Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 500 : Akhir (Epilog)


__ADS_3

Keempat orang berbaring di tempat tidur yang basah karena keringat, napas mereka terengah-engah, tapi tidak ada kesedihan maupun tidak senang. Semuanya tersenyum bahagia, terutama tiga wanita yang mengelilingi seorang pria di tengah-tengah tempat tidur.


"Apakah kalian senang?"


Mo Lian melihat Qin Nian dan Yun Ning yang berada di pelukan kiri-kanannya, dan Hong Xi Ning yang di atasnya dengan tubuh mereka yang masih terhubung.


Hong Xi Ning menekan dada Mo Lian sebagai tumpuan untuk membantunya duduk. Dia menyentuh perutnya sendiri, dan itu terasa keras karena memang milik Mo Lian masih berdiri tegak dan itu memiliki panjang sejengkal tangan.


"Ning'er senang, kami sudah menunggu ini selama ribuan tahun. Tapi, ini saja belum cukup, kita harus melakukannya lagi sampai tanda-tanda kehamilan itu muncul."


Mo Lian mengangguk kecil. "Tentu, dan aku juga akan mengabaikan latihan sampai anak kita lahir dan dewasa."


Ketiganya tertegun ketika mendengar itu, mereka sendiri sudah berpikir setelah berhasil hamil, pastinya akan ditinggalkan untuk berlatih meski sangat berharap ditunggu. Tapi saat mendengar bahwa Mo Lian akan menunggu, mereka benar-benar terkejut tak percaya.


Mo Lian kembali menganggukkan kepalanya. "Tidak ada masalah, latihan bisa ditunda, tapi jika aku meninggalkan kalian di saat mengandung, aku akan menjadi suami yang buruk. Aku tidak ingin melakukan kesalahan yang sama."


Mendengar itu, ketiganya sangat bahagia dan Hong Xi Ning langsung menggerakkan tubuhnya; tidak membiarkan Mo Lian beristirahat.


...***...


—2500 Tahun Kemudian—


Kekuatan Mo Lian telah meningkat pesat, sekarang dia sudah bisa keluar dengan bebas dari Dunia Shangdi. Dengan kekuatannya yang telah mencapai Lord Realm dengan 450 Jalur Abadi, dia bisa melawan sebagian Lord Realm yang mungkin menyerangnya. Tapi, dia tetap tidak keluar, masih di Dunia Shangdi untuk menemani istri-istrinya.


Kalaupun dia keluar dari Dunia Shangdi, itu karena panggilan dari Penguasa dan Aturan dari Dimensi Kekacauan yang memintanya untuk datang ke Altar Dewa.


Altar Dewa, dia mengira itu hanyalah altar putih kecil yang normal karena gambaran yang dilihatnya. Tapi saat datang ke sana, dia melihat Penguasa dan Aturan dari Dimensi Kekacauan: Lin Chen, memiliki tubuh yang sangat besar, bahkan Tiga Alam di Dimensi Kekacauan yang sangat besar dan kaya, hanya seukuran genggaman tangannya.


Adapun Dunia Shangdi, jangan dibandingkan, itu terlalu kecil.


Kemudian untuk penampilan Lin Chen, ada kekuatan aneh yang membuatnya tidak bisa mendongak. Setiap kali dia mencoba melihat wajah aslinya, dia akan menerima tekanan besar, dan kalaupun mampu, akan ada cahaya menyilaukan yang menghalanginya untuk melihatnya.


Tapi dia tidak ambil pusing memikirkannya...


Mo Lian hanya bersantai di rumah bersama istri-istrinya yang sedang menggendong bayi kecil, yang merupakan anak ke-1348. Setiap lima atau delapan tahun sekali, dia akan membuatnya lagi, dan membuatnya selalu bersama-sama sekaligus.


Saat dia hendak berdiri dan menghampiri istri-istrinya, tiba-tiba dia melihat sosok yang dibungkus cahaya biru.


Cahaya itu mendarat di depannya, dan memperlihatkan penampilannya. Itu adalah Su Jingmei.


"Ibu, ada apa?"


Su Jingmei melihat sekeliling, melihat anak-anak yang berlari ke arahnya dan memeluk pinggangnya seraya berteriak: "Nenek!"


Su Jingmei mengusap kepala anak-anak yang datang: dua laki-laki dan dua perempuan. Dua laki-laki adalah anak kembar yang dilahirkan Hong Xi Ning, dan yang perempuan adalah anak yang dilahirkan Qin Nian dan Yun Ning.


Su Jingmei menatap Mo Lian dan menghela napas. "Ibu memang memintamu untuk memberikan Ibu cucu, tapi, bukan berarti kau terus memberikannya. Ini terlalu banyak."


"Apakah Ibu memintaku untuk berhenti?"


Su Jingmei terdiam sejenak, kemudian menggelengkan kepalanya dan menjawab, "Tidak, itu keputusanmu sendiri. Tapi, Ibu harap Lian'er memberikan perhatian yang adil pada mereka. Jangan pilih kasih."


Mo Lian mengangguk. "Baik, Bu." Ia berkata dan menambahkan, "Ngomong-ngomong, Yang'er, Yan'er dan Qingqing akan kembali hari ini."


Yang'er adalah anak pertama bernama Mo Xu Yang, putra pertama dari Hong Xi Ning. Mo Lu Yan adalah putri pertama dari Qin Nian, dan Mo Qingqing adalah putri dari Yun Ning.


Mo Xu Yang memiliki penampilan yang lebih mengikuti Hong Xi Ning, bahkan sifatnya yang dingin di permukaan. Tapi, dia hangat di dalam dan selalu melindungi adik-adiknya, terutama saat berlatih di luar untuk memburu monster.


Mo Xu Yang adalah pewaris sah yang ditunjuk oleh Mo Lian, tapi sebelum upacara berlangsung, Mo Xu Yang menolaknya mentah-mentah. Mengatakan bahwa itu terlalu merepotkan, lebih baik berlatih dengan santai tanpa harus memikirkan mengurus sebuah organisasi yang mungkin membuat beban pikiran.

__ADS_1


Mo Lian yang mendapat balasan itu, tidak bisa berkata-kata dan kemudian tertawa masam. Tapi dia tidak memaksakan kehendaknya, dia menghormati keputusan anak-anaknya.


Mendengar itu, Su Jingmei membelalakkan matanya. "Benarkah?!"


"Ayah. Siapa itu Yang'er, Yan'er dan Qingqing?" tanya gadis kecil. Dia memiliki pipi bulat, memiliki rambut hitam dengan gaya seperti mantou di bagian atas kanan dan kiri. Namanya Mo Yuxin, anak ke-1345 yang masih berusia delapan tahun.


Mo Lian menunduk, tersenyum hangat sembari mengusap kepala Mo Yuxin. "Kakak Pertama, Kedua dan Ketiga kalian."


"Kakak?" Mo Yuxin memiringkan kepalanya, kemudian dia mengeluarkan Album Keluarga dari Cincin Ruang.


Mo Yuxin melihatnya dan menemukan Mo Qian sebagai Leluhur, Mo Lian sebagai Patriak, dan di sana ada garis keturunan yang dihasilkan dari pernikahan dengan Hong Xi Ning, Qin Nian dan Yun Ning.


Album Keluarga ini merupakan Artefak Dewa yang mampu menyimpan energi spiritual, dan akan memperbaharui informasi pemilik energi spiritual secara real-time, setidaknya informasi dasar mereka: nama, tanggal lahir dan usia.


Album Keluarga dimiliki oleh setiap anggota keluarga, ini dimaksudkan agar semua keturunan bisa mengenali anggota keluarga baru meski berada di tempat jauh sekalipun.


"Ayah memiliki banyak putra dan putri. Xin'er buruk dalam mengingat nama-nama mereka ..." Mo Yuxin cemberut, kemudian mendongak. "Tapi, Xin'er senang, karena banyak yang melindungi dan mencintai Xin'er." Ia tersenyum manis.


Mo Hanxu, Mo Handan dan Mo Yuyu menganggukkan kepala dengan senyum manis menghiasi wajah mereka bertiga.


Melihat mereka tersenyum, Mo Lian merasakan hangat di hatinya. Dia berjongkok, memeluk mereka berempat dan memberikan kecupan hangat.


Hong Xi Ning, Qin Nian dan Yun Ning menggelengkan kepala secara bersamaan ketika melihat Mo Lian.


Awalnya, Mo Lian hanya berniat memiliki tiga orang anak dan tidak berkeinginan untuk menambah. Tapi setelah 25 tahun, di mana anak-anak sudah dewasa, Mo Lian merasa sepi, tidak ada anak-anak kecil yang lucu yang selalu membuatnya tertawa, karena itu, Mo Lian mulai rutin menambah keturunan.


Untuk urusan latihan, Mo Lian sampai harus menciptakan metode baru yang memungkinkannya untuk menarik Energi Asal yang langsung dari Dimensi Kekacauan. Bukan Energi Asal yang dimurnikan oleh Dunia Shangdi.


Tidak sembarang orang bisa menggunakannya, karena setiap menarik Energi Asal, akan merasakan sakit di tubuh seperti ratusan tulang patah secara bersamaan dan jiwa terkoyak. Tapi, demi bisa bersama anak-anak, Mo Lian menahannya.


Mo Lian tidak memberi tahu metode ini, dan dia tidak berencana untuk mewariskannya karena terlalu menyakitkan.


...***...


Masih ada 500 tahun lagi sebelum masa perlindungan habis, tapi kekuatan Mo Lian sudah mampu bersaing dengan Penguasa dan Aturan dari Dunia-dunia. Kekuatannya sekarang sudah mencapai Lord Realm dengan 810 Jalur Abadi, dan sekarang dia benar-benar bisa bersantai.


Bahkan, Mo Lian tidak lagi menggunakan metode neraka yang dikembangkannya.


Kemudian, Dunia Shangdi sudah benar-benar aman. Bukan hanya karena kekuatan Mo Lian yang sudah mampu bersaing, tapi karena Dunia Shangdi memilliki bantuan dari “Dunia” lain.


Awalnya, dia tidak percaya, tapi setelah Lin Chen memintanya untuk datang ke Altar Dewa dan menjelaskan semuanya, dia hampir meragukan semua usahanya.


Bayangkan, berjuang keras selama ribuan tahun dengan rasa sakit untuk menjaga keamanan Dunia Shangdi, tiba-tiba diberi tahu ada pendukung kuat yang siap membagi rasa sakit bersama.


Jika dia tahu akan ada hal semacam ini, dia tidak akan menyakiti dirinya sendiri...


Dunia mana yang membantu, itu adalah Dunia Xiahe, ciptaan dari Lin Mu Yin; Putri Ke-3.321 (Anak Ke-13.242) dari Lin Chen. Lalu alasan mengapa Dunia Xiahe siap membagi rasa sakit... Ini adalah hal yang tidak bisa dibayangkan olehnya...


Putra Lin Mu Yin, Lin Xuzhuan, meminta bantuan Kakeknya (Lin Chen) untuk diam-diam datang ke Dunia Shangdi. Ya! Lin Xuzhuan mengikuti marga dari ibunya, bukan ayahnya, karena semua orang di Dimensi Kekacauan tahu Keluarga Lin. Jika ada laki-laki kuat yang mampu menikah dengan wanita dari keturunan Keluarga Lin, bahkan jika keluarga laki-laki termasuk kuat, tapi tidak ada yang berani menamai keturunannya dengan marga laki-laki.


Keluarga Lin memiliki aturan kesetaraan, tidak ada perbedaan seperti keluarga-keluarga lain di mana ada keluarga cabang dan utama.


Ini juga yang diambil oleh Mo Lian. Tidak ada Keluarga Utama dan Cabang.


Biasanya yang membedakannya adalah, sebagai contoh: Mo Lian memiliki putra, dan putranya menikah dengan wanita, kemudian memiliki keturunan wanita ataupun pria, dia akan menjadi Keluarga Utama, itu karena terlahir dari laki-laki Keluarga Mo.


Tapi jika wanita yang menikah dengan orang luar, bahkan meski melahirkan lebih dulu dan anaknya pria yang kuat, baik hati dan tidak sombong, itu akan tetap menjadi Keluarga Cabang. Alasannya, kebanyakan Keluarga Kuno selalu menganggap darah murni berasal dari laki-laki. Jadi jika wanita menikah dengan pria luar, hanya ada dua pilihan: keluar dari keluarga, atau tetap memakai nama keluarga, tapi harus tinggal di Keluarga Cabang.


Namun itu bukanlah hal yang paling penting untuk saat ini. Yang paling penting adalah, Mo Lian sudah pernah bertemu dengan Lin Xuzhuan, atau bisa dikatakan sering, bahkan sesekali menginap di Sekte Dongfangzhi maupun Sekte Teratai Putih.

__ADS_1


Mengapa Lin Xuzhuan menginap? Karena Lin Xuzhuan dan Mo Fefei resmi menjalin hubungan, bahkan sampai bertunangan. Akhirnya, setelah selesai bertunangan, Lin Xuzhuan mengatakan identitasnya yang sebenarnya, yang merupakan Cucu Ke-62.334 dari Lin Chen.


Mengetahui hal itu, Mo Lian mendatangi Lin Chen di Altar Dewa untuk meminta penjelasan. Ternyata, setiap keturunan dari Keluarga Lin diharuskan untuk pergi ke “Dunia” asing untuk mendapatkan pengalaman. Dunia ini tidak bisa dipilih sesuka hati, harus menggunakan metode acak, kemudian meminta bantuan Lin Chen untuk memasukkannya ke dalam Dunia-dunia secara diam-diam.


Mo Lian sedikit tidak puas, tapi dia tidak bisa berbuat apa. Dia bahkan ditertawakan oleh Lin Chen, yang mengatakan: “Kau yang seperti ini mengingatkan pada diriku yang dulu, sangat protektif terhadap adik, tidak ingin pria mendekatinya. Tapi setelah waktu berlalu, aku malah memaksanya untuk menikah.”


Ketika Mo Lian mendengar itu, tiba-tiba dia terdiam, dan akhirnya menunduk sambil menghela napas.


***


Banyak kultivator yang berkumpul di Sekte Dongfangzhi, yang terendah adalah Dewa Merah atau Body Realm tahap Akhir. Berbagai Profound Ark dengan ukuran yang berbeda memenuhi langit, dan setiap Profound Ark dihias sedemikian rupa.


Mo Lian, yang berdiri di Istana Dongfangzhi, melihat ratusan ribu Profound Ark di angkasa. "Rombongan ini, terlalu megah."


Hong Xi Ning mengangguk kecil. "Iya, tapi itu wajar."


Mo Lian mengangguk dalam diam. Dia terus memandang Profound Ark dengan emosi yang tidak bisa dijelaskan. Dia menarik napas dalam-dalam, kemudian berkata, "Ayo kita ulang upacara pernikahan kita. Aku akan meminta padanya untuk mengizinkan kita membuat upacara pernikahan di Altar Dewa."


Hong Xi Ning menoleh. "Apakah bisa? Apakah diizinkan?"


"Harusnya ..." Mo Lian berkata dengan sedikit tidak yakin. "Aku adalah Penjaga Gerbang Timur Altar Dewa, Lord Realm 810 Jalur Abadi. Kakak Ipar dari Lin Xuzhuan, aku bisa dianggap sebagai Cucu Penguasa dan Aturan dari Dimensi Kekacauan. Harusnya bisa, kan?"


Hong Xi Ning membuka mulutnya, tapi sebelum bisa mengatakan sesuatu. Tiba-tiba ada suara yang muncul di benaknya bersama dengan Mo Lian, Qin Nian dan Yun Ning:


“Aku mengizinkan kalian mengadakan upacara pernikahan kalian di Altar Dewa.”


Mendengar itu, mereka saling memandang, kemudian menangkupkan kedua tangannya dengan senyum yang tidak bisa disembunyikan.


"Kakak! Cepat naik!"


Mo Lian mendongak, melihat Mo Fefei yang melambaikan tangan. Dia melihat semua anak-anaknya juga sudah naik, dan meski mereka tidak memenuhi syarat untuk pergi ke Dimensi Kekacauan, tapi ada banyak Lord Realm yang memberikan pengawalan.


Mo Lian mengangguk, membawa istri-istrinya untuk naik ke Profound Ark dan mendarat di depan Mo Fefei.


"Salam, Kakak Ipar." Lin Xuzhuan sedikit membungkuk dan menangkupkan kedua tangannya.


Mo Lian melihat Lin Xuzhuan: berambut hitam panjang, alis tajam bagaikan pedang, ada tanda lahir berbentuk naga api di tengah-tengah dahinya dan tahi lalat di samping mata kiri. Dia mengangguk, tersenyum kecil dan menjawab, "Salam. Aku tidak mengatakan banyak hal, aku hanya berharap kau bisa menjaganya dengan baik, dan jangan membuatnya sedih."


Lin Xuzhuan tersenyum. "Kakak Ipar bisa yakin. Aku akan melakukan yang terbaik, dan jika aku membuatnya sedih, tidak perlu Kakak Ipar untuk bertindak, mungkin Ibu akan memukuli bokongku sampai bengkak, bahkan Kakek tidak bisa berbuat banyak."


Mo Lian membuka dan menutup mulutnya, tidak tahu harus membalas apa. Jadi, dia hanya menganggukkan kepala.


...


Setelah semua siap, rombongan Profound Ark mulai bergerak. Belasan Lord Realm berdiri di barisan depan, membuka ruang dengan warna ungu yang luas dan ada petir yang menyambar di mana-mana.


Perlahan, Profound Ark memasukinya satu demi satu, memasuki Dimensi Kekacauan yang merupakan asal dari segala-galanya.


...


***


*Bersambung...


...—Tamat—...


Terima kasih kepada semua pembaca atas semua dukungannya.


Maaf apabila jarang update, dan terlalu terburu-buru untuk tamat.

__ADS_1


Terima kasih sudah menunggu, lebih satu tahun untuk tamat. Terima kasih...


__ADS_2