
Mo Fefei dan yang lainnya berjalan menuju lantai tiga, mereka melewati lorong-lorong yang di sampingnya terdapat kamar-kamar, dan terus berjalan hingga melihat sebuah ruangan yang sangat luas. Di dalam ruangan itu banyak sekali rempah, herbal, bebatuan, dan kertas-kertas yang berserakan tak tersusun rapi.
Lalu di dekat jendela ada seorang pria muda berambut cokelat dengan potongan rapi. Memiliki kulit halus sehalus sutera, namun sangat kuat lebih dari baja. Pemuda yang tak lain ialah Mo Lian itu sedang duduk dan menggerakkan kuas di atas kertas putih kosong.
"Kakak! Sudah berapa kali ku bilang untuk membereskan semua kekacauan ini! Kenapa setiap kali aku melihatnya akan selalu berantakan!" Mo Fefei berjalan menghampiri Mo Lian dengan kaki yang menekan sangat kuat di lantai.
"Sudahlah. Besok semua ini akan dipindahkan ke Menara Sumber Daya," ucap Mo Lian yang masih menulis teknik.
Untuk teknik-teknik yang akan diletakkan di dalam menara, ia akan menulisnya secara manual menggunakan kuas, itu dimaksudkan agar pemahaman seseorang Kultivator dalam memahami tekniknya dapat lebih baik. Bagaimanapun tulis manual dan mengetik memiliki perbedaan dalam aura.
"Lian. Apakah semua ini kau yang membuatnya?" tanya Xu Xumei melihat tumpukan buku di rak.
Mo Lian mengangguk kecil. "Iya, itu ada tingkat Kuning, Merah, Hitam, Surgawi, dan Ilahi. Tapi semua teknik itu nantinya akan aku bakar dan ganti dengan baru," jawabnya masih berfokus pada kertas di atas meja.
Wu Yengtu dan yang lain tersentak dengan apa yang dikatakan Mo Lian. Membakar teknik berharga? Tidak pernah ada orang yang akan melakukan hal itu. "Kenap?" tanya Xu Xumei kembali.
"Itu adalah teknik yang ku buat menggunakan peralatan modern. Sangat berbeda jika ditulis secara manual seperti ini, yang akan ku bakar hanyalah teknik bertarung, bukan budidaya. Untuk teknik bertarung nantinya aku akan membuat dari tingkat Kuning sampai Surgawi ..."
Mo Lian terdiam sejenak, kemudian melanjutkan perkataannya, "Tapi tidak semua orang bisa menggunakan teknik Surgawi. Saat di Menara Beladiri nanti, akan aku pasang array lainnya. Saat seseorang telah menembus Fase Mendalam, barulah orang itu diperbolehkan untuk naik ke lantai dua dan membaca tekniknya, yang artinya orang itu hanya bisa menggunakan teknik tingkat Kuning ..."
"Ketika sudah menembus Fase Lautan Ilahi, array yang melindungi lantai tiga akan memberikan izin masuk orang yang sudah berada ditingkat itu. Itu hanyalah secara kasarnya saja, tapi terkadang ada orang yang masih berada pada Fase Lautan Ilahi namun bisa menaiki lantai empat, maupun lima." Mo Lian menjelaskan mengenai aturan pada Menara Beladiri sembari masih menulis teknik.
Xu Xumei mengangguk kecil, kemudian kembali bertanya, "Lalu bagaimana jika seseorang hanya ingin berlatih satu teknik, namun tidak dapat meningkatkannya lagi?"
Mo Lian tersenyum tipis. "Aku sudah mengaturnya, aku membuat teknik setengah jadi, dan lanjutannya ada di lantai berikutnya. Teknik ini aku jamin aman tanpa ada efek samping, tapi yang namanya teknik setengah jadi pastinya kekuatannya tidak sebaik teknik yang lengkap."
Mendengar itu, semua orang menganggukkan kepalanya tanda paham meski tetap saja ini mengejutkan mereka. Anak muda yang usianya puluhan kali lebih muda dari mereka, namun memiliki pengetahuan yang luar biasa.
Xu Fulian mengangkat tangannya dan membuka mulut untuk bertanya. Namun baru setengah tangan yang terangkat, Mo Lian memotongnya terlebih dahulu dan kembali menjelaskan.
Mo Lian menjelaskan fungsi dari tiap-tiap lantai dari lima menara utama. Seperti halnya menara Alkimia, di menara itu akan diletakkan pengetahuan tentang rempah dan herbal serta metode pembuatan pil yang sangat berharga. Untuk naik ke lantai selanjutnya memiliki metode penyaringan yang berbeda, di lantai ini mengukur kekuatan jiwa, bukan kultivasi.
Menara Array, memiliki pengetahuan tentang jenis-jenis array, entah itu yang bisa digunakan untuk satu orang, dua orang, diaktifkan dengan 100 orang, dan lainnya. Untuk naik ke lantai selanjutnya akan diberikan tes untuk memecahkan array pada tiap lantai.
Menara Mantra, sama seperti array, itu karena mantra adalah susunan yang lebih sederhana dari array. Tapi tentu saja jangkauannya lebih sedikit, diambil contoh adalah array yang mengumpulkan energi spiritual, itu bisa menarik energi spiritual dalam ribuan mil. Sedangkan untuk mantra hanya bisa membantu penyerapan energi spiritual sekitar. Untuk naik ke lantai berikutnya diharuskan untuk melengkapi mantra yang tidak lengkap, maupun memperbaiki.
Tapi array maupun mantra ada keuntungan masing-masing, tergantung tempat dan keadaan.
Menara Tabib, pengetahuan tentang penyembuhan, akupuntur, membuat ramuan. Untuk dapat naik ke lantai berikutnya diharuskan mengulang kembali gerakan yang digambarkan pada array.
__ADS_1
Menara Sumber Daya, ini adalah ruang penyimpanan bahan herbal, mengatur dana yang masuk dan keluar. Untuk naik lantai berikutnya diharuskan memiliki izin dari salah satu menara, kemudian disetujui oleh penjaga di Menara Sumber Daya.
Mo Lian terus menulis teknik dengan cara manual, untuk teknik-teknik ini ia buat berdasarkan pengalamannya, bukan berasal dari pengajaran yang diajarkan oleh Masternya. Serta teknik yang ditemukannya di gugus bintang lain.
Dalam waktu lima menit, Mo Lian akan menyelesaikan satu teknik, cukup lama jika dibandingkan dengan mengetik melalui perangkat modern. Setelah selesai, ia meminta bantuan Mo Fefei untuk menempelkan menjadi buku, dan diberi judul di depannya.
Delapan jam kemudian, atau lebih tepatnya sudah tengah malam. Mo Lian menghentikan pengerjaan dalam menulis buku teknik, ia sudah menyelesaikan 96 buku, masih kurang 2404 buku lagi.
"Ah!" Mo Lian membanting keras kedua tangannya di atas meja, yang membuat orang-orang di sekitarnya tersentak.
"Lian'er! Jangan berisik! Ini sudah malam." Su Jingmei menjewer telinga Mo Lian.
"Ma- Maaf, Bu. Aku kesal karena menulis seperti ini sangat lama dan memakan energi spiritual, berbeda jika mengetiknya di kom ... puter..." Mo Lian berdalih dan kemudian meletakkan dagunya di atas meja. Hingga beberapa menit kemudian rasa kantuk menyerangnya dan membuatnya tertidur.
***
Keesokan Paginya
Hari ini, hari Sabtu 7 November 2020. Hari di mana Mo Lian akan memasang Formasi Vena Naga, formasi yang berfungsi untuk memperkuat Vena Naga dan menahannya agar tidak menyebar luas.
Mo Lian yang sudah bangun dari tadi pagi langsung menuju halaman, ia meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku karena tertidur di meja kerja. Kemudian ia mengukir pola-pola di permukaan Batu Giok Cermin dan Batu Spiritual yang nantinya akan digunakan untuk membuat array atau formasi.
Ketika ia sudah menyelesaikan pekerjaannya. Tiba-tiba di depan gerbang Mansion Bai Long berhenti beberapa mobil mewah, ia mengenali mobil-mobil itu, itu adalah mobil milik Keluarga Qin dan Yun.
Xin Hei Yu, ibu dari Yue Xin Mei yang kebetulan sedang menyirami bunga-bunga di halaman depan berjalan untuk membuka gerbang. Kemudian kembali melanjutkan pekerjaannya yang sedikit tertunda.
"Master! Aku merindukanmu!" Yun Ning berlari dengan kedua tangan direntangkan.
Melihat itu, Mo Lian menundukkan kepalanya menghindari pelukan Yun Ning.
"Jadi. Kenapa semua orang datang kemari?" tanya Mo Lian menatap Qin Zhang.
Qin Zhang menangkupkan kedua tangannya, kemudian menjawab, "Nian'er mengatakan jika Anda menginginkan seorang penjahit, dari itu saya mengetahui jika Anda ingin membuat seragam. Maka dari itu aku menghubungi semua orang untuk datang ke sini."
"Apakah orangnya sudah datang?" Mo Lian kembali bertanya.
"Belum Master. Dia masih bersiap-siap, bagaimanapun jumlah orangnya terlalu banyak, jadi dia perlu menghubungi beberapa karyawan yang sedang libur." Qin Zhang menjawabnya dengan kedua tangan ditangkupkan.
Mo Lian mengangguk kecil. "Baiklah, kalau begitu aku akan pergi duluan ke Sekte Dongfangzhi. Aku dan 10 Senior akan membangun sebuah array dan formasi."
__ADS_1
"Senior?" Qin Zhang menaikan sebelah alisnya keheranan.
Mo Lian hanya terdiam dengan senyum tipis menghiasi wajahnya, dan mengangkat jarinya menunjuk ke langit.
Seketika itu juga mereka semua menengadahkan kepalanya mengikuti arahan Mo Lian. Terlihat di sana 10 orang melayang di antara bumi dan langit menatap ke arah bawah.
Mo Lian melemparkan 10 Batu Spiritual dengan 10 Batu Giok Cermin kepada Wu Yengtu dan yang lainnya. "Tanam itu di dalam tanah dengan kedalaman lebih dari 10 meter, itu digunakan untuk membuat Formasi Vena Naga."
Mo Lian terdiam sejenak mengambil beberapa batu lagi dari atas meja, kemudian melemparkannya dengan jumlah yang sama. "Setelah susunan pertama telah selesai, sekarang tanam lagi batu-batu itu dengan jarak 50 meter sesuai arah jarum jam dari tempat awal, dengan kedalaman yang sama."
Wu Yengtu dan lainnya menganggukkan kepalanya. Kemudian memasukkannya ke dalam kantung baju maupun celana, lalu tanpa berlama-lama lagi mereka semua berpencar ke berbagai arah yang telah ditentukan.
Sebenarnya bisa saja Mo Lian membuatnya dengan empat Batu Spiritual dan empat Batu Giok Cermin. Tapi karena kepadatan energi spiritual di Bumi sangat tipis, ia membutuhkan lebih banyak material, itu agar array terus berfungsi dan memiliki ketahanan yang panjang dengan cara terus-menerus menyerap energi spiritual di sekitar.
Mo Lian menekan kakinya di tanah, kemudian melesat tajam ke tengah-tengah sekte, atau lebih tepatnya di langit yang dibawahnya terdapat danau buatan.
Mo Lian memejamkan matanya sejenak untuk mengecek apakah semua material sudah tertanam di tempatnya. Ketika ia membuka matanya perlahan, ia menghirup napas dalam-dalam dari kedua lubang hidungnya. Kemudian menghembuskannya perlahan dari mulut.
Setelah ia cukup tenang. Mo Lian membuat segel tangan dengan kecepatan yang dapat terlihat oleh mata. Kemudian diakhiri dengan jari telunjuk dan tengah berada di depan perutnya, dan mengarah ke langit. Serta tangan tangan yang terangkat dengan jari telunjuk dan tengah mengarah ke langit.
"Dengan kehendak ku. Aku meminta pada bumi, langit, dan lima elemen utama untuk membantuku membangun susunan ..."
Seketika itu juga 10 cahaya dari berbagai titik melonjak beberapa ratus meter ke langit, menembus udara seperti pisau tajam.
Mo Lian menyentuhkan kedua telapak tangannya. "Formasi Vena Naga! Aktif!"
Langit tanpa awan bergemuruh seperti menanggapi panggilan dari Mo Lian. Tiba-tiba petir berbentuk naga biru muncul dari langit dan menyambar Mo Lian yang berada di tengah-tengah formasi, lalu sambaran petir itu menyebar kesepuluh titik cahaya.
Perlahan, 10 cahaya yang melonjak ke langit itu saling menyatu dan kemudian berubah menjadi sebuah pelindung berbentuk setengah bola yang menutupi seluruh lembah. Ketika seluruh lembah telah tertutupi oleh formasi, terlihat siluet naga biru yang terbentuk dari energi spiritual, naga biru itu mengelilingi lembah untuk beberapa kali dan kemudian melesat ke dalam tanah.
Pada saat itu juga di dalam lembah terjadi perubahan yang sangat signifikan. Pepohonan yang ditanam oleh pihak kontraktor mulai tumbuh dengan cepat, herbal-herbal yang baru ditanam semalam juga sudah mulai beradaptasi dengan tanahnya.
Mo Lian menghirup napas dalam-dalam, kemudian menghembuskannya perlahan. "Selanjutnya adalah Array Pelindung. Array yang sama seperti array yang melindungi Mansion Bai Long, tapi array ini lebih kuat."
...
***
*Bersambung...
__ADS_1