Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
S2.129. Merencanakan untuk melakukan Yoga


__ADS_3

"Aku lupa memberitahumu bahwa Andreas dan Marissa akan pergi ke luar negeri untuk berobat. Aku juga lupa mengatakan padamu supaya kau mengizinkannya, tapi Kau pasti akan mengizinkan mereka kan?" Ucap Loren membuat Marisa dan Andreas langsung berada dalam kondisi menahan beban yang begitu berat.


Beban yang berat itu dilemparkan Loren pada mereka karena perempuan itu ternyata belum mengatakan apapun pada Christian!!!


Tetapi di luar dugaan kedua orang itu, ketika mereka berpikir bahwa Christian akan memarahi mereka karena sudah menghasut Loren untuk meminta izin pada nya, Christian malah mengejutkan mereka dengan kata-katanya.


"Kalau istriku sudah memberi izin maka aku juga sudah memberi izin. Tapi sebelum itu, kalau Andreas pergi Lalu siapa yang akan mengurus LC?" Ucap Christian yang tidak mau bila sampai Loren berinisiatif menggantikan Andreas mengurus perusahaan itu.


Tetapi Loren belum menjawab ketika Andreas langsung berkata, "aku akan menugaskan wakilku untuk mengurus semua masalah perusahaan."


Suara Andreas yang begitu bersemangat karena diberi izin untuk pergi ke luar negeri langsung membuat Loren menganggukkan kepalanya.


"Benar!!!" Seru Loren sembari menatap suaminya.

__ADS_1


Christian berpikir sesaat lalu pria itu menganggukkan kepalanya, "Baiklah, kalau begitu sebelum kalian pergi tolong lanjutkan bersih-bersih rumah ini karena aku dan istriku belum makan malam." Ucap Christian dengan tatapan penuh pengeringatan dilemparkan pada Marisa dan Andreas.


Melihat tatapan Christian, Marisa dan Andrea sama sekali tidak keberatan disuruh membersihkan, sebab mereka sudah sangat senang karena diberi izin untuk pergi ke luar negeri.


Dengan begitu, Marisa dengan cepat mengulurkan tangannya mengambil alih alat bersih yang ada di tangan Loren.


"Kalau begitu, kalian makan malam lah, kami yang akan meneruskan ini!!" Ucap Marissa dengan senyum semeringah menatap Loren.


Loren menatap Marissa, "Ah,, tapi ini rumah kami, bagaimana bisa orang lain membersihkannya untuk kam--"


Loren tidak mengatakan apapun, dia hanya tersenyum melingkarkan tangannya di leher suaminya, perempuan itu sudah merasa puas karena seharian ini dia melakukan apapun yang ia inginkan tanpa adanya bantahan dari Christian.


Dengan begitu, keduanya mandi bersama dengan Christian yang terus memperlakukan istrinya dengan lembut.

__ADS_1


Saat pria itu menggosok tangan istrinya, Dia menyadari telapak tangan istrinya menjadi tampak kasar karena bekerja membersihkan rumah.


Hal itu membuat Christian tidak senang jadi dia menatap Loren yang sedang memejamkan matanya, "besok-besok tidak ada lagi acara membersihkan rumah, karena kita sudah melakukannya hari ini.


"Besok aku akan membawamu ke suatu tempat untuk perawatan, Apakah ada perawatan khusus yang kau inginkan?" Tanya Christian langsung membuat Loren membuka matanya.


Perempuan itu menatap suaminya yang sedang memegangi tangannya yang memang terasa kasar, "hm,,, aku merasa sedikit lelah, tetapi aku merasa sangat senang. Bagaimana kalau besok kita melakukan perawatan untuk bayi kita saja? Aku dengar ada yoga untuk ibu hamil,, Ayo mencoba itu!" Ucap Loren langsung diangguki Christian.


"Besok pagi aku akan membawamu untuk berolahraga yoga, lalu siang harinya membawamu untuk perawatan." Kata Christian langsung diangguki oleh Loren.


"Terima kasih suami," ucap Loren langsung memeluk pria di hadapannya hingga membuat air dalam baht up menyeruak keluar membasahi lantai.


__ADS_1



__ADS_2