Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 227 : Kehancuran Paviliun Kongqi Hei'an


__ADS_3

Tatapan mata Bai Hao Yu berubah setelah ia bertranformasi menjadi kambing— Iblis yang mengerikan, yang seharusnya tidak pernah dan tidak boleh ada di Alam Semesta. Jika ada yang melihatnya, tidak peduli siapapun itu, diharuskan untuk membunuhnya.


"Hahahaha! Aku menembus Dao Immortal! Tidak ada yang bisa mengalahkanku di Bintang Tianjin ini!" Suara Bai Hao Yu serak dan menggelegar di dalam Penjara Pohon, namun tidak berdampak sama sekali pada dinding akar.


"Kau telah menghancurkan Paviliun Kongqi milikku. Setelah aku membunuhmu, aku akan menghancurkan seluruh Bintang Tianjin!"


Mo Lian hanya diam tak bereaksi dan hanya menatapnya datar. Tidak ada yang spesial sama sekali dengan Dao Immortal yang tidak sempurna, menembus dengan cara paksa. Jika yang membantunya menembus adalah Dewa Semesta, maka Dao Immortal Bai Hao Yu akan sempurna.


"Hah..." Mo Lian menghembuskan napas panjang dari dalam mulutnya, membuat suhu sekitar menjadi sangat dingin, ini bukan karena Element Es atau sesuatu yang serupa, melainkan aura membunuh yang sangat kuat.


Aura membunuh yang dikeluarkannya memang tidak seberapa dibanding saat ia menjadi Dewa Semesta, namun ini cukup untuk menghentikan semua makhluk di Bintang Tianjin. Bagaimanapun, Mo Lian sudah menghancurkan satu bintang dengan populasi berkali-kali lipat dari populasi manusia di Bumi.


Mo Lian mendongak menatap tajam Bai Hao Yu, kemudian berpindah sangat cepat dalam waktu seperkian detik ia sudah berada di depan Bai Hao Yu. Ia menangkap wajah lawannya, kemudian mendorongnya untuk jatuh ke daratan.


Bai Hao Yu melesat jatuh dan menghantam daratan dengan keras, kemudian memuntahkan darah dari dalam mulutnya karena benturan yang diterimanya sangat keras. Hal ini terjadi dalam waktu cepat, sehingga ia masih keheranan mengapa saat ini sudah berada di tengah-tengah lubang.


Bai Hao Yu berdiri perlahan seraya membuat segel tangan, kemudian mengakhirinya dengan kedua telapak tangan yang saling bersentuhan, lalu mengarahkannya ke atas pada Mo Lian. "Teknik Iblis Darah, Gerakan Kelima. Gelombang Jiwa!"


Daratan bergetar hebat seperti gempa, dan mulai tercipta retakan-retakan besar pada permukaan tanah. Cahaya hitam berkilau terlihat pada retakan di permukaan tanah yang seperti sungai itu, yang kemudian jiwa-jiwa liar yang berasal dari Alam Bawah mulai naik menyerang Mo Lian.


Mo Lian menatap tajam jiwa-jiwa liar yang lapar itu. Ia membuat kedua telapak tangannya saling bersentuhan. "Teknik Cahaya Suci! Pemusnah Iblis!"


Cahaya kuning keemasan yang menyilaukan mata terpancar dari Mo Lian, dan menerangi seluruh bagian dalam Penjara Pohon tanpa meninggalkan satu pun titik.


Teriakan-teriakan jiwa yang lapar terdengar menyakitkan saat tersapu oleh cahaya kuning keemasan yang menyilaukan mata, membuat ribuan jiwa itu menghilang dari pandangan, bersamaan dengan tertutupnya sungai hitam yang menghubungkan antara Sungai Kuning Alam Bawah dengan Alam Semesta.


Untungnya kekuatan Bai Hao Yu hanya sebatas Dao Immortal yang tidak lengkap atau sempurna, jika saja kekuatannya telah menembus Heavenly Immortal tahap Akhir, maka besar kemungkinan dapat membuka Gerbang Dimensi untuk menghubungkan antara Alam Bawah dan Alam Semesta.


"Uhuk, uhuk." Bai Hao Yu berlutut dengan tubuh yang lemah karena terkena teknik yang melemahkan kekuatan iblisnya, membuat kultivasinya kembali turun ketingkat Jiwa Emas tahap Menengah.


"Ba- Bagaimana ... mungkin ..." Bai Hou Yu menengadahkan kepalanya melihat Mo Lian yang masih melayang dengan tenang. "Kau hanyalah Alam dan Manusia, sedangkan aku Dao Immortal. Kesenjangan antara kita sangat jauh."


Mo Lian menatap tajam tanpa memperlihatkan perubahan ekspresi. "Kemurnian dan jumlah energi milikku sudah cukup untuk mengisi kesenjangan kekuatan. Bahkan, kekuatanku lebih besar."


Mo Lian kembali menghilang dan muncul tepat di depan Bai Hao Yu. Ia melakukan hal yang sama seperti sebelumnya, dan membanting wajah Bai Hao Yu menghantam tanah dengan keras. Kemudian ia mengangkat tangannya, mencengkeram erat kepala lawannya.


Dengan kedua jari dari tangan kirinya, ia menunjuk dahi Bai Hao Yu. Gumpalan cahaya berwarna biru terlihat di depan jarinya, yang secara perlahan memasuki dahi lawannya.


"Aarrgghh!" Bai Hao Yu berteriak kesakitan saat gumpalan cahaya memasuki kepalanya.

__ADS_1


Mo Lian sengaja memberikan rasa sakit pada Bai Hao Yu, seraya menghancurkan Inti Jiwanya dari dalam.


Di benaknya, Mo Lian melihat gambaran apa saja yang dilakukan oleh Bai Hao Yu selama hidupnya yang lebih dari 1000 tahun. Apa yang dilihatnya benar-benar tidak pantas dilakukan oleh seorang pria, suami, dan ayah.


Bai Hao Yu membunuh istri, putri, dan menantunya sendiri untuk mendapatkan kekuatan, yang dihasut oleh perwakilan dari Kekaisaran Yang ratusan tahun lalu. Ini adalah tindakan yang benar-benar menjijikkan, terutama setelah kematian tiga wanita itu, ia berhubungan badan dengan tiga mayat.


Mo Lian membuka matanya perlahan, memancarkan kilatan cahaya yang sangat mengerikan. Ia mengambil Pedang Dao tingkat 5 dan menancapkan pedangnya pada bahu maupun betis Bai Hao Yu.


Mo Lian melepaskan pukulan bertubi-tubi, mematahkan semua tulang Bai Hao Yu hingga tak ada lagi yang bisa dipatahkan.


"Jangan mati!" Mo Lian membuka paksa mulut Bai Hao Yu, dan memasukkan Pil Pemulihan tingkat 4.


Semua luka Bai Hao Yu pulih dengan cepat, dan saat itu juga Mo Lian kembali menghujaninya dengan pukulan yang sangat kuat dan menyakitkan.


Mo Lian membuka lebar-lebar mata Bai Hao Yu, dan mencongkel kedua bola matanya. Terlihat, darah merah yang gelap merembes keluar dari kedua mata Bai Hao Yu yang sudah tercongkel itu. Ia tidak berhenti disitu saja, ia menarik kedua tanduk yang berada di dahi dengan paksa.


"Aaarrrgghh—"


"Diam!" Mo Lian menusukkan pisau pendek ke dalam mulut Bai Hao Yu, menghentikan teriakannya.


Puluhan menit berlalu, setelah berulang kali menyembuhkan dan menghancurkan kepercayaan diri Bai Hao Yu. Saat ini Bai Hao sudah tidak bisa lagi bergerak sama sekali, bahkan meski sudah disembuhkan, semangatnya untuk tetap hidup telah menghilang, bersama dengan mentalnya yang hancur.


"Membosankan. Tapi, tiga hari lagi aku akan mendapatkan hiburan yang menyenangkan, karena saat itu akan banyak Kultivator Iblis yang berkumpul."


Mo Lian melayang meninggalkan daratan yang telah hancur, seraya membawa mayat Bai Hao Yu dengan cara mencengkeram rambut hitam panjangnya.


Mo Lian meletakkan tangan kanannya di depan dada, dengan jari telunjuk dan tengah yang menghadap ke langit. "Penjara Pohon! Menghilang!"


Getaran lain kembali terjadi, dan perlahan dedaunan pohon yang terlihat dari luar mulai menghilang, dahan-dahan pohon yang mulai menyusut, hingga semua akar pohon yang kembali masuk ke dalam tanah.


Ketika Penjara Pohon menghilang, apa yang terlihat dari pandangan Mo Lian adalah kepungan puluhan ribu Kultivator Dao dari Kota Xingmai yang penasaran.


Semua orang yang melayang maupun yang berada di bangunan tinggi sekitar membuka matanya lebar saat melihat apa yang terjadi. Paviliun Kongqi Hei'an yang setara, bahkan lebih kuat dari Kediaman Penguasa Kota, hancur, rata dengan tanah dalam hitungan beberapa jam.


Mo Lian menolehkan kepalanya melihat sekitar dan mengangkat tangan kirinya setinggi mungkin, memperlihatkan mayat Bai Hao Yu yang berubah menjadi iblis bersayap. "Apakah kalian datang karena ingin membalaskan dendamnya? Dia adalah Bai Hao Yu, jika kalian datang karenanya. Dengan senang hati aku akan menjadi kejam, dan membunuh kalian semua!"


Blar!


Gemuruh yang menggelegar terdengar di langit Kota Xingmai, dan langit biru nan indah itu mulai berubah menjadi gelapnya malam karena awan hitam yang muncul sangat cepat.

__ADS_1


Mo Lian mengangkat tangan kanannya di depan bibirnya. "Teknik Cahaya Suci! Rantai Pengikat Iblis!"


Wush! Wush! Wush!


Ratusan ribu rantai keluar berwarna kuning keemasan dari tubuh Mo Lian dan melesat jauh ke seluruh penjuru Kota Xingmai. Rantai-rantai itu bergerak atau mengejar Kultivator Iblis dengan sendirinya tanpa harus dikendalikan sama sekali, ini adalah teknik yang sering digunakan oleh Kultivator Dao yang memiliki kultivasi kuat pada Element Cahaya.


Mo Lian mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin, membuat ratusan ribu rantai itu bergerak kembali ke arahnya, bersamaan dengan manusia yang terikat pada rantai.


"Teknik Cahaya! Penglihatan Kebenaran!"


Cahaya terpancar dari ratusan ribu pria maupun wanita yang terikat, kemudian samar-samar terlihat aura hitam yang keluar dari mereka. Hingga tak lama kemudian, aura itu mulai berubah dan membentuk wajah monster mengerikan dengan taring panjang, mata merah menyala dan telinga runcing.


Energi kematian yang pekat menyebar saat wajah iblis itu muncul, membuat siapa saja yang berada di sana bergidik ketakutan tidak bisa menggerakkan tubuh mereka.


"Teknik Cahaya Suci! Pemusnah Iblis!"


Cahaya kuning keemasan terpancar dari tubuh Mo Lian, menyinari seluruh Kultivator Iblis yang jiwanya telah berubah menjadi siluet wajah iblis.


Tak lama kemudian, saat cahaya itu menghilang, semua Kultivator Iblis mulai retak dan pecah menjadi debu halus yang tertiup angin.


"Satu juta Kultivator Iblis di Kota Xingmai adalah pengikut dari Paviliun Kongai Hei'an. Akan aku tanya sekali lagi, kalian datang kemari, apakah berada di kubu Paviliun Kongqi Hei'an ataukah tidak? Jika iya, tidak peduli siapa kau, akan ku pastikan seluruh keluarga maupun orang terdekatmu menghilang dari dunia!"


Suara Mo Lian dapat didengar oleh semua orang di dalam kota, dan awan hitam di langit itu mulai mengeluarkan hujan yang sangat deras bersama dengan petirnya yang menyambar. Angin kencang bagaikan pedang tajam juga datang bersama, dan terkadang akan ada ledakan-ledakan api yang besar, menambahkan kengeriannya.


Dari barisan puluhan ribu Kultivator Dao, terlihat pria paruh baya yang mengenakan pakaian berwarna hijau muda, dengan jubah berwarna biru tua. Pria itu berambut hitam panjang namun diikat dengan gaya pendekar, alis tajam nan tebal, mata hitam berkilau dan kumis maupun jenggot tipis menghiasi wajahnya yang sedikit keriput itu.


"Hamba adalah Xian Zhi Zhang, Penguasa Kota Xingmai. Kami tidak ada hubungannya dengan Paviliun Kongqi Hei'an." Penguasa Kota memperkenalkan diri dan menangkupkan kedua tangan. "Jika ada hal yang membuat Anda tidak nyaman di kota ini, Hamba mohon maaf sebesar-besarnya, dan akan memberikan kompensasi."


Mo Lian menatap tajam Xian Zhi Zhang, kemudian memalingkan wajahnya dan melempar mayat Bai Hao Yu ke langit yang tinggi. Dengan arahan jarinya, petir berbentuk naga menyambar Bai Hao Yu dan menghilangnya dari dunia.


Walaupun ia hanya menguasai Element Cahaya, Api, Air, Kayu, Tanah dan Logam, ia masih bisa mengendalikan cuaca bersama dengan petir yang dijadikan serangan.


Semua orang yang melihat itu tidak bisa berkata-kata lagi, ini sangat mengerikan dan mereka semua menganggap Mo Lian seperti Dewa. Bahkan, Kaisar dari Tiga Kekaisaran tidak akan bisa mengalahkan Mo Lian, meski bergabung bersama.


Mo Lian mengabaikan tatapan mata semua orang, dan tubuhnya mulai menetes, berubah menjadi hujan yang menghilang di tengah badai. Saat ia menghilang, semua fenomena di langit kota ikut menghilang, dan kembali cerah seperti sedia kala.


...


***

__ADS_1


*Bersambung...


__ADS_2