Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#269. Rahasia


__ADS_3

Yohana dan seluruh keluarganya akhirnya tiba di sebuah apartemen yang merupakan apartemen milik Daniel.


"Ibu, kami harus pulang sekarang karena Kakak sedang sakit." Ucap Daniel setelah membuatkan air hangat untuk ibunya.


"Lalu kalian semua akan membiarkan ibu tinggal sendirian di tempat ini?" Yohana bertanya dengan kesal.


Dia bukan orang yang terbiasa hidup sendiri di sebuah ruangan yang besar, jadi dia merasa enggan.


Daniel menghela nafas lalu melihat adiknya, "Tinggallah temani Ibu, besok pagi baru kembali ke kediaman keluarga Sinaga." Katanya pada Vionita.


"Apa?!! Bagaimana bisa aku tinggal di sini?!! Aku bahkan tidak membawa baju gantiku!!" Vionita langsung protes.


"Aku akan menyuruh seorang pelayan untuk membawakanmu nanti, sekarang tinggallah di sini dan temani ibu. Aku dan Ayah harus kembali ke rumah." Ucap Daniel membuat Vionita merasa sangat kesal tetapi dia tidak mengatakan apapun untuk membantah kakaknya.


Bagaimanapun, kalau tidak ada di antara mereka yang kembali ke keluarga Sinaga maka Loren akan menguasai keluarga tersebut.


"Sialan!! Perempuan itu benar-benar berani membuat kakek mengusir kita dari rumah!! Padahal, perempuan itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Putraku!!" Teriak Yohana ketika Putra dan suaminya sudah pergi dari apartemen.


"Hah,, Ibu mencoba menyalakan siapa? Seandainya Ibu tidak terlalu bergaya dan menjual makam orang tua Loren maka Ibu tidak akan diusir dari rumah!!" Kata Vionita sembari menatap kesal pada ibunya.

__ADS_1


"Kau berani menyalahkan ibu?!!!" Yohana menatap putrinya dengan rasa tak percaya.


Putri yang selama ini ia bangga-banggakan kini berani melawannya!!


"Aduh Bu,, aku hanya berbicara sesuai kenyataan. Oya Bu,, aku dan Bian merencanakan untuk mempercepat pernikahan kami jadi dalam Minggu ini, sebelum acara keluarga dimulai Bian berencana membawa keluarganya ke kediaman kita untuk membicarakan masalah pernikahan." Ucap Vionita langsung membuat Yohana tersenyum.


"Kalau begitu besok pagi-pagi sekali pergilah temui kakekmu dan sanjung dia!! Kakekmu pasti tidak akan mengabaikanmu kalau dia tahu kau akan menikah dengan Bian!! Oya,, saat itu kau harus mengatakan pada kakekmu kalau ibu harus kembali ke keluarga Sinaga untuk menyiapkan acara pertemuan keluarga! Mengerti?!!" Kata Yohana menatap putrinya dengan perasaan berbunga-bunga.


Jika putrinya menikah dengan keluarga Bian yang berasal dari keluarga terkemuka maka kakek Perry pasti akan melupakan masalah yang sudah mereka buat.


Pria tua itu tidak akan mengabaikan seorang menantu yang berasal dari keluarga bermartabat.


"Bagus!! Kakekmu tidak akan bisa mengabaikanmu setelah menikah dengan Bian karena keluarga Bian akan mendukungmu. Sementara Loren,, perempuan itu malah membawa seorang sampah ke kediaman keluarga Sinaga, kita bisa memanfaatkan ini untuk membuat kakekmu tidak menyukai Loren." Ucap Yohana merasa senang.


"Hmm,, lalu rahasia yang terakhir kali Ibu katakan padaku itu,, rahasia tentang apa? Mengapa tidak menggunakannya untuk mengancam Loren?" Tanya Vionita pada Ibunya.


"Ah,, rahasia itu,, untunglah kau mengingatkan ibu, ibu sudah hampir melupakannya karena terlalu kesal dengan kepulangan Loren yang membuat Ibu diusir dari rumah!!" Ucap Yohana tersenyum, ternyata dia masih memiliki satu kartu untuk mengancam.


"Jadi apa rahasianya?" Tanya Vionita tak sabar.

__ADS_1


Jika mereka bisa menjatuhkan Loren menggunakan rahasia itu maka Loren akan sepenuhnya diusir dari keluarga Sinaga!!!


"Perselingkuhan!!!" Jawab Yohana dengan mata penuh kelicikan.


"Apa?!! Perselingkuhan?! Siapa yang selingkuh?!!" Tanya Vionita yang merasa sangat penasaran.


"Hmm,, Kau akan tahu nanti." Jawab Yohana sembari tersenyum.


@Info


Hei,, orang sombong yang membaca ini,, ayo mampir di karya baru otor biar kesombongan kalian semakin berlipat ganda🤭🤭😁



jika kalian penasaran kenapa babnya suka kepotong-potong, alias gak up bersamaan (4 bab) karena dibawA ini alasannya:


lulus review-nya lama,, entah kenapa???


__ADS_1


__ADS_2