Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#60. Dia kenapa?


__ADS_3

Setelah makan malam yang gagal, Loren kembali ke kamarnya dengan perasaan campur aduk.


Ada sebuah rasa bersalah yang sangat mendalam di hatinya dan perasaan sedih serta kesepian yang menyelimuti seluruh tubuhnya.


Loren menutup pintu dan memandangi buket bunga yang ada di tangannya. Buket bunga itu adalah buket bunga yang tadi diberikan Christian padanya lalu ditinggalkan di atas meja.


Loren duduk di sofa dan meletakkan buket bunga itu di atas meja bersamaan dengan gantungan dinding yang ia buat.


'Hari ini,, pertama kalinya dalam hidupku aku merasa kehilangan pria, bukan karena aku tidak punya kesempatan untuk menemui Abimayu, tapi karena pria itu,' gumam Loren kembali ingat Bagaimana Ransi mengatakan bahwa Christian secara pribadi menyiapkan makan malam yang sudah ia hancurkan.


'Sebenarnya kenapa? Aku selalu ketakutan bersama pria itu tapi sekarang ketika aku menjauh darinya aku merasa sangat sedih. Aku merasa kehilangan.' Loren bertanya-tanya dalam hatinya.


Akhirnya Loren memutuskan untuk menemui Christian Di keesokan paginya demi meminta maaf pada pria itu.


Sayangnya, pada pagi hari seorang pengawal mendatangi kamarnya lalu membantunya check out.


"Kenapa kita kembali lebih awal? Bukankah masih ada pesta lain yang harus dihadiri dan bukankah kita harusnya menginap di sini selama satu minggu?" Tanya Loren ketika dia sudah menyeret kopernya dan membawa buket bunga di tangannya yang lain.


"Maaf Nona saya hanya menjalankan perintah jadi saya tidak tahu apapun." Kata Sang pengawal yang mendampingi Loren membuat Loren menghela nafas.


"Apakah Tuan Christian juga kembali?" Loren kembali bertanya.


"Sepertinya tidak karena Tuan Christian masih harus menghadiri salah satu pesta yang diadakan besok hari." Jawab sang pengawal.

__ADS_1


"Tapi,, Bukankah aku harus terus berada di samping Tuan Christian? Bagaimana kalau terjadi sesuatu Sementara aku tidak ada di dekatnya?" Loren bertanya pada sang pengawal.


"Saya tidak tahu apa pun Nona." Jawab pengawal itu.


"Aah,, baik." kemudian kata Loren lalu dia tidak punya pilihan lain selain mengikuti pengawal itu untuk meninggalkan hotel.


Setiap langkah yang diambil untuk berjauhan dengan Christian terasa begitu berat, hatinya seolah kehilangan tetapi dia juga kebingungan mengapa dia bisa merasakan hal seperti itu?


Ketika berada di dekat Christian Dia sangat ketakutan tetapi ketika dijatuhkan dengan Christian dia malah merasa sedih dan kehilangan.


Saat tiba di lobby, Loren terkejut melihat seorang pria baru saja turun dari atas mobil.


'Abimayu?' Loren tergesa-gesa keluar dari lobi untuk menemui Abimayu.


"Siapa kau?! Beraninya menghalangi langkah Bos Besar!" Asisten Abimanyu yang mendampingi Abimayu langsung memarahi Loren.


Loren mengangkat wajahnya dan melihat Abimayu.


"Ini aku," kata Loren pada Abimayu sembari menunjukkan senyumnya.


"Kau? Siapa?" Tanya Abimayu yang merupakan wajah Loren karena memang kemarin dia hanya fokus pada jepit dasi di tangan Loren dan tidak memperdulikan wajah Loren.


Kemarin malam dia juga sudah menunggu Loren di kamar yang ia sebutkan pada perempuan itu, tapi perempuan itu tidak menemuinya, jadi dia sudah melupakan masalah jepit dasi.

__ADS_1


Abimanyu berpikir kalau dia penjepit dasi itu sudah kembali ke tangan Christian. Sebab dia mengenal Christian yang cepat sekali bergerak, apalagi kalau pria itu sudah sadar bahwa dia sudah kehilangan barang berharganya.


"Tuan tidak mengenaliku? Aku yang berbicara dengan tuan di depan hotel xx. Tuan bahkan menanyakan--"


"Ayo pergi." Sela Abimanyu yang tidak mau mendengarkan penjelasan konyol dari Loren lalu. Begitu banyak perempuan yang berusaha mendekatinya! Mana mungkin dia mengingat mereka satu per satu?!.


Hari ini dia akan bertemu seorang klien penting di tempat itu Jadi tidak mungkin meladeni perempuan yang berusaha mendekatinya.


"Tuan saya--"


"Tidak usah berhubungan dengannya Nona. Dia adalah musuh besar Tuan Christian dan kalau Nona ketahuan berusaha memiliki hubungan dengannya maka Nona mungkin akan mendapat masalah besar dari tuan Christian." Pengawal yang mendampingi Loren mengingatkan Loren.


"Tapi, Aku memiliki sesuatu yang harus ku kembalikan padanya." Kata Loren memandangi punggung Abimanyu yang semakin menjauh.


'Dia kenapa? Mungkinkah karena dia tidak mengenaliku?' Loren bertanya-tanya dalam hatinya.


@Interaksi



Eh,,, jangan ngomongin cinta, emang Otor dikira Guy apa??? Maaf ya,, meski modal gak nyampe standar pun otor masih waras dunia akhirat!!!


...

__ADS_1


To Raja


__ADS_2