TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 146


__ADS_3

\=\=\= Selamat Membaca \=\=\=


Mungkin karena lelah Naylapun langsung terlelap,namun tengah malam ia terbangun karena haus.


Ia melihat Tari tidur dengan sangat pulasnya,ia ingin membangunkan Tari namun kasian tapi jika tak dibangunkan ia tidak tahu dimana letak dapurnya dan belum tentu ada air minum,ia pun membuka tasnya dan mengambil botol minum yang biasa dia bawa namun isinya hanya tinggal sedikit,tapi lumayanlah untuk sekedar membasahi tenggorokannya.


Naylapun merebahkan diri lagi lalu menarik selimut hingga dadanya namun saat ia ingin memejamkan matanya ia mendengar suara kokokan ayam "emang ini udah mau subuh apa" batin Nayla ia pun meraih ponselnya untuk melihat jam berapa sekarang,alangkah kagetnya Nayla saat melihat baru jam 00.15 menit


"ahh bodo amat deh tuh ayamnya aja kali bangunnya kepagian" batin Nayla lagi lalu ia kembali berusaha memejamkan matanya lagi namun saat ia hendak terlelap kembali ia terusik,ia mendengar suara orang sedang berjalan yang sedang diseret.


Nayla menajamkan pendengarannya kembali ia mendengar suara itu.


"Ri...Tari...bangun dong Ri..."Nayla mengguncang-guncang tubuh Tari namun Tari hanya berguman tak jelas.


"ishhh kebo amat sih ni orang,Tari bangun dong..."Nayla mengguncang-guncang tubuh Tari namun kali ini sedikit lebih kencang


"bangun gak loe Ri,kalo gak mau bangun gw jorokin sekalian nih biar jatoh"ancam Nayla saat melihat Tari mulai membuka matanya sedikit.


"apa sih Nay,gangguin orang tidur aja,minta gw kekepin"celoteh Tari


"gw aus Tarjo,gw kan gak tau dimana dapur loe"


"kayanya gak ada air minum dah,galonnya belom di isi ama si mamang,loe liat di tas gw dah kayanya ada air minum sisa tadi makan"


Nayla pun membuka tas Tari untuk mencari botol yang dimaksud dan benar masih ada airnya walaupun cuma setengah tapi lumayan lah.


Tanpa sengaja Nayla melihat coklat kesukaannya di tas Tari saat menaruh kembali botol yang ia ambil tadi.


"Ri...nicoklatnya buat gw ya"pinta Nayla tanpa malu


"emang itu buat loe,tadi gw lupa mau ngasih nya,dah ambil sono"ujar Tari dengan mata terpejam


Seolah mendapat mainan baru Nayla sangat senang ia pun langsung membuka bungkusnya dan tanpa menunggu esok lagi ia langsung memakannya pelan-pelan karena memang kesukaan Nayla begitu jika makan coklat setelah digigit lalu di ****.


Tari yang dari tadi memperhatikan Nayla nampak begitu geregetan dengan ulah gadis itu.


"et dah ni bocah ya,udah cepetan makannya trus tidur lagi gw ngantuk nih"

__ADS_1


"tidur aja sono ngapain nungguin gw sih"sahut Nayla dengan santainya


"awas loe ya gangguin gw lagi"celetuk Tari geram,ia pun langsung membalikan tubuhnya membelakangi Nayla yang sedang asik menikmati coklatnya.


Naylapun acuh pada Tari ia lebih memilih menikmati memakan coklatnya pelan-pelan.


Sesaat kemudian ia menoleh kearah Tari ternyata sudah mendengkur.


Entah kenapa tiba-tiba Nayla merasa ada yang memperhatikannya namun siapa dan dimana ia tidak tahu,ia hanya merasa bulu ditengkuknya berdiri begitupun ditangannya.


Naylapun buru-buru meyudahi makan coklatnya ia menyimpan sisanya diatas meja kecil yang ada didekat tempat tidur.


Saat Nayla hendak merebahkan diri dikasur ia merasakan ada hembusan angin yang menerpa wajahnya padahal disitu tidak ada kipas angin ataupun Ac dan semua jendela tertutup rapat.


Ia pun langsung membungkus tubuhnya dengan selimut lalu memegang lengan Tari dengan sangat erat.


"Naaayyyyylaaaa"


setengah sadar Nayla mendengar ada yang memanggil namanya dengan suara yang sangat lembut


Saat ia terdiam memastikan pendengarannya


"ah gw salah denger kali ya tadi"monolog Nayla lalu kembali merubah posisi tidurnya,Namun lagi-lagi suara itu kembali terdengar namun sepertinya jauhh


"*Naayyyylaaaa"


"Nnaaayyyyllaaaa*"


hi....hi....hi...


lalu bersambung dengan suara tertawa yang begitu membuat bulu kudut Nayla merinding


Ia pun sangat ketakutan buru-buru ia menarik selimut dan menutupnya hingga seluruh tubuhnya tertutup sambil memegang lengan Tari kuat namun anehnya Tari tak sedikitpun merasa terusik dengan Nayla yang tak bisa diam.


Sesaat kemudian terasa hening tak ada suara apa-apa Nayla pun memberanikan diri membuka selimutnya.


Matanya berkeliling meneliti seisi ruangan seakan mencari sesuatu dan saat matanya tertuju pada sebuah lemari pakaian tiga pintu yang terbuat dari kayu jati ia langsung berteriak

__ADS_1


"aahhhhh hantuuuuu"


lalu langsung menubruk tubuh Tari yang masih tertidur karena posisi Tari yang tidur dipinggir alhasil mereka berduapun terjatuh dari tempat tidur dengan posisi Nayla yang menibani tubuh Tari.


"Nayylaaa loe ngapain sih,sakit tau"Tari yang sedang asik dalam mimpinya terpaksa bangun karena ulah Nayla


"iitu...Ri...diatas lemari ada ....ih....."Nayla ngeri sendiri kala ia ingat sosok yang tadi ia lihat.


sosok wanita sedang duduk santai diatas lemari sambil memainkan rambutnya yang hitam panjang dan kusut entahlah sudah berapa tahun ia tidak menyisir rambutnya hingga terlihat sangat berantakan.


"gak ada apa-apa Nay...ishh"ucap Tari kesal namun sesaat kemudian ia tersenyum saat menyadari posisinya sekarang.


Yah.. posisi yang membuatnya sangat bahagia karena Nayla berada diatas tubuhnya walaupun itu terpaksa karena jatuh dari kasur.


Nayla yang sedikit bingung melihat Tari tersenyum senang akhirnya menyadari


"eh...maaf.. "ucap Nayla malu lalu ia pun segera bangun dan duduk kembali di sisi ranjang.


"ngapain bangun sih Nay...kaya gitu terus sampe pagi juga gak apa-apa gw ikhlas"ucap Tari bahagia


"apa sih loe"Nayla langsung memalingkan muka karena kesal dan malu.


Tari terus saja menggoda Nayla hingga Naylapun jengkel dan memukulnya dengan bantal.


Setelah hampir satu jam lamanya mereka main pukul-pukulan bantal merekapun kembali tertidur dan melupakan sosok yang tadi Nayla bilang .


Haiii semuanya terima kasih sudah mampir diceritaku.


Jangan lupa dukung teruss author ya dengan cara tap tombol :


👉 Like


👉 Vote


👉 Rate dan juga kritsarnya authorr tunggu


Salam Maniss

__ADS_1


Amellajj/authorr


__ADS_2