
Mo Lian memutuskan untuk kembali ke Kota Fang, dan bersantai sejenak sebelum menghancurkan Kekaisaran Yang dalam waktu dekat. Kembalinya ia ke Kota Fang juga bukan didasari karena ingin beristirahat, tapi ingin berpamitan pada Bai Yuyan yang merawatnya.
Ketika Mo Lian datang kembali ke Kota Fang, terlihat lautan manusia di pusat kota belum pergi dan masih berdiri di sana, seperti menunggu kedatangannya.
Mo Lian turun perlahan dari ketinggian langit, dan saat itu juga semua orang mulai bersujud satu per satu mengarah pada Mo Lian yang berada di tengah-tengah kota.
Mo Lian tahu mengapa mereka semua seperti ini, itu semua karena kekuatan yang ia tunjukkan di depan umum. Ia mengangkat tangannya, membawa keluarga Bai Yuyan terbang dan pergi ke halaman rumah mereka.
Hanya dalam kedipan mata saja mereka sudah berpindah, dan ia duduk di kursi yang masih ada di halaman.
"Mohon ampun—"
Mo Lian kembali berdiri, kemudian berjalan ke arah Bai Yuyan untuk membantu mereka semua berdiri dari posisi bersujud. "Bibi, berdirilah, perlakukan aku seperti biasanya saja ..."
"Tapi, kami—"
Mo Lian menyebarkan energi spiritualnya untuk menghentikan mereka semua dari berbicara, ia tidak ingin mendengar tentang penghormatan yang tidak perlu, untuk saat ini ia masih ingin diperlakukan seperti manusia biasa saja, sebelum akhirnya kembali lagi menjadi kejam.
"Tidak apa-apa, aku ingin diperlakukan seperti biasa. Lalu ..." Mo Lian mengambil Pil Pembersih Tubuh dari Cincin Ruang. "Aku akan memberikan ini pada kalian, coba telan ini, mungkin sedikit sakit. Tapi aku menyarankan agar kalian tidak melawan aliran energi yang masuk ..."
"Namun, jika kalian mengambil Pil Pembersih Tubuh, artinya kalian akan menapaki Jalan Kultivator Dao. Jika kalian menjadi Kultivator, tentunya akan ada masalah yang di masa depan, dan tentunya aku tidak bisa menolong kalian."
Li Mang, Bai Yuyan, Li Jie Yan, Li Xinming terdiam saat melihat Pil Pembersih Tubuh dan mendengar penjelasan Mo Lian. Menjadi Kultivator mungkin adalah cita-cita banyak orang biasa yang tidak memiliki sumber daya, tapi jika ada masalah yang ada di masa depan, biasanya tidak akan ada yang mau.
"Aku akan mengambilnya!" Li Mang mengambil Pil Pembersih Tubuh dari telapak tangan Mo Lian. "Aku tidak ingin keluarga kami selalu direndahkan, aku juga tidak peduli jika ada masalah yang lebih berat, untuk saat ini aku hanya ingin menjadi lebih kuat!"
Mo Lian menganggukkan kepalanya, dan kembali mengingatkan. "Tapi yang harus kalian tahu, menjadi Kultivator sangat berat. Sumber daya, terkadang ada masalah antar Kultivator karena berselisih saat mendapat Harta Surgawi. Pembunuhan juga menjadi makanan sehari-hari."
Li Mang terdiam dengan gerakan tangan yang terhenti, kemudian menoleh ke belakang melihat Bai Yuyan, Li Jie Yan dan Li Xinming, lalu menoleh ke arah Mo Lian kembali. "Aku sudah memantapkan diri, aku ingin melindungi keluargaku. Aku juga tidak ingin melihat istriku yang mencari nafkah."
Mo Lian mengangguk kecil, dan membiarkan mereka berempat mengambil Pil Pembersih Tubuh. Li Mang memang memiliki penyakit, membuat gerak tubuh menjadi kaku dan sangat kesulitan untuk bekerja berat. Karena itulah, Bai Yuyan yang mencari nafkah dan lain sebagainya.
Jika Mo Lian melihat aura Li Mang berubah, mungkin ia tidak akan membiarkannya mengambil Pil Pembersih Tubuh, melainkan menambah luka dalam yang ada.
__ADS_1
Keempat orang itu duduk bersila dan menelan Pil Pembersih Tubuh.
Mo Lian mengangkat jari telunjuk dan tengah, menyebarkan energi spiritualnya menutupi satu kediaman kecil. "Array Ilusi, Penyamaran Udara."
Dinding pelindung biru yang mengelilingi kediaman mulai memudar perlahan, dan menghilangkan mereka berlima yang berada di dalam Array Ilusi. Dari luar mereka terlihat tidak ada dan rumah terlihat sangat tenang, namun di dalamnya bisa saja ada ledakan atau guncangan besar.
Mo Lian duduk kembali di kursi seraya melihat empat orang itu sedang menyerap Pil Pembersih Tubuh.
Kotoran hitam yang lengket dan menyengat mulai merembes keluar dari pori-pori kulit mereka. Keriput dan luka dalam yang tidak terlalu parah mulai sembuh perlahan, namun jika itu luka pada Meridian, tidak akan bisa disembuhkan selain menggunakan Jarum Perak.
Tidak lama kemudian, mereka semua mulai membuka mata dan terlihat jijik dengan kotoran yang menempel, terlebih lagi dengan aromanya yang sangat tidak menyenangkan.
"Bersihkan tubuh kalian, kemudian datang lagi kemari."
"Baik." Mereka berdiri dan meninggalkan Mo Lian ke belakang rumah.
Mo Lian menjentikkan jarinya, menciptakan pusaran air kecil yang menghilangkan bercak hitam dan lengket di permukaan tanah.
Ia meletakkan tangan kirinya di atas meja, dan tercipta gelas yang terbuat dari kayu beserta dengan air di dalamnya, bahkan ada balok es di sana. Kemudian di samping Mo Lian duduk, ada akar pohon yang tumbuh dan mulai berbuah.
"Memiliki Sebelas Element sangat menyenangkan. Aku bisa melakukan apa pun yang aku mau."
Belasan menit kemudian, keempat orang itu sudah kembali dan berdiri di depan Mo Lian.
"Aku tidak menerima kalian sebagai murid, tapi setidaknya aku akan mengajarkan kalian Teknik Budidaya dan Teknik Beladiri. Seberapa kalian bisa menguasainya, itu tergantung pada pemahaman kalian sendiri. Karena kalian bukanlah murid, aku hanya memberi teknik tanpa memberikan pengarahan."
"Terimakasih. Bahkan hanya dengan memberikan pil tadi, kami sangat-sangat berterimakasih." Li Mang menangkupkan kedua tangannya.
Mo Lian mengangguk kecil dan memberitahukan mereka untuk kembali duduk bersila dengan mata terpejam.
Tanpa ragu, mereka mulai duduk mengikuti perintah dari Mo Lian.
Mo Lian mengarahkan jari telunjuknya, yang di depan jarinya ada empat gumpalan cahaya biru yang memiliki informasi tentang Kultivator sampai pada tingkat tertentu, beserta Teknik Budidaya dan Beladiri sesuai tubuh masing-masing.
__ADS_1
Teknik yang ia berikan tidak terlalu tinggi ataupun rendah, setidaknya bisa membuat mereka menjaga diri di Bintang Tianjin yang keras ini.
Keringat dingin mulai mengalir membasahi wajah mereka berempat, dengan gigi digertakkan saat informasi berat memasuki pikiran mereka.
Mo Lian berdiri dari kursinya, kemudian melesat tajam ke langit meninggalkan Kota Fang. Ia sudah meninggalkan satu klon di sana, untuk tinggal selama beberapa hari di saat ia menyerang Kekaisaran Yang.
Sebelumnya ia berpikiran untuk beristirahat sejenak, tapi setelah berpikir selama beberapa menit, ia ingin cepat-cepat meninggalkan Bintang Tianjin untuk pergi ke bidang bintang lain yang berada setengah jalan ke Galaxy Pusat.
Mo Lian ingin meninggalkan Bintang Tianjin karena ingin menembus Ranah Dao Immortal. Ia sudah tidak terlalu bisa lagi menahan energi spiritual yang sangat murni di dalam Dantiannya, meski semua energi murni sudah ia gunakan untuk meningkatkan 11 Element agar energi pada Dantiannya sedikit melemah.
Namun karena kemurnian energi murni Mo Lian, meningkatkan kekuatan 11 Element sangatlah mudah. Hanya saja, dalam berkultivasi untuk menembus Dao Immortal tahap Menengah, Akhir dan Heavenly Immortal akan membutuhkan puluhan kali lebih berat, sakit dan lama.
***
300.000 Mil ke arah Tenggara dari Kota Fang
Kota Yazhuang, Ibukota dari Kekaisaran Yang
Tembok setinggi 100 meter terlihat jelas mengelilingi Kota Yazhuang yang di dalamnya terbangun bangunan bergaya China klasik, tidak seperti Kota Tanzhuan yang penuh dengan bangunan modern.
Hal pertama yang Mo Lian rasakan saat memasuki Kota Yazhuang adalah aura dari Kultivator Iblis yang jumlahnya jutaan, dengan aura terkuat berada di pusat Kota Yazhuang yang merupakan Kediaman Yang.
"Kultivator Iblis di sini cukup banyak, begitu pun dengan jumlah manusia yang dibunuh untuk meningkatkan kekuatan. Bahkan jumlahnya sepuluh kali dari jumlah Kultivator Iblis," gumam Mo Lian yang berjalan di jalan utama.
Mo Lian melihat sekitar, kemudian mengembuskan napas panjang dengan menggelengkan kepalanya. "Bahkan pedagang dan penjaga rumah makan juga Kultivator Iblis."
Mo Lian berjalan memasuki rumah makan itu, yang hampir semua orang di dalamnya adalah Kultivator Iblis. Aku akan bergerak pada malam hari, membunuh satu per satu dan menghabisi mereka semua.
Kemudian, aku akan merampok— Bukan! Ini bukan merampok, tapi melakukan pembersihan!
...
***
__ADS_1
*Bersambung...