
Malam itu adit menemani nayla dengan penuh perhatian ia menyuapi nayla yang tak ingin makan walau pun dengan sedikit ancaman akhirnya naylapun menghabiskan makanan yang ada dihadapannya.
Adit nampak tersenyum puas. wajahnya yang lumayan tampan menyeringai saat nayla cemberut mendengar ancaman adit yang akan memanggil teman-teman ghosnya untuk menakut-nakuti nayla jika ia tak mau menuruti keinginan adit.
"issh kamu nyebelin banget sih dit"
"gak apa-apa nay,aku nyebelin tapi kan kamu suka" ucap adit dengan pd nya
"he...he iya lah ngalah dari pada hantu yang turun tangan" desis nayla pelan namun masih dapat didengar oleh adit
"kamu tuh ya nay"adit mencubit ujung hidung nayla karena gemes.
"gimana acara perjodohan kemarin nay"pertanyaan adit langsung membuat nayla bingung dari mana adit tahu kalau kemarin ia dikenalkan dengan anak teman papanya.
"perjodohan?cuma makan malem keluarga doang dit,lagi juga dia udah punya cewe"jelas nayla
"bagus deh kalo begitu"
aditpun berpindah posisi duduk menjadi didepan pintu lalu ia mengeluarkan bungkusan rokok dan membakarnya.
asap rokok pun mengepul walaupun adit menghembuskannya kearah luar namun hembusan angin kembali membawa asap rokok masuk kedalam dan sesaat kemudian nayla terbatuk
adit pun meletakan rokoknya pada asbak yang berada tak jauh dari pintu ia langsung menghampiri nayla dan mengusap lembut punggungnya.
"maaf"
"buat?"tanya nayla tak mengerti dengan kata maaf yang baru saja terucap oleh adit
"ya...buat semuanya,tapi yang jelas aku sayang banget ama kamu nay,kamu tuh yang paling unik dari yang pernah aku kenal"
__ADS_1
"jadi...aku yang keberapa?"tanyaku penasaran
"gak perlu tau lah nay,yang penting saat ini cuma kamu yang bener-bener bisa bikin aku marah karena cemburu,senang kalau lagi berdua kaya gini,galau kalau lagi jauh pokoknya semua rasa ada deh "jelasnya panjang
"rasa horor juga ada ya dit"celetuk nayla tanpa melihat kearah adit
adit hanya tersenyum "yang merasa horor kan kamu nay,kalo aku mah biasa aja"
gumprang....
tiba-tiba terdengar suara panci jatuh dari arah dapur,aku yang kaget langsung memeluk adit erat
"dit...itu temen kamu apa bukan?kalo temen kamu suruh pulang aja gih,aku takut" ucap nayla masih bersembunyi didada bidang adit.
"tenang aja nay,udah gak ada kok tadi itu dia tersinggung denger kamu bilang horor"jelas nya
adit yang melihat wajah nayla begitu menggemaskan langsung saja mencium sekilas bibir nayla
cup...
"adit...."sentak nayla dengan mata yang terbuka lebar mendapat serangan mendadak dari adit
"aapa?kurang lama ya?"
beruntung fety dan nining pulang,mereka mendehem aku pun mengerti apa arti dari deheman mereka
"ehhh ada tamu,ganggu ya" tiba-tiba fety membuka suara sambil senyum-senyum gak jelas.
"ahhh gak kok,tadi cuma nemenin nay aja soalnya lagi kurang sehat" jawab adit sambil mengemas barang-barangnya yang berserakan tak lama kemudian ia pun pamit
__ADS_1
pulang.
"loe sakit apa nay?"tanya nining sambil menempelkan punggung tangannya dikening nayla.
"cuma kecapeaan aja kok,besok juga sembuh"jawabku
setelah bercengkrama dan bercerita akhirnya kami pun merebahkan diri dikasur,namun saat kami hendak terlelap kembali terdengar suara panci yang jatuh
kami bertigapun kini saling berpelukan karena takut
"nay itu suara apa sih?"tanya nining dengan suara yang bergetar karena takut
"itu suara panci jatoh ning"jawabku
"lah emang dibelakang ada orang apa kok panci bisa jatoh"celutuk pety yang langsung mendapat pelototan dari aku dan nining.
"kalo gi...ttu ittu" belum sempat pety melanjutkan kalimatnya
gumprang...
suara panci yang terjatuh kembali terdengar
tanpa aba-aba kami bertigapun langsung menarik selimut masing-masing hingga menutup kepala.
dengan tangan bergetar dan jantung yang berdetak cepat kami pun membaca doa apa saja yang kami bisa dengan suara lantang layaknya anak sd sedang menghafal.
setelah merasa suasana sudah tidak mencekam seperti tadi akhirnya kami pun membuka selimut dan menarik nafas karena tadi terpakasa menahan pengap gara-gara takut.
akhirnya kami bertiga pun bisa terlelap mungkin akibat dari lelah dan takut hingga tak terasa hari pun berganti pagi.
__ADS_1