Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 223 : Kebenaran di Balik Organisasi Angin Hitam


__ADS_3

Kakek tua itu berjalan santai dan bersandar di luar penginapan, menunggu kelompok orang yang setidaknya berjumlah tiga puluhan, dengan kekuatan tertinggi Setengah Jiwa Emas. Itu adalah kekuatan yang tertinggi yang dikirim untuk berurusan dengan Mo Lian.


Mo Lian sendiri tidak terlalu peduli dan memutuskan untuk tetap fokus pada makanannya. Bagaimanapun, berurusan dengan Paviliun Kongqi Hei'an sangatlah mudah.


Jika kekuatan tertinggi Organisasi Angin Hitam adalah Setengah Dao Immortal, bahkan Dao Immortal sendiri, ia masih bisa berurusan dengan mereka. Itu karena ia sudah memiliki kekuatan yang setara dengan Dao Immortal, dan saat ini ia sudah bisa menembus Jiwa Emas, namun ia tetap menahannya sampai tidak bisa lagi ditahan.


Kakek tua bernama Xang Jiazhen kembali berjalan dan tidak lagi bersandar pada dinding. Ia menghalangi puluhan orang yang mengenakan pakaian biru tua seragam, dengan pedang di pinggang. Ia menghalangi mereka untuk tidak memasuki Penginapan 9 Lantai.


"Kakek tua! Apakah kau yakin ingin menghalangi jalan kami? Kami dari Paviliun Kongqi Hei'an!"


Xang Jiazhen tertegun, tidak berharap jika pemuda yang menginap di tempatnya akan bermasalah dengan Paviliun Kongqi Hei'an. "Jika kalian membuat masalah di sini, tentunya aku tidak bisa mengizinkan kalian memasuki tempatku."


"Diam! Jika kau melindunginya orang yang membunuh Tuan Muda Bai, Paviliun Sembilan Lantai akan kami musnahkan!"


Xang Jiazhen terdiam dengan kepala tertunduk. Selama ini ia mencoba untuk tetap tenang dan merendah di kota, agar identitasnya tidak diketahui oleh Kekaisaran Yang di Daratan Tianzu. Ia pergi ke Daratan Tianming karena menghindari pengejaran di sana, yang mana ia diburu karena mengetahui rahasia Kekaisaran Yang yang mana tidak boleh sampai tersebar.


Jika ia melepaskan kekuatannya di sini, tentunya identitasnya akan diketahui, dan pelariannya selama ini akan sia-sia.


Saat masih berpikir, tiba-tiba Xang Jiazheng mendongak sembari mengangkat dua jarinya. Terlihat, di antara jari telunjuk dan tengahnya terdapat bilah pedang yang berhasil ditangkap. Ia memutar dua jarinya, mematahkan bilah pedang itu menjadi dua bagian.


Xang Jiazheng mendorong kaki kirinya ke depan, membuat posisi kuda-kuda seraya memukulkan tinju kirinya yang normal itu.


Wush! Boom!


"Keuk!" Pria paruh baya dengan rambut hitam terikat itu memuntahkan seteguk darah segar dari dalam mulutnya, dan melesat cepat karena pukulan yang diterimanya sampai menghantam bangunan di seberang jalan.


Xang Jiazheng membungkukkan badannya, mengindari serangan yang mengarah pada batang lehernya. Ia mendorong kaki kanannya ke depan, dan menarik kaki kirinya ke belakang, kemudian memutar tubuhnya sembari menyerang tenggorokan lawannya dengan siku kiri.


Tidak berhenti disitu saja, ia memukulkan tinju kanannya pada dada pria paruh baya lainnya.


Mo Lian yang baru saja selesai menghabiskan makanannya itu masih duduk bersantai menyesap secangkir arak. "Kemampuan yang baik, namun sayang dia terluka sejak lama di bagian Meridian, sehingga ia tidak bisa menggunakan energi spiritual."


Mo Lian meneguk sebotol arak, kemudian meletakkannya dengan keras seraya berdiri dari tempatnya duduk. Ia berjalan menuju pintu keluar, menghampiri Xang Jiazheng yang masih bertarung.


"Tidak peduli apakah kalian memiliki keluarga atau apapun itu, karena kalian mengambil jalan Kultivator Iblis, tentunya kalian harus mati di sini."


Xang Jiazheng melompat mundur dan berdiri di samping Mo Lian. "Apa yang kau lakukan sampai menyinggung Paviliun Kongqi Hei'an?"


Mo Lian memiringkan kepalanya pura-pura mengingat tindakan yang dilakukannya. "Menghajarnya sampai tidak bisa berdiri? Melukai tiga pengawalnya, dan salah satunya aku lempar jauh keluar kota."


"Tapi, sebagai Kultivator Dao yang baik dan mematuhi aturan, tentunya aku harus membunuh siapapun yang mengambil jalan Kultivator Iblis," sambung Mo Lian.


Xang Jiazheng menoleh cepat menatap Mo Lian dari samping. "Kultivator Iblis?!"


Datang lagi kerumunan orang seperti sebelumnya saat melihat pertarungan di tengah kota. Biasanya siapa saja yang bertarung di dalam kota akan mendapatkan sebuah hukuman, namun tidak dengan hari ini, yang kemudian membuat heran semua orang yang melihatnya.

__ADS_1


"Apakah pertarungan dan pembunuhan diperbolehkan di sini?" Tentu saja ini sangat tidak wajar baginya, biasanya ada peraturan tak tertulis yang tidak memperbolehkan untuk bertarung maupun membunuh.


"Tidak ada hal semacam itu. Untuk hal sepele biasanya tidak masalah, namun jika sampai pertarungan apalagi pembunuhan, biasanya akan ada prajurit yang datang untuk menghentikan," jawab Xang Jiazheng.


"Apakah ada permainan antara Paviliun Kongqi Hei'an dengan Walikota Xingmai?"


Xang Jiazheng mengangkat kedua bahunya, menjelaskan ketidaktahuan.


"Kalian! Jangan mengabaikan kami!"


Mo Lian yang masih berbicara itu mengangkat tangannya, menangkap pergelangan tangan pria yang menyerangnya dengan pedang. Kemudian ia menurunkan tangannya mengambil ancang-ancang, dan melemparkannya ke udara.


Ia menunjuk jarinya ke bawah, menciptakan tekanan yang mengerikan dan membuat pria yang melesat ke langit itu berbalik arah dengan cepatnya, menghantam daratan.


Boom!


Benturan yang keras terjadi menciptakan lubang besar dengan retakan-retakan, dan terlihat di tengah-tengah lubang itu terdapat pria paruh baya yang sebagian besar tulangnya telah patah.


Kerumunan orang yang berada di sekitar juga mundur belasan langkah karena tekanan udara yang menyebar ke segala arah, mendorong mereka semua untuk menjauh.


Mo Lian membuka telapak tangannya, memperlihatkan ratusan gumpalan cahaya kuning keemasan. Ia mengarahkan tangannya, menembakkan gumpalan cahaya itu menembus pundak, paha, kaki dan lengan. Ia menghindari semua bagian vital pada tubuh, namun meski demikian, ia memutus semua Meridian lawannya agar tidak bisa beregenerasi.


"Beritahu pada Paviliun Kongqi Hei'an! Aku, Mo Lingdao akan datang menghancurkan mereka," ucapnya pelan namun terdengar di telinga semua orang. Ia berbalik memasuki Penginapan 9 Lantai. "Sebarkan juga, jika Walikota Xingmai melindungi Paviliun Kongqi, maka aku akan membunuhnya!"


Semua orang tertegun, kedamaian Kota Xingmai tidak akan berlangsung lama karena pernyataan Mo Lian ini.


Mo Lian yang hendak masuk itu berhenti melangkah. "Paviliun Kongqi Hei'an, itu nama yang buruk. Bukankah nama organisasi kalian adalah Angin Hitam?"


"Ba- Bagaimana kau tahu, nama asli kelompok kami?—"


"Diam bodoh!"


Mo Lian tersenyum tipis, dan kembali melangkah masuk.


Ia duduk di tempat sebelumnya bersama dengan Xang Jiazheng, karena ada satu hal yang ingin ditanyakannya.


"Ketika aku mengatakan nama organisasi itu, kau seperti mengetahuinya. Bisakah kau ceritakan?" Mo Lian mendongak menatap Xang Jiazheng.


Xang Jiazheng hanya diam dan memalingkan wajahnya melihat keluar melalui jendela kaca. Ia mencoba menghindari tatapan mata Mo Lian, dan tidak ingin mendengar lebih jauh tentang pertanyaan itu.


"Aku akan menyembuhkan Meridian mu," sambung Mo Lian yang memberikan penawaran.


Xang Jiazheng kembali menoleh cepat menatap Mo Lian. Tidak ada yang mengetahui tentang keadaannya saat ini, bahkan cucunya yang selalu bersamanya juga tidak mengetahuinya. Namun, Mo Lian yang baru ditemuinya yang bahkan belum genap satu jam, sudah mengetahui keadaannya yang sekarang.


"Ap- Apakah bisa? Bukankah itu membutuhkan Pil tingkat Lima?" tanya Xang Jiazheng penuh harap.

__ADS_1


Pil? Bisa? Sangat mudah baginya untuk menyembuhkan Meridian yang terluka, bahkan Dantian yang dikatakan tidak bisa disembuhkan, ia bisa dengan mudah menyembuhkannya.


Mo Lian mengangguk kecil, kemudian menjawab, "Tentu, tapi aku ingin mendengar terlebih dahulu tentang Organisasi Angin Hitam."


Xang Jiazheng menoleh sekitar, tidak ada lagi pengunjung lain selain Mo Lian karena keributan di depan penginapan tadi. "Aku dulunya merupakan salah satu Komandan di Kekaisaran Yang. Namun aku dikejar karena menolak untuk mengikuti kehendak Kaisar yang berkeinginan membelot ..."


"Kaisar Yang merupakan Kultivator Dao yang hebat, namun dia beralih ke jalan Iblis karena hasutan dari pria berjubah dari bintang lain yang datang kemari. Aku melarikan diri bersama satu-satunya keluarga yang tersisa, yaitu cucuku dan menjalankan bisnis penginapan di sini." Xang Jiazheng menoleh ke kiri, melihat ruangan yang merupakan dapur.


Mo Lian menganggukkan kepalanya tanda mengerti. Tunggu! Cucu? Artinya, dia berusia seratus tahun lebih?!


"Organisasi Angin Hitam berkeinginan untuk menguasai seluruh Bintang Tianjin. Untuk penghasut, aku menduga orang itu sudah menembus Dao Immortal." Xang Jiazheng terus menjelaskan tanpa melihat perubahan ekspresi Mo Lian.


Xang Jiazheng mendongak menatap Mo Lian. "Bagaimana kau bisa mengetahui tentang Organisasi Angin Hitam?"


"Aku bertemu dengan mereka di Kota Mengyin, mereka membunuh puluhan ribu wanita tidak peduli usia berapa. Kemudian aku mengetahui markas mereka di sini karena ingatan dari Penatua Jian yang berasal dari Sekte Qingzhaou," jawab Mo Lian menjelaskan.


Xang Jiazheng terdiam sejenak dengan mulut sedikit terbuka, ia tidak menduga Organisasi Angin Hitam sudah memasuki berbagai kekuatan di Kekaisaran Tang. "Bagaimana kau bisa tahu Paviliun Kongqi Hei'an adalah Organisasi Angin Hitam?" Ia yang sudah tinggal di sini selama puluhan tahun saja tidak mengetahuinya.


"Dari nama mereka, itu hanyalah permainan kata, dan aku bisa merasakan aura dari Kultivator Iblis. Ada satu juta Kultivator Iblis yang tersebar di seluruh penjuru Kota Xingmai."


Xang Jiazheng kembali tertegun, itu adalah jumlah yang sangat banyak. Terlebih kekuatan mereka tidak ada yang rendah, dan peningkatan kekuatan yang sangat cepat.


"Apa yang akan kau lakukan terhadap Organisasi Angin Hitam?" Xang Jiazheng menduga apa yang akan dilakukan Mo Lian tidaklah sederhana dan sangat berbahaya.


"Menghancurkan Organisasi Angin Hitam sampai ke akarnya!" Tidak ada keraguan di wajah Mo Lian. Ia benar-benar ingin menghancurkan organisasi itu.


Kultivator Iblis, Kultivator yang menjalin hubungan dengan Alam Bawah. Semakin banyak Kultivator Iblis di Alam Semesta, maka gerbang antara dua Alam akan terbuka, yang mengakibatkan rusaknya tatanan Alam Semesta.


Xang Jiazheng berdiri sembari membanting kedua tangannya di atas meja. "Apakah kau gila?! Mereka memiliki Dao Immortal sebagai pendukung!"


"Dao Immortal?" Mo Lian memiringkan kepalanya, menatap heran Xang Jiazheng. "Lalu kenapa? Apakah mereka spesial sampai harus ditakuti? Mereka hanyalah semut!" Ia membanting tangan kanannya yang terkepal di atas meja.


Seketika itu juga, gemuruh yang menggelar terdengar di langit kota, dengan awan hitam yang perlahan muncul menghalangi sinar matahari yang menyinari kota.


Tidak lama kemudian, Mo Lian menghembuskan napas panjang dan kembali tenang.


Xang Jiazheng yang menyadari perubahan itu mengalihkan pandangannya berkali-kali, pada langit dan Mo Lian. "Ka- Kau— An- Anda, Dao Immortal?" tanyanya terbata-bata.


Mo Lian terdiam sejenak, ia memang bisa dikatakan sebagai Dao Immortal. Tapi dari pandangan langit, ia masih ditingkat Alam dan Manusia tahap Akhir. "Entahlah, bisa dibilang begitu."


Xang Jiazheng bergetar hebat dan terduduk di kursinya, tubuhnya lemah seperti otot-ototnya tidak kuat menahan beban tubuhnya.


Mo Lian hanya diam dan bangkit dari tempat duduknya. Kemudian meninggalkan Xang Jiazheng seorang diri untuk memenangkan diri.


...

__ADS_1


***


*Bersambung...


__ADS_2