Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 115 : Informasi Ayah


__ADS_3

Mo Lian hanya bisa terdiam saat mendengar perkataan dari Yu Shifei yang mengajaknya untuk menjalin hubungan bisnis. Ia tidak pernah berharap arah pembicaraan yang sebelumnya sedikit memanas, akan berubah ke arah ini. Mungkin ia senang jika ada tawaran bisnis, tapi kembali lagi, ia kemari dengan tujuan untuk mencari keberadaan Ayahnya.


Yu Shifei yang melihat ekspresi Mo Lian merasa tidak enak. Ia takut jika Mo Lian tidak menerima tawarannya karena perilaku bawahannya tadi yang membuat pemuda di depannya terlihat sangat kesal.


"Aku akan memberikan Anda uang yang banyak untuk hubungan bisnis ini." Yu Shifei mencoba untuk menggaet Mo Lian kembali.


Uang? Mo Lian tidak terlalu butuh uang jika bukan karena ia harus membayar uang masuk ke dalam kota. Untuk makanan sendiri ia sudah memilikinya banyak di dalam Cincin Ruang, beserta peralatan makan. Tapi ... tidak ada salahnya untuk berbisnis dengan orang di dunia ini, siapa tahu ia akan mendapatkan informasi yang sangat berharga.


"Baiklah. Tapi aku tidak terlalu tertarik dengan uang yang kau tawarkan. Pertama, apa yang harus aku lakukan untuk bisnis ini?" Jika itu hanyalah menyuling pil, Mo Lian bisa menerimanya. Namun jika diharuskan membunuh orang atas nama Paviliun Alkimia, ia tidak akan mau.


Yu Shifei tersenyum cerah saat mendengar jawaban itu, ia mengalirkan energi spiritualnya pada Cincin Ruang, kemudian menyerahkannya pada Mo Lian. "Ini bukanlah bisnis yang tidak menguntungkan ataupun berbahaya. Aku hanya meminta dibuatkan pil khusus, aku memiliki resepnya, tapi tidak bisa membuatnya karena aku hanyalah Alkemis tingkat tiga. Sedangkan pil ini adalah pil tingkat empat."


Mo Lian mengambil secarik kertas berwarna cokelat itu, ia melihat apa yang tertulis di sana dengan kerutan di dahi tidak mengerti apa yang tertulis. Bahan-bahan itu bukanlah bahan untuk membuat pil yang diketahuinya, ini malah seperti semacam racun.


Mo Lian mendongak menatap Yu Shifei. "Jenis pil apa yang ingin kau buat?" tanyanya menatap tajam.


Tubuh Yu Shifei bergetar saat melihat tatapan mata Mo Lian yang menurutnya sangat mengerikan. Meski ia adalah Ranah Inti Perak tahap Menengah, ia tidak tahu mengapa bisa mendapatkan tekanan dari pemuda di depannya, yang tingkat kultivasinya sendiri tidak diketahui.


"Ap- Apakah ada yang salah dengan resep itu? Pil yang ingin aku buat adalah pil yang membantu untuk menembus Ranah Jin Xin," jawab Yu Shifei dengan pandangan khawatir.


Jin Xin? Mo Lian terdiam memikirkan tingkatan apa itu. Hingga tidak lama kemudian, ia menyadari jika itu hanyalah permainan kata yang artinya adalah Inti Emas. Kemudian mengenai pil yang dibuat, memang benar pil semacam itu hanyalah pil tingkat empat.


Lalu jika bertanya mengapa tidak menggunakan Pil Energi Spiritual. Itu karena Pil Energi Spiritual hanyalah pil yang membantu mengisi energi spiritual dalam Dantian agar memotong jarak untuk menembus, berbeda dengan Pil Bangshen, pil ini membantu memecahkan penghalang dalam Dantian dan membantu menembus.


Pil Bangshen sendiri terbagi menjadi beberapa tingkatan, dan pil ini hanya berkhasiat untuk Kultivator Dao dibawah Ranah Dao Immortal. Untuk selebihnya, itu menggunakan cara lain.


Mo Lian menghela napas panjang dengan kepala tertunduk. Kemudian ia mendongak kembali menatap Yu Shifei di depannya, dan berkata, "Ada beberapa bahan yang salah. Memang bisa menembus Ranah Jin Xin, hanya saja itu memiliki efek samping, dalam beberapa tahun ke depan, orang yang mengonsumsi pil ini akan mengalami kemunduran."

__ADS_1


Yu Shifei tersentak dengan mulut terbuka lebar, ia merasa kesal saat mendengar Mo Lian yang berkata seperti itu. Bagaimanapun resep ini didapat dari Masternya, ini seperti mengatakan jika Masternya adalah Alkemis yang tidak memiliki pengetahuan dalam Alkimia.


Tapi jika mengingat kembali, Masternya masih belum mampu untuk menyuling pil tingkat lima. Jikapun bisa, tidak mungkin secepat dan sebaik Mo Lian.


Yu Shifei menundukkan kepala melihat kedua lututnya sembari mencengkeram jari-jarinya yang terkepal dan mengigit bibir bawahnya. Satu menit kemudian, ia mendongakkan menatap Mo Lian. "Baiklah. Apa yang salah dari resep itu?"


Mo Lian membaca kembali isi yang berada di kertas, kemudian memperlihatkannya pada Yu Shifei. "Ada beberapa bahan yang salah, salah satunya adalah Sambang Darah, memang ini memiliki khasiat yang bagus, tapi Sambang Darah di sini adalah Sambang Darah yang segar. Tentunya itu akan mengandung getah, sedangkan getahnya adalah racun yang berbahaya bagi tubuh," jelasnya berjalan mendekat.


"Kemudian, karena getah inilah yang membuat pil yang kau suling menjadi tidak stabil. Untuk memurnikan getahnya agar tidak lagi mengandung racun, kau harus bisa mengendalikan suhu api dengan baik. Tapi jika tidak terlalu ingin susah, kau hanya harus menjemur Sambang Darah hingga kering sampai getahnya menghilang." Mo Lian melanjutkan penjelasannya saat melihat Yu Shifei yang masih terdiam menjelaskan tidak paham.


Mendengar itu, Yu Shifei menganggukkan kepala sebagai tanda paham. Kemudian berlari menuju meja yang tidak jauh dari tempat tidurnya dan mencari kertas untuk mencatat hal penting yang dikatakan Mo Lian.


Mo Lian terus menjelaskan seluruh bahan yang salah dalam resep, entah itu bahan yang salah dan menyusahkan dapat diganti dengan bahan yang mudah ditemukan di sekitar. Serta bagaimana cara memanfaatkan bahan dengan benar, dan lain sebagainya.


"Terimakasih atas semua saran yang Tuan berikan." Yu Shifei sedikit membungkukkan badannya dengan kedua tangan di silangkan di depan perutnya.


Yu Shifei membenarkan posisi berdirinya, ia berbalik mencari sesuatu di lemari kecil yang terletak di bawah meja. Tidak lama kemudian, ia membawa Cincin Ruang yang sudah diisikan dengan barang-barang yang sudah dijanjikan, lalu menyerahkannya pada Mo Lian.


Mo Lian mengerutkan keningnya, Cincin Ruang di Bumi termasuk barang tingkat atas, yang mungkin sangat jarang ditemui. Namun di sini sepertinya adalah barang biasa, sama seperti saat berada di Galaxy Pusat.


"Hah..." Mo Lian menghembuskan napas panjang menjelaskan kesedihan sembari menyimpan Cincin Ruang.


Melihat itu, Yu Shifei membuka mulutnya memberanikan diri untuk bertanya. "Apakah ada yang salah, Tuan?"


Mo Lian mendongak, kemudian menggeleng pelan. "Tidak ad— Sebentar ..." ucapnya sembari mengambil selembaran kertas.


Setelah mengeluarkan selembaran kertas dengan sketsa wajah pada kertas itu, ia memperlihatkannya pada Yu Shifei. "Apakah kau pernah melihat orang ini?"

__ADS_1


Sketsa wajah itu adalah sketsa yang dibuatnya sebelum pergi ke dimensi ini. Ia membuat sepuluh sketsa berbeda menggunakan kertas yang berbeda juga, dengan maksud untuk mencari keberadaan Ayahnya tanpa menyebarkan fakta bahwa ia bukanlah penduduk asli di sini.


Yu Shifei menyipitkan matanya melihat sketsa wajah itu dengan saksama dan mencoba mengingat-ingat. Ketika sudah mendapat jawaban, raut wajahnya berubah drastis dengan keringat dingin mengalir membasahi pipinya.


"Ad- Ad- Ada urusan apa kau dengannya?" tanya Yu Shifei terbata-bata dengan wajah nampak ketakutan.


Mo Lian mengerutkan keningnya tak mengerti maksud dari ekspresi yang ditampilkan oleh Yu Shifei. Namun yang diketahuinya, pastinya ada sesuatu yang salah dan mencurigakan.


"Dia adalah orang yang memiliki masalah dengan Masterku. Aku diberikan sketsa ini oleh Master untuk mencari keberadaan orang ini dan membawanya pada Master, untuk ke depannya, aku tidak mengetahuinya," jawab Mo Lian yang terlihat tenang. Meski demikian, di dalam hatinya terdapat perasaan khawatir.


Yu Shifei tersentak, ia menundukkan kepalanya dengan tangan kanan menyentuh dagu. Terlihat raut wajahnya tampak rumit seperti tidak tahu harus menjelaskannya dari mana.


Suasana di dalam ruangan menjadi hening tanpa adanya yang berbicara, hingga tiga menit berlalu, Yu Shifei mendongak menatap Mo Lian.


"Orang itu, dikenal sebagai iblis. Ini adalah cerita lima belas tahun lalu, entah dari mana orang itu jatuh dari langit kota tanpa terluka sedikitpun. Kemudian ia mengamuk dan mengatakan sesuatu yang aneh. Seperti ..."


"Ah! Dari apa yang dikatakan Masterku. Orang ini mengatakan sesuatu seperti 'Di mana ini? Di mana? Biarkan aku keluar!'. Kemudian banyak orang-orang yang menyerangnya karena menganggap orang itu berasal dari alam bawah yang berusaha menyerang negeri kami. Lalu orang itu membunuh semua orang yang mencoba menyerangnya. Kami kehilangan seribu Shen Hai dengan lima Yin He." Yu Shifei melanjutkan perkataannya sesaat setelah mengingat kembali kejadian lima belas tahun lalu.


Seribu Fase Lautan Ilahi dan lima Ranah Inti Perak? Mo Lian menggelengkan kepalanya pelan. Ini bukan waktunya untuk takjub dengan apa yang dikatakan Yu Shifei tadi. Masih ada masalah yang lebih penting dari itu. "Katakan, bagaimana kabar orang itu?"


Meski merasa aneh dengan pertanyaan Mo Lian, karena harusnya berita ini telah tersebar luas ke Negeri Surgawi. Tapi meski begitu, Yu Shifei tetap menjawabnya, "Orang itu ditahan oleh kekuatan terkuat di Negeri Surgawi. Dia di tahan di lantai terbawah di penjara bawah tanah."


Deg!


Jantung Mo Lian terasa terhenti saat mendengar perkataan itu. Tapi disisi lain ia juga merasa sangat marah karena tindakan kekuatan terkuat itu. Jika ia di posisi Ayahnya, ia juga akan melakukan hal yang sama pada siapapun yang menyerangnya.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2