
Mia calling.......
"Halo," Vionita mengangkat telepon Mia dengan perasaan bersemangat.
"Kak Vionita, Apakah sudah memeriksa email mu? Aku sudah mengirim semua foto desain yang akan digunakan Loren untuk acara Fashion week ibu kota." Ucap Mia.
"Ya aku sudah melihatnya, aku pasti akan membantumu untuk mendapatkan posisi ketua tim jadi tunggulah sampai acara Fashion week ibukota digelar. Saat itu Loren benar-benar akan dituding sebagai desainer yang melakukan plagiat pada karyaku. Setelahnya, aku akan berbicara dengan Tuan Andreas supaya mengangkatmu menjadi ketua Tim," ucap Vionita.
"Benarkah? Terima kasih Kak Vionita...!" Mia bersorak sangat senang dari seberang telepon.
"Ya,, sebenarnya ini sangat beresiko, tetapi karena kau memiliki kemampuan yang yang sangat baik maka aku tidak akan ragu melakukannya demi memberimu posisi yang lebih layak di LC." Ucap Vionita kembali membuat Mia berseru sangat senang dari seberang telepon.
Dengan begini, mereka berdua akan mendapat keuntungan, Lalu Loren,,, dia akan menjadi bahan olok-olok.
'Tunggu saja Loren, kau akan kembali kemasa mu di beberapa tahun yang lalu saat kau dikucilkan oleh semua orang!!!' pikir Vionita tersenyum penuh kemenangan.
...
Keesokan harinya pada pukul jam 7.30 pagi di apartemen Vionita.
__ADS_1
"Sayang, hari ini biarkan aku menemanimu bekerja." Kata vionitta sembari membantu Bian memakai dasinya.
"Kau mau ikut denganku?" Tanya Bian merasa terkejut karena Ini pertama kalinya Vionita mau ikut bekerja dengannya.
Dulunya Vionita pernah mengikutinya saat bekerja, lalu perempuan itu merasa sangat jenuh karena harus ditinggalkan di ruang tunggu selama berjam-jam jadi setelah kejadian itu, Vionita tidak pernah lagi mengusulkan diri untuk menemaninya bekerja.
Tapi sekarang mengapa tiba-tiba?
"Hm,, aku hanya merasa kalau waktu kita untuk bersama-sama jadi semakin berkurang karena sibuk bekerja. Jadi karena hari ini tidak terlalu banyak pekerjaan di kantorku, Aku akan menghabiskan pagi ku bersama Kak Bian sebelum pergi ke kantor." Ucap Vionita melemparkan sebuah senyum hangat pada Bian.
"Maaf, lain kali aku akan memastikan kalau aku pulang dari kantor lebih awal supaya masih bisa menemanimu untuk makan malam." Ucap Bian kini merasa bersalah pada perempuan di depannya.
"Tidak masalah,, pokoknya Hari ini aku akan menemani Kak Bian sampai jam makan siang selesai." Kata Vionita menyelesaikan pemasangan dasinya.
"Baiklah," ucap Bian.
Mereka kemudian sarapan bersama lalu meninggalkan apartemen.
Saat di dalam mobil baru Bian tersadar bahwa jadwal pertamanya di pagi hari adalah melihat acara pemotretan yang dilakukan oleh Chataline.
__ADS_1
Sementara beberapa waktu yang lalu dia sudah berjanji pada Vionita bahwa sedapat mungkin dia tidak akan berurusan lagi dengan Cathaline.
'Mengapa waktunya begitu bertepatan?' Bian merasa aneh.
"Apa pekerjaan pertamamu di pagi hari ini?" Tiba-tiba pertanyaan dari Vionita membuat Bian tertegun beberapa detik.
Bian lalu menarik Vionita semakin dekat ke arahnya "Pagi ini kita akan pergi melihat pemotretan yang dilakukan oleh Chataline, hanya melihat sebentar lalu kita pulang," ucap Bian.
Vionita pura-pura terkejut sembari memperlihatkan wajah marahnya yang manja "Bukan Kak Bian sudah berjanji tidak akan berurusan lagi dengan Chataline? Mengapa sekarang??" Vionita mendengus kesal.
"Maaf, tapi ini sangat penting untuk perusahaan jadi aku harus mengawasi semua persiapannya. Tapi aku berjanji ini terakhir kalinya perusahaan ku bekerja sama dengan Chataline," ucap Bian.
"Kak Bian janji?" Tanya Vionita menatap Bian dengan mata yang meminta kepastian.
"Tentu," jawab Bian membuat Vionita menghela nafas lega.
Kalau Bian sudah berjanji maka pria itu pasti akan menepati janjinya.
'Kalau begitu, hanya hari ini saja aku harus menahan Cahtaline supaya tidak mengatakan sepatah katapun pada Bian. Setelah itu mereka tidak akan pernah bertemu lagi,,,' pikir Vionita.
__ADS_1