
Gerbong kereta memasuki Kota Mengyin dengan mudahnya tanpa pemeriksaan lebih lanjut, karena gerbong yang ditumpanginya ternyata milik Walikota Kota Mengyin itu sendiri.
Mo Lian yang berada di dalam kereta memilih untuk menutup matanya, melepaskan kesadarannya mencari tahu seberapa kuat Kultivator yang ada di sini. Ketika ia membuka matanya, terlihat kekecewaan di wajahnya setelah menyadari yang terkuat adalah pria paruh baya di sebelahnya.
"Berapa banyak jumlah penduduk di sini?"
Zhang Jianheeng tidak tahu mengapa Mo Lian menanyakan hal itu, namun ia tetap menjawabnya, "Seratus juta."
Mo Lian menganggukkan kepalanya, hampir sepuluh kalinya penduduk di Kota Chengdu. Yang artinya, Kota Mengyin memiliki ukuran luas yang belasan kali lebih besar dari Kota Chengdu, mengingat bangunan tertinggi di sini hanya sampai sembilan lantai.
Dengan banyaknya orang, akan sangat sulit untuk menemukan hal aneh yang terjadi di Kota Mengyin. Menyerang markas mereka langsung? Itu dapat menimbulkan masalah yang tidak perlu, yang mana bisa saja membuatku menjadi tersangka pembantaian.
"Apakah ada sesuatu yang salah?" Zhang Jianheeng mengamati raut wajah Mo Lian yang sedikit berubah, seperti seseorang yang banyak pikiran.
Mo Lian menoleh ke kanan, kemudian menggelengkan kepalanya. "Tidak ada, hanya saja, aku merasakan aura yang tidak nyaman berasal dari salah satu tempat di Kota Mengyin." Meski ia baru bertemu dengan Zhang Jianheeng, firasatnya mengatakan jika aman-aman saja mengatakan hal ini pada Zhang Jianheeng.
Zhang Jianheeng mengerutkan keningnya dalam, ia yang sudah berada di Kota Mengyin selama ribuan tahun tidak merasakan ada yang salah, namun pemuda yang berasal dari bintang terbengkalai dapat merasakan sesuatu. Tentu saja itu membuatnya sangat penasaran.
"Di mana itu?"
Mo Lian mengangkat tangannya menyentuh atap gerbong, dan menciptakan formasi array yang memungkinkan untuk menahan suara di dalam agar tidak terdengar dari luar.
Tindakan yang dilakukan Mo Lian ini sangat mengejutkan, karena sampai saat ini, tidak ada yang dapat membuat array tanpa persiapan panjang ataupun tanpa menggunakan bahan sebagai media.
"Aku tidak bisa menyebutkannya, karena aku belum mendapatkan bukti yang pasti. Namun, aku bisa mengatakan jika hal ini berhubungan dengan darah, aku mencium aroma darah saat berhenti di pinggir jalan tadi. Kemungkinan, di Kota Mengyin terdapat Kultivator Iblis," jawab Mo Lian yang menyentuh dagunya dengan tangan kanan.
Ketiga orang lain yang berada di dalam gerbong tertegun. Zhang Jianheeng tidak akan percaya jika yang mengatakannya itu orang lain, namun Mo Lian yang mampu menciptakan formasi array dalam sekejap, itu adalah hal lain.
"Baiklah, aku akan menyuruh menantuku untuk mengetatkan pengamanan kota," ucap Zhang Jianheeng.
Zhang Annchi menatap Zhang Jianheeng seperti bertanya, apakah bisa mempercayai pemuda yang baru saja ditemui. Tentu saja Zhang Jianheeng menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
Tiga jam kemudian, gerbong kereta berhenti di depan penginapan berbentuk pilar berlantai sembilan. Berwarna merah kecokelatan, dengan hiasan lampion yang bersinar indah saat malam hari.
Untuk sampai ke Kediaman Walikota menggunakan kereta kuda membutuhkan waktu dua hari tanpa henti, karena itulah mereka memutihkan untuk beristirahat di sini, dan ini adalah tempat pemberhentian Mo Lian.
Ketika Zhang Jianheeng, Zhang Annchi, Zhang Fang Yin berada di lantai dasar untuk menyantap makanan. Mo Lian memutuskan untuk beristirahat di dalam kamarnya, atau memakan makanan yang dibawanya dari Bumi.
Makanan yang dibawanya sendiri cukup banyak, karena ia hampir membeli seluruh persediaan yang ada di setiap negara, dan tentunya karena tindakannya itu, harga barang-barang di sana melejit. Tapi, siapa yang peduli.
"Dengan pelatihan Fefei yang bisa mengubah makanan menjadi energi spiritual, seharusnya dia hampir menembus Inti Emas, atau bahkan sudah tahap Menengah. Ayah, mungkin sudah menembus Alam dan Manusia."
"Kepadatan energi spiritual di sana tiga puluhan kali lipat dari Bintang Tianjin."
Mo Lian meletakkan sumpitnya pada cup mie instan, kemudian bersandar pada sandaran kursi dan memandangi jalanan dari jendela. "Setidaknya, dari seratus juta jiwa di Kota Mengying, ada seribu Kultivator Iblis. Aku bukanlah orang baik yang akan menghilangkan kejahatan, tapi, sudah tugas Kultivator Dao untuk membunuh Kultivator Iblis."
"Lagi pula, membunuh seribu manusia setelah menghancurkan Bintang Han tidak berarti apapun. Itu seperti minum segelas air setelah menghabiskan satu tangki arak."
Mo Lian membakar cup mie instan di atas meja, kemudian berjalan ke tempat tidurnya. Ia duduk bersila di atas kasur, dan mulai mempraktikkan Teknik Budidaya untuk menyerap energi spiritual di sekitar.
Kultivasi Mo Lian ini menarik semua energi spiritual yang menyebar di seluruh penjuru Kota Mengyin, dan tentunya sangat mengejutkan pihak berwenang di sana. Bahkan, aura kematian yang tersebar juga memasuki tubuhnya dan dimurnikan menjadi energi murni.
Mo Lian mencoba untuk meningkatkan semua kekuatannya ke Dao Immortal, namun tidak dengan menembus Inti Emas. Ia ingin bertahan, dan mempelajari teknik lain. Bukan Teknik Budidaya, melainkan teknik yang tidak berhubungan sama sekali dengan tubuhnya.
Bagaimanapun saat ini ia adalah Kultivator Dao dak Kultivator Profesi, ia ingin menambah menjadi Kultivator Spirit, yang tidak pernah dicobanya saat di kehidupan sebelumnya karena usianya yang sudah terlalu tua.
Kultivator Spirit sendiri merupakan Kultivator yang bertarung menggunakan hewan sebagai bawahan, maupun roh dari hewan dan senjata. Kultivator Spirit masih digolongkan normal dan tidak melawan Hukum Dao, seperti halnya Kultivator Iblis.
Namun dari sebagian pandangan orang lain, Kultivator Spirit dianggap sebagai pembawa sial dan marabahaya, karena dirasa sangat berbahaya yang mana hewan-hewan yang dibesarkan dapat menyerang kota, sama seperti Binatang Spiritual dan Hewan Buas.
Mo Lian membuka matanya kembali setelah berkultivasi selama setengah jam, ia menghentikan kultivasinya karena merasakan banyak kekuatan yang datang ke Penginapan Menara Bulan.
"Untuk hewan yang digunakan, lebih baik aku memeliharanya dari kecil, sehingga memudahkan dalam meningkatkan kekuatannya. Kultivator Spirit, tidak jauh berbeda dari pelatih hewan di Bumi. Hanya saja, dapat berbicara langsung dengan hewan yang dilatih."
__ADS_1
"Tapi, Binatang Spiritual, atau disebut hewan buas yang mendapatkan kesadaran sudah dapat berbicara. Hewan Suci seperti Ras Naga juga dapat berbicara."
Mo Lian terdiam sejenak, kemudian melanjutkan penjelasannya, "Jadi, apakah aku tetap berlatih menjadi Kultivator Spirit?"
Mo Lian beranjak turun dari kasur, dan melihat keluar melalui jendela kaca. "Kultivasiku menarik banyak orang. Kota memang bukanlah tempat yang tepat untukku berada."
Mo Lian keluar dari kamarnya dan duduk di kursi yang berada di balkon. Ia membuat teh dan bersikap biasa seperti tidak pernah terjadi apa-apa.
Ketika ia duduk bersantai, pandangannya terfokus pada bangunan besar yang berada di ujung jalan pertigaan di depannya. Ia melihat pamflet yang ditempel di dinding bangunan, yang mengatakan akan adanya pertandingan dengan hadiah Senjata Dao tingkat 4.
"Senjata Dao tingkat Empat? Senjata ditingkat itu bisa dibuat oleh Alam dan Manusia. Tapi, aku yang Alam dan Manusia sudah bisa memurnikan tingkat Enam, yang harusnya hanya bisa dilakukan oleh Dao Immortal keatas."
"Hadiahnya memang tidak seberapa, tapi tidak ada salahnya untuk datang dan mencari tahu lebih jauh tentang Kultivator Iblis di sini."
Mo Lian beranjak dari tempatnya, dan memutuskan untuk turun ke lantai dasar, menandatangi Zhang Jianheeng.
Terlihat di lantai dasar, Zhang Jianheeng, Zhang Annchi dan Zhang Fang Yin sedang makan di satu meja, kemudian di jaga oleh puluhan penjaga yang entah itu berdiri, atau duduk di meja sekitar.
Mo Lian lewat dengan mudahnya dan datang menghampiri Zhang Jianheeng. "Aku melihat di ujung jalan ada pengumuman pertandingan dengan hadiah Senjata Dao. Kemudian ada kekuatan khusus yang datang mengawasi, seberapa kuat dia?"
Zhang Jianheeng tertegun saat mendengar Mo Lian yang dengan beraninya menanyakan kekuatan pengawas pertandingan. "Anak muda, aku tahu kau sangat kuat. Tapi, jangan menanyakan hal ini pada orang lain dengan santainya. Kau tahu, kan, pengawas Gerbang Dimensi ditingkat Setengah Jiwa Emas ..."
Ia terdiam sejenak mengamati sekitar, kemudian memalingkan wajahnya kembali menatap Mo Lian. "Jika penjaganya saja setingkat itu, tentunya Yang Mulia Kaisar dari Tiga Kekaisaran ditingkat Jiwa Emas tahap Akhir. Untuk pengawas di kota kecil ini, setidaknya Alam dan Manusia tahap Akhir atau bahkan Setengah Jiwa Emas."
Mo Lian menganggukkan kepalanya, tingkatan itu tidak terlalu berarti banyak baginya. Hanya Jiwa Emas, ia bisa mengalahkannya dengan mudah.
...
***
*Bersambung...
__ADS_1