Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 296 : Membuat Kekacauan


__ADS_3

Walaupun ia mengetahui Iblis Merah sudah membuat pergerakan setelah melihatnya menggunakan Mata Langit, ia masih tetap diam di kedalaman tanah karena berusaha menembus Heavenly Immortal.


Bukan hanya itu saja, ia juga menggunakan klon untuk berkultivasi di Dunia Kecil dengan rasio waktu yang sama agar tidak ada perbedaan, dan membuatnya sedikit kesulitan dalam mengendalikan energinya.


Ada alasan lain mengapa Mo Lian tidak berkultivasi saja di dalam Dunia Kecil, itu karena ia tetap ingin bisa memantau pergerakan Iblis Merah, yang mana bisa bergerak kapan saja.


Untuk Alam Semesta, Mo Lian sangat percaya pada Hong Xi Ning yang mampu menjaga di sana dengan baik. Apalagi ada Wang Yue Fei yang sepertinya hampir selesai menembus tahap Akhir.


Tapi, bukan berarti ia bisa bersantai-santai saja di sini. Ia harus terus berlatih, membunuh dan keluar dari sini. Ia harus bisa membunuh 39 Heavenly Immortal secara bertahap, tidak mungkin bisa mengalahkan mereka secara bersamaan.


***


7 Bulan Kemudian


Mo Lian membuka matanya perlahan seraya menghela napas panjang, terlihat ada energi merah dan biru yang bercampur, yang keluar dari dalam mulutnya. "Aku belum berhasil menembus Heavenly Immortal, ini karena terlalu banyak yang harus ditingkatkan ..."


"Tapi ..." Mo Lian berdiri dari duduknya di lantai tanah seraya menepuk-nepuk debu yang menempel di pakainya. "Setidaknya, Tubuh Lima Element sudah mencapai tingkatan tertinggi."


"Aku tidak akan bisa mati, selama di sekitar ada salah satu esensi dari lima elemen. Karena di Alam Hanzi mengandung esensi api, aku bisa menggunakan api untuk membentuk tubuh baru."


Mo Lian berencana melawan Heavenly Immortal tanpa menggunakan atau bergantung pada Dewa Semesta. Ia tidak ingin selalu menggunakannya, meski tidak ada beban pada tubuhnya.


Jika terlalu bergantung pada kekuatan itu, kemampuan bertarung jarak dekatnya akan mengumpul karena bisa membunuh lawan hanya dengan gerakan tangan.


Mo Lian menengadahkan kepalanya melihat langit-langit ruangan. "Walaupun ini belum saatnya, tapi tidak ada salahnya untuk membuat kekacauan di sini."


Mo Lian kembali mengembuskan napas panjang dan mengatur pernapasannya agar tetap tenang. Perlahan, ada energi biru di kedua tangannya yang berubah menjadi merah seperti api. Ia mendekatkan kedua tangannya perlahan, membuat aliran lahar di bawah tanah mulai kacau dan bergolak.


Ketika Mo Lian menyentuhkan kedua telapak tangannya satu sama lain, terjadi ledakan dari dalam tanah, yang membuat permukaan tanah mulai terbelah dua seperti jurang dalam.


Tidak cukup disana, lahar panah juga menyembur dari dalam tanah, melonjak ratusan mil ke langit merah yang kemudian jatuh seperti hujan.


Bebatuan yang besar juga meledak dan terangkat, membuat semua bangunan di Kerajaan Iblis Merah mulai hancur dan rata dengan tanah. Satu per satu Iblis Merah juga terbunuh, dengan kekuatan dibawah Alam dan Manusia tanpa meninggalkan jejak.


Mo Lian yang berada di kedalaman tanah, menaikkan sebelah alisnya saat merasakan pergerakan dari 9 Heavenly Immortal. Tapi bukannya berhenti, ia yang berada jauh di dalam tanah menambahkan kekuatan yang ia lepaskan.


Duarr!


Kerajaan Iblis Merah meledak saat ia menyebarkan lebih banyak energinya, mengendalikan semua lahar panas yang ada di inti bumi.

__ADS_1


Wilayah Kerajaan Iblis Merah mulai runtuh dan terdapat retakan-retakan luas, serta tanah-tanah mulai tidak rata dengan ratusan batu yang mencuat ataupun terlempar ke langit, yang kemudian jatuh bagaikan hujan.


Mo Lian kembali duduk bersila dan menutup matanya perlahan, yang kemudian ada nyala api sebesar kepalan tangan yang keluar dari dadanya. Nyala api itu berubah, membentuk siluet tubuh manusia tanpa memperlihatkan siapa manusia itu.


Siluet manusia yang merupakan klon Mo Lian, pergi dari kedalaman tanah, naik ke permukaan Kerajaan Iblis Merah.


Mo Lian melihat kota yang sudah rata dengan tanah, dan terdapat retakan-retakan membentuk jurang dalam yang di sana terdapat aliran lahar panas. Bahkan, Iblis Merah yang tahan dengan suhu panas, mulai terbakar karena suhu di sini ditingkatkannya berkali-kali lipat.


Ia yang dalam wujud api, melihat sekitar mencari Heavenly Immortal yang sudah tidak ada lagi di sekitarnya, tapi ia tahu mereka tidak berada jauh darinya dan terasa aura membunuh yang kuat, yang memang ditujukan padanya sesaat setelah muncul dari dalam tanah.


Tiba-tiba, Mo Lian merasakan fluktuasi energi spiritual yang sangat kuat di belakangnya. Ia berbalik mengarahkan tangan kirinya ke depan.


Bang!


Tangannya menahan serangan kuat berbentuk tombak darah, menciptakan dentuman keras yang mengakibatkan lahar panas bergolak karena benturan dua energi yang berbeda.


"Siapa kau!?"


Mo Lian menengadahkan kepalanya, melihat pemuda berambut hitam panjang, kulit putih dengan mata merah, dan ada pola di bagian pipinya.


Boom!


Tidak berhenti disitu saja, ada serangan lain yang datang dari belakang Mo Lian. Serangan itu membuat dadanya tertembus, tapi tidak sampai membunuhnya, karena saat ini berada dalam wujud api.


Wosh!


Tubuh Mo Lian menghilang tertiup angin, yang kemudian kembali muncul di tempat yang cukup jauh dari Heavenly Immortal. "Aku tahu kalian bukan hanya tiga, keluarkan seluruh kekuatan kalian. Jika tidak, Iblis Merah akan menghilang, sama seperti Guan Xan!"


Bang!


Provokasi dari Mo Lian mengangkat kemarahan Guan Ling yang sebelumnya sudah sedikit ditahan setelah tujuh bulan cukup tenang, dan sekarang diungkit kembali tentang kematian Guan Xan, cucunya.


Sebelumnya ia berencana untuk melawan Heavenly Immortal secara bergantian, tapi setelah mencapai tingkat tertinggi Tubuh 5 Element, ia tidak perlu lagi khawatir tentang hal itu.


Fluktuasi energi spiritual yang kuat, berkumpul di belakang Guan Ling yang terlihat sangat marah dan ada energi merah seperti nyala api yang menyelimutinya. Bahkan, tubuhnya juga mengalami perubahan, seperti taring tajam yang muncul dengan dua tanduk di dahi.


Dari fluktuasi energi itu menciptakan pusaran cahaya merah, mengeluarkan 6 Heavenly Immortal lainnya.


Mo Lian menghela napas panjang, dan tubuhnya mulai berubah seperti manusia pada umumnya. Tidak ada lagi api yang menyala, hanya tubuh manusia biasa. Ia mengalirkan energi spiritualnya di kedua tangannya, membuat angin bertiup kencang dan membekukan lahar panas.

__ADS_1


"Teknik Element Kayu, Segel Empat Arah!"


Bang!


Dentuman keras dengan energi membentuk cincin biru menyebar ke segala arah ketika Mo Lian menepuk kedua tangannya. Getaran hebat seperti gempa juga terjadi di daratan luas. Dari empat sudut Kerajaan Iblis Merah, tanah mulai retak dan terlihat seperti jurang yang sangat dalam.


Wush! Wush! Wush!


Pohon-pohon besar tumbuh dalam kecepatan singkat, yang menembus awan merah. Peelahan, terlihat pohon itu mengeluarkan molekul cahaya hijau yang menyebar ke empat sisi dan membentuk pelindung tebal.


Mo Lian menurunkan kedua tangannya, menatap datar Guan Ling tanpa ada rasa takut sama sekali. "Aku tidak menyangka, kalian akan tetap diam dan membiarkanku menyelesaikannya."


Guan Ling menaikkan sebelah alisnya, kemudian mendengkus dingin penuh penghinaan dan berucap, "Kau hanya Dao Immortal, tidak perlu bagiku untuk menyerangmu. Aku juga penasaran, apa yang kau lakukan ..."


Guang Ling terdiam sejenak seraya melihat empat pohon di tempat yang berbeda. "Jika aku menangkapmu, aku mungkin bisa menembus tahap Akhir. Aku juga bisa menggunakanmu sebagai budak untuk menumbuhkan pohon."


Mo Lian tetap diam dan menatap datar Guan Ling tanpa ada ketertarikan terhadapnya. Ia melirik pria tua yang tidak berubah, kekuatannya hanya sebatas Heavenly Immortal tahap Awal.


Tanpa berlama-lama, Mo Lian muncul tepat di depan pria tua yang tidak waspada akan kedatangannya. Ia menyilangkan tangan kanannya cukup tinggi, kemudian mengayunkannya menyerang pria tua itu.


Bang! Wush! Boom!


Pukulan Mo Lian mengakibatkan dentuman lain yang memekakkan telinga, kemudian menghempaskan pria tua yang mengenakan pakaian hitam. Yang kemudian, pria tua itu menghantam daratan dan menciptakan lubang besar di sana.


Guan Ling menoleh ke belakang, tidak menyadari jika Mo Lian sudah berada di belakangnya. Ia yang tahap Akhir dari Heavenly Immortal, tidak menyadari kecepatan Dao Immortal, ini merupakan suatu penghinaan terhadapnya.


Ketika Guan Ling menoleh, ia sudah disambut dengan pukulan hangat dari Mo Lian yang mengenai wajahnya.


Wush! Boom!


Guan Ling juga terhempas terkena pukulan Mo Lian yang sangat keras. Di dalam Segel 4 Arah, bisa dibilang dia adalah aturan. Ia bisa menyerang dengan mudah, ia bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat.


"Tubuhmu cukup keras, tidak seperti Guan Dan yang sangat lemah!"


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2