Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 322 : Pergerakan Taotie


__ADS_3

Mo Lian sudah bersiap-siap; mengenakan hanfu putih khusus laki-laki, membawa Plat Giok Patriak Sekte Dongfangzhi yang menggantung di pinggang. "Ayo, aku ingin melihat bagaimana keadaan Kota Chengdu dan para praktisi yang menempuh Jalan Tao/Dao."


Mo Lian menggunakan Mata Langit untuk melihat Bumi dari luar angkasa, dan menemukan banyak orang yang berpakaian seperti seorang Kultivator, meski mereka tidak bisa mengolah Qi atau energi spiritual.


Sepertinya setelah Mo Lian menunjukkan kekuatan melawan 9 Organisasi Utama dari Bintang Utama, banyak penduduk Bumi yang ingin terlihat seperti seorang Kultivator.


Mo Lian membawa tiga wanita bersamanya untuk keluar dari Aula Sekte; sudah banyak yang berlutut di halaman bawah yang ada di depan Aula Sekte; menunggu Mo Lian yang keluar dari dalam.


"Meridian mereka belum terbuka sepenuhnya." Mo Lian mengangkat tangannya; mengulurkannya ke depan ke arah ratusan orang yang sedang berlutut.


Formasi array mulai muncul di langit berwarna putih yang mengeluarkan aura kuat namun hangat dan nyaman, tidak menyakitkan yang mampu melukai tubuh. Dari formasi array itu terlihat ada jarum putih kecil dengan jumlah yang sama seperti orang-orang yang sedang berlutut, dan saat Mo Lian menurunkan tangannya, semua jarum mulai bergerak dan jatuh.


Ketika jarum-jarum mulai jatuh menusuk tubuh semua orang; teriakan sakit mulai terdengar secara bersamaan.


"Tahan, jika ini saja kalian tidak bisa menahannya, kalian tidak pantas menjadi Kultivator!"


Seketika itu juga, semua orang menahan sakit di sekujur tubuh saat Meridian dibuka secara paksa oleh jarum cahaya yang menusuk tubuh mereka dan terpecah saat memasukinya.


Mo Lian mengepalkan tangannya; jarum yang sudah di pecah kembali keluar dari tubuh masing-masing orang, yang kemudian kembali menusuk dari permukaan kulit untuk mengubah aliran energi di dalam Meridian. Banyak yang alirannya terpecah atau terbalik, tidak mengikuti aliran aslinya yang menimbulkan sakit saat berkultivasi.


Bang! Bang! Bang!


Satu per satu dari mereka mulai berhasil menerobos Ranah mereka; aliran energi menjadi lebih stabil dan penyerapan aura spiritual lebih mudah lagi. Tubuh mereka lebih segar dan ringan, mampu melepaskan kekuatan yang cukup tinggi untuk tingkatan mereka saat ini.


Fase Mendalam tahap Awal, Menengah, Akhir! Fase Lautan Ilahi tahap Awal, Menengah, Akhir! Inti Perak tahap Awal, Menengah!


Tidak ada yang menembus tahap Akhir dari Inti Perak dan Inti Emas, meski Mo Lian sangat mengharapkannya.


"Untuk seorang Kultivator, rasa sakit ini adalah yang terlemah. Ada Kultivator kuat di luaran sana yang harus menghancurkan tulang, menghancurkan Dantian belasan kali, menghancurkan tubuh sampai menjadi abu ribuan kali untuk mendapatkan tubuh fisik yang kuat ..."


"Menghadapi musuh dalam jumlah jutaan dan menemui keadaan hidup dan mati." Mo Lian sedang berbicara tentang dirinya sendiri.

__ADS_1


Mo Lian melepaskan energinya untuk menyelimuti tubuh Hong Xi Ning, Qin Nian dan Yun Ning. Kemudian tubuh mereka bertiga menghilang dari pandangan semua orang yang tidak teralihkan.


Keempat orang itu muncul di depan Mansion Bai Long; sudah ada mobil yang menunggu di sana.


Lee Dong menangkupkan kedua tangan dengan maksud memberi salam dan hormat pada Mo Lian. "Sudah lama, Patriak Mo."


Mo Lian tersenyum tipis dengan anggukkan kecil. "Iya, dan kau terlihat semakin segar dan muda, Pak Tua Lee."


Lee Dong adalah orang yang ditugaskan oleh keluarga Qin untuk menjadi supirnya saat mendapatkan Mansion Bai Long sebagai hadiah, dan orang yang selalu ada meski ia ingin keluar pada pukul 02.50 dini hari.


Lee Dong tersenyum ringan, dan masih dalam posisi yang sama. "Terima kasih karena Anda masih mengingat saya."


Mo Lian menganggukkan kepala, lalu memasuki mobil mewah yang di dalamnya terdapat televisi dan perlengkapan minum anggur. "Bawa kami ke pusat perbelanjaan, aku ingin mencari pakaian. Siapa tahu ada ukuran yang pas untuk ku."


Lee Dong mengangguk kecil dan menginjak pedal gas, mulai mengemudikan mobil untuk pergi ke pusat perbelanjaan terbesar di Kota Chengdu.


Mo Lian melihat ke luar melalui jendela kaca; keadaan di Real Estate Emei sudah berubah total, yang sebelumnya terbagi menjadi tiga bagian: Wilayah 1, Wilayah 2 dan Wilayah 3. Sekarang hanya ada Wilayah 1 dan Wilayah 2, ini karena banyaknya orang yang ingin membeli rumah di sini, sedangkan Wilayah 3 sudah dibersihkan dari orang-orang yang bukan berasal dari Sekte Dongfangzhi.


"Selain dari perubahan aura spiritual, apakah ada hal aneh lain?" tanya Mo Lian penasaran—ingin mencari lebih banyak informasi yang ada, siapa tahu bisa menemukan tempat persembunyian Qiongqi.


Lee Dong berpikir sejenak mencoba mengingat, kemudian mengangguk dan menjawab, "Sekitar sebelah atau dua belas tahun lalu, ada suara keras seperti dentuman yang berasal dari luar angkasa ..."


"Para ahli terus berusaha mencari tahu asal suara itu, tapi sampai saat ini tidak menemukan kebenarannya. Lalu dua tahun lalu, dari dalam inti bumi ada suara napas berat yang mengerikan selama satu minggu penuh," sambung Lee Dong.


Mo Lian bisa tahu tentang yang pertama, itu adalah saat ia berhasil menerobos Dao Immortal Ilahi yang melawan Kesengsaraan Petir Manusia. Kedua, itu adalah napas dari Taotie yang mungkin terbangun karena kematian Tao Wu, tapi memilih untuk tidur lagi.


Mobil terus melaju dengan kecepatan stabil, namun tiba-tiba ada getaran seperti gempa bumi yang menggetarkan seluruh dunia tanpa terkecuali.


Yang dirasakan manusia biasa hanyalah getaran gempa, tapi bagi mereka yang sudah mencapai Ranah Heavenly Immortal ke atas, mereka bisa merasakan aura yang sangat jelas berasal dari inti bumi.


"Gege!" Hong Xi Ning menoleh ke kiri menatap Mo Lian.

__ADS_1


Mo Lian menganggukkan kepalanya, lalu berdiri membuka sunroof mobil. "Taotie sudah bangun, tapi dia tidak berencana untuk pergi dari sana dan menghancurkannya dari dalam," ucapnya.


Mo Lian mengangkat tangannya; melepaskan Energi Sejati ke seluruh permukaan Bumi dan mulai memasuki ke dalam inti bumi, menciptakan pelindung yang menghalangi Taotie dalam melepaskan serangan.


Untuk saat ini, Mo Lian hanya bisa memasang penghalang agar Taotie tidak melakukan tindakan yang tidak diinginkan. Mo Lian sendiri masih belum berkeinginan untuk melawannya sekarang, karena ia ingin berjalan-jalan bersama Hong Xi Ning.


Kalaupun ingin melawan Taotie, Mo Lian harus membawa Taotie dari dalam inti bumi, membawanya sangat jauh dari Bumi—agar tidak ada ledakan yang merupakan sistem Tata Surya.


"Aku sudah menahannya, dan itu bisa bertahan selama satu bulan. Aku juga sudah melalukan persiapan saat melepaskan penghalang tadi, aku bisa memindahkan Taotie ke tempat jauh," ucap Mo Lian kembali duduk.


Getaran gempa menghilang dan tidak lagi dirasakan saat Mo Lian sudah memasang penghalang di tempat tinggal Taotie.


Mo Lian tidak berharap Taotie akan bangun saat ini juga, tapi harus disyukuri karena ia datang tepat waktu ke Bumi. Jika ia menunda untuk datang ke Bumi, mungkin saat ia datang nanti, semuanya sudah menghilang dan akan menimbulkan penyesalan terbesar, bahkan sampai menciptakan Iblis Hati.


"Menurutmu, apa yang dilakukan Taotie?" tanya Hong Xi Ning—ia hanya mampu merasakan auranya, tidak bisa mengetahui lebih detail seperti gerakan atau apa yang dilakukan Taotie.


"Aku tidak terlalu yakin. Tapi, sepertinya dia sedang mencoba berkomunikasi dengan Qiongqi yang berada jauh dari Galaxy Bima Sakti. Memintanya untuk datang dan menghancurkan Galaxy Bima Sakti."


"Tapi tidak perlu khawatir, aku sudah menyebarkan kloning yang mengelilingi Galaxy Bima Sakti."


Lee Dong, Qin Nian dan Yun Ning hanya diam; tidak menyela pembicaraan ini karena tidak paham arah jalan pembicaraan. Bagaimanapun mereka masih baru dalam hal kultivasi, dan pengetahuan mereka sangat dangkal.


Hong Xi Ning menghela napas lega; percaya pada Mo Lian. Ia merasa satu kloning Mo Lian sudah cukup untuk melawan Taotie dan Qiongqi secara bersamaan.


Mo Lian hanya diam dan tersenyum tipis saat mengetahui isi pikiran Hong Xi Ning.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2