Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#46. Perempuan itu tidak mengerti!!


__ADS_3

Di dalam sebuah ruangan mewah dengan makanan mewah di atas meja, 2 orang sedang duduk berhadapan.


Loren yang duduk dengan tegang dan Christian yang duduk dengan tenang sembari memikirkan cara untuk memperbaiki reputasinya didepan Loren.


'Situasi macam apa ini? Apakah dia mengajakku sarapan bersama supaya aku melayaninya?' Loren menghela nafas lalu perempuan itu kemudian melihat makanan diatas meja.


Jika biasanya orang orang sarapan dengan makanan yang sederhana dan hanya ada satu atau dua macam makanan, maka di atas meja yang berukuran 175 x 200 cm itu terdapat banyak sekali menu sarapan yang membuat Loren kebingungan.


Dia ingin mengambil makanan untuk ditaruh di piring Christian tetapi dia bingung harus menyentuh makanan yang mana.


"Aku tidak tahu kau suka sarapan apa, Jadi aku menyuruh pelayan menyiapkan semua menu yang mereka punya." Tiba-tiba kata Christian membuat Loren tercengang dan dia membutuhkan waktu beberapa detik untuk mencerna ucapan pria itu.


'Dia menyiapkan semua makanan ini untukku? Dia tidak tahu aku menyukai sarapan apa Jadi dia menyediakan berbagai menu sarapan agar aku bisa memilihnya?' Loren tak mampu berkata apapun, dia takut kalau tebakannya itu salah dan malah membuatnya merasa malu dan terlebih mendapat kata makian dari Christian.


Namun akan lebih parah lagi kalau tebakannya itu benar sebab kebenaran itu adalah sebuah kemustahilan!


Melihat Loren terbengong di tempatnya, Christian menjadi semakin bingung.


"Tidak ada yang kau sukai?" Tanya Christian yang merasa bahwa Loren tidak menyukai satu pun dari jenis terapan yang disediakan makanya perempuan itu hanya terdiam.

__ADS_1


Para pelayan yang berada di belakang sekat kini bercucuran keringat saat mendengar pertanyaan Christian pada Loren.


Kalau pria itu sampai mengamuk maka hotel tersebut bisa bangkrut dalam waktu 1 menit!


"Hah?" Loren masih belum pulih dari keterkejutannya jadi perempuan itu hanya menjawab seadanya saja.


"Ganti makanannya!" Langsung perintah Christian ketika mendengar jawaban Loren hingga membuat Ransi yang berdiri bersama pelayan kini kebingungan.


Namun, Ransi dengan cepat mengendalikan dirinya dan memberi kode pada para pelayan supaya melakukan perintah Christian.


Para pelayan memindahkan atau per satu makanan di atas meja.


Suara Loren yang tiba-tiba mengejutkan semua pelayan, bahkan Christian juga sangat terkejut karena suara perempuan itu agak keras, berbeda dari biasanya.


Loren memperhatikan semua orang yang seperti patung, mereka menghentikan gerakan mereka menatap kearahnya. Hal itu membuat Loren sangat gugup hingga telapak tangannya kembali berkeringat.


"Itu,, itu,, anggap saja aku tidak bilang apa-apa." Kata Loren menundukkan wajahnya karena dia sangat takut pada Christian.


Kalau dia sampai menyinggung pria itu, dia takut pria itu akan kembali memperlakukannya seperti sampah.

__ADS_1


"Kau mau makan ini?" Tanya Christian pada Loren dengan suara yang lembut membuat Loren yang menatap tangannya yang basah kini mengangkat wajahnya dan melihat 2 makanan diatas meja.


Piring yang satunya berisi dua roti bantal yang yang diberi beraneka macam buah dan beberapa irisan sosis di dalamnya, sementara piring yang lain berisi sosis yang dibungkus dengan telur gulung lalu diberi saos dan mayones.


"Bagaimana bisa aku makan makanan Tuan? Saya, tidak pantas." Kata Loren dengan suara gemetar sembari merapatkan kedua kakinya sebab ia terlalu gugup.


Mendengar jawaban Loren, Christian akhirnya mengerti mengapa perempuan itu terus terdiam dari tadi, perempuan itu tidak mengerti!!


"Kalian boleh keluar." Perintah Cristian pada sang pelayan membuat para pelayan langsung keluar meninggalkan 2 makanan di atas meja.


@Interaksi



Iya,, otor memang belum ngepromoin novel ini. Tapi kalo mau bantu boleh juga kok,,, caranya? ...cukup ss sampulnya lalu bagikan ke medsos kalian... Semoga tips ini membantu ya 😂😂🤭


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2