
Loren yang merasa kesakitan berusaha berdiri dengan segenap tenaganya, lalu tiba-tiba saja dia merasa linglung dan hampir terjatuh.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Christian yang langsung memegangi Loren hingga perempuan itu tak jadi jatuh.
"An,, Anda siapa?" Langsung tanya Loren dengan tangan segera mendorong Christian agar pria itu menjaga jarak darinya.
"Saya,,, saya hanya orang yang lewat. Tapi tadi melihat Nona hampir saja terjatuh jadi--"
"Kalau begitu, Tuan silakan lewat saja. Saya ini kotor dan bau, tolong jangan dekat-dekat!" Tegas Loren sembari melangkah untuk menjauhi Christian.
Namun karena dia merasa begitu sakit, perempuan itu hampir terjatuh untuk kedua kalinya.
Namun untungnya Christian ada di sana Jadi pria itu dengan cekatan membawa lorent kegendongannya lalu dia menatap loreng yang tampak malu-malu dan berkeringat, "Nona tenang saja, saya akan membawa Nona ke rumah sakit." Ucap Christian sambil melihat ke arah mobil bawahannya yang kini menghampiri mereka.
Buk!
Pintu mobil tertutup lalu mobil itu berjalan membawa Christian yang meletakkan loreng di pangkuannya.
__ADS_1
Hal itu membuat loreng sangat panik jadi perempuan itu langsung berkata, "tu,, tu,,, tuan, saya masih kuat untuk duduk sendiri."
Maka Christian tidak memaksakan kehendaknya untuk perempuan itu, dia hanya membantu Loren untuk duduk sendiri sambil melihat sang supir yang membawa mereka.
"Percepat laju kendaraannya!!!" Perintah pria itu langsung dianguki oleh sang supir lalu mobil dengan cepat melaju ke arah rumah sakit.
Sementara Loren yang duduk di samping Christian, perempuan itu memegangi perutnya yang terasa begitu sakit, lalu dia mengumpulkan seluruh tenaganya untuk berbicara.
"Ini,,, mobil tua akan kotor dan bau karena,,, karena membawa saya... Jadi,, ja---"
"Itu,,," Loren langsung meneteskan air matanya menyadari seorang pria yang begitu baik terhadapnya.
Padahal, dia hanyalah seorang perempuan gelandangan yang selalu dipandang sebelah mata oleh orang-orang.
Melihat itu, Christian sangat ingin mengeluarkan tangannya dan memeluk perempuan itu dengan erat.
Tapi dia sadar, bahwa saat ini dia sama sekali tidak ada dalam ingatan istrinya, jadi pria itu menahan tubuhnya sembari berpikir harus berkata apa pada istrinya agar perempuan itu mengizinkannya untuk menolongnya.
__ADS_1
'Ahh, aku ingat, dia selalu ingin membalas Budi orang lain!!!' ucap Christian dalam hati lalu pria itu berkata, "saat ini saya sedang membutuhkan seorang perempuan yang bisa bekerja di rumah saya. Bagaimana kalau Nona membalas kebaikan saya hari ini dengan bekerja di rumah saya?"
Ucapan Christian sangat berpengaruh pada Loren hingga perempuan itu langsung menatap Christian dengan berbinar-binar sambil berkata, "ya,, saya mau!! Pekerjaan apapun itu, saya mau melakukannya!!!"
Mendengar itu, Christian langsung tersenyum senang dan begitu bersyukur dalam hatinya.
Tetapi dia tidak bisa menahan air matanya, jadi pria itu langsung membuang muka ketika merasakan air matanya sudah menetes membasahi pipinya.
Namun, dia belum sempat menyekah air matanya ketika Loren tiba-tiba merintih keras.
"Ahh!!!" Perempuan itu merintih sembari memegangi perutnya dengan seluruh tubuhnya yang terasa tegang menahan kesakitannya.
Hal itu langsung membuat Christian berbalik sambil berkata, "say,, kau baik-baik saja?"
@info
Maaf ya otor gak teratur update karena banyak kesibukan🙏🙏🙏
__ADS_1