
\=\=\= Happy Reading \=\=\=
Setelah Nandy tertangkap basah oleh Susi dan terjadi sedikit keributan di kontrakannya akhirnya Susi memutuskan untuk tinggal sementara dirumah orang tuanya di kota "B" .
Sambil menunggu Susi beberes Nayla merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur.
Saat Nayla hendak terlelap ia melihat sekelebatan anak kecil berlari dari ruang tengah ke arah dapur.
Awalnya ia tak begitu perduli namun lama kelamaan ia pun penasaran karena anak kecil itu mundar-mandir,dengan rasa kesal akhirnya Nayla bangun dan duduk diatas tempat tidur.
Tiba-tiba ia merasakan tenggorokannya kering ia pun menuju kulkas yang berada tak jauh dari tempatnya duduk namun saat ia membuka kulkas ia lupa membawa gelas Nayla pun menutup kembali kulkas dan menuju dapur untuk mengambil gelas.
Terdengar suara gemricik air dari dalam kamar mandi. "Si loe mandi apa tapa,lama amat"teriak Nayla dari depan pintu kamar mandi
"Sabar dong Nay,gw lagi shampoan"teriak Susi.
Naylapun mengambil gelas lalu kembali kedalam dan ia sedikit terkejut saat melihat pintu kulkas terbuka.
Seingatnya ia telah menutup pintu kulkas sebelum kedapur namun karena rasa hausnya ia pun tak perduli akhirnya ia mengambil sebotol air lalu menuangkannya kegelas dan meneguknya hingga habis.
"uhhh enak banget" gumam Nayla ia pun kembali mengambil sebuah apel sebelum menutup kembali kulkas.
Saat ia hendak kembali ke temapt tidur Nayla merasakan ada yang memegang kakinya ia pun melihat kebawah
"aaaaa...."teriak Nayla dan apel yang dipegangnya pun terjatuh
"tu---tu--tuyuuuulll"teriak Nayla namun kali ini suaranya tidak begitu nyaring
"aku bukan tuyul tante" ucap hantu kecil itu
"trus kalo bukan tuyul apa?" tanya Nayla dengan suara bergetar karena masih sedikit takut
"tante ayo temani aku main"kini hantu kecil itu manarik tangan Nayla seperti seorang anak kecil yang minta ditemani bermain.
Tiba-tiba Nayla teringat tasnya yang masih berada diatas kasur,ia ingat tadi habis mengambil uang di ATM saat ini Nayla masih berpikiran bahwa mahluk didepannya ini adalah tuyul yang sedang kesepian.
Naylapun segera berlari menuju tempat tidur dan mengambil tasnya.
Ia pun duduk diatas tempat tidur lalu mengeluarkan dompetnya untuk melihat apakah uang yang ia ambil tadi masih utuh atau sudah berkurang,ia pun menghitung uangnya dan tersenyum senang karena masih utuh.
"tante ayo main" tiba-tiba hantu kecil itu sudah berada diatas kasur tepat disebelah Nayla.
Nayla yang terkejut sedikit terlonjak dan bergeser dari duduknya saat hantu kecil itu menarik-narik tangannya meminta ditemani bermain.
__ADS_1
"gak mau ah,aku mau pulang kamu main sediri aja"tolak Nayla sambil berusaha melepaskan pegangan anak kecil itu ditangannya.
Susi yang sudah selesai mandi dari tadi hanya terbengong melihat Nayla yang sedang berbicara sendiri dan melakukan gerakan yang aneh menurutnya.
"loe lagi ngapain Nay" tegurnya saat Melihat Nayla seperti sedang meronta.
"Ni bu ada hantu anak-anak yang ngajakin gw main"ucap Nayla.
Susipun mengerutkan keningnya "hantu?"ulangnya seakan tak percaya dengan apa yang ia barusan dengar.
" Iya hantu Si,tapi kalo gw liat sekilas kok mukanya rada mirip ama loe ya bu" tanya Nayla bingung.
Susi yang mendengar penjelasan Nayla mencoba mencerna perkataan Nayla dan ia pun teringat kalau ia pernah menggugurkan kandungannya.
"mungkin anak gw Nay" ucapnya
"anak?" beo Nayla
"iya,waktu itu gw pernah gugurin kandungan gw karena gw belom siap jadi ibu"jelasnya tanpa sedikitpun rasa penyesalan
"ihh gila loe ya Si,kalo loe belom siap kenapa mesti buru-buru nikah sih trus pake hamil lagi"gerutu Nayla kesal pada sahabat kecilnya itu.
"kan loe tau sendiri emak gw Nay,dia tuh pengennya gw buru-buru nikah padahal gw masih pengen kaya loe bebas"jelasnya kini dengan wajah tertunduk sedih.
"udahlah bu gak usah dibahas lagian juga udah kejadian kan" ucapku mencoba menenangkan Susi.
Namun saat aku hendak memakai sepatuku hanya ada sebelah
"lah kemana sepatu gw bu yang satunya"tanyaku pada Susi
"mana gw tau,masa iya Nandy yang umpetin sebelom dia pergi"celoteh Susi
"lah rajin amat dia umpetin sepatu gw"ucapku sambil mencari keberadaan pasangan sepatuku.
Setelah lelah mencari aku pun pasrah
"ihh kemana ya tuh sepatu"gerutuku sambil menggaruk kepalaku
"udah beli sendal aja tar dijalan"usul Susi
"trus dari sini sampe nemu warung yang jual sendal gw nyeker gitu"
Susi hanya tertawa mendengarkan ucapanku
__ADS_1
"lah mau gimana lagi"ucapnya enteng
Aku pun memajukan bibirku karena kesal "ya udah ayo"ucapku sambil berjalan keluar namun saat Susi hendak menutup pintu aku melihat hantu anak kecil itu sedang duduk diatas lemari sambil memegang sepatuku dan tersenyum seakan mengejekku
"ehhh hantu kecil balikin sepatu gw" sentakku pada hantu itu
hantu kecil itu pun menjulurkan lidahnya,aku pun semakin kesal dibuatnya.
Tak lama kemudian hantu itu pun menghilang dan meninggalkan sepatuku diatas lemari.
Dengan tinggiku yang hanya standar 155cm aku pun kesusahan untuk mengambil sepatuku walaupun sudah naik pada sebuah bangku plastik.
Susi yang melihatku kesusahan mengapai sepatuku yang memang terletak jauh dibelakang bersandar pada dinding hanya tertawa "makanya Nay jadi orang tuh jangan semampai,alias semeter tak sampai"ejek Susi sambil tertawa
"kaya loe tinggi aja Si,loe kan dibawah gw"jawabku tak mau kalah sambil berusaha mengambil sepatuku
"naik ke kursi sudah,jingjit sudah,kok masih gak nyampe juga sih"batinku kesal
Tanpa sengaja mata Nayla melihat hantu kecil itu kini sedang berada dibawahku sambil memegang kaki bangku yang Nayla injak.
Entah kenapa tiba-tiba saja Nayla berpikiran hantu kecil itu akan kembali menjahilinya dan benar saja saat ia berhasil mengambil sepatunya tiba-tiba saja bangku yang ia pijak seperti ada yang menarik dan sesaat kemudian
"gubbbraaakk"
Nayla terjatuh bersama dengan bangku yang ia pijak
Ia pun meringis kesakitan karena merasakan bokongnya yang berdenyut sakit karena beradu dengan lantai.
"ihh jail banget sih loe jadi setan"gerutu Nayla sambil mengelus-elus pantatnya yang masih berdenyut sakit.
Sementara itu Susi tertawa sampai perutnya terasa kram,ia menertawakan Nayla yang masih menggerutu tak jelas.
Sedangkan hantu kecil itu entah kemana setelah berhasil.mengerjai Nayla untuk yang kesekian kalinya.
Haii para Reader terima kasih sudah mampir dikaryaku.
Sebelumnya Author mohon maaf jika masih banyak typo yang bertebaran.
Jangan lupa tinggalkan Jejak dengan cara
- **Like
-Vote
__ADS_1
-Rate dan juga kritsarnya author tunggu
Amell ajj/Author**