
Satu jam tiga puluh empat menit kemudian, pesawat mascapai ABC yang mereka tumpangi dengan nomor penerbangan ABA605 dari Bandara Shuangliu Chengdu sudah mendarat di Bandara Beijing Nanyuan. Sepuluh menit berlalu, pesawat sudah terparkir dan pintu keluarnya sudah terhubung dengan garbarata.
Mo Lian dan Ong Hei Yun berdiri dari tempat duduknya, mereka keluar dari kabin Businnes Class dan langsung berjalan menuju tempat di mana banyak sekali mobil yang berlalu lalang.
Mo Lian berjalan sembari membawakan dua koper besar milik Ong Hei Yun, ia sendiri tidak mempermasalahkannya, anggap saja ini sebagai bayaran atas tiket yang dibelikan. Tidak menunggu lama, sesaat setelah mereka tiba di pemberhentian taxi, terlihat di depannya mobil mewah berwarna hitam berkilau yang dapat dimuat oleh delapan orang.
Dari dalam mobil, keluar pria paruh baya dengan tubuh yang besar kekar. Pria paruh baya itu mengenakan setelan jas hitam, memakai kacamata hitam dan alat komunikasi tersembunyi di telinga kanannya. "Selamat datang, Nona. Silakan masuk," ucapnya seraya membuka pintu mobil.
Ong Hei Yun mengangguk kecil kemudian berjalan memasuki mobil. Baru saja ia masuk ke dalam mobil, ia mengeluarkan kepalanya menatap pria paruh baya. "Orang itu bersamaku, dia tamuku," ujarnya menunjuk ke arah Mo Lian.
Pria paruh baya menatap wajah Mo Lian sejenak, kemudian sedikit membungkukkan badannya mengarah pada pintu mobil. "Baik, Nona."
Mo Lian masuk ke dalam mobil meninggalkan dua kopernya di luar, ia meninggalkannya karena akan diambil pria paruh baya untuk dimasukkan ke dalam bagasi.
Setelah dua koper telah dimasukkan, pria paruh baya itu masuk ke dalam mobil dan duduk tepat di belakang setir kemudi. Kemudian menginjak gas mobil setelah ia memasang sabuk keamanan dan memastikan keadaan sekitarnya.
Mobil melaju dengan kecepatan yang stabil, saat berada di dalam perjalanan, Ong Hei Yun selalu mencoba berbicara dengan Mo Lian dan bertanya apapun yang bisa ditanyakan tanpa menahan diri.
Mo Lian menghela napas panjang, ia terdiam sejenak untuk mengecek orang di depannya. Ketika mengetahui jika di depannya adalah seorang Pejuang, barulah pada saat itu ia menjelaskan pengetahuan dasar yang lebih dasar lagi tentang Kultivator Dao.
"Hampir enam bulan berlalu sejak kita bertarung, namun kau tidak bisa menembus ketahap selanjutnya dari Wu-Zong? Itu sangat sederhana, cobalah kau bermeditasi menggunakan pernapasan yang tenang, hirup selama 10 detik, tahan 10 detik, hembuskan 10 detik, dan tanah kembali selama 10 detik. Lalu tenangkan pikiranmu dan buang semua hal yang mengganggu di sekitar." Mo Lian menjelaskan sembari melihat keluar jendela.
Mendengar itu, Ong Hei Yun memiringkan kepalanya. Ia tidak pernah mendengar tentang penjelasan yang seperti itu, terlebih lagi penjelasan tentang meningkatkan kekuatan adalah hal yang mudah.
"Ka- Kau serius? Kau tidak bercanda—" Ong Hei Yun berkata dengan terbata-bata, kemudian terhenti karena dipotong oleh Mo Lian.
"Tentu. Harusnya kau sudah melihatnya sendiri." Mo Lian menjawabnya langsung tanpa berlama-lama masih dengan kepala yang melihat keluar jendela.
Ong Hei Yun terdiam, ia menundukkan kepalanya mengingat kembali apa yang pernah dilihatnya dulu. Saat pertarungan di Pertandingan Beladiri dan Perusahaan Heiqiu, perbedaan kekuatan di dua tempat itu sangat besar, terlebih lagi jarak waktunya cukup singkat. Ketika mengingat itu, ia menganggukkan kepalanya sebagai tanda paham.
__ADS_1
Meski penjelasan Mo Lian tadi sangat mudah dipahami, tapi Teknik Budidaya yang dipraktikkan juga membawa efek terbesar dalam pencapaian. Jika teknik yang dipraktikkan ternyata tingkat rendah dan tidak lengkap, tentu saja waktu yang dibutuhkan lebih lama.
Pria paruh baya yang melihat anggukan kepala Ong Hei Yun dari kaca di atas kiri kepalanya hanya terdiam dan tersenyum tipis. Ia akan mencoba apa yang dijelaskan oleh pemuda yang ia sendiri tidak tahu namanya, dan berharap untuk dapat menembus tingkat Wu-Zong tahap Akhir.
Puluhan menit kemudian, mobil yang mereka kendarai sudah sampai di hotel mewah berlantai 50. Hotel ini adalah hotel termewah di Kota Beijing, dan di hotel ini pulalah sebagai tempat diadakannya pelelangan yang akan terlaksana tiga hari dari sekarang.
Mo Lian dan Ong Hei Yun keluar dari mobil memasuki hotel dengan pintu kaca yang dijaga oleh dua orang berbadan kekar berseragam. Ketika dua penjaga itu melihat Ong Hei Yun, keduanya membuka jalan. Kemudian menutupnya kembali saat melihat Mo Lian, namun baru saja mereka berjalan setengah langkah, mereka kembali membukanya ketika merasakan tekanan yang dikeluarkan oleh Mo Lian.
Pejuang!
Ketika Mo Lian dan Ong Hei Yun sudah memasuki gedung, kedua penjaga berbadan kekar itu menatap satu sama lain dengan tubuh yang masih bergetar ketakutan.
"Siapa pemuda itu? Aku tidak pernah melihatnya di sekitar sini, apalagi dia mengenakan pakaian biasa."
"Entahlah. Ini adalah idemu untuk menutup jalannya. Harusnya kita biarkan saja dia lewat, bagaimanapun dia bersama Nona Ong Hei Yun. Jika kita membiarkannya lewat, kita tidak akan merasakan tekanan seperti itu!"
Mo Lian yang mendengar percakapan itu hanya bisa terdiam dan menggeleng pelan.
Mo Lian mengangguk kecil, ia memasukkan tangannya ke baju yang dikenakannya dari bawah dan kemudian mengeluarkan buku bersampul biru. "Aku akan melelang Teknik Fondasi Ilahi, ini adalah teknik yang memudahkan seorang Pejuang untuk menembus ketingkat Wu-Dan."
Ong Hei Yun terdiam dengan mulut sedikit terbuka, namun keterkejutannya hanya berlangsung selama beberapa detik. Karena baginya meski Mo Lian memiliki kekuatan yang besar dan sanggup mengalahkan lima Pejuang tahap Wu-Dan secara bersamaan, masih tidak mungkin untuk menjual teknik yang dialaminya.
"Apakah kau yakin jika itu bisa membuat orang menembus tingkat Wu-Dan?" tanya Ong Hei Yun menunjuk ke arah buku yang dipegang Mo Lian.
Mo Lian mengangguk kecil, kemudian menjawab, "Kau bisa membukanya sekilas. Tapi jika kau tidak bisa menahan tekanan yang dikeluarkan darinya, kau harus memberiku 100 juta Yuan."
Ong Hei Yun menaikkan sebelah alisnya. "Hanya 100 juta Yuan? Oke."
Ong Hei Yun mengambil buku yang dipegang di tangan kanan Mo Lian. Tanpa berlama-lama lagi ia membuka buku itu dengan kedua tangannya, tiba-tiba ia merasakan tekanan hebat yang membuat tubuhnya bergetar. Perlahan, keringat dingin mulai mengalir membasahi pipinya.
__ADS_1
"Sudah." Mo Lian mengambil buku itu dan menutupnya kembali.
Ong Hei Yun bernapas dengan terengah-engah, ini adalah kali pertamanya merasakan hal yang tidak masuk akal ini. Saat berada di markas Pasukan Taring Naga, ia sudah membaca buku-buku teknik di sana namun tidak pernah merasakan hal seperti ini. Di harta keluarganya juga tidak ada teknik yang membuatnya tertekan.
Ia menghirup napas dalam-dalam kemudian menghembuskannya perlahan untuk menenangkan dirinya. Ong Hei Yun mendongakkan kepalanya menatap wajah Mo Lian. "Jual padaku, aku akan membelinya dengan harga tujuh miliar Yuan."
Mo Lian terdiam, ia tidak berharap jika Ong Hei Yun akan menawar dengan harga setinggi itu. "Apakah kau yakin? Apakah kau tidak perlu bertanya dulu pada keluargamu? Lagipula aku tidak pernah mendengar tentang Keluarga Ong di Kota Chengdu."
Ong Hei Yun menghela napas panjang, ia menyilangkan kedua tangannya di depan dada, kemudian menjawab, "Itu karena aku bukan berasal dari Kota Chengdu. Keluarga kami berasal dari kota ini, Kota Beijing, aku tinggal di Kota Chengdu hanya karena tugas dari Pasukan Taring Naga, dan keluargaku ke sana hanya karena mengunjungi ku dan bertemu dengan rekan bisnisnya ..."
Ong Hei Yun terdiam sejenak untuk mengambil napas, kemudian melanjutkan perkataannya, "Lalu tujuh miliar Yuan itu adalah uangku sendiri, aku tidak perlu meminta izin untuk menggunakan uangku. Lagipula aku hanya memerlukan waktu setengah tahun saja untuk mendapatkan tujuh miliar."
Mo Lian kembali terdiam dengan mulut sedikit terbuka, ia tidak berharap jika Ong Hei Yun sangat kaya. Jika Ong Hei Yun saja memiliki uang pribadi sebanyak itu, lalu seberapa banyak kekayaan Keluarga Ong.
"Itu adalah penawaran yang bagus. Ini hanya karena kita berteman dan kau selalu memberiku informasi, maka aku akan menjualnya padamu dengan harga enam miliar Yu—" Belum sempat menyelesaikan perkataannya, ucapan Mo Lian sudah dipotong oleh Ong Hei Yun.
"Tidak perlu. Jika aku sudah berjanji akan membayar tujuh miliar, maka akan aku bayarkan dengan jumlah tujuh miliar." Ong Hei Yun memotong perkataan Mo Lian sembari mengambil buku teknik.
Mo Lian kembali terdiam, ia menghela napas panjang dan tersenyum tipis. Sebenarnya ia ingin melelang Teknik Fondasi Ilahi, tapi tidak ada salahnya jika menjual teknik itu terlebih dahulu. Anggap saja ini sebagai rasa terimakasihnya atas informasi yang didapat dari Ong Hei Yun.
Ting!
Terdengar suara di dalam lift, menandakan jika lantai yang dituju sudah sampai. Kini mereka berada di lantai teratas, lantai 50. Dikatakan jika uang yang harus dikeluarkan untuk menginap satu malam di lantai teratas ini sebanyak 1.000.000 Yuan, dan mereka berdua akan berada di sini selama tiga hari.
Tanpa berlama-lama lagi keduanya keluar dari dalam lift, dan berjalan menuju kamar masing-masing. Berbicara tentang kamar, akomodasi Mo Lian di Kota Beijing ditanggung juga oleh Ong Hei Yun.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...