
Shen Ta Xuan turun dari tempatnya berdiri yang lantainya lebih tinggi dari yang lain sembari berucap, "Ap- Apakah Anda Dewa Abadi?" Keringat dingin mengalir membasahi wajahnya. Ia takut jika pertanyaannya dapat menyinggung perasaan Mo Lian.
Mo Lian terdiam seraya menyimpan Plat Giok. Dewa Abadi? Ia adalah Dewa Semesta! Namun untuk saat ini ia masih jauh dari Dewa Semesta karena ia kembali ke masa lalu, meski ia sangat bersyukur karena bisa kembali.
"Bukan, aku hanya Alam dan Manusia. Tapi tidak ada masalah untuk menghadapi Heavenly Immortal." Memang benar ia tidak terlalu masalah jika harus menghadapi Heavenly Immortal dengan kekuatan Dewa Semesta, terlebih lagi dengan Meridiannya yang terbuka.
"Saat ini hanya ada dua orang yang telah menembus Ranah Heavenly Immortal di Alam Semesta. Leluhur Hong dan Master Hong Xi Ning dari Sekte Zhongjian, Bintang Utama, Galaxy Pusat."
Shen Ta Xuan tertegun dengan mulut sedikit terbuka. Ia tidak kenal dengan orang yang disebutkan Mo Lian barusan, namun ia mengetahui tentang Galaxy Pusat dari Leluhurnya, dan Leluhurnya mengetahui dari Setengah Dao Immortal yang berasal dari Galaxy Pusat.
Salah seorang Penatua lain bertanya saat melihat reaksi yang diperlihatkan oleh Shen Ta Xuan, "Pa- Patriak, apakah Anda mengetahui tentang Galaxy Pusat?"
Shen Ta Xuan mengangguk kecil, dan kemudian menggelengkan kepalanya. "Iya, dan tidak. Aku tidak terlalu mengetahuinya, tapi Leluhur mengatakan jika Galaxy Pusat adalah tujuan semua Kultivator Dao di Alam Semesta. Jiwa Emas bagaikan hujan, sangat mudah ditemui di mana pun ..."
"Dao Immortal bisa dikatakan sebagai perwujudan dari kekuatan, dan sangat mendominasi. Di sana juga ada Sepuluh Organisasi Utama, yang salah seorang anggotanya saja mampu meledakkan Bintang Tianjin."
Mo Lian mengangguk kecil dengan raut wajah datar. Ia menghargai Shen Ta Xuan yang mengetahui informasi tentang Galaxy Pusat, meski ia tidak setuju dengan penjelasan mengenai Dao Immortal. Lalu untuk Sepuluh Organisasi Kuat, salah satunya adalah Sekte Zhongjian, dan saat ini hanya tersisa hanyalah Paviliun Naga Merah serta Sekte Macan Hitam
"Bisakah kau berikan gambar adikmu dan barang yang memiliki aura spiritualnya?"
Shen Jia Mee tersentak saat mendengar itu, ia hampir melupakan mengapa ia datang ke sini dengan membawa Mo Lian bersamanya. Dengan panik ia mulai mengeluarkan berbagai barang dari Cincin Ruang, melemparkannya saja ke lantai tanpa peduli apa yang ia keluarkan.
Mo Lian mengernyitkan dahi saat melihat pakaian dalam yang tergeletak di lantai, kemudian memalingkan wajahnya ke arah lain.
Wajah Shen Jia Mee merah padam saat melihat pakaian dalamnya yang ia lemparkan tanpa sadar. Akhirnya ia memasukannya kembali dengan tergesa-gesa, dan menyerahkan barang milik adiknya pada Mo Lian.
"Tuan Mo."
Mo Lian menoleh ke kiri melihat Shen Jia Mee yang berada di depannya. Ia melihat sebuah Plat Jiwa berwarna hijau lumut, bertuliskan '灵魂' atau 'Linghun' dengan warna yang sama, dan memiliki arti 'Jiwa'.
Pada permukaan terlihat sebuah retakan yang kecil, namun meski begitu tetap berdampak buruk bagi pemiliknya.
Mo Lian mengambil Plat Jiwa dan tidak melihat gambar yang dipegang Shen Jia Mee di tangan lain. Ia menutup matanya perlahan, dan mengalirkan energinya pada Plat Jiwa.
__ADS_1
Kesadaran Mo Lian berjalan mengikuti arahan dari benang biru tipis yang membawanya keluar dari Kota Sheng, pergi jauh ke arah timur laut mengarah pada pegunungan tinggi. Pada pegunungan itu terdapat beberapa tingkatan yang setiap tingkatnya ada bangunan-bangunan berbagai ukuran dan tipe.
Kesadarannya dibawa masuk ke dalam bangunan yang berada di tingkat kedua dari wilayah di pegunungan itu, dan semakin ia masuk, semakin ia merasakan aura yang sangat menyebalkan dan membuatnya sangat ingin pergi ke sana, membantai semua orang di sana.
Tapi ia mencoba untuk menahan amarahnya dan terus mengikuti benang biru yang membawa kesadarannya pergi. Kesadarannya mulai bergerak memasuki bangunan, menelusuri pintu yang berada di bawah tanah.
Ketika ia sudah berada di bawah tanah, ia melihat banyak jeruji besi yang di dalamnya banyak wanita terluka parah, dengan kedua tangan terikat pada rantai yang menggantung di langit-langit.
Semua wanita di puluhan jeruji besi itu memiliki pandangan suram, mata redup kehilangan jiwa dan semangat untuk hidup. Tapi dari itu semua, masih ada satu wanita yang bertahan, meski mengalami luka parah pada sekujur tubuh.
Wanita itu memiliki penampilan yang sama seperti Shen Jia Mee, meski mata kanannya berwarna biru langit, dan mata kirinya berwarna hitam.
Mo Lian membuka matanya perlahan, dan mengembalikan Plat Jiwa itu pada Shen Jia Mee.
"Tu- Tuan Mo. Apakah Anda mengetahui di mana adik saya?"
Mo Lian menatap Shen Jia Mee yang khawatir dan penuh harap. "Dia berada di Sekte Qingzhaou, Penatua Zhan dari Murid Dalam. Adikmu berada di penjara bawah tanah, tersiksa oleh Penatua Zhan untuk membocorkan rahasia teknologi kalian." Ia mencoba menjaga raut wajahnya untuk tetap datar.
Ketidakpercayaan terlihat di wajah semua orang yang berada di Aula Keluarga. Keluarga Shen dan Sekte Qingzhaou memang sering berselisih, namun tidak pernah sampai melalukan hal kotor seperti ini.
Shen Ta Xuan berlari mencoba mengejar Mo Lian, dan saat sudah berjalan bersebelahan, ia membuka suaranya, "Tu- Tuan, Anda ingin pergi ke mana?" Kekhawatiran terlihat jelas di wajahnya saat mengetahui putrinya berada di Sekte Qingzhaou.
"Sekte Qingzhaou, membunuh semua yang ada di sana!" Mo Lian menghentikan langkah kakinya, dan menoleh ke kiri menatap Shen Ta Xuan. "Sekte Qingzhaou adalah Sekte Iblis, mereka mengajari semua muridnya Kultivasi Iblis, untuk menjadi Kultivator Iblis. Tentu saja aku harus membunuh mereka semua!"
"Bahkan jika ada Setengah God, aku akan datang dan membunuhnya!"
Mo Lian mengibaskan tangannya secara menyilang dari kiri bawah ke kanan atas, membuat ruang di depannya terbuka, memperlihatkan pegunungan di mana Sekte Qingzhaou berada.
Semua orang terperangah dengan mata terbuka lebar saat melihat ruang yang terbuka, ini adalah kekuatan yang hanya bisa dilakukan oleh Dao Immortal keatas. Tapi yang menjadi pertanyaan, adalah tentang fakta mengapa Mo Lian memberikan jawaban pada mereka bahwa kekuatannya hanya sebatas Alam dan Manusia.
Bahkan Shen Ta Xuan yang Setengah Jiwa Emas saja tidak bisa membuka ruang.
"Aku akan pergi duluan, setelah Sekte Qingzhaou menghilang. Aku akan meninggalkan Daratan Tianming."
__ADS_1
Mo Lian melangkahkan kaki kanannya memasuki celah ruang, namun terhenti saat ada yang melontarkan pertanyaan.
"Mengapa Kultivator Iblis harus dibunuh? Apakah Kultivator Dao dan Iblis tidak bisa hidup berdampingan?"
Mo Lian menoleh ke belakang menatap tajam Shen Jia Mee. "Kultivator Iblis harus dibunuh! Jika Kultivator Iblis terus berkembang dan semakin banyak, Alam Semesta akan masuk dalam kekacauan."
"Jika kau menanyakan pertanyaan ini lagi. Aku akan membunuhmu!"
Aura Mo Lian kembali terlepas dari dalam tubuhnya, membuat getaran yang sangat mengerikan pada Aula Keluarga. Hingga tak lama, Aula Keluarga yang sangat kuat itu meledak, dengan suara yang sangat keras.
Mo Lian berbalik dan berjalan memasuki celah yang dibukanya, yang kemudian celah itu menutup kembali saat ia sudah masuk.
***
5000 Mil ke Arah Timur Laut dari Kota Sheng
Fluktuasi energi spiritual berkumpul di langit, dan samar-samar terlihat seperti uap pada jalan beraspal, yang kemudian terdengar suara robekan di udara, menciptakan celah ruang.
Dari dalam ruang, terlihat Mo Lian yang masih menggunakan mengenakan pakaian beladiri abu-abu dan dilapisi jas hitam. Ia menatap tajam pegunungan Sekte Qingzhaou yang mengeluarkan aura hitam yang sangat pekat.
Wilayah Sekte Qingzhaou sendiri dilindungi oleh pagar alam, pegunungan batu dan hijau yang ditumbuhi oleh pepohonan rimbun. Pada bagian barat, ada gerbang tinggi ratusan meter yang membelah gunung tinggi, dan ada tangan yang menjulang tinggi, yang digunakan sebagai tempat masuk.
"Tiga puluh ribu Kultivator Iblis. Tidak terlalu banyak, tapi cukup untuk pemanasan sebelum membantai Kekaisaran Yang di lain hari."
Mo Lian berjalan perlahan di udara kosong mendekati formasi array yang melindungi Sekte Qingzhaou. Ia mengulurkan tangan kanannya ke depan, menahan jari telunjuk dengan ibu jarinya.
"Formasi yang lemah." Mo Lian melepaskan jentikkan jarinya yang tertahan, membuat formasi array itu meledak begitu saja tanpa jeda.
"Sekte Qingzhaou, harus musnah!"
...
***
__ADS_1
*Bersambung...