TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 126


__ADS_3

Haiii para reader aku kembali ni


\=\=\= Selamat Membaca \=\=\=


Hari berganti hari tanpa terasa seminggu sudah sejak kepergian Mama Nayla,kondisi kesehatan Naylapun semakin menurun.


"Nay..ayo makan nak, kamu mau makan apa biar papa beli'in,coba liat tuh badan kamu makin kurus" bujuk Papa


"Nay...gak mau pah,masih kenyang"tolak Nayla lalu menarik selimutnya hingga menutupi seluruh rubuhnya.


"ya ampun Nay,kamu dari kemarin belum makan,kenyang dari mana"


"iya tar kalo Nay mau Nay pasti makan pah"sahut Nayla dari balik selimutnya.


Papa Nayla tak tahu lagi harus bagaimana membujuk Nayla agar mau makan.


Memang selama ini jika Nay susah makan pasti almarhumah istrinya yang selalu membujuk putrinya itu agar mau makan.


Ditambah lagi sekarang sifat Nay kembali seperti anak kecil selalu bersembunyi jika disuruh makan,kadang ia bersembunyi disamping lemari,atau dibalik pintu atau dibalik selimut seperti yang ia lakukan saat ini.


"Mah...papa gak tau lagi harus gimana membujuk Nayla agar mau makan,maafin papa ternyata selama ini terlalu menganggap enteng pekerjaan rumah,sekarang papa ngerasain bujuk Nay untuk makan aja susah belum lagi ngurus rumah" ucap Papa pelan sambil duduk disamping ranjang Nayla.


Nayla yang masih bersembunyi dibalik selimut tebalnya mendengar keluh kesah Papanya langsung membuka selimut dan melihat wajah Papanya yang nampak sedih.


"Pah...jangan sedih...Nay mau makan deh tapi dikit aja ya"tawar Nay


Papa pun tersenyum sambil menganggukan kepalanya

__ADS_1


"Kamu mau makan apa Nay"


"Nay mau nasi padang pake tunjang kalo gak kikil"pinta Nay.


Papa pun segera keluar dan tak lama kemudian terdengar suara motor.


Setelah hampir 15 menit akhirnya Papa Nay sudah kembali dengan membawa pesanan Nayla dan sebungkus gorengan.


" Nay...ayo turun sayang,ni Papa udah bawain pesenan kamu"teriak Papa dari bawah


Naylapun turun dengan malasnya namun ia tak ingin Papanya bersedih.


"Pah...suapin"pinta Nayla layaknya anak kecil


Namun Papa yang sudah tau sifat manjanya Nayla langsung menyuapi putrinya itu dengan sabar.


Baru beberapa suapan Nayla sudah seperti ingin muntah,ia pun langsung berlari ke kamar mandi yang berada didapur.


"Nay...udah ya Pah makannya,mau mau ngemil aja"pinta Nyala


Akhirnya Papa Naylapun membeli banyak biskuit untuk Nayla.


Saat Nayla ingin menaiki tangga tiba-tiba saja ia melihat ada sesosok anak kecil yang berlari menuruni anak tangga dengan cepat tapi wujud anak kecil itu begitu menyeramkan bertubuh pendek dengan telinga panjang layaknya kelinci dan giginya yang keluar dengan mata yang sedikit menyipit namun agak panjang entah sudah berapa kali dia naik turun tangga itu sambil menyenggol Nayla.


"heii hantu kecil ngapain sih turun naik tangga"bentak Nayla tanpa rasa takut seperti biasanya


Hantu itu menyeringai mempelihatkan giginya yang kuning

__ADS_1


"nyengir lagi loe..."umpat Nayla kesal


"ada apa Nay?"tanya Papa yang melihat Nayla berbicara sendiri


"itu pah ada hantu kecil yang nyebelin"


"Nay...kamu jangan yang aneh-aneh ya"


"Nay gak aneh Pah tuh hantu anak kecil jelek"ucap Nayla tanpa rasa takut sama sekali


"Pah badan Nay kok gak enak ya,dingin banget"keluh Nay yang kini tubuh terlihat gemetar


Papa pun menghampiri Nayla lalu menmpelka punggung tangannya di dahi Nayla dan seketika itu juga Papa Nayla kaget ternyata Nayla demam


Karena khawatir akhirnya Papa Membawa Nayla keaebuah klinik yang berada tak jauh dari rumahnya


Setelah dipriksa dan melakukan tes darah ternyata Nayla terkena typus mau tak mau akhirnya Naylapun dirujuk untuk dirawat disebuah rumah sakit yang ada dikota itu.


Pada awalnya Nayla menolak untuk dirawat inap namun atas pertimbangan tidak ada yang mengurusnya jika harus dirumah dan Naylapun tidak mau merepotkan Papanya akhirnya ia pasrah.


Dan akhirnya disini lah kini ia berada disebuah rumah sakit yang belum lama ia tinggalkan dan kini ia harus kembali lagi namun sekarang dengan status pasien.


Haiii para readerrr terima kasih masih setia diceritaku.


Authorr mohon maaf jika masih banyak typo soalnya pikirannya masih belum fokus.


Jangan lupa tetap dukung author dengan cara **Like,Vote ,rate dan juga Kritsarnya author tunggu

__ADS_1


salam Manis


Amellajj/author**


__ADS_2