
Semua orang langsung berhenti berbicara ketika dua orang pria datang bersama membawa baki di tangan mereka masing-masing, baki itu berisi minuman.
'Hah? Apakah kedua lelaki ini sedang melayani kami?' semua perempuan itu memiliki pikiran yang sama sembari menatap Gio dan Andreas.
"Silahkan di minum," ucap Gio ketika mereka selesai meletakkan minuman di atas meja lalu pria itu duduk di salah satu sofa yang kosong.
Sementara Andreas berdiri di samping Loren dengan wajah yang datar karena merasa sangat malu atas kejadian yang baru saja terjadi!!
Loren yang melihat itu langsung mengerutkan keningnya lalu berkata, "Mengapa kalian yang melayani kami?"
Tetapi kedua orang itu belum sempat menjawab ketika Loren kembali teringat bahwa seluruh pelayan diliburkan selama 3 hari, jadi tidak ada yang bisa melayani tamu mereka.
Hal itu membuat Loren menghela nafas, "seluruh pelayan kami libur selama 3 hari, jadi hari ini biar tuan rumah yang melayani kalian." Ucap Loren pada semua orang yang di depannya lalu menatap Andreas, "pergi panggil suamiku dan masakkan sesuatu untuk kami!" Perintah Loren langsung membuat Andreas tak bergeming beberapa detik di tempatnya.
Bahkan semua anggota tim desain juga terpaku mendengar perintah Loren, perempuan itu bukan hanya menyuruh Andreas yang adalah CEO mereka untuk melayani mereka, tetapi juga menyuruh seorang Christian Bhaltazar untuk merendahkan diri menjadi pelayan!!!!
Semua orang satu pertanyaan dalam hati, 'Apakah Christian mau melakukannya?!! Tidak,, lebih tepatnya, apakah nantinya mereka masih bisa keluar dengan selamat dari tempat itu???'
Tidak ada satupun orang yang berani berbicara, karena mereka takut salah berbicara hingga menyinggung seseorang yang ada di tempat itu.
__ADS_1
Tetapi semuanya begitu terkejut ketika Christian tiba-tiba saja muncul lalu berkata, "apa yang ingin kalian makan, biar kami berdua memasaknya."
Dalam sekejap, semua orang langsung menatap Christian yang berdiri di dekat Loren, sungguh sesuatu yang tak bisa mereka duga hingga tak satupun dari mereka mampu berbicara untuk menjawab pertanyaan Christian.
Seorang Christian Bhaltazar mau melayani bawahan-bawahannya!!!!
"Hmm, sayang, Bagaimana kalau kau membuat steik? Juga daging cincang yang diberi lelehan keju dan jamur tiram." Ucap Loren pada suaminya langsung membuat Christian mengangguk pelan.
"Apapun yang diinginkan istriku," ucap pria itu tidak bisa menahan dirinya untuk mendekati Christian dan mendaratkan sebuah ciuman di pipi istrinya.
'Syukurlah, sekarang istriku tidak merajuk lagi,' pikir Christian dalam hati lalu pria itu segera menatap Andreas memberi kode pada pria itu agar mengikuti nya.
Maka masih dalam rasa linglungnya, Andreas berbalik mengikuti Christian meninggalkan semua orang yang juga tampak tak berdaya di tempat mereka.
Melihat semua orang yang tampakkah aku di depannya, Loren kemudian berkata, "Hm,, suamiku sangat pandai memasak, kalian pasti akan terkejut saat merasakan masakannya. Kalau nanti kalian membutuhkan sesuatu yang lain kalian boleh mengatakannya dan aku akan menyuruh suamiku langsung menyiapkannya untuk kalian."
Semua orang tampak seperti tersambar petir mendengar ucapan Loren.
Mana berani mereka memerintah Christian untuk melakukan sesuatu pada mereka?
__ADS_1
Kecuali jika mereka sudah mau menemui Raja kematian yang mungkin lebih menakutkan dari Christian!!!
"Itu,, di mana toiletnya?" Ucap Shireen yang berpura-pura mencari alasan menjauh dari Loren sebab perempuan itu perlu beberapa waktu untuk menenangkan dirinya atas apa yang baru saja ia saksikan.
"Ah ya,, Aku juga mau pakai toilet," Mentari ikut berbicara.
"Aku juga."
"Ya,, dari tadi aku juga hendak menanyakan toilet."
Loren langsung mengerjapkan matanya melihat semua orang yang kini secara bersamaan ingin pergi ke toilet.
Tetapi perempuan itu langsung mengangkat tangannya dan menunjuk arah, "kalian boleh pergi ke sana lalu belok kanan," ucap perempuan itu langsung membuat semua orang berdiri.
"Kalau begitu kami tidak akan lama!" Ucap Mentari mewakili semua orang lalu mereka pergi meninggalkan Loren sendirian.
Loren memandangi kepergian semua orang yang tampak melangkah terburu-buru, lalu perempuan itu berkata dalam hati, 'Apakah mereka sangat terkejut? Sampai-sampai harus beralasan ke toilet secara bersamaan seperti itu?'
@Interaksi
__ADS_1
Ha ha ha... Kasian Christian tersedak air liurnya karena ucapanmu, tapi emang sungai amazon cocok buat Christian? gak la ya,, lebih cocok tu buat para reder yang suka nyinyir gak jelas!