
Hai para pencinta cerita berbau mistis terima kasih sudah mau mampir diceritaku
HAPPY READING ALL
******************
Nayla menghembuskan nafas lega saat ia sudah naik kejemputan yang akan membawanya menuju kota "B".
ia berniat kembali kerumahnya untuk sekedar merehatkan tubuhnya setelah seminggu ini ia bekerja seperti main film horor.
Saat bus mulai melaju keluar dari kawasan tempat Nay bekerja ia pun memejamkan matanya apa lagi saat di jalan tol tak ada pemandangan yang menarik perhatiannya
Begitu tiba dirumahnya hari sudah sedikit siang namun mamanya belum memasak akhirnya ia pun memutuskan untuk istirahat dikamarnya.
saat ia hempir terlelap ponselnys berbunyi dengan malas ia pun membaca pesan dari seseorang
"ih tumben amat ni orang wa"batin Nayla begitu membaca isi pesannya.
Dewa mantan Nayla yang kini mengirimi Nay chat
👨 "nay apa kabar?"
👩 " baik"
👨 "pelit amat nay balesnya"
👩 "lagi males ngetik"
👨 "ish...masih gak berubah yah"
👩 " emang"
👨 "ketemuan yuk tar sore"
👩 "males ah.."
👨 " please nay,kangen banget ama kamu"
__ADS_1
👩 "emmm liat tar aja deh aku kabarin lagi"
👨 "ayo lah nay kita ketemuan miss you
bangt nih"
👩 "ya udah tar aku kabarin lagi sekarang
aku mau tidur dulu ngantuk baru pulang
kerja"
setelah membalas wa yang terakhir aku pun menonaktifkan ponselku agar saat tidur nanti gak ada lagi gangguan.
Sorenya aku pun menemui Dewa disebuah mall tempat biasa kami bertemu
ada sedikit rasa canggung setelah sekian lama gak ketemu
"nay loe makin cantik" ucap Dewa berusaha mencairkan suasana yang saat ini terasa canggung
"kalau aku cantik kenapa kamu putusin aku"jawabku tanpa basa basi
"aku tuh sebenernya gak bisa kehilangan kamu nay tapi aku juga gak bisa pindah agama,itu pilihan yang sulit buat aku nay" lanjutnya sambil mengaduk minumannya
"udah ah wa ngapain bahas yang udah lewat,sekarang pacar kamu orang mana" tanyaku berusaha menangkan hatiku yang tadi sempat sedikit sakit karena teringat masa lalu.
"belum ada yang cocok nay"jawabnya entah kenapa aku merasa senang mendengar jawabanya berarti kita sama-sama belum bisa move on pikirku
"abis ini kita nonton yuk nay"
aku pun mengangguki ajakan Dewa.Setelah menghabiskan makanan yang ada dimeja kami pun segera menuju bioskop
Dewa yang membeli tiket aku pun tak tahu film apa yang hendak ia tonton.
"ayo masuk" ajaknya setelah membeli cemilan untuk didalam.
aku pun terkejut saat tahu yang akan kami tonton adalah film horor
__ADS_1
setelah duduk dengan nyaman aku pun menyandarkan tubuhku pada sandaran kursi dan menari nafas panjang
"huuuuu udah di tempat kerja horor sekarang malah nonton film horor juga haduhhhhh"gumamku sediri sambil menepuk jidatku
"kenapa nay"tanya dewa yang mendengarkan celotehanku tadi
"gak ada apa-apa wa"jawabku sambil memasang senyum yang dipaksa.
Saat film sedang berlangsung tiba-tiba aku ingin ketoilet aku pun segera berdiri namun dewa menahan tanganku
"mau kemana Nay"tanyanya
"h..i...p wa,udah gak tahan nih"jawabku nampak dewa mengeryitkan alisnya seperti sedang berpikir
"apaan tuh h..i..p nay?"tanyanya
"hasrat ingin pipis wa,udah gak tahan nih"jawabku sambil melepaskan tangan dewa dari tanganku dan segera turun menuju toilet
"ahh...lega" ucapku ketika selesai pipis dan keluar dari salah satu bilik toilet dan mencuci tanganku di westafel.
seperti biasa saat dihadapkan pada kaca besar mataku selalu melirik sana sini tanpa sengaja aku melihat sesuatu yang membuat jantungku seperti mau copot aku pun mengucek-ucek mataku memastikan apa yang kulihat salah namun sialnya yang kulihat adalah benar
aku melihat seseuatu sedang duduk diatas salah satu bilik toilet paling belakang sambil menguncang-uncangkan kakinya dengan rambut yang tergerai panjang dan hitam berantakan
ingin rasanya aku berlari keluar dari toilet namun kakiku seperti terpaku tak bisa digerakan keringat dingin mulai bercucuran membasahi wajah dan tubuhku
"kenapa dia keluar sih kan harusnya dia ada di film" batinku sambil menunduk tak berani menatap kerah kaca besar
ingin rasanya Nayla menangis karena takut tapi kenapa air matanya tak bisa keluar ia pun berdoa dalam hati apa yang ia bisa berharap kakinya bisa digerakan dan segera pergi dari tempat ini.
Tiba-tiba pintu toilet terbuka dan masuklah seorang wanita yang biasa membersihkan toilet berbarengan dengan masuknya cleaning servis itu nayla terjatuh karena kaget dan lututnya yang lemas tak mampu menopang berat tubuhnya belum lagi jantungnya yang berdetak tiga kali lebih cepat dari biasanya.
namun ia bisa bernafas lega saat wanita pembersih toilet itu masuk sesuatu yang ada diujung sana pun menghilang
dengan dibantu wanita cs itu nayla berdiri dan setelah dirasa setelah lebih baik ia pun segera kembali menemui dewa yang masih asik menonton
"lama banget nay"tanya dewa tanpa melihat wajah nayla yang masih pucat pasi
__ADS_1
nayla tak menjawab, lebih baik ia memilih memejamkan matanya dari pada melihat hantu yang ada di film toh tadi ia sudah bertemu dengan yang aslinya yang lebih nenyeramkan dari pada difilm.