
Kedatangan Mo Lian di Sekte Dongfangzhi sangatlah mengejutkan bagi seluruh dunia, terutama Kultivator yang terobsesi untuk menjadi seperti Mo Lian saat berhasil melindungi Bumi dari kepungan 9 Organisasi Utama.
Mo Lian duduk bersama Qin Zhang dan Yun Hengtian di Mansion Bai Long.
"Aku sudah memiliki istri, tapi Qin Nian dan Yun Ning ingin menjadi istri kedua dan ketiga. Aku menerima mereka berdua, tapi, tidak tahu bagaimana kalian. Jika kalian menolaknya, aku bisa membatalkannya."
Walaupun Mo Lian sudah membuka hatinya untuk Qin Nian dan Yun Ning, ia tidak bisa langsung menikahinya tanpa persetujuan dari keluarga Qin maupun Yun.
Qin Zhang dan Yun Hengtian menangkupkan tinjunya seraya menjawabnya langsung, "Kami berkenan!"
Tidak mungkin mereka akan menolaknya saat Dewa ingin menikahi cucu mereka; tidak peduli lagi tentang aturan negara yang melarang memiliki istri lebih dari satu. Lagi pula, negara tidak akan mampu menanggung kemarahan mereka berdua yang merupakan pilar negara, dan sekarang Mo Lian akan menjadi menantu mereka.
Mo Lian mengangguk kecil seraya tersenyum tipis; sekarang hanya perlu menentukan tanggal yang cocok untuk menikahi Hong Xi Ning, Qin Nian dan Yun Ning sekaligus. Ia merasa bersalah karena Hong Xi Jiang belum keluar dari pengasingan; ia sendiri tidak bisa membantunya karena hanya akan menggangu Hong Xi Jiang.
Qin Zhan masih menangkupkan tinju. "Kalau boleh tahu, sudah sampai Ranah apa yang Anda capai?" Ia masih harus bersikap sopan terhadap Mo Lian, meski nantinya akan menjadi suami dari cucunya.
"Ranah God tanah Akhir." Mo Lian menjawabnya santai; tidak ada yang spesial dari Ranah God tahap Akhir, karena di Alam Selestial mungkin saja itu adalah kekuatan rata-rata atau bahkan yang terlemah.
Qin Zhang dan Yun Hengtian tidak bisa menahan ekspresi wajah mereka berdua; Ranah God tahap Akhir adalah kultivasi tertinggi; itu adalah Dewa! Keduanya tanpa berkata-kata, kembali berlutut seraya menangkupkan tinju.
Mo Lian mengembuskan napas perlahan; ia menunjuk jarinya pada Qin Zhang dan Yun Hengtian, mengeluarkan gumpalan energi putih yang bergerak memasuki tubuh masing-masing.
Bang! Bang!
Ledakan teredam bisa terdengar dari dalam tubuh keduanya, menandakan mereka berdua sudah menembus Alam dan Manusia; fluktuasi energi spiritual mulai berkumpul di langit Mansion Bai Long; awan itu sangat besar karena ada 2 Alam dan Manusia yang menerima Kesengsaraan Petir dalam satu tempat—sehingga masing-masing awan saling bersaing untuk menjadi yang terbaik!
Mo Lian melakukan hal yang sama seperti saat Ibunya menembus Alam dan Manusia; ia memaksa Kesengsaraan Petir untuk turun dan menghancurkannya, lalu mengambil Esensi Petir untuk dimasukkan ke dalam tubuh Qin Zhang dan Yun Hengtian.
Keduanya diselimuti oleh energi berwarna cokelat dan oranye, saat energi itu menghilang, terlihat perubahan pada tubuh keduanya; tidak ada lagi keriput maupun rambut yang memutih, mereka kembali ke bentuk muda saat berusia 20 tahunan.
"Terima kasih, Master."
Mo Lian mengangguk kecil seraya berdiri; berjalan keluar dari Mansion Bai Long ke halaman belakang, melihat Sekte Dongfangzhi yang kembali ramai dan wilayahnya diperluas, mungkin ada sekitar tiga kalinya.
__ADS_1
"Aku akan memasang Gerbang Dimensi di sini, yang bisa terhubung dengan Bintang Utama. Jaraknya miliaran tahun cahaya, kami bisa datang ke sini dalam waktu beberapa detik karena aku sudah menembus Ranah God."
Gerbang Dimensi yang dipasang hanya diperuntukkan bagi murid-murid terbaik setelah melalui berbagai macam seleksi, dan bisa pergi ke Bintang Utama selama satu bulan penuh, dan Gerbang Dimensi hanya terbuka setiap satu tahun sekali.
"Apa yang terjadi setelah aku pergi?" tanya Mo Lian—ia merasa perubahan aura di Bumi terlalu cepat hanya salam waktu belasan tahun, harusnya memakan ratusan atau ribuan tahun.
Qin Zhan menangkupkan tinjunya memberikan hormat pada Mo Lian. "Semuanya berjalan seperti biasa, tidak ada perubahan yang signifikan. Tapi, sekitar lima tahun lalu, aura spiritual di Bumi mulai meningkat dan membaik, banyak manusia biasa yang mulai bisa berkultivasi."
Mo Lian menganggukkan kepalanya; itu adalah bakat kultivasi seseorang, yang memungkinkan mereka untuk menjadi Kultivator hanya dengan perubahan aura, tapi ada kelebihan pastinya ada kekurangan. Jika tidak dibarengi dengan teknik yang cocok, aura spiritual akan masuk secara paksa dan melukainya dari dalam.
Ini sama seperti bakat Mo Fefei yang memungkinkan untuk mengubah makanan menjadi energi spiritual. Jika sudah menjadi Kultivator dan terus makan herbal tanpa melakukan latihan untuk mengolah energinya, akan mengalami penumpukan energi di dalam Meridian.
Tapi dengan Teknik Budidaya yang disiapkan khusus oleh Mo Lian, Mo Fefei tidak mengalami penyumbatan pada Meridian, bahkan kultivasinya berjalan lancar.
"Lima tahun lalu, sepertinya saat aku datang ke Alam Hanzi. Kedatanganku menimbulkan kacaunya susunan, karena manusia tidak boleh datang ke sana," gumam Mo Lian—ia menoleh ke belakang; melihat Qin Zhang dan Yun Hengtian.
"Acara pernikahan akan dilaksanakan dua minggu dari sekarang, bagaimana temanya nanti, aku akan memberitahukannya setelah berdiskusi dengan Ning'er, Nian'er dan Ni'er," ucap Mo Lian—ia cukup kesulitan memanggil nama mereka bertiga yang diawali huruf yang sama, terutama untuk Hong Xi Ning dan Yun Ning.
"Baik, kami juga akan mempersiapkan semuanya agar acaranya berjalan aman dan meriah." Qin Zhang tidak bisa menyembunyikan kesenangannya, sudah lama menanti datangnya hari ini.
Sebelum Mo Lian kembali, bahkan sebelum pergi meninggalkan Bumi, Qin Zhang sudah berpikiran ingin menikahkan Qin Nian dengan Mo Lian, dan ia tahu jika Yun Hengtian memiliki ide yang sama.
Tubuh Mo Lian mulai memudar, bergabung dengan atmosfer di sekitarnya.
Ketika muncul, Mo Lian sudah datang di Sekte Dongfangzhi. Ia datang di halaman belakang dari Aula Sekte, yang bagian belakangnya sudah dirombak total, ada tembok di bagian kiri dan kanan agar tidak sembarang orang bisa memasukinya.
"Aku akan membangun Gerbang Dimensi di sini, tapi bahan-bahannya belum terkumpul. Sepertinya, aku harus mengambil tubuh Taotie untuk menciptakan Gerbang Dimensi dan menguburkannya dengan Bintang Utama."
Dalam pembuatan Gerbang Dimensi, Mo Lian harus membangun sebuah tempat khusus di Bintang Utama, seperti memakan sebagian tempat dengan energi berbentuk kubah, yang mengurung semua monster maupun sumber daya. Murid dari Bumi bisa berlatih di sana, dan akan dikirim kembali secara otomatis jika sudah waktunya.
Mo Lian mengarahkan tangannya pada tanah di depannya. "Aku akan menanam Pohon Surgawi di sini."
Sinar cahaya putih keluar dari tangan kiri Mo Lian, menyinari tanah tempat Pohon Surgawi pernah tumbuh. Tanah mulai retak ketika terus disinari oleh cahaya putih, hingga memperlihatkan tunas baru seperti kecambah.
__ADS_1
Aura murni menenangkan mulai menyebar sesaat tunas mulai tumbuh, dan terus menyebar seiring berjalan waktu hingga Pohon Surgawi itu tingginya mencapai 300 meter, dahannya cukup besar sampai menutupi Aula Sekte.
Kepadatan aura spiritual di Sekte Dongfangzhi mulai bertambah, bahkan terdengar auman naga dari dalam danau buatan setelah mendapatkan aura spiritual berkualitas.
Mo Lian menjentikkan jarinya, menahan aura spiritual dari Pohon Surgawi untuk tidak menyebar terlalu banyak, hanya perlu di halaman belakang Aula Sekte dan Vena Naga saja.
"Sekte Dongfangzhi sudah dibagi menjadi Luar, Dalam dan Batin. Aku akan memberikan buku-buku teknik lagi dari tahap Merah sampai Bumi. Untuk Surga, tubuh mereka terlalu lemah untuk mampu menanggungnya."
Mo Lian berbalik; meninggalkan halaman belakang setelah selesai menanam Pohon Surgawi. Ia masuk ke dalam ruang khusus di Aula Sekte, yang merupakan kamar pribadinya dan tidak pernah dimasuki oleh orang lain kecuali Mo Fefei, bahkan sampai sekarang tidak ada yang berani masuk, meski tidak dikunci.
"Apakah kalian sudah bersiap-siap?"
Hong Xi Ning, Qin Nian dan Yun Ning menoleh ke belakang; melihat Mo Lian yang baru saja datang. Ketiganya menganggukkan kepala tanpa bersuara.
Hari ini mereka berencana untuk berjalan-jalan di Kota Chengdu, melihat bagaimana perkembangan setelah 14 tahun berlalu. Tapi ada alasan lain, yaitu mencari keberadaan asing yang membaur bersama penduduk kota.
Mo Lian bisa saja mengambil keberadaan asing dan langsung membunuhnya, tapi ia sedang tidak terburu-buru, sehingga ingin melakukannya secara perlahan. Keberadaan asing itu sendiri memiliki aura seperti Iblis dari Alam Hanzi, meski tidak murni dan kekuatan jauh di bawah.
"Apakah Gege tidak berhenti baju?" tanya Hong Xi Ning melihat pakaian Mo Lian masih sama.
Mo Lian melihat pakaiannya yang berwarna putih bersih, ia terlihat seperti pendekar dari serial televisi, tapi dari segi penampilan, ia lebih baik. "Tidak perlu, pakaian di Bumi terlalu kecil. Apakah ada pakaian yang cocok untuk laki-laki setinggi dua meter? Aku harus memesannya dulu dan menunggu."
Hong Xi Ning menganggukkan kepalanya, lalu melihat pakaian yang ia kenakan, pakaiannya terlihat sangat kecil sampai memperlihatkan bagian pusar sampai bawah dada. "Ning'er akan memakai hanfu saja."
Mo Lian mengangguk kecil. "Baiklah, aku akan menunggu di luar," ucapnya berjalan keluar.
Taotie sudah dipastikan ada di Bumi, sekarang di mana Qiongqi?
...
***
*Bersambung...
__ADS_1