Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 262 : Bintang Utama


__ADS_3

Untuk bepergian ke Bintang Utama, Galaxy Pusat. Mo Lian tidak menggunakan Profound Ark atau terbang di angkasa luar, melainkan bersantai di Dunia Kecil dan membiarkannya bergerak sendiri menuju tempat yang dituju.


Jika ini orang lain, meski mereka bersembunyi di Dunia Kecil, mereka tidak akan pernah meninggalkan tempat mereka, tetap berada di satu tempat di mana mereka bersembunyi.


Kecepatannya juga bisa menjadi dua kali lipat, jika sebelumnya ia membutuhkan waktu empat bulan dari Bintang Yanjing, sekarang ia hanya membutuhkan waktu dua bulan saja.


Dengan waktu dua bulan, maka di Dunia Kecil setara dengan empat tahun jika dalam waktu normal. Namun Mo Lian mengubah waktunya dengan rasio 1 : 1, agar ia tidak merasa terlalu lama di dalam dan merasa sangat bosan.


Mungkin ini adalah waktu yang tepat untuk berlatih, tapi Mo Lian merasa ia tidak akan mendapatkan kemajuan jika tidak berkultivasi di Bintang Utama, meski sebenarnya Dunia Kecil memiliki kepadatan aura spiritual yang sangat berlimpah.


Tapi, ada catatan yang mengatakan tidak ada Dao Immortal di tempat lain selain Galaxy Pusat. Mo Lian tidak percaya dengan omong kosong itu, dan membuktikannya sendiri dengan berkeliaran, benar saja, semua Jiwa Emas tahap Akhir memilih meninggalkan tempat mereka dan bepergian ke Galaxy Pusat.


Saat ini Mo Lian sedang berada di tepi sungai dengan tangan terangkat di depan dada, membuat aliran sungai menjadi lebih deras, sesuai dengan tempah tinggal Ikan Sisik Naga. Pertumbuhan Ikan Sisik Naga sangat cepat sekali, dan bahkan sudah mulai bertelur.


Ini semua bisa terjadi karena berlimpahnya energi spiritual yang sangat murni di Dunia Kecil.


Mo Lian mengangkat jari telunjuknya ke atas, membuat sungai deras itu bergejolak seperti air mendidih dalam kuali. Kemudian dari dalam air terlihat Ikan Sisik Naga yang melompat keluar dengan panjang setengah meter.


Dengan kibasan tangannya, Mo Lian menangkap ikan itu dan membersihkan semua sisik maupun isi perutnya.


"Aku sudah memiliki bumbu untuk memasak, entah lemon dengan daun mint yang menciptakan rasa asin segar. Ginseng, jahe dan lain sebagainya."


Mo Lian sudah siap menikmati Ikan Sisik Naga seharga 100.000 Batu Spiritual kualitas Tinggi. Jika ia membuka rumah makan di Bintang Utama dengan kolam budidaya Ikan Sisik Naga, ia akan menjadi orang terkaya di sana.


Makanan kesukaan Mo Lian adalah tumis daging, tapi karena hari ini berbahan ikan, ia memasaknya menjadi asam manis.


Tidak membutuhkan waktu lama untuknya memasak dan mencicipi hidangan yang ia buat.


"Rasa ini, masih kalah jauh dari buatan Ibu ..." Mo Lian meletakkan sendok di atas piring, kemudian menengadahkan kepalanya melihat langit. "Aku ingin bertemu Ibu, ngomong-ngomong, bagaimana mungkin Ratu Bisnis memiliki kemampuan memasak yang hebat."


Mo Lian menghela napas panjang dan meneruskan makannya. Ada aura spiritual yang sangat murni di setiap suapan, tapi tidak cukup untuk membantunya berkultivasi. Bagaimanapun, ia memiliki 11 Element yang harus ditingkatkan secara bersamaan.


Setelah menyantap habis makanannya, Mo Lian berkeliling sekitar dengan terus menumbuhkan pepohonan besar sampai menembus awan. Ia menambahkan semua hal yang ada, agar Dunia Kecil tidak terlihat sepi. Ia bahkan berencana untuk menangkap monster, tapi sayang sekali saat ini berada di angkasa luar.


***

__ADS_1


2 Bulan Kemudian


Mo Lian keluar dari Dunia Kecil dan melihat bintang biru yang sangat megah, ia seperti debu di hadapan bintang ini. Bintang yang memancarkan aura kuat, sampai memengaruhi benda-benda angkasa di sekitarannya.


Ada kerinduan di matanya saat melihat Bintang Utama yang sangat ia nantikan. Tapi Mo Lian tidak langsung memasuki bintang, melainkan bergerak memutar untuk langsung tiba di wilayah Sekte Zhongjian.


Mungkin akan ada masalah ketika ia datang ke sekte dan langsung mengaku sebagai Murid Ketiga dari Hong Xi Ning. Melihat bagaimana sikap Masternya, tidak mungkin identitasnya sebagai seorang murid sudah disebar luaskan.


Beberapa jam kemudian, Mo Lian sudah berada di bagian kanan dari Bintang Utama, kemudian ia menembus pelindungnya begitu saja tanpa persiapan lebih matang.


Ketika memasuki Bintang Utama, hal yang dirasakan Mo Lian pertama kali adalah perubahan aura spiritual yang menekan dirinya, namun dengan cepat ia bisa berbaur dengan aura sekitar dan tidak menekannya lagi.


Mo Lian melihat lautan awan yang sangat tebal sesaat setelah memasuki Bintang Utama, ini adalah pemandangan yang ia rindukan selama ini, mungkin sudah empat tahun.


"Sekarang, aku hanya perlu berangkat ke Kota Zhan untuk mencari informasi. Aku tidak bisa langsung pergi ke sekte dan menemui Master, karena tentunya akan ada gejolak di sana apabila aku mengaku sebagai muridnya."


Mo Lian menerjang lautan awan yang sangat tebal, mungkin dua kali gedung pencakar langit yang ada di Bumi. Awan ini juga sangat kuat dan ada badai di dalamnya, bisa dikatakan sebagai perlindungan Bintang Utama. Tapi baginya, ini sangatlah mudah untuk dilewati.


Hanya dalam hitungan detik, Mo Lian sudah berhasil melewati lautan awan tebal. Sekarang ia bisa melihat awan-awan yang terlihat jarang di langit biru, serta hamparan hijau yang luas dengan tebing-tebing tinggi yang hampir menyentuh awan.


Berbicara tentang kota kekuasaan Sekte Zhongjian. Sekte Zhongjian memiliki 1000 kota sebagai wilayah kekuasaan, dengan 4 Kekaisaran yang juga berada di bawahnya.


Bintang Utama memiliki 10 Kekaisaran yang selalu berperang satu sama lain, tapi mereka sangat menghormati Sekte Zhongjian. Mereka akan mengirim Putra Mahkota untuk berguru di Sekte Zhongjian, agar statusnya sangat tinggi.


"Dengan hanya tersisa Tiga Organisasi Terkuat di Bintang Utama, maka akan terjadi kekacauan. Kekaisaran yang tidak mendapatkan perlindungan dari Tiga Organisasi Kuat, mungkin akan diserang."


Walaupun Sekte Zhongjian memiliki 4 Kekaisaran di bawahnya, tapi sekte tidak pernah ikut campur politik mereka dan tidak peduli tentang peperangan mereka. Sekte Zhongjian hanya akan menerima Putra Mahkota dari setiap Kekaisaran, setiap empat tahun sekali.


Mo Lian tersenyum tipis dan turun dengan sangat cepat seperti kilatan cahaya. Ia turun mengarah ke gerbang barat kota. Ia bisa saja langsung turun ke tengah-tengah kota yang merupakan Sekte Zhongjian, yang bersembunyi di Dimensi Ruang. Namun, jika ia langsung turun ke sana, ia akan mempermalukan Sekte Zhongjian.


Mo Lian yang mendarat tepat di depan gerbang itu disambut oleh beberapa penjaga yang mengangkat senjata. Ini adalah hal normal, karena ia mendarat tepat di depan gerbang dan bisa dianggap tidak menghormati Sekte Zhongjian.


"Aku dari Sekte Zhongjian." Mo Lian memperlihatkan Plat Giok dari Sekte Zhongjian.


Plat Giok itu berwarna biru, dengan tulisan '中建' berwarna emas di tengah-tengahnya. Plat Giok itu juga diikat oleh benang kain berwarna merah, entah bagian atas dan bawahnya.

__ADS_1


Ketika melihat itu, penjaga langsung mempersilakan Mo Lian untuk memasuki Kota Zhan tanpa pemeriksaan lebih lanjut. Bahkan Mo Lian tidak perlu membayar pajak sebesar 1 Batu Spiritual kualitas Tinggi.


Mo Lian yang melewati gerbang kota langsung merasakan aura dari orang-orang yang ia sayang. Mo Qian, Su Jingmei dan Mo Fefei. "Mereka berada di pusat, dan sepertinya Qin Nian, Yun Ning, Ong Hei Yun dan Hu Lan Yue juga berada di satu tempat dengan Ibu ..."


"Hanya Fefei yang berada di tempat lain, tapi setidaknya tidak dalam bahaya."


Mo Lian berlari ke arah pohon rimbun, kemudian melompat ke atas dahannya dan menghilang.


***


Wilayah Komersial, Kota Zhan, Sekte Zhongjian


Mo Lian keluar dari dalam tanah di suatu gang kecil yang merupakan sela-sela bangunan besar nan tinggi. Aura yang ia rasakan semakin kuat dan dekat, aura ini benar-benar mereka.


Tanpa berlama-lama, Mo Lian berjalan keluar dari gang kecil itu dan melihat jalan utama yang sangat bersih. Ada pohon yang tumbuh di kiri kanan jalan, yang tumbuh dengan jarak 15 meter dari setiap pohonnya. Banyak orang-orang yang berlalu lalang dalam kebahagiaan.


Mo Lian menoleh ke kiri dan perhatiannya tertuju pada dua bangunan yang berseberangan. "Setahuku, bangunan ini tidak pernah ada di kehidupan sebelumnya ..."


Dua bangunan yang dimaksud adalah tempat di mana orang-orang yang ia kenal berada. Bangunan yang sejajar dengan tempatnya berdiri bernama Can Qi Meiliafei dan yang berada di seberangnya adalah Paviliun Fei Xiao.


Can Qi Meiliafei memiliki bangunan berwarna merah gelap seperti kayu, pilar-pilarnya sangat kokoh dan ada ukiran sulur tanaman dan ada lampion yang menggantung di setiap lantainya.


Paviliun Fei Xiao sama-sama berlantai sembilan, memiliki bangunan berwarna putih dengan corak emas. Dari penampilannya saja, bangunan ini memakan biaya yang sangat besar untuk membangunnya.


Mo Lian berdiri di tengah jalan dan menoleh ke arah dua bangunan itu secara bergantian. "Ibu membuka rumah makan, dan Fefei kecil membuka Paviliun Alkimia?"


Mo Lian melipat lengannya di depan dada, memikirkan siapa dulu yang harus ia temui. Ia ingin memberi kejutan, dan melihat bagaimana reaksi mereka. Setelah berpikir sejenak, Mo Lian memutuskan untuk mendatangi Can Qi Meiliafei karena ingin menyantap masakan Ibunya.


Untuk Paviliun Fei Xiao, mungkin Mo Fefei akan sangat marah apabila diperlakukan yang terakhir. Tapi ia tidak bisa berbuat banyak, karena Paviliun Fei Xiao terlalu padat dan bahkan terlihat antrean panjang.


"Ibu, aku datang ..." Mo Lian berjalan seraya melompat-lompat kecil.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2