
Kantor LC di pagi hari.
"Selamat pagi," Mentari datang sangat pagi dan terkejut melihat Gio ternyata datang lebih pagi darinya.
"Selamat pagi," dia bersemangat duduk di kursinya yang tepat berada di hadapan Mentari.
"Sepertinya kita berdua adalah yang datang paling pagi." Ucap Mentari melihat sekeliling ruangan dan tim dari divisi lain belum ada yang datang.
"Ya,, ini hari pertamaku bekerja dan sekaligus hari pertama perusahaan ini berjalan jadi aku sangat bersemangat." Ucap Gio dengan senyum terukir di wajahnya.
"Kau benar, aku juga sangat bersemangat." Ucap Mentari.
Akhirnya satu persatu anggota tim desain telah tiba hingga ruangan khusus untuk tim desain telah terisi kecuali pada bagian ketua tim.
"Dimana ketua Tim kita?" Tiba-tiba Siren yang duduk di kursinya mengambil perhatian semua Tim desain.
"Iya, masa sih Ketua Tim datang terlambat?" Megi juga mengerucutkan bibirnya sembari memperhatikan semua anggota tim.
"Apa yang kalian bicarakan? Jam masuk kantor masih 15 menit lagi." Mentari yang sedang membuat sketsa desain berbicara dengan suara yang datar.
"Astaga Mentari,, apa kau ini pelayannya? Kenapa kau selalu membelanya?" Megi berbicara dengan kesal.
"Aku hanya menghormati Nona lorentz sebagai ketua tim kita." Ucap Mentari dengan wajah tampak acuh Tak acuh lalu perempuan itu melihat ke arah Gio "Apa kau sudah menyelesaikan desain yang kemarin dikatakan Nona Loren?" Tanyanya.
"Ya,, aku sudah menyelesaikannya. Tapi ini adalah desain ku yang kubuat Minggu lalu dan karena kemarin Nona Loren mengatakan harus sesuai dengan kepribadian jadi menurutku ini sangat cocok denganku." Gio memperlihatkan desain yang ia buat.
"Wahh,, ini desain yang unik." Mentari mengamati desain Gio, sebuah pakaian santai yang polos tapi menarik perhatian.
"Kalian benar-benar menyiapkan desain yang dikatakan Loren kemarin? Astaga....." Megi menggelengkan kepalanya melihat dua orang yang terlalu patuh pada Loren.
Kemarin Loren memang menyuruh mereka menyiapkan 1 desain yang mewakili karakter mereka. Tapi karena kemarin belum hari kerja maka dia dan ketiga temannya yang lain hanya mengacuhkannya saja. Tapi dua orang ini...?
"Heh,, sudah pukul 08.30!!! Mengapa ketua kita belum datang? Rapat internal akan dimulai dalam 30 menit lagi!!!" Tiba-tiba kata Rika ketika dia memeriksa jam tangannya.
"Astaga.... Baru hari pertama kerja dia sudah terlambat.. ! Kalau ketua Timnya begini, bagaimana bisa mengontrol anggota timnya!" Megi menggerutu dengan kesal.
Akhirnya mereka semua duduk dengan lesu, mereka dikejutkan oleh datangnya seseorang keruangan mereka.
__ADS_1
"Halo," seorang perempuan dengan pakaian fashionable dan tatanan rambut yang sangat anggun mengejutkan mereka hingga tak mampu membalas sapaan orang itu.
Hal itu membuat Adriana mengangkat alisnya beserta bahunya lalu perempuan itu berjalan ke arah sofa dan duduk di sana.
Barulah ketika perempuan itu duduk semua orang tersadar dari kekagetan mereka lalu Siren dengan cepat berjalan menghampiri Adriana.
"Nona,, Adriana?" Ucapnya tak percaya.
"Kau juga mengenaliku? Aku pikir kalian tidak mau berbicara denganku." Ucap Adriana membuat Siren langsung menggelengkan kepalanya.
"Tidakk, bukan begitu Kaka Senior,," Shiren berusaha merilekskan lidahnya supaya dia bisa berbicara dengan lancar di depan seorang designer terkenal yang menjadi idolanya "Kami hanya terkejut karena kakak senior tiba-tiba datang ke tempat kami." Ucapnya.
"Ya, aku kemari untuk menemui Nona Loren." Ucap Andriana membuat Siren dan semua orang di tempat itu melototkan matanya karena saking tidak percayanya dengan apa yang baru saja diucapkan oleh Adriana.
Seorang desainer terkenal datang mencari Loren yang merupakan perempuan biasa-biasa saja dan.... Tidak ada pengalaman di dunia mode!!!!
Melihat Siren yang kini tak mampu berbicara apapun di depan Adriana, Mentari langsung bergegas ke sana menghampiri kedua orang itu.
"Nona Loren belum datang. Silakan menunggu sebentar dan saya akan membuatkan minuman untuk kakak senior." Ucap Mentari dengan sopan.
"Baiklah." Jawab Adriana.
"Astaga,, aku tidak percaya ini.... Kita bertemu secara langsung dengan Disainer terkenal Adriana!!" Megy berbicara dengan pelan saat Siren sudah kembali ke tempat mereka.
"Apa kau lihat aku tadi?? Adriana bebicara denganku..." Siren masih merasakan debaran jantungnya karena ia begitu terkejut bisa berbicara secara langsung dengan Adriana.
"Astaga sungguh beruntung! Seharusnya tadi akulah yang datang ke sana menawarkan membuat kopi. Tapi karena aku terlalu terkejut tubuhku sampai tidak bisa digerakkan dan otakku tidak bisa berpikir dengan baik!" Mia menggerutui kebodohannya sendiri.
"Kau benar,, Mentari sangat beruntung bisa punya kesempatan membaurkan kopi untuk Senior Adriana." Rika merasakan kecemburuan akut menghinggapi dirinya.
Harusnya tadi dialah yang pergi ke sana untuk menawarkan kopi!!
Akhirnya kelima orang itu duduk di tempat mereka sembari mencuri-curi pandang pada Adriana yang sedang memainkan ponsel.
"Aku masih tidak percaya ini, Adriana datang mencari Loren?" Tiba-tiba Megi berkata ketika dia teringat akan tujuan Adriana datang ke tempat mereka.
"Oya, kau benar,, tapi ini lebih mencengangkan lagi, Loren bahkan datang terlambat dan membuat senior Adriana menunggu!" Rika merasa bingung.
__ADS_1
Memangnya seperti Apa hubungan Loren dengan Adriana hingga perempuan itu beraninya membuat Adriana menunggu?
Tidak tahu kah perempuan itu kalau Adriana adalah sosok yang paling terkenal didunia mode, merupakan desainer kelas atas yang bahkan untuk melihat rancangannya saja sangat sulit melakukannya!
Setelah mereka bergosip berapa menit Mentari akhirnya masuk membawakan kopi untuk Adriana, baru saja perempuan itu meletakkan kopinya di atas meja ketika Loren sudah tiba di kantor.
Adriana yang terus terfokus pada ponselnya langsung mengangkat wajahnya ketika ia melihat Loren.
"Loren,, kau membuatku menunggu selama 15 menit!" Langsung gerutu Adriana menyimpan ponselnya ke dalam tasnya.
Loren yang datang dengan setelan kantor yang sederhana dan wajah tanpa riasan langsung berjalan ke arah Adriana dengan wajah bersalahnya.
"Maafkan saya Kak Adriana, pria itu lupa memberi tahu kalau Kakak Adriana akan berkunjung kemari." Kata Loren dengan rasa bersalah sebab Christian sudah mengerjai nya selama 15 menit di mobil.
Seharusnya dia datang bertepatan dengan kedatangan Adriana tapi pria itu malah menahannya dengan alasan yang tidak jelas.
Alasan sepasang kekasih perlu waktu?! Hehh,, apa-apaan!!
"Pria itu memang sengaja!!! Awas saja kalau aku bertemu dengannya, akan kubuat dia jadi dgaing cincang!!" Kata Adriana membuat Loren tertawa pelan dengan keberanian Adriana mengutuk Christian.
"Kau tertawa begitu? Oh ya aku hanya punya waktu 30 menit dan karena 15 miliknya telah kau berikan pada pria itu maka kau punya 15 menit sisanya." Ucap Adriana.
"Saya mengerti." Kata Loren segera berdiri lalu perempuan itu berjalan ke arah 6 orang yang yang duduk di sana sembari mendengarkan percakapan Loren dan Adriana.
"Desain yang kemarin ku minta pada kalian,,"
"Ini!" Mentari dan Gio dengan semangat memberikan desain mereka pada Loren.
Sementara 4 perempuan yang mengabaikan permintaan Loren kini menatap Loren dengan wajah pucat pasi!!
Mereka tidak membuat desain itu...!!!!
@Interaksi
Percaya gak percaya pun itu sudah kenyataannya. Langit, bumi dan lautan jadi saksinya...!!! Avatar bahkan tak bisa membantah, apa lagi cuma reder yang gak punya apa-apa ya 'kan..?! Ooops, punya sih,, punya jempol buat nyinyir gak jelas🤭🤭
__ADS_1