TERBUKANYA MATA BATIN

TERBUKANYA MATA BATIN
Bab 293


__ADS_3

Selamat Membaca


Ryan yang sengaja memanas-manasi Adit, Ia melingkarkan tangannya di pinggang Nayla.


Nayla yang terkejut karena ulah Ryan sempat protes namun setelah Ryan menjelaskan maksudnya akhirnya Naylapun setuju dan sengaja bermanja-manja pada Ryan.


"Dih gw jadi obat nyamuk" ucap Damra yang merasa di acuhkan oleh Nayla dan Ryan.


Ryan dan Nayla pun tertawa bersamaan.


Adit yang melihat dari jauh nampak kesal,ia mengepalkan tangannya sambil melihat kearah Nay dan Ryan.


Dina yang memperlihatkan wajah Adit saat menatap Nayla langsung merasa ada sesuatu yang aneh.


"Kamu kenapa Dit?"


"Masa cemburu sama sepupu?" tanya Dina mulai curiga.


"Gak ..cuma gw dapet pesan aja dari orang tuanya buat jagain dia" ucap Adit berbohong.


Padahal yang sebenarnya Adit merasa cemburu dan marah karena melihat Nayla memakai baju yang menurutnya terlalu terbuka dan menampakan lekuk-lekuk tubuhnya, ditambah lagi dengan Ryan yang melingkarkan tangannya di pinggang Nayla.


"Nay kita nyanyi yuk" ajak Damra


"Jangan Nay, kamu pake baju begitu tar banyak yang iseng lagi" Ryan langsung mencegah Nayla yang hendak berdiri.


Adit yang sudah tidak tahan melihat kedekatan Nayla dan Ryan akhirnya menghampiri mereka.


"Haii..ketemu disini" sapa Adit berpura-pura.


"Hai juga, kamu sama siapa Dit?" tanya Nayla sengaja saat melihat Dina menghampiri.


"Sama temen" jawab Adit.


"Temen apa pacar" pancing Nayla.


"Benar kok sama teman" ucap Adit sambil duduk disamping Nayla.


Alangkah terkejutnya Adit saat melihat Dina sudah berdiri dibelakangnya.

__ADS_1


"Hai kk Dina?" sapa Nayla masih dengan berpura-pura.


"Hai Nay, kamu cantik banget pake baju begitu" ucap Dina yang entah berbasa-basi atau tidak.


"Makasih" jawab Nayla sambil tersenyum.


"Sayang ayo kita pulang" ajak Adit pada Dina yang disengaja.


"Tar dulu dong aku mau ngobrol dulu sama Nayla sebentar" tolak Dina dengan nada manja.


Akhirnya Aditpun mengalah dan terpaksa menahan rasa cemburunya.


"Nay ini pacar kamu ya, kok kemana-mana bareng sih" tanya Dina sambil melihat ke arah Ryan.


"Ganteng juga Nay" puji Dina sambil melihat kearah Ryan.


Ryan hanya tersenyum, tanpa sengaja Ryan melihat anak-anak rambut Nayla berantakan di wajah Nayla karena tertiup angin.


Dengan sangat sengaja Ryan merapihkan anak-anak rambut di wajah Nayla lalu menyelipkannya di telinga Nay.


Nayla nampak tersipu malu, wajahnya pun sedikit merona.


"Duh so sweetnya"


"Kamu dah lama pacaran sama Adit?" pertanyaan itu keluar begitu saja dari mulut Nayla.


"Belum lama sih, tapi Adit naksir sama aku dari dulu waktu kita sama-sama kerja di PT" ucap Dina secara tidak langsung sedikit menjawab pertanyaan yang selama ini mengganggu pikiran Nayla.


"Oh trus kenapa baru jadian sekarang bukannya dari dulu?" lanjut Nayla yang semakin penasaran dengan Dina dan Adit.


Damra yang asik bernyanyi diatas panggung nampak asik sendiri.


"Kalian kapan diresmi'innya kayanya dah lengket kemana-mana bareng" tanya Dina sambil tersenyum.


"Nanti nunggu surat cerai aku turun" jawab Nayla yang berhasil mengejutkan Adit yang sedang minum.


"Ohh..kamu dah nikah Nay" tanya Dina semakin penasaran.


"Ayo Din katanya mau pulang" ajak Adit yang langsung berdiri karena tak tahan dengan apa yang Nayla ucapkan.

__ADS_1


"Kamu duluan aja pulang aku nanti naik ojol aja,aku masih mau ngobrol sama Nayla" Dina pun kini duduk menghadap Nayla.


"Lah trus kenapa kamu cerai Nay, kan kamu masih muda" tanya Dina yang semakin penasaran.


"Kamu selingkuh ya sama Ryan" tebak Dina yang langsung mendapat tepukan di lengannya dari Adit.


"Apa sih sakit tau nepoknya" Dina meringis sambil memegang lengannya.


"Kamu kalo nanya jangan terlalu privasi" ucap Adit.


"Gak apa-apa kk" ucap Nayla dengan senyum yang dipaksakan.


"Suami aku selingkuh Kk Dina, bukan cuma sekali, tapi udah beberapa kali,aku udah gak tahan lebih baik pisah jadi dia bebas mau pacaran sama siapa juga" ucap Nayla dengan mata yang mulai berkaca-kaca.


Sakit sebenarnya jika memang ia harus pisah dari Adit namun akan lebih sakit jika diteruskan dan Aditpun tidak berubah.


Ryan yang melihat Nayla hendak menangis langsung mendekapnya sambil mengelus punggung Nayla yang sedikit terbuka.


Adit membelalakkan matanya melihat pemandangan didepan matanya.


Namun ia tak bisa berbuat apa-apa karena ada Dina dan teman-temannya disana.


"Ais sayang banget dah punya pacar, polisi lagi, gak berani deh gw deketin ponakan loe Dit" ucap Dika yang tiba-tiba saja sudah ada didekat Adit.


"Pulang yuk, abis ini kita nongkrong dulu ditempat biasa" ajak Dika yang langsung disetujui oleh Adit dan Dina.


Setelah berpamitan pada pengantin Adit pun bersalam pada Nayla dan teman-temannya.


Begitu mereka pergi Nayla langsung masuk kedalam kamar yang sudah disediakan untuknya beristirahat.


Didalam kamar Nayla menangis sepuasnya.


Ryan dan Damra hanya melihatnya dan membiarkannya menangis sepuasnya agar hatinya bisa sedikit lebih plong.


**Hallo semua sampai sini dulu ya up nya.


Maaf bab ini lebih sedikit soalnya Author lagi kurang sehat.


Biar cuma sedikit jangan lupa tetap kasih dukungan buat Author dengan cara Like,Vote dan komen ya.

__ADS_1


Salam Manis


Amelajj/Author**


__ADS_2