Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 45 : Pembukaan Perusahaan


__ADS_3

Empat puluh menit kemudian, mereka sudah tiba di gedung yang baru saja dibeli. Gedung ini memiliki ruang parkir yang luas di depannya, cukup untuk menampung lebih dari 50 mobil. Di depan gedung juga terdapat pagar tanaman, taman air mancur kecil yang berada di kiri dan kanan halaman, yang mana menambah keindahan ruang.


Mereka turun dari mobil, kemudian berjala. menuju pintu kaca gedung. Di gedung ini sendiri sangat sepi tanpa adanya orang, jikapun ada, orang itu adalah penjaga khusus yang ditugaskan untuk berkeliling gedung sampai dimana ada yang membelinya.


Su Jingmei merogoh tas yang dibawanya, ia mengeluarkan kartu yang ukurannya hampir sama seperti kartu ATM. Kemudian meletakkannya di sensor kunci yang terletak di sebelah pintu kaca.


Pintu kaca terbuka terpisah sesaat setelah terdengar bunyi dari alat sensor. Tanpa berlama-lama lagi Mo Lian dan lainnya berjalan memasuki gedung, mereka menolehkan kepala melihat sekitar.


"Ibu. Bagaimana jika di sudut sana kita buat cafe, jika di sini hanya untuk penerimaan tamu, sepertinya terlalu besar." Mo Lian menunjuk jarinya mengarah pada sudut ruangan yang cukup luas.


Su Jingmei mengamati sudut ruang yang ditunjuk Mo Lian, beberapa detik kemudian ia menolehkan kepalanya menatap Mo Lian. "Apakah Lian'er bisa membuat minuman?"


"Tidak." Mo Lian menjawabnya singkat tanpa berpikir panjang. Jika membuat minuman untuk orang-orang Bumi memang ia tidak bisa, tapi beda halnya jika untuk orang-orang yang berada di Galaxy Pusat ataupun seorang Kultivator.


Mendengar itu, Su Jingmei hanya bisa terdiam dan menghela napas panjang. Ia memang senang dengan semangat berbisnis Mo Lian, tapi jika ingin membuka cafe dan tidak ada yang mengurusnya. Maka yang ada hanya akan membuang-buang uang dan waktu. "Sepertinya tidak—"


"Ibu. Biarkan Fefei yang menjaga cafe, Fefei bisa mengajak teman yang baik dalam meracik minuman." Mo Fefei memotong perkataan Su Jingmei.


Mo Lian menolehkan kepalanya menatap Mo Fefei dengan mulut terbuka. Beberapa detik kemudian ia mengusap lembut puncak kepala Mo Fefei. "Aku tahu alasan mengapa kau ingin menjaga cafe."


Mo Fefei hanya diam dan terkekeh kecil saat Kakaknya mengetahui niat aslinya. Jika di lantai dasar benar-benar akan dibuat cafe, maka ia tidak perlu lagi pergi ke cafe lainnya untuk minum sesuatu, dan memilih untuk pergi ke kantor tanpa harus membayar.


"Baik, baik. Setelah hari pembukaan, kau bisa panggil temanmu," ucap Mo Lian masih dengan mengusap lembut puncak kepala Adiknya.


"Hehehe." Mo Fefei terkekeh kecil dan kemudian memeluk erat Mo Lian.


Setelah selesai merencanakan bahwa lantai satu digunakan untuk cafe. Keempat orang itu kembali melanjutkan perjalanannya, lantai tiap lantai mereka jelajahi dan mereka tentukan untuk apa-apa saja. Seperti contohnya di lantai 10 digunakan sebagai ruang penelitian, lantai 14 sebagai tempat di mana penerimaan tamu penting dari keluarga besar maupun perusahaan lain. Dan yang terakhir, lantai 15 digunakan untuk Su Jingmei dan para petinggi lainnya.


Ketika sudah selesai memutuskan fungsi dari tiap-tiap lantai. Mereka berempat beristirahat sejenak di salah satu cafe terdekat, kemudian kembali ke Real Estate Emei.

__ADS_1


***


Waktu berlalu begitu cepat, tidak terasa sudah empat hari terlewati setelah pembelian gedung bertingkat. Selama empat hari ini juga Mo Lian sudah membeli beberapa furniture yang diletakkan di setiap lantai, ia juga membeli beberapa guci-guci, tanaman dalam ruangan. Ratusan set komputer dan peralatan yang digunakan untuk membuka cafe.


Untuk semua yang dibelinya, Mo Lian menghabiskan uang dengan total 10.000.000 Yuan. Cukup murah untuk mengisi seluruh tempat yang ada di tiap lantai.


Pegawai di perusahaan ini untuk sementara adalah orang-orang dari Keluarga Qin dan Yun. Paling tidak sampai saat di mana banyak yang melamar di perusahaan.


Di bagian Penelitian memiliki Mo Lian sebagai Ketua, Zhing Xumei Wakil Ketua, dan beberapa pegawai lainnya yang dikenalkan oleh Qin Nian dan Zhing Xumei.


Kini di depan perusahaan sudah terparkir puluhan mobil. Entah itu milik Keluarga Qin, Yun dan beberapa mobil dari pihak media.


Sehari sebelum pembukaan perusahaan, pihak media sudah dikabari. Dengan cepat mereka semua berbondong-bondong datang kemari, alasannya sederhana, mereka ingin bertemu dengan Bintang Huaxia, Yun Ning.


Di depan pintu gedung sudah berdiri beberapa orang yang berada di belakang pita merah. Orang-orang itu adalah Su Jingmei, Mo Lian, Mo Fefei, Qin Zhang, Yun Hengtian, Qin Nian dan Yun Ning.


Su Jingmei menolehkan kepalanya melihat sekitar, kemudian ia menganggukkan kepalanya. "Terimakasih untuk semua orang yang telah hadir. Hari ini Perusahaan Meiliafei yang bekerjasama dengan Keluarga Qin dan Keluarga Yun akan dibuka," ucapya dengan nada sedikit tinggi, kemudian menggunting pita merah diikuti lainnya.


Tepuk tangan dari semua orang yang hadir dapat terdengar. Pada saat itu juga di Videotron yang telah disiapkan menyala, memperlihatkan dua wanita yang sangat cantik, yang tak lain ialah Qin Nian dan Yun Ning tengah memegang botol kecil berisikan cairan Pil Pingyuan.


Bukan hanya Videotron di depan Perusahaan Meiliafei. Namun juga Videotron lainnya yang berada di pusat Kota Chengdu, untuk pembukaan hari ini, Mo Lian merogoh kocek yang lumayan untuk menyewa beberapa Videotron. Dan untuk Qin Nian dan Yun Ning? Itu gratis.


Di sana juga tertulis informasi tentang penjualan resminya, serta pelelangan yang akan diadakan pada tanggal 22 April 2020, dua hari dari sekarang.


Setelah pembukaan resmi Perusahaan Meiliafei. Orang-orang yang turun hadir di sini diberikan voucher diskon untuk pembelian cairan Pil Pingyuan yang memiliki banding 10. Meski begitu, efeknya tidak usah ditanyakan kembali, itu karena kali ini Mo Lian menggunakan rempah maupun herbal berkualitas.


Mo Lian juga tidak perlu mengkhawatirkan tentang kekurangan bahan, itu karena ia sudah membeli tiga truck yang mana cukup sebagai bahan Pil Pingyuan selama dua tahun ke depan. Ia juga tidak perlu khawatir mengenai kesegaran bahan, itu karena ia sudah menyiapkan ruang khusus dengan teknologi modern, ditambah dengan array yang dipasangnya.


Su Jingmei dan lainnya merasa heran saat mengetahui Mo Lian meminta Keluarga Qin membeli bahan-bahan dengan jumlah yang banyak sekaligus dan tidak menyicil. Namun ketika Mo Lian menjelaskannya, akhirnya mereka paham. Mo Lian berpikiran jauh ke depan, menurutnya pasti ada saja orang-orang yang iri dan mengusahakan cara apapun untuk dapat memotong pasokan rempah dan herbal untuk Perusahaan Meiliafei saat penjualan Pil Pingyuan meningkat.

__ADS_1


Acara dilanjutkan, berbagai pertanyaan dilontarkan oleh jurnalis yang hadir.


"Berapa persen Anda yakin jika Perusahaan Meiliafei dapat menembus pasar di Kota Chengdu? Bukankah terlalu berisiko membuka Perusahaan Kecantikan di kota ini?"


Dengan senyum percaya diri, Su Jingmei menjawabnya, "Mungkin terdengar sombong dan terlalu percaya diri. Namun Perusahaan Meiliafei kami sangat yakin dapat menembus pasar di Kota Chengdu, bahkan Internasional."


Seketika semua pihak media terdiam sejenak dengan mulut terbuka. Mereka memandang satu sama lain, kemudian mengalihkan perhatiannya kembali pada Su Jingmei.


"Mengapa Anda bisa sangat yakin?" Wanita muda yang duduk di barisan terdepan kembali bertanya.


"Jika kalian ingin mengetahui dari mana keyakinan kami datang. Dua hari lagi di Paviliun Baozang kami akan mendemonstrasikan cara penggunaan Cairan Pil Pingyuan ini. Kami juga akan mengundang kalian semua turut hadir." Su Jingmei kembali menjawabnya.


Qin Zhang dan Yun Hengtian menganggukkan kepalanya, mereka setuju dengan mengundang para pihak media yang hadir hari ini untuk datang ke Paviliun Baozang. Bagaimanapun yang memegang saham di sana adalah Keluarga Qin dan Yun.


Meski merasa kurang yakin dengan perkataan Su Jingmei. Namun tidak ada rasa tidak bahagia yang terpancar di wajah semua orang, mereka semua sangat senang diundang untuk datang ke Paviliun Baozang, yang mana sangat mustahil bagi mereka untuk datang.


Berbagai pertanyaan kembali ditanyakan, dan kebanyakan jawaban dari pertanyaan itu dirahasiakan. Su Jingmei mengatakan semua pertanyaan itu akan terjawab saat berada di Paviliun Baozang.


Ketika mereka mendengar itu, rasa penasaran semua orang meningkat. Mereka berharap dua hari akan berjalan dengan cepat agar dapat menyaksikannya sendiri.


Setelah semua acara telah berakhir. Pihak media pulang ke tempat masing-masing, dan untuk Keluarga Qin dan Yun pergi tinggal di perusahaan untuk merayakan pembukaan.


Hari ini, berita tentang pembukaan Perusahaan Meiliafei telah tersebar luas ke seluruh Kota Chengdu, bahkan seluruh Provinsi Sichuan. Berbagai keluarga besar dari kota-kota lain menjadi penasaran tentang apa yang dikatakan Su Jingmei, dengan cepat mereka semua bersiap-siap untuk datang ke Kota Chengdu, Paviliun Baozang.


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2