
Mo Lian beristirahat sejenak setelah pertarungan yang terjadi maupun dari pekerjaannya memasang array, terlebih lagi ia baru tiba di Bumi dari Negeri Surgawi dan belum ada tidur sama sekali.
Ia selalu terjaga, dari ia pergi ke Istana Surgawi, membantai orang-orang di sana, kemudian kembali ke tempat di mana awal datang, lalu melepaskan energi spiritualnya sepanjang lorong waktu untuk melindungi orang-orang yang dibawanya. Tentunya itu akan memakan tenaga yang tidak sedikit, dan yang memakan banyak energi adalah membuka ruang saat kekuatannya belum pada tingkatannya.
Untuk masalah pelatihan, ia akan melakukannya pada esok hari, Senin 22 Februari 2021.
Saat ini Mo Lian berada di kamar dari Mansion Bai Long, di mana ia biasa tinggal. Ia tertidur pulas tanpa melepaskan pakaian beladiri yang dibelinya dari Negeri Surgawi, pakaian yang dibelinya di sana memang tidak memiliki kain yang halus seperti di Bumi, namun memiliki kenyamanan serta pertahanan yang cukup.
Ketika Mo Lian terbangun dari tidurnya dan membuka matanya perlahan, waktu sudah berada di pertengahan malam. Ia juga merasa jika ada yang menindih tubuhnya, ia sedikit mengangkat kepalanya, dan benar saja, terlihat Mo Fefei yang tertidur menyilang di atasnya.
"Posisi tidurnya tidak pernah berubah sama sekali dari kecil, bagaimana bisa dia tertidur pulas seperti itu. Kepalanya berada di sisi tempat tidur dan hampir terjatuh, lalu pinggangnya berada di atas perutku," gumam Mo Lian.
Dengan energi jiwanya, Mo Lian mengangkat Mo Fefei dan meletakkannya kembali di sebelahnya, kemudian menyelimutinya dengan selimut tebal.
Mo Lian beranjak dari tempat tidurnya dan membuka jendela secara perlahan agar tidak membangunkan Mo Fefei dari tidurnya. Ia melihat langit malam dan menghirup udara segar yang berembus di malam hari.
Mo Lian mengangkat kaki kanannya menaiki jendela, kemudian ia melompat keluar dan berayun naik ke atas, lalu ia bersantai di atas atap Mansion Bai Long menatap danau yang berada tidak jauh dari kediamannya.
"Aku sudah lama tidak berkultivasi, sebelum pertarungan kembali berlanjut, lebih baik aku meningkatkan kekuatanku terlebih dahulu. Paling tidak sampai menembus Ranah Inti Emas tahap Menengah." Mo Lian mengambil posisi bermeditasi dan menutup matanya perlahan memasuki kondisi kultivasi.
Meski dikatakan ingin menembus Ranah Inti Emas tahap Menengah sebelum pertempuran kembali berlanjut, tapi ia tahu bahwa hal itu tidak mungkin dapat diwujudkan. Bagaimanapun ia memiliki Tubuh 5 Element, yang membuatnya harus berlatih lima kali lebih banyak dan berat dari biasanya.
Angin berembus kencang menerbangkan dedaunan di halaman, bersamaan dengan energi spiritual yang berfluktuasi mengelilingi Mo Lian dan mulai terserap masuk ke dalam tubuhnya, yang berada di bawah dada dan di atas perut, Dantian.
Mo Lian berkultivasi sepanjang malam tanpa mempedulikan keadaan sekitarnya, karena di Mansion Bai Long memiliki Array Pelindung, serta ada Ayahnya yang berada di dalam kamar dan memiliki sensor yang sangat sensitif.
Saat ia membuka matanya perlahan, ia bisa melihat bayangannya yang sangat panjang ke depan, samar-samar rerumputan juga sudah berubah warna menjadi jingga, menandakan bahwa Matahari sudah terbit di ufuk timur, atau di belakangnya.
__ADS_1
"Berkultivasi selama enam jam, tapi belum ada tanda-tanda akan menembus. Mungkin aku membutuhkan waktu satu sampai dua tahun untuk menembus Ranah Inti Emas tahap Menengah, inilah akibatnya karena memiliki Tubuh Lima Element." Mo Lian menekan tangannya di atap dan berdiri sembari menepuk-nepuk pakaiannya yang kotor karena debu.
"Hari ini adalah hari di mana latihan berat akan dimulai. Aku juga harus menulis ulang teknik yang sudah hancur meledak, menyuling Pil Pingyuan untuk dijual kembali, dan lain sebagainya ..."
"Bukankah pekerjaanku terlalu banyak?" lanjut Mo Lian sembari menaikkan sebelah alisnya.
Mo Lian melompat dari atap rumah dan kembali masuk ke kamarnya melalui jendela, namun sayang jendelanya sudah terkunci, membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh menghantam tanah dengan kerasnya.
Masih tergeletak di atas tanah dengan pandangan menatap langit, Mo Lian menghembuskan napas panjang kemudian berkata, "Fefei sialan. Bagaimana bisa dia mengunci jendela kamarku."
Saat Mo Lian masih tergeletak, pintu kembar terbuka perlahan, memperlihatkan Mo Fefei yang mengenakan baju merah muda tanpa lengan serta celana pendek ketat di atas lutut.
Mo Fefei memiringkan kepalanya menatap heran Mo Lian. "Kakak, kenapa Kakak berada di sana?"
Bibir Mo Lian berkedut-kedut saat mendengar pertanyaan itu, ia mengangkat kedua kakinya dan memutar tubuhnya untuk berdiri dari posisi tergeletak. Ia kembali menepuk-nepuk pakaiannya yang kotor karena rumput maupun tanah.
Mo Fefei tersentak dan mundur selangkah, ia mengusap dahinya dengan kedua tangan. "Kakak, itu sakit," balasnya cemberut.
Mo Lian mengusap lembut puncak kepala Mo Fefei. "Cepatlah bersiap-siap, kau harus berangkat sekolah," ucapnya kemudian berjalan menuju dapur.
Di dapur sana, sudah terlihat Mo Qian dan Su Jingmei yang duduk bersebelahan, serta gadis kecil yang merupakan Yue Ning Mei duduk di sisi lain meja. Sedangkan untuk Xin Hei Yu dengan Yue Xin Mei, mereka berdua sedang mempersiapkan berada di bagian dapur lain membawa makanan.
Puluhan menit kemudian. Mereka sudah menyantap habis makanan yang berada di atas meja, lalu melanjutkan tugas masing-masing.
Su Jingmei pergi ke Perusahaan Meiliafei bersama dengan Mo Qian. Berbicara tentang Perusahaan Meiliafei, bangunan perusahaan telah berpindah ke tempat yang tidak jauh dari bangunan lama, hanya saja dengan lantai yang mencapai 70 lantai.
Mo Lian sendiri tidak tahu mengapa Ibunya membeli gedung baru, tapi saat ia melihat dokumen yang kebetulan masih ada di ruangan Ibunya yang berada di Mansion Bai Long. Di sana tertulis dengan jelas jika selama ia berada di Negeri Surgawi, Perusahaan Meiliafei sudah membuat produk baru yang dikembangkan oleh Mo Fefei.
__ADS_1
Jika Pil Pingyuan adalah produk kecantikan yang menawarkan efek menjadi muda kembali, maka produk kecantikan yang diciptakan oleh Mo Fefei adalah untuk menumbuhkan rambut, serta memperbesar bagian penting dari seorang wanita.
Saat ia melihat pil yang ditunjukkan oleh Mo Fefei, itu memang memiliki efek yang dikatakan dan tidak ada efek samping. Hanya saja, efeknya terlalu lambat, mungkin membutuhkan waktu seminggu dengan beberapa kali penggunaan.
Meski demikian, Mo Lian cukup takjub dengan bakat Adiknya yang mampu menyuling pil sendiri, yang kemudian diubah menjadi gel.
Pada saat ini Mo Lian duduk di kursi yang berada di teras dan menatap halaman hijau di depannya. Ia menekuk tangannya melihat waktu pada jam yang berada di pergelangan tangannya. "Sepertinya sudah waktunya, saatnya melatih semua orang yang tidak memiliki pekerjaan ataupun tidak bersekolah," gumamnya sembari berdiri.
Mo Lian berjalan perlahan ke tengah-tengah halaman, ia merentangkan kedua tangannya melonggarkan otot-ototnya yang kaku. Kemudian ia menekan kakinya di tanah, dan melompat tinggi menuju wilayah Sekte Dongfangzhi.
Mo Lian terbang di tengah-tengah wilayah sekte agar dapat mendarat di tengah-tengah danau seperti biasanya. Namun saat ia hendak turun, tiba-tiba ia menghentikan gerakannya dan diam membeku di langit sembari menoleh barat, di mana Negara Amerika berada.
"Master. Apakah telah terjadi sesuatu?" tanya Qin Nian yang datang menghampiri Mo Lian, bersama dengan Yun Ning.
Mo Lian menolehkan kepalanya melihat keduanya. "Sepertinya pelatihan hari ini akan tertunda, kita memiliki tamu yang harus disambut. Tamu ini datang dari dua tempat, dari arah barat serta timur laut. Dari timur laut aku menduga itu orang-orang dari Beijing, mungkin itu kenalan Ayahku, tapi ..."
Qin Nian dan Yun Ning tetap menunggu dengan penasaran kelanjutan dari perkataan Mo Lian.
"Dari arah barat, sepertinya itu berasal dari Klan Vampir yang akan menyerang. Karena aku sudah membunuh beberapa dari mereka, tentunya aku bisa merasakan keberadaannya, saat ini mereka masih berada di dalam pesawat." Mo Lian melanjutkan perkataannya sembari melihat jauh ke arah barat.
Pertempuran yang akan dilaluinya kali ini pasti akan menggemparkan dunia, entah berapa banyak kekuatan tersembunyi yang akan keluar dari hasil pertarungan ini nantinya.
Aku berharap mereka memiliki darah murni Vampir, agar aku bisa membuat Pil Darah.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...