Kelahiran Kembali Kultivator Abadi

Kelahiran Kembali Kultivator Abadi
Chapter 255 : Membuat Kekacauan


__ADS_3

Mo Lian merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk yang berada di ruangan lantai teratas. Ia bersantai dan menunggu waktu memasuki tengah malam agar ia bisa bertindak, melakukan pembersihan harta di Kediaman Yang dan kediaman lain yang merupakan Kultivator Iblis.


Mo Lian menutup matanya perlahan dan saat itu juga kesadarannya menyebar ke segala arah, dengan pandangan yang berubah dari langit memandangi seluruh Kota Yazhuang, mencari tata letak kediaman yang akan ia rampok— Maksudnya akan ia bantu dalam bersih-bersih.


"Hah..." Mo Lian menghela napas panjang dan duduk, kemudian ia berubah menjadi molekul cahaya yang tak lama setelahnya menghilang dari ruangan.


***


Dunia Kecil


Dunia kecil Mo Lian belum ada apa-apanya selain energi spiritual yang sangat murni dan berlimpah, serta aliran sungai deras yang di sana ada Ikan Sisik Naga.


Mo Lian datang di hamparan rumput yang luas dengan bunga-bunga kecil yang tumbuh. "Aku akan menanam Pohon Zhilao di sini."


Mo Lian terbang jauh melesat menyeberangi sungai deras dengan lebar sepuluh mil itu. Ia ingin menanamnya di seberang sungai, bersebalahan dengan Pohon Surgawi, agar kualitas dari Pohon Dunia lebih tinggi lagi.


Ia mengambil jarak 100 mil ke kiri dari Pohon Surgawi yang nantinya bisa menutupi daratan dalam radius 50 mil. Kemudian mendarat dengan kaki kanan menyentuh tanah terlebih dahulu. "Aku akan mengatur waktu satu hari di sini sama dengan satu jam di luar, dan karena di luar masih siang hari, maka aku akan tinggal selama dua belas hari di sini."


Mo Lian menghentakkan kaki kanannya, membuat lubang yang tidak terlalu dalam, hanya beberapa inchi saja. Kemudian ia berjongkok dan menaman Akar Pohon Zhilao yang bagian ujungnya ada sehelai daun.


Tidak ada perubahan pada akar yang ditanam Mo Lian, karena harus ada rangsangan yang kuat untuk menumbuhkannya.


Mo Lian mengambil Embun Spiritual dari dalam Cincin Ruang dan meneteskannya pada Akar Pohon Zhilao. Pada saat itu juga akar mulai bersinar dengan warna emas, dan ada helai daun lain yang tumbuh spontan. Aura spiritual di dalam Dunia Kecil juga mulai bergerak dengan cepat terserap masuk ke dalam akar pohon.


Hal ini cukup membuat Mo Lian terkejut, ia tidak tahu jika Pohon Zhilao mampu menyerap energi spiritual yang sangat banyak dan cepat. Jika ini di tanam di Dunia Kecil orang lain, maka orang itu akan mati karena keringnya energi spiritual. Tapi tidak dengan Mo Lian yang memiliki energi berlimpah.


Mo Lian mengulurkan kedua tangannya mengarah pada Akar Pohon Zhilao di depannya, dan mengambil energi spiritual dari luar Dunia Kecil untuk mempercepat pertumbuhan akar. Meski perbedaan waktu di sini cukup besar, ia tidak terlalu ingin berlama-lama tinggal di dalam Dunia Kecil.


Pertumbuhan Akar Pohon Zhilao semakin cepat setelah mendapatkan lebih banyak energi spiritual, tapi menurut catatan sejarah, mengatakan untuk benar-benar tumbuh besar dan menembus awan setidaknya membutuhkan waktu 100.000 tahun.


Ketika Mo Lian sedang berkultivasi, memindahkan energi spiritual dari luar ke sini, ada kekacauan di Kota Yazhuang karena aliran energi spiritual yang tidak beraturan.

__ADS_1


Mo Lian terus membantu pertumbuhan pohon yang sangat langka di Alam Semesta dan tidak mungkin ditemukan lagi, hingga sepuluh hari terlewati. Akhirnya, ia membuka matanya perlahan dan melihat Pohon Zhilao yang sudah tumbuh setinggi tiga meter.


Mo Lian menurunkan kedua tangannya perlahan dan menghela napas berat, ia kecewa dengan pertumbuhan Pohon Zhilao yang sangat-sangat lambat. "Butuh berapa ratus tahun untuk menumbuhkan dahan yang mampu menutupi wilayah dalam radius lima puluh mil."


"Sekarang, saatnya bekerja." Mo Lian kembali berubah menjadi pecahan cahaya biru yang terus mengecil menjadi molekul, yang kemudian menghilang.


***


Penginapan Bulan Merah, Kota Yazhuang


Baru saja kembali dari Dunia Kecil, Mo Lian mendengar keributan yang berasal dari luar penginapan. Ia berjalan ke tepi jendela kayu dan membukanya sedikit, banyak Kultivator Dao atau Iblis yang terlihat sangat marah.


"Apakah karena aku mengacaukan aliran energi spiritual di kota ini?"


Raut wajah Mo Lian terlihat datar, kemudian menyeringai dingin memikirkan rencana yang menurutnya sangat luar biasa. "Karena sekarang sedang kacau, maka aku akan memanfaatkan keadaan ini dengan baik."


Mo Lian mengubah tubuhnya menjadi bayangan gelap yang tidak bisa dilihat siapa pun, dan berjalan melewati kerumunan orang yang mengelilinginya Penginapan Bulan Merah.


Bahkan, biasanya dua keluarga saja akan bertarung satu sama lain untuk memonopoli pasar dan kemudian menguasai seluruh kota.


Mo Lian langsung pergi ke pusat kota untuk membantu Kaisar Yang dalam tugas membersihkan kediaman, dengan bayaran satu ruangan penuh berisikan sumber daya, artefak, senjata dan lain sebagainya.


"Aku sangat baik hati."


Hanya dalam hitungan menit, Mo Lian sudah sampai di pusat kota yang memiliki wilayah luas, yang mana merupakan Kediaman Yang. Banyak bangunan besar, hutan, danau dan lain sebagainya. Ia juga merasakan setidaknya ada 500.000 orang di dalam Kediaman Yang.


Mo Lian melompat melewati tembok beton setinggi sepuluh meter, ia bisa melihat jalan yang bisa dilewati langsung oleh empat gerbong kereta kuda, dan pada ujung jalan adalah bangunan besar dengan tinggi 50 meter yang merupakan Aula Kekaisaran.


Mo Lian mengabaikan bangunan terbesar dan langsung memasuki wilayah Kediaman Tang lebih jauh lagi. Ia sudah mengetahui di mana tata letak harta-harta di sini, termasuk semua harta yang disimpan di Kota Yazhuang.


"Pertama, ambil harta mereka untuk meningkatkan emosi mereka, barulah bunuh perlahan-lahan."

__ADS_1


Mo Lian berjalan-jalan santai di kediaman musuh seperti berjalan di halaman belakang penuh bunga, tidak ada rasa takut sama sekali meski di sini banyak sekali Kultivator Iblis, karena baginya, semua Kultivator Iblis di sini tidak cukup untuk membuatnya mengeluarkan seluruh kekuatan.


Yang mampu membuatnya mengeluarkan seluruh kekuatan hanyalah Hong Xi Ning, Masternya, atau turun ke Alam Bawah langsung.


Tidak terasa Mo Lian sudah sampai di bangunan rusak dengan bagian dinding retak dan pintu yang terbalik, tidak ada penjaga sama sekali di bagian luarnya, namun ada belasan Jiwa Emas tahap Awal di dalamnya.


"Menyimpan harta di tempat yang mencolok, bahkan anak kecil juga akan penasaran mengapa hanya bangunan ini yang rusak, namun tidak diperbaiki atau dihancurkan."


Mo Lian menggelengkan kepalanya, menertawakan kebohongan Kaisar Yang dalam menyimpan harta penting.


Karena saat ini Mo Lian dalam bentuk bayangan, ia bisa menembus pintu atau dinding dengan mudahnya tanpa membangkitkan formasi array.


Pandangan Mo Lian menangkap kilauan cahaya berbeda warna yang sangat menggugah keinginan untuk mengambilnya. Pada lantai satu ada rempah-rempah maupun herbal, lantai dua ada artefak, lantai tiga ada senjata, lantai empat ada bebatuan berharga, dan seterusnya sampai lantai sembilan.


Di setiap lantai ada yang menjaga, entah satu atau dua Jiwa Emas.


Mo Lian mengangkat tangan kanannya setinggi mungkin, seperti hendak menggapai sesuatu. Cahaya bersinar dari setiap harta benda di sini, dan saat itu juga menghilang, berpindah ke dalam Dunia Kecil sebelum Jiwa Emas sempat bereaksi.


"Terimakasih atas bayarannya." Mo Lian meninggalkan ruang harta dan terbang ke langit yang tinggi.


Ia menundukkan kepalanya melihat Kediaman Yang, dan pandangannya terfokus pada Aula Kekaisaran. Mo Lian mengarahkan jari telunjuknya pada bangunan terbesar itu. Ada gumpalan cahaya biru di ujung jarinya, dan melesat bagaikan kilatan cahaya.


Aula Kekaisaran hanya bercahaya tanpa ada tanda-tanda aneh. Cahaya itu tidak bertahan lama, dan kemudian meredup, tapi masih tidak terjadi apa-apa. Hingga saat Mo Lian meninggalkan wilayah Kediaman Tang, bangunan besar itu meledak sangat keras dengan api melonjak naik.


Mo Lian tersenyum tipis seraya pergi ke arah barat untuk mengambil pekerjaan yang lainnya. "Pekerjaan membersihkan bangunan tidak penting sudah selesai, aku juga sudah mengambil bayarannya. Besok pagi, barulah pertarungan sebenarnya dimulai."


...


***


*Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2