
Mo Lian yang melayang di langit itu mengangkat kedua tangannya di depan dada, mengalirkan energi spiritualnya di kedua telapak tangannya, menimbulkan fluktuasi energi yang saling bergesekan, kemudian mengarahkan tangan kanannya pada Guan Ling yang berada di bawah. "Teknik Sembilan Pukulan. Gerakan Ketiga, Telapak Surga!"
Tangan Mo Lian bersinar biru dan ada telapak tangan yang terus membesar, mengarah pada Guan Ling yang terpana dengan mulut terbuka saat melihatnya.
"Sekte Zhongjian?!"
Guan Ling sudah pernah bertarung melawan Hong Xi Zhang, dan mengalami kekalahan meski tidak sampai terbunuh, karena pada saat itu mendapat bantuan dari Heavenly Immortal lain. Ia bersumpah akan membunuh Hong Xi Zhang, serta meratakan Sekte Zhongjian itu sendiri.
Guan Ling menyentuhkan kedua tangannya sama seperti Mo Lian, lalu mengangkatnya ke arah telapak tangan biru yang bergerak. "Aku juga bisa!"
Telapak tangan merah keluar dari tangan Guan Ling, melesat ke arah Telapak Surga. Walaupun dari penampilannya tidak jauh berbeda, tapi dari efek dan nama tekniknya cukup berbeda.
Bang!
Dentuman keras terdengar saat dua serangan penuh itu saling bertemu, yang mengakibatkan tekanan udara di tengah-tengah sumber benturan yang mengikis daratan di sekitarnya lebih dalam lagi. Bahkan, jika dilihat secara saksama, daratan yang berada di dalam Segel 4 Arah sudah mencapai belasan mil lebih serat dari daratan di luarnya.
Mo Lian yang berada di langit juga ikut terhempas jauh ke belakang karena angin yang berkecamuk. Wajar saja ia terhempas, mengingat serangan Setengah Heavenly Immortal dan Heavenly Immortal yang saling berbenturan, ditambah tubuhnya saat ini hanyalah kloningan.
Ia mengubah tubuhnya menjadi kilatan petir saat terhempas, agar mudah mengendalikan tubuhnya. Ia berada jutaan mil dari pusat ledakan, melihat tempat di mana dua serangan yang saling berbenturan tadi, dan terlihat pusaran angin masih terus bergerak di sana berbentuk bola besar yang mengikis sekitarnya.
"Ternyata menggunakan serangan jarak jauh lebih berbahaya. Jika untuk musuh saja, itu tidak masalah, tapi ini juga berdampak pada diriku sendiri."
Walaupun mengetahui cukup berbahaya apabila dua serangan saling berbenturan, Mo Lian tetap melepaskan serangan jarak jauh.
Mo Lian mengeluarkan energi spiritualnya ke atmosfer sekitar, membuat aliran energi di dalam Segel 4 Arah mulai kacau tidak beraturan. "Teknik Element Angin, Badai Pedang!"
Angin yang berada di tengah-tengah Segel 4 Arah mulai hancur dan meledak, menyebar ke segala arah seperti chakaram tajam yang membesar secara tiba-tiba dalam posisi horizontal, membelah udara di sekitar dan menciptakan badai.
Angin yang meledak itu berganti dengan tiupan angin kencang, yang bertiup ke sana-kemari tidak tahu berasal dari arah mana dan ke mana. Angin yang bergerak itu sangatlah tajam, sampai melukai Heavenly Immortal tahap Awal.
Guan Ling mengembuskan napasnya perlahan-lahan, menenangkan dirinya agar tidak mudah diprovokasi lagi, karena ini semua sangat merugikannya. Ia mengangkat kedua tangannya di depan dada, menyentuhkan kedua tangannya dan ada energi merah seperti nyala api yang menyelimuti tubuhnya.
Mo Lian kembali mengayunkan kedua tangannya ke depan sampai saling bersentuhan, membuat ledakan energi spiritual yang sangat kuat berada di tengah-tengah Segel 4 Arah, menciptakan gelombang suara yang menggetarkan tulang-tulang dan memecahkan gendang telinga.
Swush!
Guan Ling muncul tepat di depan Mo Lian, mengabaikan 7 Heavenly Immortal yang merupakan bawahannya sedang terluka. Ia hanya ingin membunuh Mo Lian saat ini juga, dan memikirkan hal lain nanti.
Mo Lian yang kedatangan Guan Ling di depannya, tidak merasa takut, ia malah merasa sangat senang karena bertarung dari jarak dekat, meski lawannya sendiri dua tingkat diatasnya.
__ADS_1
Guan Ling yang baru tiba, melepaskan serangan dengan memukulkan tinjunya ke arah wajah Mo Lian.
Mo Lian mengangkat tangan kirinya dan menahan serangan itu, terdengar suara retakan kasar di dalam tangannya yang terkena pukulan, menandakan bahwa tangannya patah karena pukulan dari Guan Ling.
Bukannya merasa sakit atau takut, Mo Lian menyeringai lebar seperti sudah menunggu semua ini.
Guan Ling tidak berhenti, ia mengangkat lutut kanannya hendak menyerang perut Mo Lian.
Mo Lian menyadari itu dan tidak mungkin hanya diam saja menerima serangan yang ada. Ia menahan lutut Guan Ling seraya membungkukkan badannya sampai hampir mencium lututnya sendiri, serta melepaskan serangan siku kiri mengarah pada dagu Guan Ling.
Cukup sulit menyerang seperti ini, karena lengan kirinya harus berputar disaat ditekuk.
Bam!
Guan Ling mendongak ketika dagunya terkena siku, yang mengakibatkan gigi bawahnya tanggal. "Ugh!"
Mo Lian yang menyentuh lutut Guan Ling, melepaskan serangan Pelepasan Spiritual, yang membuat Meridian di sana tersumbat dan tidak bisa menggerakkan kakinya secara normal lagi. Ia juga memukul pinggang kanan Guan Ling menggunakan tangan kirinya, membuat Guan Ling terhempas.
"Yang lain dulu." Mo Lian mengalihkan perhatiannya pada 3 Heavenly Immortal yang terluka parah.
Mo Lian mengangkat tangan kanannya perlahan seperti ada beban berat yang sedang ia bawa. "Teknik Element Api, Api Penyucian!"
Ini adalah lahar di dalam bumi, yang ia murnikan dengan kekuatannya dan sangat cocok untuk melawan Ras Iblis.
"Sepertinya sudah waktunya, tidak baik terlalu menahan diri di sini. Aku harus pergi ke Kerajaan Iblis Hitam dan menghabisi mereka."
Mo Lian mengembuskan napas panjang, ada aura kuat yang secara signifikan mulai memenuhi Segel 4 Arah dan sangat berat. Pola-pola emas mulai bermunculan di sekujur tubuhnya, mata bersinar dengan warna yang sama seperti nyata api.
Tubuh Emas, tidak pernah ia gunakan dalam pertarungan. Saat menggunakan ini, kekuatan fisiknya meningkat hingga tiga kali lipatnya, entah ketahanan, kekuatan maupun kecepatan.
Mo Lian bergerak dalam sekejap mata, tiba di depan An Xiang yang dadanya sudah terluka dan masih berlubang. "Kau yang pertama." Ia memukulkan tinjunya di perut An Xiang.
Duarr!
An Xiang meledak begitu saja dan hanya meninggalkan kabut darah.
Guan Ling yang sebelumnya mencoba untuk tetap tenang, tidak bisa menahan dirinya lagi. Walaupun ia tidak peduli dengan bawahannya, tapi ini merupakan suatu penghinaan karena diabaikan.
"Brengse—"
__ADS_1
Boom!
Guan Ling yang mengumpat kesal dan hampir bergerak ke arah Mo Lian, tiba-tiba terhempas dengan kekuatan yang lebih kuat dari sebelumnya. Terlihat ada Mo Lian yang sudah melayang di langit, dan 3 Heavenly Immortal tahap Awal sudah ia bunuh.
Mo Lian mengarahkan tangannya pada Guan Ling yang masih terhempas dan sudah berada tiga ratusan mil darinya. "Naik!"
Lahar putih bergolak seperti air yang mendidih, kemudian menyembur ratusan mil ke langit, terlihat ada gunung merah yang muncul dalam sekejap mata.
Boom!
Guan Ling menghantam gunung yang baru saja diciptakan Mo Lian, yang mampu menghentikannya untuk tidak terus bergerak semakin jauh.
Guan Ling tertanam di dalam gunung, perlahan mencoba keluar dari lubang di sana. "Bagaimana, kau memiliki kekuatan sebesar ini. Harusnya kau hanyalah bocah Dao Immortal, dan aku Heavenly Immortal tahap Menengah yang hampir menembus tahap Akhir."
Mo Lian menatap datar Guan Ling, lalu tiba-tiba merentangkan tangan kanannya menangkap kepala Iblis yang mencoba menyerangnya diam-diam dari kanan belakangnya. "Memberi pertanyaan untuk mengalihkan perhatian ..."
"Walaupun enggan, tapi tidak ada salahnya memberitahukannya padamu. Kultivasiku tidak terburu-buru, aku tidak pernah memaksa untuk menembus. Aku selalu menahannya sampai benar-benar tidak bisa ditahan lagi ..."
"Bahkan, saat aku masih Alam dan Manusia, aku sudah bisa mengalahkan Dao Immortal. Dao Immortal tahap Akhir, yang setara dengan Heavenly Immortal tahap Menengah, bukankah itu menarik?" tanya Mo Lian yang menyeringai lebar, seraya mencengkeram erat kepala Iblis di tangannya.
Duarr!
Iblis itu meledak saat ia menguatkan cengkeramannya di saat mengalirkan banyak sekali energi spiritual, dan mengubah aliran energi spiritual lawan agar berbalik untuk kembali masuk ke dalam Dantian. Hanya dengan sedikit pemicu, energi spiritual di dalamnya akan meledak.
Cara ini cukup berisiko, karena bisa meledakkan tubuh pemakainya apabila tidak terbiasa, atau bahkan menghilangkan semuanya dalam radius 500.000 mil.
Fluktuasi energi spiritual yang sangat kuat muncul di sebelah Mo Lian, terlihat ada molekul cahaya berwarna biru yang mulai bergabung membentuk tubuh manusia, yang penampilannya sama seperti dirinya.
Sosok yang baru datang itu meregangkan otot-otot tubuhnya yang kaku karena terlalu lama duduk.
"Sudah cukup bertarung menggunakan kloning, sekarang mari gunakan tubuh utama. Dua lawan empat, bukan ide buruk."
Tiga Heavenly Immortal selain Guan Ling tersentak ketika mendengarnya, tidak percaya jika yang mereka lawan selama ini hanyalah kloning, dan itu mampu menahan atau bahkan membunuh mereka. Yang mereka tahu, kekuatan kloning hanya mampu mengeluarkan 10 ~ 30% dari kekuatan tubuh utama.
Mo Lian yang baru datang, menyeringai lebar, lebih mengerikan daripada iblis itu sendiri.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...