TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 36


__ADS_3

Akhirnya kamipun tiba di pos pemeriksaan Cipanas kami langsung membuang sampah yang kami bawa dariatas dan tak lama kemudian semua urusan di pos pun selesai.


Adit merebahkan badannya dengan bersandar pada keril miliknya begitupun yang lain melepas lelah sesaat.


nampak wajah lelah dan kurang tidur diwajah mereka.


"heiii kenapa ngeliatinnya begitu"tegur mas agus yang langsung membuatku gelagapan karena ketahuan sedang memperhatikan mereka satu per satu.


"nay loe terpesona ya ama kita yang pada ganteng-ganteng ini" lanjut mas agus dengan rasa percaya diri yang tinggi


"he...he iya kok tau mas"jawabku balas bercanda.


tanpa sengaja aku melihat wajah adit yang sedang memejamkan matanya


"ya Allah beruntungnya aku sekarang karena punya cowo ganteng banget,bertanggung jawab dan sopan lagi" ucapku bersyukur dalam hati


"ehhhemmm...jangan gitu nay liatinnya tar kebayang-bayang terus ni muka gw kan berabe" goda mas eko yang kebetulan posisinya bersebelahan dengan adit


aditpun membuka matanya dan tersenyum manis kearahku


"ya ampun dit jangan gitu kenapa senyumnya bikin ni dada berdebar-debar aja" batinku


"udah yuk kita pulang,kebetulan tuh angkot kosong"ajak mas slamet dan kamipun langsung berdiri dan tak lama kemudian kamipun naik angkot.


Setibanya di jalan raya utama kamipun turun dan mencari tempat yang nyaman untuk menunggu bus.


Tak lama kemudian bus yang kami tunggu pun datang kamipun segera naik dan kebetulan banyak tempat duduk yang kosong sepanjang perjalanan semua tertidur sangat lelap hanya aku yang tak bisa tidur apa lagi tanganku kini digenggam erat oleh adit


karena perjalan yang lumayan jauh aku pun berusaha untuk memejamkan mata namun saat itu itu juga telingaku seperti mendengar suara wanita minta tolong


sesaat aku kembali membuka mata suara itu tak terdengar aku pun berpikir mungkin itu akibat kejadian kemarin yang penuh dengan hal mistis namun sedikit romantis.


aku pun mencoba memejamkan mataku,namun lagi-lagi suara wanita minta tolong terdengar ditelingaku


"tooooollllooooo akuuuuu"


"tooolllooongg aku"

__ADS_1


"huu...aku mau pulanggg"


aku pun kembali membuka mataku namun suara itu tak terdengar lagi.


aku coba melihat satu-satu kekiri dan kananku tak ada wanita semuanya berjenis klamin pria lalu suara itu apa


ingin rasanya aku membangunkan adit tapi begitu melihat wajah lelahnya akupun tak tega.


aku pun memalingkan wajahku menghadap kaca menatap sisi kiri jalanan namun lagi-lagi aku kaget karena melihat dari pantulan kaca ada seorang wanita yang berdiri disamping adit namun saat aku melihat kearah adit tak ada apa-apa disana.


"ishhh apa lagi sih ini"batinku kesal karena sudah hampir sebulan ini ada saja hal-hal aneh yang menggangguku


"kayanya aku harus ketemu si aa nih"monologku


akhirnya aku pun tak mau memejamkan mata biarlah aku melek saja sampai diterminal dari pada digangguin terus pikirku


"kamu gak tidur nay"tanya adit yang terbangun aku hanya menggelengkan kepala


"kenapa?"tanyanya sambil menyelipkan rambutku yang berantakan


"kok adit jadi romantis sih" batinku


sebenarnya aku senang diperlakukan begitu tapi malu juga karena situasinya sekarang berada diangkutan umum.


"gak usah takut nay,dia ngikutin kamu"ucap adit setengah berbisik ditelingak


"ihhhh....adittt mah jangan nakut-nakutin dong"


adit hanya tersenyum nampaknya ia senang sekali menakut-nakutiku


"jadiin temen aja mau gak"lanjutnya mataku terbelalak lebar mendengar ucapan adit.


setengah tak percaya dengan yang diucapkan adit aku pun mengulanginya


"jadiin temen?" adit hanya menganggukan kepala


"gak ahhh,gimana mau temenan ngeliatnya aja takut" ucapku pelan

__ADS_1


cup


tiba-tiba saja adit mencium pipiku


"ihhh kamu mah"protesku


"gak ada yang liat nay pada merem


semua"jawabnya santai


tanpa sadar aku pun mengelus pipiku yang tadi dikecup adit.


"makanya jangan pasang muka mode gitu nay,gemes tau dari kemaren liatnya" aditpun tersenyum napak raut bahagia diwajahnya.


"dit itu hantunya gimana,dia ada disamping kamu tau" ucapku pelan


"gak apa-apa nay,dia temen aku sekarang"


"ishhh nih orang sadar gak sih dia ngomong apa" gerutuku pelan


"aku beneran nay sekarang dia temen aku jadi jangan kaget kalo liat dia deket ama aku"pintanya sambil dengan nada menggodaku


"maksudnya?" tanyaku tak paham


"yaaa maksudnya kalo liat ni cewe deket ama aku kamu jangan cemburu ya" jelasnya sambil tertawa pelan


"ya ampun dit masa cemburu sama hantu sih"


"bilangin ama dia jangan minta tolong ama aku " ucapku sedikit ketus


lagi-lagi adit tertawa melihat wajah kesalku


akhirnya kami pun sampai diterminal lalu kami melanjutkan naik bus lagi menuju kota " C" dimana kami tinggal


tak butuh waktu terlalu lama akhirnya kami pun sampai dikontrakan mas slamet setelah istirahat sejenak kamipun pamit pulang


sesampainya dikontrakanku nampak nining dan fety sedang duduk diteras begitu melihat aku turun dari motor mereka langsung berdehem adit pun tau maksud dari deheman itu hanya tersenyum sampai akhirnya ia pamit untuk pulang dan beristirahat.

__ADS_1


__ADS_2