Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 286 : Menutup Diri


__ADS_3

Benar seperti yang dikatakan oleh Hong Xi Ning, sesaat setelah memasuki celah ruang, panca indra mereka tidak bisa merasakan apa pun di sekitar, seperti ada kekuatan tak kasat mata yang menghalangi.


Walaupun tidak bisa merasakan sekitar, mereka masih bisa berkomunikasi, mengingat tubuh utama mereka berada di Sekte Zhongjian.


Mo Lian yang sudah berada di dalam celah ruang mulai melepaskan seluruh kekuatannya, melepaskan kekuatan dari Dewa Semesta yang hanya sebatas siluet, dan Dewa Semesta yang merupakan perubahannya serta Pohon Dunia. Yang artinya, Mo Lian melepaskan tiga kekuatan Ranah God.


Mungkin harus ada yang ia bayar dari menggunakan kekuatan sebanyak ini, tapi itu sepadan untuk menghilangkan ketidaknyamanan di dalam celah ruang.


Perlahan, mulai ada cahaya yang menyinari kegelapan celah ruang. Warna ini berasal dari Pohon Dunia yang mencarikan sinar hijau, dengan Dewa Semesta yang berwarna biru. Namun masih belum cukup untuk benar-benar menerangi seluruhnya.


Bang!


Mo Lian mengeluarkan lebih banyak lagi kekuatannya, membaut cahaya yang bersinar menjadi lebih terang lagi, dan terlihat bebatuan yang cukup runcing di bagian atas maupun bawah, serta kiri kanannya. Ia merasa saat ini berada di suatu gua yang sangat besar, karena mampu membuat Dewa Semesta dan Pohon Dunia berada di dalamnya.


Dewa Semesta kali ini sendiri tidak sebesar galaksi, melainkan hanya bintang kecil, yang setidaknya setinggi 50.000 mil.


Karena kekuatan yang dilepaskannya melebihi apa yang mampu ditanggung, tubuh utama Mo Lian sedikit mengeluarkan darah dari sudut bibirnya. Terlebih lagi ini tidak menggunakan tubuh utama saat pergi ke celah, melainkan klon, sehingga pengiriman kekuatannya akan lebih berat dan membebankan tubuh.


Tiga orang yang masuk bersama Mo Lian itu melihat keberadaan Mo Lian, lalu bergerak menuju bagian depan wajahnya.


"Di mana kita sekarang?" Hong Xi Jiang langsung pada intinya.


"Aku tidak tahu karena tidak pernah berkunjung ke sini, tapi aku merasa ini salah satu tempat yang ada di Alam Hanzi." Mo Lian merasakan aura yang tidak nyaman di tempat ini, yang serupa dengan iblis, bahkan ia merasa bisa mencernanya dengan Teknik Budidaya Pemurnian Hitam.


"Apa yang harus kita lakukan?" Hong Xi Ning mengusap wajah Mo Lian dengan tangan mungilnya.


Mo Lian adalah orang yang membuat keputusan, mengingat hanya ia saja yang mampu bergerak dengan bebas di sini.


"Lebih baik meninggalkan klon di sini, dan kembali. Pergi ke Alam Hanzi menggunakan klon sangat berisiko, kita harus mengerahkan kekuatan yang lebih banyak untuk mengendalikannya ..."


"Jika kita masuk lebih dalam dari ini, mungkin tubuh utama kita akan berada dalam keadaan seperti cangkang kosong."


Ketiganya menganggukkan kepala, lalu pergi ke salah satu batu besar seperti gunung tinggi. Mereka duduk bersila di sana dan menutup matanya perlahan.


Mo Lian juga mengecilkan tubuhnya, dengan Pohon Dewa yang masih bertahan untuk digunakan sebagai penerangan. Ia juga duduk bersila di samping Hong Xi Ning, lalu menghilangkan semua kekuatannya.

__ADS_1


***


Sekte Zhongjian, Kota Zhan, Bintang Utama


"Uhuk." Mo Lian memuntahkan seteguk darah dari dalam mulutnya, darah yang berkumpul di dada karena menggunakan kekuatan berlebih.


"Sayang!?" Hong Xi Ning yang duduk di samping Mo Lian itu menyentuh dada Mo Lian. "Jangan memaksakan diri lagi."


Mo Lian kesulitan untuk bernapas, seperti ada gumpalan darah yang menahan saluran pernapasannya.


Hong Xi Ning terlihat panik, ia mengalirkan energinya ke telapak tangan, kau memukulkannya pada bagian dada Mo Lian.


"Uhuk!" Mo Lian kembali memuntahkan darah segar dalam jumlah yang cukup banyak, tapi bukan rasa sakit yang ia dapatkan, melainkan nyaman dan hangat karena napasnya kembali lancar.


"Hah..." Mo Lian menghela napas panjang, kemudian ia merebahkan tubuhnya karena kelelahan.


Hong Xi Ning juga melakukan hal yang sama, tidur di lengan kiri Mo Lian seraya memeluknya. "Jangan lakukan hal yang berbahaya."


Mo Lian terdiam saat melihat Hong Xi Ning yang memperlihatkan ekspresi sedih, sangat jarang bisa melihat Dewi Abadi yang terkenal dingin berekspresi seperti ini. Ia tersenyum lembut, lalu mengecup kening Hong Xi Ning. "Terimakasih. Ning'er, bisakah aku meminta bantuan mu? Aku ingin menembus Ranah Dao Immortal tahap Menengah."


Ini adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, karena Mo Lian harus mengerahkan banyak usaha untuk menembus tahap Menengah. Ia harus menggunakan energi yang diterimanya untuk meningkatkan Pohon Dewa, 11 Element, Daging, Tulang dan Darah.


Untuk Daging dan Tulang sudah tidak terlalu, karena sudah mendapatkan polanya. Namun tidak dengan Darah, masih harus berusaha keras agar Tubuh Emasnya lengkap.


"Lima tahun, apakah terlalu lama untukmu?"


Hong Xi Ning terdiam sejenak dengan ekspresi tampak sedih dan kesepian yang bercampur. "Iya, mungkin jika aku tidak mengenal cinta, waktu lima tahun hanya terasa seperti tidur malam. Tapi, aku yang sekarang merasa itu waktu yang sangat lama ..."


"Namun, aku akan selalu menunggu mu, Sayang." Hong Xi Ning mengecup lembut bibir Mo Lian, lalu tersenyum indah. "Ayah dan Ibu juga akan membantumu."


Mo Lian tersenyum hangat dan merasa sangat beruntung bisa memiliki Hong Xi Ning sebagai kekasihnya. "Terimakasih."


***


Keesokan Harinya

__ADS_1


Mo Lian sudah menyelesaikan persiapannya dalam membentuk formasi Array Perampok Roh dengan versi yang lebih sempurna, dibantu oleh Hong Xi Jiang dan Wang Yue Fei.


Sumber daya yang digunakan sangatlah berlimpah, menggunakan semua sumber daya dari Aliansi Surgawi Emas yang ia dapatkan. Entah dari kepemilikan pribadi, atau bersama, semuanya ia ambil tanpa meninggalkan sedikitpun.


Saat ini mereka berada di Dimensi Ruang tertentu, yang hanya boleh dimasuki oleh Patriak/Matriak Sekte Zhongjian. Dan, karena Mo Lian termasuk suami dari Hong Xi Ning, ia bisa dikatakan sebagai Patriak dari Sekte Zhongjian. Sehingga ia diperbolehkan dan mendapatkan akses untuk memasukinya.


Mo Lian duduk di tengah-tengah formasi array yang sangat luas itu, tanpa mengenakan atasan yang memperlihatkan otot-otot tubuhnya yang kuat, namun tidak berlebihan.


Hong Xi Jiang, Wang Yue Fei dan Hong Xi Ning berdiri di tiga sisi dalam jarak 1000 mil dari Mo Lian yang berada di tengah-tengah, banyak sumber daya seperti gunung yang berada di dalam formasi array.


Cahaya hijau, ungu dan oranye melesat ke langit yang tinggi, yang kemudian menyatu menjadi satu membentuk pelindung. Semua sumber daya yang berada di formasi array mulai terbakar habis, yang digantikan dengan kabut berbeda warna yang menyatu dengan atmosfer.


Mo Lian yang berada di tengah-tengah formasi array mulai merasakan tekanan yang luar biasa, mengingat ini adalah cara terburuk yang ia ambil. Biasanya tidak akan ada yang berani mengambil cara ini, paling banyak pun hanya menggunakan sumber daya selama 1000 tahun. Namun ia menggunakan sumber daya Aliansi Surgawi Emas, yang setara dengan 100.000 tahun.


Bang!


Pohon Dunia mulai mencuat dari dalam tubuh Mo Lian, membuatnya kembali tenang dan tidak merasa tertekan. Kekuatan dari 11 Element juga muncul secara bersamaan, mulai menyerap energi murni di sekitar, serta pola-pola emas mulai terukir di permukaan kulit dan tulangnya.


Mo Lian menenangkan pernapasannya, lalu bermeditasi dengan tenang menyerap semua energi murni yang tersebar.


Dengan energi murni sebanyak ini, mungkin orang lain akan berhasil menembus tahap Akhir dari Dao Immortal dalam waktu singkat, namun karena beban yang ditanggung Mo Lian cukup banyak, berhasil menembus Dao Immortal tahap Menengah dalam waktu lima tahun termasuk suatu keberuntungan.


Hong Xi Jiang yang berada di bagian Utara tersenyum pahit. "Aku tidak menyangka akan menyerahkan ini semua pada menantuku. Apalagi dia masih Dao Immortal ..."


"Sepertinya, aku tidak boleh menunda rencana. Sebelumnya aku ingin menembus Ranah God dalam beberapa ratus tahun ke depan, tapi karena Alam Hanzi mulai menyatu dengan Alam Semesta. Aku harus bertindak cepat."


Hong Xi Jiang meninggalkan klon untuk menstabilkan formasi array, dengan dirinya yang berbalik dan meninggalkan tempat. Ia ingin pergi ke Dimensi Ruang lain, yang memang sengaja ia ciptakan untuknya membantu menembus Ranah God.


"Karena aku mengambil jalan ini, tentunya harus menjaga Alam Semesta tetap aman."


Jalan atau Dao, yang bisa diartikan secara umum oleh Galaxy Pusat, yang berarti kebenaran. Biasanya, Kultivator yang mengambil Dao Surga, akan menjaga Alam Semesta sebaik mungkin, dan mengahalau Alam Hanzi agar tidak masuk.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2