
Mo Lian kembali berbalik menuju pusaran air yang cahayanya semakin terang dari sebelumnya. Cahaya dari air itu sendiri memiliki sembilan warna. Merah, kuning, hijau, biru, jingga, ungu, putih, cokelat, dan emas.
Puluhan menit kemudian, pusaran air menjadi lebih deras dari sebelumnya, bersamaan dengan pusaran angin yang menarik semua orang untuk masuk ke dalam pusaran. Tapi sebelum mereka masuk lebih dalam, mereka menjauh beberapa mil dari pusaran air, meninggalkan Mo Lian seorang yang tidak terkena dampaknya.
"Apakah ini seperti yang aku pikirkan?" Mo Lian sudah bisa menerka apa yang berada di dalam lautan. Dari warnanya dan aroma ini, ia sudah mengetahuinya. Hanya saja biasanya harta ini ditemukan di pegunungan yang dipenuhi oleh energi spiritual yang murni, bukan di lautan tanpa energi spiritual.
"Kecuali ..." Mata Mo Lian terbelalak lebar. Ia menundukkan kepalanya melihat pusaran air, ia berencana untuk menyelam ratusan meter ke bawah sana, tapi ia akan menunggunya sampai di mana harta ini muncul.
Tiga puluh menit kemudian, aroma harum semakin menyebar luas hingga beberapa puluh mil jauhnya. Aroma ini menarik perhatian hewan-hewan yang berada di perairan. Tarikan angin juga semakin kencang, untungnya itu tidak cukup kuat untuk menghisapnya ke dalam pusaran air.
Sepuluh menit kemudian, pusaran air itu melonjak beberapa puluh meter ke udara, mengisap air sekitarnya dan terus berputar-putar dengan sangat luar biasa. Hingga lima menit berlalu, pusaran air itu menyebar seukuran kelereng kecil seperti hujan.
Ketika pusaran air menghilang, tepat di depan Mo Lian melayang sebuah bunga teratai yang cukup besar, dua kali ukuran bunga teratai normal. Bunga teratai itu memiliki sembilan warna, warna yang sesuai dengan sinar yang berada di dalam lautan.
Detik berikutnya, bunga teratai itu terbuka secara tiba-tiba, menghembuskan angin kencang yang menyebar bersamaan dengan aroma bunga, membuat orang-orang yang menghirupnya menjadi segar seperti kembali muda. Di dalam teratai itu terlihat sebuah tangkai hijau muda dengan beberapa biji di dalamnya.
"Ini ..." Mo Lian terperangah dengan mulut terbuka. Di depannya adalah tanaman yang sangat langka, bahkan untuk ukuran Galaxy Pusat, ini adalah Teratai Sembilan Warna.
Satu helai bunganya bisa meningkatkan satu tingkatan kultivasi tidak peduli apapun tingkatannya, asalkan masih berada dibawah Ranah Dao Immortal. Bukan hanya kultivasi, itu juga bisa meningkatkan kekuatan jiwa, fisik, maupun energi spiritual.
Lalu apabila disuling menjadi pil, efeknya akan meningkat sebanyak tiga puluh persen.
Tanpa berlama-lama lagi, Mo Lian mengarahkan telapak tangannya menggapai Teratai Sembilan Warna itu, dan memasukkannya ke dalam Cincin Ruang.
Seketika itu juga angin kembali bertiup dengan santai, air laut yang bergejolak kembali tenang tanpa ada pusaran air lagi. Aroma harum juga menghilang dan membuat hewan-hewan yang sebelumnya berkumpul menjadi berpencar kembali.
"Harta ini sangat luar biasa. Semua bahan bisa dipergunakan, bukan hanya sehelai bunganya saja, tapi juga biji bunga itu sendiri. Dengan ini, aku bisa membuka metode pelatihan baru," gumam Mo Lian yang menatap lurus ke depan.
Setiap pembudidaya hanya bisa menggunakan satu metode pelatihan. Sama seperti halnya saat ini, ia menggunakan Teknik Budidaya Sutra Dewa, dan tidak bisa menggunakan metode pelatihan lainnya. Jikapun bisa, seperti halnya Ong Hei Yun, tapi itu hanyalah metode pelatihan sampingan, yang efeknya tidak terlalu besar.
__ADS_1
Berbeda jika menggunakan dua metode pelatihan secara bersamaan. Metode itu bisa digabungkan untuk memperkuat penyerapan energi spiritual di sekitar, dan memperkuat tiga kekuatannya. Fisik, jiwa, dan energi spiritual.
Pada kehidupan sebelumnya, ia hanya memiliki satu metode utama dengan dua metode pelatihan, dan itu sudah membuatnya menjadi Kultivator terkuat yang berhasil menembus Ranah God. Lalu apa yang terjadi jika ia bisa menggabungkan beberapa metode utama, menjadi metode yang utuh.
Memikirkannya saja membuat tubuh Mo Lian bergidik kegirangan.
Mo Lian menggelengkan kepalanya pelan. "Tapi ini masih belum cukup jika aku ingin memastikan keselamatan keluargaku. Apalagi tentang informasi yang kudapat dari Tang Xuan," lanjutnya.
Mo Lian menundukkan kepalanya melihat lautan, ia menghirup napas dalam-dalam kemudian melesat memasuki air laut, membuat belasan orang yang melihatnya tersentak.
Mo Lian menyelam ke dalam laut bukan tanpa alasan, ia ingin mencari tahu apa yang terjadi di dasar sana. Bagaimanapun sangat tidak masuk akal jika Teratai Sembilan Warna bisa tumbuh di dalam lautan. Lalu bagaimana Organisasi Dunia Hitam bisa mengetahui hal ini, itu tidak diketahui, di dalam informasi yang didapat dari Tang Xuan, tidak ada yang mengatakan tentang Teratai Sembilan Warna.
Ketika Mo Lian terus menyelam ke dalam lautan, aura yang dirasakannya semakin padat. Ini adalah aura yang pernah dirasakannya saat berada di kedalaman danau yang terletak di depan Mansion Bai Long, Mutiara Giok.
Mo Lian terus berenang hingga sudah mencapai 70 meter di bawah permukaan air laut. Aura yang dirasakan memang mirip dengan Mutiara Giok, namun saat sudah berada pada jarak ini, ia bisa merasakannya lebih jelas.
Ini bukan Mutiara Giok. Apakah ini adalah itu? Harta yang sangat langka di Galaxy Pusat? Sebenarnya berapa banyak lagi rahasia yang ada di Bumi?
Sepuluh menit kemudian, Mo Lian terus berenang hingga hampir menyentuh dasar lautan, arus di dalam sini sangat kuat. Untungnya ia memiliki fisik yang sangat kuat, dan paru-paru yang baik, sehingga ia bisa menyelam tanpa bernapas selama sepuluh jam lamanya. Tapi lebih mudah dengan membuat dinding pelindung berbentuk bola, yang membuatnya bisa bernapas dengan leluasa.
Lima menit kemudian, Mo Lian sudah berada di dasar laut. Setelah ia berhasil melalui arus air yang sangat kuat, di bawah sini sudah tidak ada lagi arus laut. Meski di dalam sini jauh dari sinar matahari, tapi di sini tidak gelap, bahkan ia bisa melihat dengan jelas.
Di sekitarnya terdapat berbagai terumbu karang dengan pasir putih indah. Ia terus berjalan ke arah timur, arah di mana Taiwan berada. Hingga pada akhirnya aura yang dirasakan semakin kuat dan padat.
Di depannya terdapat batu besar setinggi tiga meter. Mo Lian mengalirkan sebagian energi spiritualnya pada tinjunya, kemudian memukulkan tinjunya pada batu besar di depannya.
Boom!
Batu itu sedikit bergetar dan meledak pada saat detik berikutnya. Membuat air dalam lautan bergetar berlawanan dan sebagian darinya melonjak beberapa puluh meter ke udara.
__ADS_1
Ketika batu besar itu sudah hancur dan menghilang dari pandangannya, aura yang dirasakannya semakin padat. Terlihat di depannya terdapat sebuah pohon kecil setinggi 25 centimeter, memiliki lima helai daun dengan warna yang berbeda.
Ini ...
Meski Mo Lian sudah bisa menebak apa itu. Tapi ia tetap mencoba untuk tenang, dan mencabutnya secara perlahan setelah telapak tangannya dialiri energi spiritual. Di saat ia mencabutnya, arus bawah laut kembali bergerak sangat cepat. Bahkan ia sedikit terbawa arus untuk beberapa inchi.
Ini, adalah Akar Lima Element, batin Mo Lian.
Akar Lima Element adalah tanaman yang sangat berharga, sama berharganya dengan Teratai Sembilan Warna. Akar ini dapat meningkatkan lima elemen utama dalam kultivasi, kayu, tanah, api, air, logam.
Tapi jika diolah dengan baik, tanaman ini bisa membangkitkan lima elemen seorang Kultivator. Seorang Kultivator sendiri hanya memiliki satu elemen dari awal lahir, tidak bisa menambah, mengurangi, ataupun mengganti.
Untuk Mo Lian, ia memiliki elemen cahaya, salah satu elemen terkuat.
Akar Lima Element juga bukanlah tanaman yang bisa dibudidayakan, ini adalah tanaman yang tumbuh dengan sendirinya. Ciri-ciri yang mencolok darinya adalah hanya memiliki lima helai daun, tapi meski begitu, tidak semestinya itu adalah Akar Lima Element jika jumlah akarnya tidak sesuai.
Akar Lima Element lebih berharga dari Teratai Sembilan Warna. Jika Teratai Sembilan Warna memerlukan waktu 999 tahun untuk dipetik, maka Akar Lima Element membutuhkan waktu 9999 tahun untuk memperlihatkan perubahan warna pada helai daun.
Karena Akar Lima Element inilah, Teratai Sembilan Warna bisa tumbuh dengan baik dan menyerap energi spiritual dari akar ini selama 999 tahun. Lalu untuk akar ini, karena bisa menyediakan energi spiritual yang berlimpah selama waktu itu, tentunya akar ini sudah tumbuh lebih dari 30 ribu tahun.
Mo Lian tidak habis pikir dengan apa yang ditemukannya hari ini. Awalnya ia hanya berencana untuk menghabisi Organisasi Dunia Hitam, namun tidak pernah berharap akan mendapatkan harta.
Mo Lian menengadahkan kepalanya melihat permukaan air laut. Ia menekan kakinya di dasar laut dan melesat tajam bagaikan tombak.
Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu menit, ia sudah menembus air laut dan berada puluhan meter di udara. Ia menolehkan kepalanya ke arah Pulau Taiwan. "Sekarang, haruskah kita mulai pembantaian lainnya."
...
***
__ADS_1
*Bersambung...