
Fluktuasi energi kuat bermunculan satu per satu, membuat kacaunya ruang di Tata Surya dan membuat planet lain mengalami perubahan bentuk seperti retak maupun terbelah dua karena tertelan oleh celah ruang yang muncul entah dari mana.
Mo Lian dapat merasakan bahwa musuh yang datang kali ini memiliki kekuatan di atas rata-rata dan dalam jumlah besar.
"Yue Mu. Bukannya aku meremehkan Anda, tapi, bisakah Anda masuk ke dalam Array Pertahanan? Aku tidak ingin Yue Mu terluka."
Wang Yue Fei yang berdiri di belakang Mo Lian, tertegun dengan mulut sedikit terbuka. Dia tidak mengharapkan menantunya akan khawatir padanya ketimbang suaminya yang hanya diam tanpa mengatakan sepatah kata pun.
"Terima kasih. Ibu akan memberikan hadiah untukmu." Wang Yue Fei berjongkok dengan kedua tangan memegang pundak Mo Lian. Dia memiringkan kepalanya di samping kepala Mo Lian, dan memberikan kecupan hangat di pipi.
Mo Lian terdiam dalam kejutan ketika mendapatkan kecupan. Dia pun tidak berani menoleh karena merasakan tatapan tidak menyenangkan dari Hong Xi Jiang setelah mendapatkan kecupan.
Wang Yue Fei terkekeh kecil, dia mendekatkan bibirnya ke telinga Hong Xi Jiang, membisikkan sesuatu yang terdengar menggoda.
Pada saat itu, Hong Xi Jiang langsung tersenyum cerah. Dia seperti anak muda kedatangan musim semi yang menghiasi hatinya.
Mo Lian membuang pandangan ke arah lain, mencoba untuk berpura-pura tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Apakah ini tempatnya?"
Suara menggema terdengar di angkasa dengan gemuruh yang menggelegar.
Satu per satu Profound Ark terlihat, itu berwarna cokelat, seperti kayu biasa dengan tiang tinggi di tengah-tengah untuk layar. Itu seperti kapal layar pada umumnya, hanya saja ukurannya yang besar dan memancarkan cahaya berbeda warna tergantung pada ras apa yang berada di sana.
Mo Lian menyebarkan Kesadaran Ilahi-nya, dan menyadari ada ribuan Profound Ark yang datang, dengan tiga Profound Ark terbesar yang memimpin puluhan Profound Ark yang ukurannya sedikit lebih kecil. Dari kekuatannya pun berbeda, tiga dari ribuan adalah yang terkuat.
Wang Yue Fei berpindah tempat dalam sekejap —memasuki Array Pertahanan dan mengamatinya dari dalam.
Hong Xi Jiang, menghela napas dengan santai dan langsung ada perubahan pada ruang di Galaksi Bima Sakti. Dia melakukan hal yang serupa seperti saat melawan gelombang kedua, mengunci ruang agar tidak ada yang melarikan diri.
Mo Lian mengamati semuanya sekilas, dan mendapatkan hasil bahwa penampilan mereka semua seperti manusia pada umumnya. Yang menjadi perbedaan hanyalah taring tersembunyi dan mata yang memiliki pola seperti hewan buas.
"Kita hanya perlu membunuh mereka semua untuk menghilangkan Aliansi Sepuluh Ribu Ras, bukan?" Mo Lian berdiri perlahan seraya melakukan pemanasan pada kakinya.
"Ya!" Hong Xi Jiang sangat bersemangat. "Kita harus cepat, ada hal penting yang harus dilakukan secepatnya!"
Karena Mo Lian sudah memiliki rencana untuk menyerang Organisasi Penjarah Spiritual, dia tidak ingin berlama-lama lagi seperti pengenalan seperti sebelum-sebelumnya. Memang baik untuk mendapatkan informasi, tapi karena pihak lain sudah habis-habisan dan tidak lama lagi akan hancur, apa lagi gunanya mencari informasi?
__ADS_1
"Tempat ini memang memiliki energi spiritual yang berbeda, tapi tidak ada yang istimewa selain itu."
Orang yang berbicara adalah pria muda dengan rambut hitam, mengenakan pakaian merah dengan mantel emas. Tatapannya tertuju pada Bumi, dia mengabaikan Mo Lian dan Hong Xi Jiang.
Dia adalah orang terkuat yang datang di sini, Dewa Bumi tahap Akhir. Kekuatannya setara dengan Sesepuh, yang membedakan hanyalah pengalaman dan kepadatan energi spiritual di dalam tubuhnya. Jika dia terlahir lebih awal, bahkan Dewa Surga di Aliansi 10.000 Ras bukankah tandingannya.
Teknik-teknik yang tersimpan di Aliansi 10.000 hanya pada tingkat Surga tahap Akhir, itu adalah teknik tertinggi, tapi ada rumor tentang teknik yang lebih tinggi disimpan oleh Sesepuh dan tidak berkeinginan untuk meneruskannya agar kedudukan Sesepuh tidak goyah.
"Benar, di sini adalah tempat di mana Tetua Ketujuh dan Kedelapan terbunuh. Komandan, kita harus berhati-hati."
Yang berbicara adalah pria paruh baya, mengenakan pakaian hitam sederhana tanpa adanya hiasan lain selain plat giok di pinggangnya yang menjelaskan identitasnya sebagai Tetua Pertama. Kekuatannya hampir sama seperti Komandan yang memimpin penyerangan ini. Tapi, dia adalah Generasi Keempat, sedangkan Komandan adalah Generasi Ketiga.
"Jangan samakan aku dengan sampah seperti kalian." Komandan itu terlihat kesal ketika mendapatkan peringatan dari Tetua Pertama.
Gruoahhhh!
Tiba-tiba ada raungan keras yang bercampur dengan suara mendengung seperti ikan paus. Itu datang entah dari mana, membawa perasaan tidak nyaman dan energi di Tata Surya menjadi lebih kacau daripada saat kedatangan Armada Besar Aliansi 10.000 Ras.
Burung putih dengan dua pasang sayap muncul dari kekosongan. Bentangan sayapnya sanggup untuk melindungi Bumi yang telah membesar sebanyak tujuh kali.
Dengan kemunculan Kunpeng, aura Mo Lian meningkat signifikan sampai mencapai Dewa Bumi tahap Awal. Walaupun hanya meningkat satu tahap, tapi seperti yang dikatakan oleh Hong Xi Jiang. Kekuatan tidak hanya bergantung pada ranah, bahkan jika ranah lebih tinggi, namun Tiga Kekuatan tidaklah seimbang, itu tidak terlalu berguna.
Itu adalah hal nyata, Mo Lian sudah sering bertarung lintas tahap ataupun ranah. Saat masih Inti Perak, dia sudah melawan Inti Emas. Saat Inti Emas, sudah membunuh Alam dan Manusia tanpa luka, ketika Alam dan Manusia tahap Awal, dia sudah membunuh Jiwa Emas bahkan Dao Immortal!
Kunpeng memiliki aura yang kasar, itu mengakibatkan kehancuran yang lebih parah dari Qiongqi yang menyerap energi di bintang-bintang.
Planet-planet selain Bumi benar-benar meledak setelah kedatangan Kunpeng, dan Mo Lian tidak lagi peduli akan hal itu. Bulan saja sudah dihancurkan, yang memang berkaitan dengan Bumi, untuk planet lain yang tidak berhubungan, itu tidak perlu diperhatikan.
Kunpeng dikatakan memiliki penyimpanan yang luar biasa di dalam tubuhnya, itu bahkan bisa menghisap seluruh benda di Galaksi Bima Sakti.
Kunpeng Garis Keturunan Mo Lian sudah sampai puncaknya, yang mana biasanya masih memiliki bentuk ikan lengkap, hanya saja memiliki sayap. Tapi miliknya sudah meninggalkan bentuk ikan dan berubah menjadi burung.
Mo Lian sudah mengembangkannya sebaik mungkin saat masuk ke dalam Zaman Kuno yang masih dipenuhi oleh sumber daya dan aura yang berlimpah. Tapi yang tertinggi hanyalah Dewa Pemula, dia telah memikirkan hal itu, dan mendapatkan jawabannya sendiri. Alasan mengapa rendahnya kultivasi meski kepadatan auranya lebih besar dari Zaman Keemasan, itu karena teknik yang dipraktikkan terlalu kasar.
Apalagi Ras Raksasa lebih mementingkan kekuatan fisik, dan Ras Malaikat adalah ras dari Alam Selestial, sehingga memiliki keyakinan yang tinggi dalam hal kekuatan meski ranah kultivasinya rendah.
__ADS_1
Komandan tidak memperlihatkan perubahan saat melihat Kunpeng yang muncul dari kekosongan. "Inikah Kartu As yang kalian miliki? Hanya dengan ini kau berani menantang Aliansi Sepuluh Ribu Ras?"
"Apakah kau akan habis-habisan?" Hong Xi Jiang mengamati perubahan aura Mo Lian yang terus meningkat.
Habis-habisan? Mo Lian tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Walaupun Garis Keturunan termasuk Kartu As yang disimpannya, tapi itu hanyalah kekuatan yang digunakannya untuk menahan serangan pihak lawan, bukan untuk menyerang.
Masih ada Dewa Semesta, Dewa Matahari, Dewa Kehidupan. Masih kekuatan yang disembunyikannya, lebih tepatnya dia terus menempa semuanya untuk persiapan melawan Organisasi Penjarah Spiritual atau saat naik ke Alam Selestial nantinya.
Komandan melipat kedua tangannya di depan dada. Kemudian mengangkat tangannya, lalu mengepalkannya sebagai tanda.
Fluktuasi energi spiritual terus memadat di setiap Profound Ark yang ada. Itu membuat Profound Ark memancarkan cahaya yang lebih terang dan celah spasial terbuka di mana-mana.
Bang!
Profound Ark melepaskan tembakan laser dengan dentuman keras yang dihasilkan dari tembakan. Semua laser itu tidak diarahkan pada Kunpeng, tapi langsung di arahkan pada Mo Lian yang berdiri di depan Hong Xi Jiang.
Kunpeng mengepakkan sayapnya, membuka paruhnya dan mengeluarkan jeritan yang memekakkan telinga.
Di dalam paruh, tidak ada apa pun selain kehampaan tak berujung yang sangat gelap. Ketika paruh dibuka, semua serangan itu berpindah arah, seolah-olah telah dikendalikan oleh kekuatan yang tidak dapat dijelaskan.
Matahari terlihat berkobar, nyala api di sana terlihat membesar dan sebagiannya lagi bergerak seperti komet yang menerjang ke arah Kunpeng.
Semua serangan itu bergegas masuk ke dalam paruh, kemudian ketika paruh ditutup kembali, semua tekanan yang tak terbayangkan itu menghilang.
Melihat itu, Komandan terlihat muram. Bukan karena takut, tapi karena kesal atas tindakan Kunpeng yang mempermalukannya di hadapan semua bawahannya.
Mo Lian mengembuskan napas, mengeluarkan energi putih berbentuk kabut yang menyebar ke segala arah dalam sekejap.
Freeze!
Tiba-tiba, kekuatan Elemen Es yang sangat kuat meluas. Itu langsung membekukan ratusan Profound Ark yang berada di dekat Mo Lian.
"Jangan lupa, mereka lebih kuat dari sebelumnya."
Mo Lian tahu akan hal itu, dan karena itulah dia langsung mengeluarkan Kunpeng serta membekukan mereka. Walaupun tidak langsung membunuh, setidaknya memperlambat gerakan mereka, meski hanya satu detik.
...
__ADS_1
***
*Bersambung...