
Mo Lian bersandar di kursi santai yang ada di halaman depan, ia menikmati terpaan angin sejuk dan merdunya suara kicauan burung. Tapi suasana santai itu tidak berlangsung lama karena di depan kediamannya terdengar suara mobil yang mengganggunya, ia menaikkan kacamata hitam yang dikenakannya. "Oh! Qin Nian?"
Mo Lian mengalirkan energi spiritual ke seluruh tubuhnya, membuat tubuhnya melayang perlahan dari tempat duduknya dan berdiri tegak di atas rerumputan. "Berdiri dengan gaya."
"Sangat merepotkan jika tidak memiliki pelayan. Aku harus membukakan pintu gerbang sendiri, penjaga pos juga tidak ada yang mengisi posisi itu. Merepotkan."
Mo Lian membuka gerbang kediaman, di depan gerbang sudah menunggu dua wanita yang sangat cantik. Qin Nian, mengenakan pakaian tradisional China. Zhing Xumei mengenakan rok mini berwarna biru muda dan memakai stocking, untuk atasan ia mengenakan blouse berwarna putih dan blazer berwarna merah muda.
Zhing Xumei menatap Mo Lian dari atas ke bawah, kemudian tiba-tiba wajahnya memerah padam saat ia melihat bagian bawah Mo Lian yang tercetak jelas di celana. "Ka- Ka- Kau mesum!" ujarnya berteriak seraya menunjuk jarinya pada Mo Lian.
Saat ini Mo Lian memang mengenakan setelan yang tipis, kaus putih lengan pendek, celana hitam di atas lutut yang biasanya ia gunakan untuk bermain basket, dan satu kacamata hitam yang berada di atas kepalanya.
Mo Lian mengangkat kedua bahunya. "Bukankah wajar saja memakai celana seperti ini. Bukankah kau yang mesum karena melihatnya," balasnya tanpa rasa malu kemudian berbalik menuju pintu masuk.
Qin Nian sendiri hanya tertunduk diam melihat tanah dengan wajah yang juga telah memerah. Ia tidak berharap jika Mo Lian mengenakan pakaian seperti itu, memang wajar saja mengenakan celana yang memang biasa digunakan ketika berolahraga. Tapi yang mengejutkan baginya adalah jika milik Masternya sangat besar.
"Apa yang aneh—" Mo Lian menundukkan kepalanya melihat bagian bawah tubuhnya. "Ah! Senjata milikku tercetak jelas, tapi jika dipikir lagi, milikku memang sangat besar," ucapnya berjalan memasuki kediaman.
Selang beberapa lama kemudian, ketiga orang itu berkumpul di ruang tamu dengan Mo Lian yang sudah mengenakan celana tambahan.
Mo Lian menatap wajah Zhing Xumei seraya merogoh kantung bajunya, ia mengeluarkan kotak kayu kecil. "Ku dengar kau sangat hebat dibidang kecantikan kulit. Aku ingin kau menganalisa ini dalam waktu dua jam, coba kau larutkan dalam air dengan 1 : 1, 1 : 2 dan seterusnya," ucapnya membuka kota kayu.
Terlihat pil berwarna hijau bening nan halus di permukaannya tanpa ada sedikitpun kotoran. Ini adalah Pil Pingyuan yang telah disebutkan sebelumnya, pil ini adalah pil tingkat nol, memang karena pil ini sendiri tidak mengandung energi spiritual.
Namun jangan dianggap remeh, meski tanpa adanya energi spiritual, pil ini sangat manjur untuk peremajaan kulit. Bahkan di Galaxy Pusat pun pil ini sangat diminati oleh para wanita yang ingin tampil lebih cantik meski mereka sudah menjadi seorang Dewi.
Zhing Xumei mengambil kotak kayu itu, ia melihatnya dengan saksama dan merasa tidak ada yang spesial. Ketika ia masih mengamati, tersengat ucapan yang mengejutkannya.
__ADS_1
"Dalam dua jam!"
"Aku ingin kau analisa itu sampai 1 : 10. Jika data-data yang kau berikan padaku lengkap dan mudah dipahami, tentu saja data yang kau berikan haruslah sesuai dengan apa yang kau lihat maupun rasakan. Jika berhasil dan sesuai dengan apa yang telah ku buat, kau akan mendapatkan posisi di perusahaan ku nanti dengan gaji tahunan 3.000.000 Yuan." Mo Lian melanjutkan perkataannya seraya mengangkat selembar kertas yang berisikan informasi mengenai Pil Pingyuan.
Tentu saja sebelumnya ia telah melakukan percobaannya sendiri, namun ia hentikan ketika masih menguji 1 : 5, itu karena baginya sangat merepotkan dan membosankan.
Zhing Xumei terdiam dengan mulut terbuka lebar, ia menolehkan kepalanya menatap wajah Qin Nian untuk memastikan apakah ia tidak salah dengar. Ketika Qin Nian menganggukkan kepala, tanpa sadar Zhing Xumei meneguk air ludahnya, dalam pikirannya jumlah uang yang banyak itu terus berdengung.
Tiga juta, itu adalah jumlah yang sangat banyak bagi seseorang yang masih menempuh pendidikan di Universitas. Namun meski masih berkuliah, kemampuannya tidak dapat diremehkan, bahkan banyak rumah sakit yang mencoba mengundangnya untuk bergabung di bagian kecantikan. Tapi dari itu semua, tidak ada satupun yang menarik perhatiannya.
Zhing Xumei sendiri tidak merasa curiga mengenai perkataan Mo Lian, itu karena ia sudah mendengar penjelasan secara menyeluruh sebelum datang kemari. Di tambah dengan ia yang sudah melihat buktinya secara langsung, yaitu Qin Nian, temannya, menjadi lebih cantik.
Zhing Xumei berdiri dari tempat duduknya seraya membanting kedua tangannya di atas meja dengan pelan, ia juga tidak meninggalkan Pil Pingyuan. "Tenang saja, aku akan memberikan data-data yang jelas, bukan hanya 1 : 10, aku bahkan bisa menyelesaikannya sampai 1 : 20 ..."
"Untungnya aku membawa peralatan saat datang kemari." Zhing Xumei membuka koper yang berada di samping sofa. Saat baru membuka koper, ia menolehkan kepalanya menatap tajam Mo Lian. "Aku harap kau menepati janjimu, 3.000.000 Yuan itu milikku!"
Qin Nian berdiri dari tempat duduknya, kemudian berjalan menuju sofa di mana Mo Lian berbaring. "Master," ucapnya pelan.
Mo Lian membuka mata kirinya. "Ada apa?" tanyanya masih dengan posisi berbaring.
Qin Nian terdiam sejenak seraya memainkan jari-jarinya, ia mengalihkan pandangannya ke sisi lain mencoba menyembunyikan wajahnya yang telah memerah. "Ji- Ji- Jika Master tidak keberatan. Sa- Saya ... saya menawarkan paha saya untuk digunakan sebagai bantal Master!" ucapnya sedikit berteriak dengan mata terpejam.
Mo Lian membuka keduanya matanya lebar. Paha sebagai bantal? Sebagai seorang laki-laki yang normal dan telah terlahir kembali, tentu saja dengan senang hati ia menerimanya. Ia memang tidak ingin terlalu berhubungan sosial dengan seorang wanita, tapi ia juga tidak ingin hanya terfokus pada kultivasi seperti kehidupan sebelumnya, dan akibatnya ia hidup dalam kesendirian.
Zhing Xumei yang juga menolehkan kepalanya dengan cepat. Bagaimanapun ini adalah suatu hal yang sangat mengejutkan, banyak sekali Tuan Muda dari keluarga kaya datang pada Qin Nian, namun tidak ada yang membuatnya luluh. Dan sekarang, Qin Nian sendiri yang mencoba menarik perhatian seorang pria.
Mo Lian merebahkan dirinya dengan kepalanya berada di atas paha Qin Nian. Tanpa menunggu lama, ia tertidur pulas di atas paha Qin Nian, ia sudah lama tidak pernah tidur setenang ini, karena setiap malam hari ia selalu mengedarkan kesadarannya ke seluruh kediaman. Dan sebelum ia sembuh dari cacatnya, ia juga tidak pernah tidur dengan nyenyak karena selalu terpuruk.
__ADS_1
Qin Nian tersenyum lembut ketika melihat Mi Lian tertidur, ia merasa hangat di dalam hatinya. Apakah aku jatuh cinta pada Masterku? Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak!
Tidak terasa dua jam telah berlalu, Mo Lian terbangun dari tidurnya ketika merasakan ada yang mengguncang tubuhnya. Ia membuka matanya perlahan, terlihat Zhing Xumei menatapnya dengan tatapan serius seraya melambaikan lembaran kertas.
Dengan tangan kanan meraih sandaran sofa dan tangan kiri menekan sofa, ia menopang badannya untuk bangkit dari posisi tidurnya. Tanpa berlama-lama lagi setelah membernarkan posisi duduknya, ia mengambil lembaran kertas yang berada di tangan Zhing Xumei.
Di lembaran kertas itu tertulis data-data mengenai Pil Pingyuan yang telah dilarutkan dalam air. 1 : 1 mendapatkan efek yang paling tinggi, hanya dengan waktu berendam selama beberapa detik, maka kulit yang sebelumnya kusam dan kering maupun keriput akan kembali seperti semula.
1 : 2 mendapatkan hasil yang tidak berbeda jauh dari sebelumnya, hanya saja akan memakan waktu yang lebih lama. 1 : 3 juga tidak berbeda jauh dari sebelumnya, sampai akhirnya sudah berada di 1 : 5, efek yang dihasilkan mulai memudar. Di 1 : 5 hanya bisa menghilangkan kusam dan kering, jika ingin menghilangkan keriput, maka harus menggunakannya sebanyak satu atau dua kali.
Di atas 1 : 10, efeknya sudah mulai menurun tajam. Efeknya hampir sama seperti produk kecantikan pada umumnya, hanya saja masih unggul beberapa kali lipat Pil Pingyuan.
Mo Lian yang melihat ini hanya menganggukkan kepalanya, meski ia merasa sedikit kecewa dengan efeknya. Tapi kembali lagi, bahan yang digunakannya hanyalah herbal kualitas rendah dan bukan yang berkualitas tinggi, alasannya sangat sederhana, ia ingin menghabiskan bahan kualitas terendah terlebih dahulu.
Jika ia memiliki bahan yang sangat-sangat berkualitas seperti yang ada di Galaxy Pusat. Satu Pil Pingyuan dapat dilarutkan di lautan luas yang ada di Bumi, dan masih memiliki efek yang serupa tanpa adanya pengurangan.
Mo Lian meletakkan lembaran kertas di atas meja. "Semua yang kau tulis di sini sama seperti yang sudah kupikirkan. Kau memiliki kemampuan, jika kau bekerja dengan baik, aku bisa saja menaikkan gajimu hingga 6.000.000 Yuan. Tapi dengan syarat, jangan sampai mengambil Pil Pingyuan yang seharusnya dilarutkan, namun malah dijual ke tempat lain. Apakah kau mengerti?" ujarnya pelan, namun saat saat di kalimat terakhir, ia menekannya kuat seraya mengeluarkan sedikit aura kultivasinya.
Tubuh Zhing Xumei sedikit bergetar, dengan cepat ia menganggukkan kepalanya. "Te- Tenang saja."
Mo Lian menatap tajam Zhing Xumei, kemudian ia menghela napas panjang dan mulai membuat kontrak kerja untuk satu tahun pertama.
...
***
*Bersambung...
__ADS_1