Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
S2. 13. Menjadi bayangan


__ADS_3

Tiba-tiba saja perempuan yang berada di antara 4 laki-laki itu kemudian bertanya, katanya, "Kau,, maukah kau menjadi model untuk acara kami?"


"Eh?!" Loren sangat terkejut.


"Kau terlihat cocok untuk menjadi model. Dan saat ini, kami sedang kekurangan satu model karena Chataline yang berhalangan hadir. Tapi waktunya terlalu mepet untuk mencari modal pengganti, jadi mohon Nona mau membantu kami." Ucap Si perempuan.


"Uh,, tapi saya tidak punya pengetahuan apapun tentang model." Ucap Loren.


"Tidak masalah, kami akan membiarkanmu melakukan pose sederhana, Jadi kau hanya perlu duduk dengan manis lalu menatap ke arah kamera." Ucap sang perempuan dianguki para lelaki yang berdiri bersama perempuan itu.


Loren masih sangat ragu, tentu saja dia ingin membantu mereka yang membutuhkan pertolongan, namun sayangnya dia tidak tahu apapun tentang menjadi model.


Jadi Loren segera berkata, "Saya benar-benar canggung di depan kamera, dan terlebih, tubuhku tidak memenuhi standar untuk menjadi seorang model."


5 orang yang berada di depan Loren langsung tercengang mendengar ucapan perempuan itu.


Dari penglihatan mereka, tubuh Loren benar-benar bagus, dan lebih dari standar yang diharapkan untuk menjadi seorang model, tapi kalau perempuan itu mengatakan tubuhnya tidak sesuai standar, maka model-model yang lain itu bagaimana????


"Nona, jangan berpikir seperti itu, justru kami benar-benar melihatmu sangat perfek menjadi model. Tolong bantulah kami sekali ini saja. Lalu setelah itu kami tidak akan mengganggu Nona." Sang perempuan memohon dengan kedua tangannya berada di dadanya.

__ADS_1


Loren melihat ke 5 orang yang begitu berharap padanya, jadi dia menghela nafas dan berkata, "Kalau begitu, aku akan minta izin dulu pada suamiku." Ucap Loren.


Lima orang kembali tercengang, perempuan di depannya ini sudah memiliki suami????


Namun sang perempuan langsung mengiyakan permintaan Loren lalu membiarkan Loren menghubungi suaminya.


Loren memilih mencari tempat yang sepi untuk menelpon Christian.


"Sayangku, ada apa?" Tanya Christian saat panggilan itu telah terhubung.


"Uh, sayang,, aku berada di tempat pemotretan, dan mereka kekurangan model. Mereka meminta bantuanku untuk menjadi model, jadi aku menelpon untuk mendengarkan pendapatmu." Ucap Loren.


"Hm,, aku tidak melarangmu kalau kau menyukainya, tapi kau tidak boleh menggunakan pakaian yang kekurangan kain. Lehermu sampai lutut mu harus tertutupi! Juga,, kau harus menjaga jarak dengan model lelaki!" Ucap Christian yang tidak pernah mau membatasi apapun keinginan Loren.


"Terima kasih sayangku, suamiku, pokoknya aku akan menuruti semua ucapanmu." Ucap Loren lalu mereka mengakhiri panggilan itu dan Loren kembali menghampiri perempuan yang sudah tadi menunggunya.


"Bagaimana?" Tanya perempuan bernama Keyla.


"Suami saya sudah memberi izin, tetapi dia memberikan dua syarat." Ucap Loren.

__ADS_1


"Ah tidak masalah, asalkan syaratnya masih bisa kami penuhi, tentu kami akan memenuhinya." Ucap Keyla yang berpikir bahwa Loren akan meminta bayaran yang besar.


Namun sesungguhnya, bayaran yang besar tidak masalah bagi mereka, sebab pinalti yang akan dikenakan pada agensi Chataline yang telah menyalahi kontrak jauh lebih besar daripada yang akan diminta oleh Loren.


"Syarat yang pertama yaitu saya tidak diizinkan memakai baju yang terbuka, dan yang kedua, suami saya tidak mengizinkan saya berinteraksi dengan model lelaki." Ucap Loren.


Dia tidak mau jika ada lagi pria lain yang harus kehilangan tangan ataupun bagian tubuh lainnya karena menyentuhnya.


"Ah,, itu syarat yang mudah. Kalau begitu kita bisa membahas kontraknya sebentar sembari kau dirias." Ucap Kayla menggiring Loren ke arah ruang rias yang harusnya digunakan oleh Chataline.


Begitu mereka tiba di sana, Marina dan Hera juga sudah duduk di ruang rias itu.


"Nona Keyla, Nona Loren," Hera langsung berdiri menyambut dua orang yang memasuki ruang rias.


"Oh, kalian sudah siap, pemotretannya ditunda sampai Nona Loren selesai di make up." Ucap Keyla.


"Eh? Kenapa harus menunggu nona Loren?" Marina bertanya sembari mengerutkan keningnya yang merasa sangat aneh.


"Nona Loren menggantikan Chataline dalam pemotretannya." Ucap Kayla langsung membuat Marina tersenyum sennag.

__ADS_1


Awalnya, dia pikir dia akan menjadi korban dari Chataline, sebab mereka berdua dipasangkan, jadi Chataline akan jauh lebih bersinar sementara dia hanya akan dianggap sebagai bayangan Chataline.


Tapi karena sekarang Chataline digantikan oleh seorang perempuan yang sama sekali tidak memiliki kemampuan dan popularitas di dunia hiburan, maka dia yakin akan menjadi pusat perhatian dengan Loren yang menjadi bayangannya.


__ADS_2