
Amerika, yang dikatakan sebagai salah satu negara terkuat dan pusat perekonomian dunia, sudah berubah drastis hanya dalam kurun waktu beberapa menit saja. Banyak korban berjatuhan, gedung-gedung tinggi yang menjadi reruntuhan, daratan yang tenggelam dan senjata militer yang berubah menjadi abu.
Kemudian Negara China, menjadi pusat kekuatan dari seluruh dunia, dan menjadi tempat wisata yang mulai dikunjungi oleh berbagai turis mancanegara. Kebanyakan dari mereka yang datang untuk mencari seorang guru, yang dapat mengajari mereka sesuatu tentang kultivasi.
Sekte Dongfangzhi sendiri menutup pintu, tidak menerima tamu dari manapun, tidak terkecuali Presiden Negara China.
Identitas Mo Lian sebagai Dewa sudah diketahui semua orang, dan teman-teman kelas yang sering menghinanya mulai ketakutan, mereka takut akan mengalami hal yang sama seperti Keluarga Long, dan yang lain.
Bahkan mulai ada yang mencari tahu tentang keberadaan Mo Lian, untuk meminta maaf, agar tidak mendapatkan hukuman yang mengerikan, apalagi kematian.
Bukan hanya teman sekelas Mo Lian saja yang mencari keberadaannya, tapi hampir semua orang di Negara China. Mereka ingin belajar dan bekerjasama dengan Perusahaan Meiliafei lebih dalam lagi, karena itulah, saham perusahaan melonjak pesat.
***
Sabtu, 10 Juli 2021
Satu bulan berlalu setelah berakhirnya peperangan berdarah, yang menewaskan jutaan manusia dari dua kubu, entah itu yang berasal dari Aliansi Revolusi Dewa, Deus-Techno, dan warga sipil.
Sekte Dongfangzhi adalah organisasi yang paling sedikit mendapatkan kerugian, karena sumber daya yang berlimpah dan semua pil yang dibuat Mo Lian, yang mampu mempercepat penyembuhan.
"Apakah Lian'er belum selesai juga dari meditasinya?" Su Jingmei terlihat sangat khawatir karena Mo Lian belum keluar dari ruang bawah tanah.
Mo Qian yang duduk di tangga batu terdiam sejenak, ia juga tidak tahu kapan Mo Lian akan keluar dari meditasinya. "Putra kita sudah besar, sebelumnya juga sudah pernah seperti ini, bahkan selama tiga bulan. Lebih baik, kita mengurus Fefei dulu."
Su Jingmei hanya bisa terdiam dan mengamati pintu kembar Aula Sekte yang 100 meter di belakangnya, kemudian melihat Mo Fefei yang sedang memancing di danau buatan.
"Karena kejadian sebulan lalu, perusahaan dan sekolah di mana Fefei bersekolah sering didatangi oleh wartawan yang ingin mencari tahu tentang Lian'er. Ini merepotkan, keluarga kita memang sudah meningkat, dan menjadi Keluarga kelas Satu. Tapi jika ini terus berlanjut, hanya membuat beban pikiran," ucap Su Jingmei.
"Apakah Ibu ingin meninggalkan Bumi bersamaku?"
Terdengar suara yang sangat familiar di telinga Su Jingmei, dengan cepat ia menoleh ke belakang, melihat sumber suara, dan terlihat Mo Lian yang berjalan menghampirinya.
Su Jingmei berdiri dari tempat duduknya yang berada di tangga batu, kemudian berlari ke arah Mo Lian.
__ADS_1
Mo Lian yang melihat itu sudah mengetahui apa yang akan terjadi selanjutnya. Ia menghentikan langkah kakinya, dan membuka kedua tangannya, menerima pelukan Su Jingmei.
Su Jingmei melepaskan pelukannya setelah beberapa menit. "Apa yang kau maksud tentang meninggalkan Bumi? Apakah di luar sana ada tempat yang bisa dihuni oleh manus—" Ia menghentikan perkataannya saat teringat tentang pengetahuan yang diberikan Mo Lian sebelum ia menapaki jalan Kultivator Dao.
"Apakah kita benar-benar bisa meninggalkan Bumi? Memang benar setelah menapaki jalan Kultivator Dao, Ibu merasa pekerjaan yang selalu Ibu idam-idamkan ini terasa membosankan. Menjadi pemilik perusahaan tidak lagi memuaskan, dan sekarang malah menjadi beban tersendiri."
Mo Lian tersenyum tipis, tentu saja sangatlah membosankan untuk mengurus perusahaan. Karena hal itulah, ia memilih untuk tidak melanjutkan sekolahnya, dan fokus dalam pelatihan.
"Aku akan memikirkan caranya, Ibu hanya perlu menunggu seperti tidak pernah mendengar hal ini, dan lakukan saja kegiatan seperti biasa."
Untuk pergi ke Galaxy Pusat memiliki berbagai cara, salah satunya adalah dibawa langsung oleh Heavenly Immortal atau Dao Immortal yang berasal dari sana, menggunakan Profound Ark, dan menciptakan dunia kecil dalam dimensi, kemudian pergi ke Galaxy Pusat dan mengeluarkan semua orang dari dunia kecil.
Namun dengan kekuatan Mo Lian yang sekarang, menciptakan dunia kecil sangatlah berisiko dan akan menghabiskan banyak energi. Sehingga satu-satunya cara adalah menggunakan Profound Ark, apabila Masternya, Hong Xi Ning tidak datang ke Bumi.
Bahan-bahan untuk membuat Profound Ark sendiri sudah dimilikinya, dan banyak sekali Baja Surgawi di dalam Cincin Ruang yang diterimanya. Terlebih lagi dengan sisik naga, ia bisa menciptakan Profound Ark yang sangat diimpikan para pembudidaya di Alam Semesta.
Su Jingmei menganggukkan kepalanya. "Baiklah."
Mo Lian tersenyum lembut, kemudian menghilang dari depan Su Jingmei, dan berpindah tepat di belakang Mo Fefei yang sedang duduk di ujung jembatan pada danau.
Mo Lian menundukkan kepalanya, melihat ember penuh ikan yang berada di sebelah Mo Fefei.
Danau buatan ini memang sengaja digunakan untuk memelihara berbagai jenis ikan yang layak konsumsi, dan siapa saja bebas mengambilnya.
Ikan di sini dapat menyerap energi spiritual, sehingga siapa saja yang memakannya akan meningkatkan sedikit basis kultivasi, dan mempercepat proses penyerapan energi spiritual. Rasanya sendiri sangat gurih, manis dan segar.
"Bagaimana sekolahmu?"
Mo Fefei terperanjat ketika mendengar suara di belakangnya, dan hampir terjatuh ke dalam danau. Ia menoleh ke belakang. "Kakak! Jangan mengejutkanku!" Ia sedikit berteriak dan memukul pelan betis Mo Lian.
"Sekolahku? Tidak ada yang spesial, sekarang Fefei sudah kelas tiga, dan hari-hari di sekolah sedikit sulit karena semua orang tahu jika Fefei adalah putri dari pemilik Perusahaan Meiliafei, dan adik dari seorang Dewa."
Mo Fefei merogoh saku celananya, kemudian mengeluarkan handphone yang menyala dengan berita di dalamnya. "Banyak yang berterimakasih pada Kakak yang menyelamatkan banyak orang dan mengembalikan bangunan yang runtuh, tapi ada juga yang mengutuk Kakak karena datang terlambat, sehingga banyak korban berjatuhan."
__ADS_1
Mo Fefei mengepalkan tangan kirinya yang memegang pancingan. "Fefei ingin menghajar mereka yang mengutuk Kakak!" ucapnya kesal.
Mo Lian tersenyum hangat, kemudian duduk di sebelah kanan Mo Fefei, menemaninya untuk memancing.
Sepertinya besok aku harus kembali ke Lebak Naga untuk meminta bantuannya dalam pembuatan Profound Ark. Dengan kekuatanku yang sekarang, akan memakan waktu yang tidak sedikit.
"Bagaimana kabar Qin Nian, Yun Ning dan Ong Hei Yun?"
Mo Fefei menoleh ke kanan, menatap Mo Lian untuk sesaat, kemudian kembali menunduk melihat air danau. "Kak Qin Nian mengalami luka parah saat berada di gedung dan terlena serangan, begitupun dengan Ong Hei Yun. Kak Yun Ning berada di Canada saat penyerangan, sehingga dia aman di sana, meski mengalami sedikit masalah."
Mo Lian menganggukkan kepalanya dan menyebarkan kesadarannya. Ia merasakan jika Qin Nian sedang bekerja di perusahaan keluarga, dan Ong Hei Yun yang kembali bertugas. "Sepertinya mereka berdua sudah kembali pulih."
"Fefei, besok aku akan bepergian untuk satu atau dua hari. Apakah kau ingin ikut denganku?"
Mo Fefei terdiam sejenak dengan kepala ditengadahkan melihat langit biru, bibir ditepuk-tepuk berkali-kali menggunakan hari telunjuk. Tak lama kemudian, ia menoleh kke kanan menatap Mo Lian. "Baiklah, hari Senin libur, dan tidak ada rencana ke mana-mana, atau bisa dikatakan memang tidak bisa bepergian selama satu bulan ini."
Mo Lian tersenyum hangat, dan mengusap kepala Mo Fefei.
Untuk membuat Profound Ark, aku harus membutuhkan tempat yang luas dan berada di perairan, agar lebih mudah dalam pembuatan. Pembuatan Profound Ark sendiri tidak bisa menggunakan teknologi seperti mesin las, karena bahan-bahannya adalah sisik naga, tulang hewan buas, Batu Spiritual, dan lain sebagainya.
Aku harus meminta tolong pada Ibu atau Qin Nian untuk membelikan pulau kosong.
"Oh iya. Satu minggu lalu Kak Qin Nian memberi pesan padaku, katanya di Kota Beijing akan ada pelelangan, yang melelang sebuah pulau terbengkalai karena pembangunan di sana terhenti."
"Eh?!" Mo Lian menolehkan kepalanya ke kiri menatap Mo Fefei dengan mata terbuka lebar. Ia benar-benar tidak berharap keberuntungan sangat menyertainya, baru saja terpikirkan ingin membeli sebuah pulau, dan sekarang ada kabar pelelangan. "Kapan?"
Mo Fefei menggulir layar handphone. "Tanggal enam belas," jawabnya menatap Mo Lian.
Mo Lian mengangguk kecil, masih ada waktu satu minggu untuknya bepergian dan menyiapkan bahan pelengkap lainnya, untuk menciptakan Profound Ark yang lebih kuat biasa.
...
***
__ADS_1
*Bersambung...