TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 76


__ADS_3

Tak butuh waktu lama Nayla pun terlelap tetapi dalam tidurnya ia melihat air terjun dan disana ada seorang wanita yang sedang menangis diatas sebuah batu besar.


Seperti ada yang membangunkannya,ia pun terbangun dari tidurnya yang hanya 15menit.


"uhhh baru juga mau pules ada aja"gerutu Nayla sambil duduk diatas kasur.


Ia memikirkan kembali apa yang dilihatnya dalam mimpinya tadi.


Ia berusaha mengingat siapa wanita itu,apakah ia mengenalnya? ....


"heii dipanggilin juga" tiba-tiba madam Ripha sudah duduk disampingnya


"ada apa Nay?kok muka loe gitu kaya lagi ada yang dipikirin" tanya madam sambil memperhatikan wajah Nayla.


"eh...gak ada apa-apa kok madam cuma mimpi doang"jawab Nayla


"oh....ditungguin anak-anak tuh dibawah mereka pada mau nyebur kekolem mau nangkep ikan"


"wah...asik tuh,ayo buruan madam kita turun" ucap Nayla begitu antusiasnya ingin bermain air.


Setibanya didepan kolam ikan tanpa basa basi Nayla langsung menceburkan diri bergabung bersama teman-temannya.


Ia mengambil serokan yang lumayan besar dan segera menyerok ikan mas yang lumayan besar.

__ADS_1


Pada serokan pertama ia tak berhasil,begitupun pada serokan kedua,namun pada serokan ke empat akhirnya ia berhasil menangkap seekor ikan nila yang lumayan besar.


"yeee dapet juga"sorak Nayla senang.


Malam itu Nayla dan teman-temannya membakar ikan dikebun belakang villa madam Ripha.


Saat sedang asik menikmati ikan bakar dengan mencelubkannya disambal kecap tiba-tiba mata Nayla melihat sesuatu diatas pohon mangga,ia pun tak mau merusak suasana makanya ia membalikkan badannya jadi menghadap villa dan dari situ ia dapat melihat kamar yang ia tempati.


Kamar itu terlihat terang menderang hingga Nayla dapat melihat dengan jelas sosok wanita yang sedang berjalan didalam kamar itu.


"siapa wanita itu?seingatku tadi tak ada cewe yang rambutnya panjang,yang jagain villa mang ujang cowo" Nayla kembali termenung sambil melihat kembali kearah kamar yang ia tempati.


Tiba-tiba ia teringat kata-kata madam saat siang tadi "apa yang dimaksud madam Ripha sosok ini ya?"pikir Nayla


"madam tadi siang yang loe bilang itu beneran apa cuma nakutin doang"tanya Nayla setengah berbisik


"kenapa?udah ketemu ya?"tanyanya sambil tersenyum


"gak jailkan madam?"tanya Nayla lagi


"tergantung" jawab madam sambil kembali mengambil kembali daging ikan bakar dan mencelupkannya kedalam sambal kecap lalu melahapnya.


Nayla menelan kasar salivanya mendengar jawaban madam Ripha.

__ADS_1


"madam boleh gak gw tidur ama loe aja"pinta Nayla yang langsung ditatap aneh oleh madam Ripha


"ya telat loe gw udah berdua sama Erni"tolaknya


"lah terus gw gimana dong,,,"


"kan tadi gw tanya loe berani gak,tapi loe diem aja jadi gw anggap berani"jelas madam


Nayla diam lalu kembali melihat kearah kamar yang ia tempati bayangan wanita yang berambut panjang itu sudah tidak terlihat lagi,ia pun menarik nafas lega.


"ehh udah jam sepuluh tidur yuk kan besok pagi kita mau jalan-jalan"ajak Dian


Setelah membereskan semuanya kamipun masuk kedalam kamar masing-masing.


Didalam kamar Nayla nampak gelisah ia kembali teringat bayangan yang tadi ia lihat.


Ia pun menarik selimbutnya sampai menutupi kepalanya walaupun terasa pengap ia tahan, beruntung hawa kota Bogor terutama ditempatnya sekarang berada cukup sejuk hingga ia tak merasa kegerahan.


Setelah sekian lama akhirnya Nayla pun terlelap.


Saat sedang asik dengan mimpinya tiba-tiba Nayla merasa kedinginan hingga ia pun kebelet ingin pipis.


Dengan terpaksa ia membuka matanya bermaksud ingin kekamar mandi namun saat ia membuka matanya alangkah terkejutnya saat ia melihat sosok wanita dengan rambut tergerai yang berantakan sedang duduk diatas lemari pakaian sambil tersenyum kearah Nayla.

__ADS_1


"aaaaaaaa madamm toollllooonggg"teriak Nayla kencang sambil turun dari tempat tidur dan berlari keluar hingga suasana yang tadinya hening kini menjadi gaduh gara-gara Nayla


__ADS_2