
Mo Lian sudah tiba di sebuah gazebo yang berada di suatu taman bunga berbagai warna, dan bukan hanya bunga saja, tapi juga ada beberapa hiasan yang menambah suasana taman bunga menjadi lebih indah.
Setelah melihat sekilas cara Shen Jia Mee melakukannya, aku sudah bisa memahami bagaimana membuat formasi ini. Hanya saja, material yang digunakan untuk menyediakan energi spiritual tidak ada.
Ada logam yang lebih kuat dari Besi Surgawi maupun Baja Surgawi, dan harganya sangat mahal. Logam itu bisa untuk menyimpan energi spiritual dalam jumlah besar, dan digunakan untuk berbagai hal, salah satunya seperti yang ada di Menara 100 Lantai.
Mo Lian memang tidak perlu logam itu sudah bisa membuatnya, karena Tiga Kekuatan miliknya setara dengan Dao Immortal. Tapi jika memilikinya, bukankah itu lebih baik.
Mo Lian berhenti sejenak saat sedang mengikuti langkah Shen Jia Mee. Ia menoleh ke kiri, melihat ke arah selatan, kemudian melemparkan Penatua Yi sejauh mungkin sampai meninggalkan Kota Sheng.
Ia bukan hanya melemparkannya begitu saja dan membiarkan Penatua Yi hidup, melainkan ingin membunuhnya jauh-jauh diluar kota dengan klon miliknya yang telah diselipkan di kantung baju Penatua Yi yang berbentuk akar pohon.
Shen Jia Mee menoleh ke belakang, dan mengamati Mo Lian. "Ke mana perginya Penatua Yi?"
"Mati!" Mo Lian menjawabnya singkat dan melepaskan aura membunuhnya.
Shen Jia Mee bergidik ketakutan saat merasakan aura mengerikan yang sangat menekannya. Dengan tubuh kaki, ia mulai berbalik dan kembali melangkah menuju Aula Keluarga.
Mo Lian menarik kembali auranya dan berjalan mengikuti langkah Shen Jia Mee.
Hingga tidak berselang lama, mereka sudah berada di depan bangunan yang terlihat memiliki tiga lantai, terbuat dari kayu berkualitas berwarna cokelat kemerahan dan dirasa mampu menampung hingga tiga ribuan manusia di dalamnya.
Mo Lian merasakan ada aura yang cukup kuat berasal dari dalam bangunan, setidaknya ada tiga Setengah Jiwa Emas, dan belasan Alam dan Manusia tahap Awal maupun Menengah. Ini adalah keluarga ataupun organisasi terkuat yang pernah ditemuinya selama di Bintang Tianjin yang memiliki tiga Setengah Jiwa Emas.
Sepertinya akan ada masalah.
"Ayo masuk." Shen Jia Mee mengajak Mo Lian memasuki Aula Keluarga.
Mo Lian mengangguk kecil dan menaiki tangga batu, kemudian berjalan memasuki Aula Keluarga yang baru saja dibuka oleh Shen Jia Mee.
Ketika sudah masuk, ia melihat seorang pria paruh baya yang duduk di kursi yang lebih tinggi dari yang lain, dan terlihat seperti seorang Patriak. Mengenakan Tang Suit merah, yang dilapisi dengan jas hitam terbuka.
Shen Jia Mee berjalan memimpin Mo Lian, kemudian sedikit membungkukkan badannya dengan menangkupkan kedua tangan. "Salam, Ayah."
Mo Lian hanya diam tak beraksi sama sekali, menatap datar pria yang duduk di kursi Patriak tanpa menunjukkan rasa hormat maupun memberikan salam.
Brak!
__ADS_1
Pria paruh baya lain yang duduk di kursi kiri depan dari Patriak membanting tangan kanannya di atas meja seraya berdiri. "Tunjukkan rasa hormat!—"
Mo Lian melirik pria paruh baya itu dan melepaskan aura kultivasinya, membuat pria paruh baya itu tersungkur dengan posisi telungkup dan menciptakan sebuah retakan pada lantai ruangan. "Shen Jia Mee membawaku kemari karena dia mengajukan permintaan, tapi jika kalian tidak bersikap semana mestinya. Bukan hanya aku tidak akan membantu, aku juga akan menghancurkan Keluarga Shen bersama dengan Menara Seratus Lantai!"
Bang!
Dentuman keras dengan gelombang angin bagaikan pedang tajam menyebar ke segala arah, menghantam pilar-pilar besar dan mulai membuat retakan pada dinding bangunan.
Memang ini adalah masalah sepele, tapi jika hanya diam saat ada yang membentaknya seperti itu, itu hanya merusak harga dirinya yang merupakan Dewa Semesta. Ia tidak boleh melupakan siapa sebenarnya dirinya, tidak boleh melupakan bagaimana harusnya Dewa Semesta bertindak.
Bagaimanapun, Dewa Semesta adalah Hukum Alam Semesta! Pengatur! Penguasa!
"Si- Siapa Anda?" Patriak Shen berdiri perlahan dan mencoba untuk sopan pada Mo Lian. Ia merasa apa yang didengarnya bukanlah sebuah ancaman, melainkan hal yang akan benar-benar terjadi.
"Mo Lingdao."
Seperti petir menyambar, mereka semua yang berada di dalam ruangan ini tertegun tidak bisa berkata-kata lagi. Meski mereka berada di Kerajaan Fujian dan sangat jauh dari Kerajaan Cai, mereka sudah mendengar cerita tentang Mo Lingdao.
"Langsung saja, aku datang karena Shen Jia Mee memintaku untuk membantu mencari adiknya yang hilang, dan sebagai imbalannya adalah Akar Sumsum."
Akar Sumsum? Belasan orang memiringkan kepala karena tidak tahu akar mana yang dimaksud.
Shen Ta Xuan yang merupakan Patriak Keluarga Shen terdiam untuk beberapa saat, kemudian bertanya, "Apakah akar itu sudah laku?!" Ia tidak menyangka jika ada yang menawarnya.
Shen Jia Mee mengangguk kecil, kemudian menoleh pada Mo Lian yang berada di samping kanannya. "Itu dimenangkan oleh Tuan Mo, dengan menukar Pil Energi Spiritual tingkat Enam."
Tingkat 6?!
Mo Lian menghembuskan napas panjang, benar-benar membosankan dan sangat lambat. Hanya tingkat 6 saja sampai memperlihatkan reaksi seperti itu. "Bisakah kalian cepat, aku memerlukan Akar Sumsum, dan aku akan membawa kalian mencari di mana Kultivator Iblis berada."
Shen Ta Xuan memerintahkan salah satu Penatua untuk pergi dan mengambil Akar Sumsum yang disebutkan, meski ia baru mengetahui namanya.
Mo Lian menekuk kedua lututnya dan duduk di kursi kayu yang terbuat dari Element Kayu.
Tidak sampai lima menit, Penatua yang sebelumnya pergi keluar sudah kembali dan membawa kotak kayu yang terlihat terawat.
Samar-samar Mo Lian merasakan aura yang tidak asing dari dalam kotak kayu itu. Ini adalah aura yang serupa dengan Akar Sumsum, namun ia ingin melihatnya secara langsung untuk memastikannya lebih lanjut.
__ADS_1
Shen Jia Mee mengambil kotak kayu yang sebelumnya berada di tangan Penatua, kemudian beralih ke tangan Shen Ta Xuan dan beralih lagi padanya. Ia berjalan menghampiri Mo Lian yang masih duduk, lalu membungkukkan badannya seraya menyerahkan kotak kayu. "Tuan Mo. Silakan diperiksa apakah ini adalah barang yang Anda inginkan."
Mo Lian membuka kotak kayu yang telah diterimanya, dan terdapat sebuah akar kering yang memiliki bentuk seperti ginseng. Ia juga merasakan aura spiritual yang kaya darinya, meski tertahan oleh kotoran yang sangat tebal, dan ada aura kehidupan yang menambah masa hidup Kultivator.
Ia menutup kota kayu dan menyimpannya di dalam Cincin Ruang. "Ini memang Akar Sumsum."
Shen Jia Mee menghela napas lega saat mendengarnya. "Kalau begitu—"
"Sebenarnya informasi ini tidak boleh diberikan, tapi tidak ada salahnya. Penatua Jian dan Yi merupakan Kultivator Iblis, bersama dengan Paviliun Kongqi Hei'an ..." Mo Lian memotong perkataan Shen Jia Mee dan memberikan penjelasan singkat.
Informasi ini benar-benar tidak pernah mereka duga, Sekte Qingzhaou yang merupakan salah satu sekte besar, namun memiliki dua Kultivator Iblis.
"Markas pusat Kultivator Iblis berada di Daratan Tianzu, Kekaisaran Yang dan dipimpin oleh Kaisar Yang itu sendiri. Kemudian, pendukung mereka adalah orang dari bintang yang lebih tinggi dengan kekuatan Dao Immortal."
Semua orang tertegun saat mendengarnya. Jika sebelumnya saja adalah informasi yang sulit dipercaya, sekarang malah ada informasi yang sangat tidak mungkin. Apalagi ada Dao Immortal yang mendukung di balik organisasi itu.
Bukankah itu artinya percuma?
Mo Lian berdiri dari tempat duduknya. "Bukankah itu hanya Dao Immortal? Apa hebatnya, dia tidak jauh berbeda dengan semut."
Shen Ta Xuan mengepalkan kedua tangannya, dan memberanikan diri untuk membuka suaranya, "Ap- Apakah informasi ini bisa diterima? Bu- Bukankah tidak mungkin Kaisar Yang melakukan hal itu? Terlebih lagi, ada Dao Immortal." Ia sangat ketakutan saat mengetahui ada Dao Immortal, dan mulai pasrah atas kehilangan putri kecilnya.
Mo Lian menghembuskan napas panjang, dan mengeluarkan Plat Giok dari dalam Cincin Ruang. Plat Giok berwarna hijau dengan garis halus berwarna emas di setiap sisinya, memiliki ukiran '天津' atau Tianjin berwarna emas. "Apakah dengan ini kau akan mempercayainya?"
"I- Itu ..." Shen Ta Xuan tidak melanjutkan perkataannya, seperti kehilangan kekuatan dan lidahnya kaku karena melihat Plat Giok yang tidak sembarang orang boleh melihatnya.
"Patriak, apakah Anda tahu Plat Giok apa itu?" tanya salah seorang Penatua.
Shen Ta Xuan terdiam sejenak, menenangkan diri dan mengambil napas berkali-kali. "Tentu, aku pernah mendengarnya dari Leluhur. Jika ada satu Plat Giok yang sangat luar biasa, dan tidak sembarang orang yang memilikinya. Bahkan ..."
"Tiga Kaisar juga tidak memiliki Plat Giok itu. Plat Giok itu hanya ditujukan pada mereka yang memiliki kekuatan Setengah Heavenly Immortal, atau bahkan Heavenly Immortal itu sendiri."
Mo Lian menaikkan sebelah aslinya. Ini adalah pertama kalinya ia mendengar hal itu, dan apabila itu suatu kebenaran, maka tidak sampai lima orang yang memilikinya di seluruh Alam Semesta.
Master pernah datang kemari, apakah Pak Tua Hong juga memilikinya? Tapi mengingat bagaimana dia tidak pernah ada di Sekte Zhongjian dan selalu menyerahkan semua tugas pada Master. Dia pasti pernah datang ke Bintang Tianjin.
...
__ADS_1
***
*Bersambung...