
🌹🌹🌹 Selamat Membaca 🌹🌹🌹
Akhirnya merekapun sampai di tempat acara reuni berlangsung.
Setelah turun dari mobil Nayla nampak sungkan untuk melangkahkan kakinya, apa lagi banyak mata yang menatap kearahnya.
Adit melingkarkan tangan kanannya di pinggang Nayla dan merekapun mulai memasuki gedung tempat acara berlangsung.
Adit dan Anto dulu memang satu kelas merekapun sama-sama terkenal karena lumayan tampan apa lagi jago basket dan main bola.
Yang membedakan Anto sangat dingin terhadap teman wanitanya hingga walaupun banyak yang suka namun malas jika berurusan dengannya .
Sedangkan Adit memang terlalu baik pada teman wanitanya hingga kebanyakan dari mereka salah mengartikan kebaikan Adit.
" Sayang kamu kenapa, gak usah grogi gitu dong" bisik Adit di telinga Nayla
" Aku gak ngerti Dit mereka ngomong apa" balas Nayla
" Ya udah kamu pegangan aku aja,jangan dilepas ya tar diambil orang lagi" bisik Adit
Nayla menatap wajah Adit dalam, entah apa yang ada dalam pikirannya.
Adit yang melihat wajah istrinya begitu menggemaskan langsung menarik Nayla mencari tempat yang tidak terlalu ramai.
" Mau apa kesini Dit" tanya Nayla yang bingung
" Kamu mukanya jangan gitu dong yang, aku kan jadi gak tahan mau cium kamu" bisik Adit
Nayla yang kaget mendengar perkataan suaminya langsung menutup mulutnya dengan tangan.
Aditpun tertawa " awas kamu ya nanti malem" bisik Adit yang lalu menarik kembali tangan Nayla untuk kembali bergabung bersama teman-temannya.
Sementara itu Anto hanya memperhatikan dari jauh entah apa yang ia tunggu.
" Haii ..kamu Adit kan" sapa seorang wanita yang lumayan cantik
" Hai..kamu Vira kan" balas Adit lalu merekapun bersalaman.
Untuk sesaat merekapun ngobrol dan kebiasaan Adit kalau berjumpa dengan teman wanitanya pasti lupa dengan Nayla walaupun tangan Adit masih menggenggam erat tangan Nayla.
Naylapun menatap wanita cantik didepannya tiba-tiba ia senyum-senyum sendiri.
" Ni cewe namanya Vira, bukannya Vira itu nama tante kunti temannya Adit ya" batin Nayla
Saat merasa diacuhkan dan genggaman Aditpun mulai mengendur Nayla menarik tangannya perlahan dan kini tangannya bebas dari genggaman Adit.
Nayla yang merasa bosan berjalan mundur perlahan, selangkah demi selangkah namun Adit tetap tidak menyadari jika istrinya telah menjauh.
"uhh dasar playboy cap bajaj dikerubutin cewe langsung lupa sama bininya" gerutu Nayla sambil mengambil beberapa cake dan memakannya dengan kasar karena kesal.
Anto yang memang dari tadi menunggu kesempatan itu langsung menghampiri Nayla yang sedang asik kulineran.
" Kamu kenapa Nay" sapa Anto yang tiba-tiba sudah berada disampingnya.
" Aku laper To" jawab Nayla sambil memasukan satu buah kue kedalam mulutnya.
" Yakin cuma laper bukan karena cemburu" ejek Anto sambil menatap wajah Nayla.
" Udah tau pake nanya, udah ah jangan di bahas males" ucap Nayla cemberut sambil melihat kearah Adit yang belum menyadari kalau Nayla sudah tidak di sisinya.
" Dari pada bt mending ikut aku" Anto menarik tangan Nayla lembut agar mengikutinya.
__ADS_1
Nayla hanya melihat kearah tangannya yang di gandeng dengan Anto.
" wihh dapet cewe dari mana To manis banget" ucap salah seorang pria
"kenalin nih Nayla namanya" ucap Anto.
Untuk sesaat Naylapun lupa saat ini ia sedang kesal sama suaminya.
Naylapun ikut tertawa mendengar banyolan yang terlontar dari teman-teman Anto yang merupakan cowo semua.
"To aku mau ke toilet dulu ya"
" Aku anter Nay" tanpa menunggu jawaban Nayla Anto mengikuti Nayla dari belakang.
Sementara itu Adit mulai menyadari kalau Nayla tidak disampingnya langsung mengedarkan pandangannya mencari sosok istrinya.
Ia pun panik saat tak melihat Nayla di ruangan yang cukup besar itu.
Adit mengitari ruangan megah itu namun ia tak melihat Nayla.
Ia pun merasa menyesal karena terlalu hanyut dengan teman-teman SMA nya hingga lupa dengan Nayla.
Sementara itu Nayla yang berada di dalam toilet nampak kesal.
Ia berdiri didepan wastapel sambil menatap ke kaca, tiba -tiba pintu kamar mandi yang paling ujung terbuka namun tak ada orang.
Naylapun mengacuhkannya " Gw gak takut " ucap Nayla tapi masih menatap ke arah pintu yang tadi terbuka sendiri.
" Mungkin cuma angin" pikir Nayla
Namun saat ia kembali menatap pantulan dirinya di cermin ia kembali mendengar suara pintu kamar mandi itu di buka kemali.
Mungkin saat ini rasa kesalnya pada Adit sangat besar hingga dapat menggalahkan rasa takutnya pada hantu
Atau ia mulai terbiasa dengan hal-hal seperti itu.
Ia membasuh wajahnya hingga berkali-kali lalu mengeringakannya dengan tissue.
Mungkin wanita lain akan kembali merias wajahnya jika sudah habis terkena air namun beda dengan Nayla.
Dengan cuek nya ia pun keluar dari toilet dengan wajah yang masih sedikit basah, rambutnya pun sudah di gulung asal hingga menyisakan beberapa helai masih terjuntai.
" Eh..udah ketoilet nya Nay" sapa Anto yang menunggunya di ujung gang.
" Eh..kamu nunggu disini dari tadi" tanya Nayla yang langsung di angguki oleh Anto.
" Kita keluar aja yuk, aku males disini"
Anto pun menuruti keinginan Nayla, ia mengikuti Nayla dari belakang.
Mereka pun berhenti di sebuah danau buatan yang berada tak jauh dari gedung itu.
Nayla duduk diatas rumput, ia tak perduli jika bajunya harus kotor.
" Kamu canti banget sih Nay" desis Anto berharap gadis itu tak mendengar ucapannya.
Setelah tidak berhasil menemukan Nayla Aditpun memejamkan matanya berusaha memanggil teman ghoibnya meminta bantuan mencari Nayla.
Tanpa menunggu lama Aditpun langsung keluar dan berjalan kearah danau.
Dari kejauhan ia melihat istrinya dan Anto yang sedang duduk dipinggiran danau.
__ADS_1
" Sedang apa kamu disini yang" tanya Adit dengan nada tidak suka melihat Nayla bersama Anto.
" Gak liat aku lagi duduk" jawab Nayla ketus
Adit yang menyadari jika Nayla sedang marah akhirnya ikut duduk disisi Nayla.
" Maaf yang aku salah" ucap Adit penuh sesal
"Kan tadi aku udah bilang aku gak mau ikut tapi kamu maksa" jawab Nayla lesu
" Maaf yang, ayo masuk lagi biar aku kenalin kamu sama teman-teman aku" Adit langsung berdiri lalu menarik tangan Nayla
" Apa aku terlalu jelek ya sampe kamu malu ngakuin aku sebagai istri kamu, emang sih temen kamu tadi cantik-cantik gak kaya aku" ucap Nayla dengan air mata yang sudah siap untuk meluncur bebas.
" Jangan bilang gitu Yang,buat aku kamu yang paling cantik" Adit langsung memeluk Nayla erat walaupun Nayla menolak namun Adit tetap memaksanya.
" Adit lepasinn " Nayla terus meronta sambil memukul dada Adit namun bukannya dilepaskan Adit malah semakin mengeratkan dekapannya sambil mencium kepala Nayla.
" Adit gw gak bisa nafas ihhh.." Nayla berusaha mendorong Adit namun tidak bisa sampai akhirnya ia pun menggigit dada Adit yang berada lurus dengan mulutnya.
" Aahhh Nay sakit tau" Adit mengelus dadanya yang digigit oleh Nayla, ia pun membuka beberapa kancing kemejanya hingga terlihat jelas bentuk gigi Nayla di sana.
" Sukurin" jawab Nayla kesal.
Anto hanya menjadi penonton melihat perdebatan antara Nayla dan Adit.
" kalau lagi marah gitu kamu malah terlihat lebih manis Nay" batin Adit.
Adit memaksa Nayla untuk masuk kedalam, akhirnya dengan berat hati Naylapun pasrah mengikuti suaminya.
" Ya ampun Dit kanu dari mana sih tadi di cariin tuh sama yang lain" ucap seorang wanita yang entah siapanya Adit.
" Wah..siapa tuh Dit maen gandeng cewe aja" ujar salah seorang teman pria Adit.
"Ini istri aku , kenalin namanya Nayla" ucap Adit mengenalkan Nayla pada beberapa temannya.
Nayla hanya diam hanya sesekali ia tersenyum.
" Lah bukannya dia tadi sama Anto, gw kira cewenya gak taunya bini loe Dit" ucap seorang pria yang Nayla ingat tadi bergabung bersama Anto.
" Enak aja cewenya Anto, ini bini gw tau"Adit langsung melingkarkan tangannya di pinggang Nayla.
Waktu sudah menunjukan jam 8 malam akhirnya acara pun selesai.
Nayla yang masih kesal akhirnya memilih tidur sepanjang perjalanan.
Adit menatap Nayla yang terlelap sambil menyandarkan kepalanya pada kaca.
Adit mengelus lembut pipi Nayla " Maafin aku sayang" ucapnya lalu meraih salah satu tangan Nayla dan mengecupnya.
Sementara Anto hanya menahan kesal atas tindakan Adit.
**Haiiii aku doubel up lagi nihh
semoga gak bosen ya
Jangan lupa kasih dukungan buat Authorr ya
Salam Maniss
Amellajj/author**
__ADS_1