


Nayla yang merasa memang tak ada hubungan apa-apa dengan Randy hanya acuh saja mendengar ucapan Tony.


Satu per satu peserta balap mulai terlihat,Tony memperhatikan satu persatu peserta yang mulai memasuki finish.


Ia mulai sedikit khawatir saat dilihatnya hampir semua peserta sudah berada di tempat semula.


"apa betul yang dikatakan oleh Nayla ya,kalau si Jono kecelakaan?"batin Tony


Ia pun mencari keberadaan Nayla yang sedari tadi sudah ditarik Randy untuk menjauh dari dirinya.


Tony pun menghampiri Nayla yang sedang berdiri tak jauh dari Randy.


Ia menarik tangan Nayla sedikit menjauh dari kelompok Randy


"ihhh apa'an sih Ton main tarik aja sakit tau"keluh Nayla sambil berusaha melepaskan jari-jari Tony yang memegang pergelangan lengannya.


"yang tadi loe bilang itu beneran apa bohongan"tanya Tony dengan wajah panik


"kan tadi gw bilang loe boleh percaya boleh enggak"jawab Nayla


"terus kenapa sampe sekarang dia belom masuk finish ya?"tanya Tony mulai putus asa


"mana gw tahu"jawab Nayla sambil mengangkat kedua bahunya


"loe bisa liat gak kira-kira dimana lokasi kecelakaannya"desak Tony


"tar ya coba gw inget-inget dulu"tutur Nayla


Ia mencoba mengingat-ingat lokasi dimana pria itu tergeletak


"gimana bisa liat gak"kini Tony mulai tak sabar ia menguncang-guncang tubuh Nayla


"ihhh jangan kaya gini dong,emang gw pohon apa di guncang-guncang gini"sentak Nayla kesal


Randy yang melihat Tony sedikit kasar pada Nayla langsung menghampiri Nayla


"ada apa Nay?"tanya nya tak suka


"emm ini tadikan aku bilang ama Tony kalau aku dapat penglihatan kalau temannya yang pake motor merah tadi kecelakaan,tadinya dia gak percaya tapi sekarang dia nanyain kira-kira dimana tempat kecelakaannya,gw lagi caba nginget-inget tapi Tony nya gak sabaran"jelas Nayla


"ohhh gitu...?" Randy nampak berpikir


"gini aja Tony,loe telusuri aja rute balapan tadi kalau emang kecelakaan pasti ada bekasnya kan" usul Randy


Akhirnya Tony dan beberapa anak buahnya mengikuti saran Randy.


"ayo kita ikutin Nay"ajak Randy


"gak mau ah..kita pulang aja"tolak Nayla


Nayla melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya sudah menunjukan pukul 2 dinihari.


Randy sudah duduk diatas motornya "trus kita mau kemana?kalau kamu pulang kerumah ya gak enak lah ama tetangga kamu kalau ada yang lihat" ucap Randy


"ya udah terserah kamu aja deh"akhirnya Nayla pun pasrah


Saat Nayla sudah duduk diatas jok motor Randy ia melihat wanita korban tabrak lari tadi sedang berdiri ditepi jalan dan tersenyum kearahnya.


Namun entah kenapa Nayla merasa takut melihat sosok itu.


"ayo jalan Ran"pinta Nayla


"iya sabar dong"


"ihhh cepetan dong" rengek Nayla


"ada apa sih Nay,sabar dong"pinta Randy


"itu Ran...hantu itu ada disini dan sekarang lagi duduk dipohon itu"bisik Nayla ketakutan

__ADS_1


Randy yang tadinya berani kini mulai merinding dan beruntungnya motornya pun bisa dinyalakan.


Akhirnya merekapun meniggalkan lokasi Bali(balap liar) Naylapun merasa tenang karena hantu itu tidak mengikutinya


__ADS_2