TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 26


__ADS_3

Tanpa terasa hampir seminggu Nayla shif malam dan tiap hari ada saja kejadian aneh yang ia alami.


"kalo begini terus lama-lama bisa kebal nih" pikir nayla


"gak terasa ya nay udah mau seminggu kita masuk malem"ucap dian membuka percakapan


"iya seminggu serasa lagi maen film horor tau, ada aja kejadian aneh" jawab Nayla sambil memakan mie ayam pesanannya


"tapi seru ya"timpal mbak ayu


"iya seru kalo udahan,tapi pas kejadian mah tetep aja horor" seru Nayla


"hari ini ada kejadian apa lagi ya?" ucap dian sambil memegang kepalanya seperti sedang berpikir


"liat aja tar sih buat apa mikirin"jawabku


akhirnya bel masuk pun berbunyi kebetulan mie ayam pesananku pun sudah habis.


seperti biasa setelah breafing semua kembali keposisi masing-masing karena aku harus membuat laporan aku pun menuju office dan duduk manis di depan komputer ketika sedang serius membuat laporan tiba-tiba saja pintu office tertutup sendiri karena suara pintu yang berdentum sangat keras membuatku terkejut dan dadaku berdetak dengan cepat


"baru juga jam berapa udah jail aja" gerutuku sendiri


saat aku selesai membuat laporan dan hendak membuka pintu aku baru sadar kalau aku terjebak lagi tapi kali ini di office.


kebetulan pintu office kalau dari luar bisa dibuka oleh siapa saja tetapi jika dari dalam harus dengan sidik jari yang sudah terdaftar,sedangkan aku belum mendaftarkan sidik jariku aku pun berusaha menelfon dian namun tak diangkat mungkin dia sedang sibuk


setelah lama menunggu akhirnya mas aip masuk


"kenapa Nay?"tanya mas aip yang melihatku menarik nafas lega karena bisa keluar dari office

__ADS_1


"aku dikunciin lagi mas tapi ini mendingan sih tempatnya gak serem kaya digudang"jawabku


"lah emang belom registrasi sidik jari nay?"tanya mas aip lagi aku pun hanya menggelengkan kepala


"ya udah hari senen aja pas masuk pagi minta sama titin diregistrasiin biar gak kejadian lagi gak bisa keluar dari office ha...ha" ucap mas aip disertai dengan goyonan.


tanpa terasa jam sudah menunjukan pukul 2 dini hari biasanya jam segini aku mulai menyusun kardus yang belum dibentuk untuk alas tempat tidur biasanya aku tidur bertiga bersama dian dan ayu.


entah kenapa mataku terasa berat sekali padahal aku sudah minum kopi tapi tetap saja rasa kantuk tak dapat kutahan.


akhirnya aku pun ijin pada dian untuk memejamkan mata sebentar di office dan dian pun mengijinkan.


Dengan berbantalkan tangan aku pun merebahkan kepalaku diatas meja dan saat hendak terlelap aku melihat topi entah milik siapa yang diletakan diatas meja bergerak-gerak aku pun berpikir itu hanya halusinasi karena mengantuk makanya mataku berbayang, untuk kesekian kalinya topi itu bergerak lagi akhirnya aku pun tak jadi tidur tetapi malah memperhatikan topi line leader milik yang masuk pagi yang terus bergerak.


aku pun baru tersadar dan seketika itu juga bulu-bulu halus ditangan dan tengkukku berdiri dan aku pun merasa takut akhirnya aku pun tak jadi tidur dan berniat kembali ke line


entah akunya yang tak melihat atau memang aku yang melamun saat aku setengah berlari meninggalkan office aku menabrak seseorang


"aawww...."teriakku


"ih....ada-ada aja orang lagi takut malah ditabrak" makiku pada orang yang menabrakku


tak ada sautan dari orang yang ku maki namun aku tak berani melihat siapa yang menabrakku


seketika itu juga pikiranku jadi mengarah yang seram-seram


"jangan-jangan yang aku tabrak bukan orang lagi"batinku


akupun memberanikan diri untuk melihat siapa yang menabrakku

__ADS_1


saat aku lihat wajah Kris aku pun bernafas lega ternyata yang aku tabrak beneran orang bukan hantu seperti yang ada dalam pikiranku


"ihh kris bukannya bantuin malah ngeliatin sih" protesku pada kris yang merupakan teknisi line aku


"lagian ngapain sih pake lari segala kaya anak kecil aja" ucap kris sambil mengulurkan tangannya bermaksud membantuku untuk berdiri


"gw ngantuk kris makanya gw lari biar ngantuknya ilang" ucapku berbohong


"gw kira loe liat hantu makanya lari nay" ucapnya sambil mengikutiku ke line


"emang gw liat hantu kris di office makanya gw kabuuur" ucapku sambil berlari meninggalkan kris yang masih mematung sedangkan aku sudah sampai di line dengan nafas yang tersengal-sengal.


"kok gak jadi tidur nay?"tanya dian ketika melihatku memasuki line


"gak jadi ngantuknya dian"jawabku dengan nafas yang masih terengah-engah


"lah trus kenapa loe ngos-ngosan begitu abis maraton ama siapa" tanya dian penasaran


tiba-tiba kris datang dan menghampiri kami tanpa aba-aba dia menyentil keningku


"sakit kris"protesku sambil mengelus jidatku yang tadi disentil oleh kris


"lagian loe udah gw tolongin malah nakut-nakutin gw pake bilang ada hantu segala"


"lah emang beneran ada makanya gw gak jadi tidur"


kris dan dian hanya saling pandang mendengar ucapanku.


"untung ni hari terakhir masuk malem" ucapku yang lantas diangguki oleh mereka berdua.

__ADS_1


akhirnya jam 4 pun tiba waktunya untuk tidur aku pun meminta pada dian dan ayu untuk diposisi tengah dan untungnya mereka pun setuju.


__ADS_2