
Sesuai dengan kesepakatan Christian dan Loren, maka akhirnya Loren tidak lagi menerima pekerjaan.
Laman web LC langsung mengatakan bahwa Desainer Loren sedang hiatus dalam karena kehamilannya dan tidak menerima pesanan.
Tapi meski begitu, setiap karya yang dibuat oleh Loren dari inspirasi nya sendiri, langsung diberikan pada Andreas untuk ditawarkan pada pelanggan VIP mereka.
"Ini desain yang ku buat satu minggu ini," ucap Loren menyerahkan 3 lembar desain yang ia buat pada Andreas.
Andreas mengambil desain itu lalu melihatnya sekilas, "baiklah, saya akan tawarkan--"
"Apa kau bilang?! Tawarkan?!!" Sela Christian mengejutkan Loren dan Andreas.
Dua orang itu segera menatap Christian dengan bingung, lalu mereka mendengar Christian berkata, "kau pikir desain milik istriku begitu murahan hingga harus ditawarkan pada orang lain?!!"
Dinginnya pertanyaan Christian membuat Andreas tampak gugup di tempatnya, 'apakah si calon ayah yang posesif ini akan menggila lagi?' pikir Andreas dalam hati.
Andreas menelan air liurnya lalu menjawab Christian, katanya: "Baik, saya mengerti, saya tidak akan menawarkan, tapi--"
__ADS_1
"Pokoknya desain istriku adalah yang terbaik!!" Sela Christian "hanya akan diberikan pada orang yang sanggup membelinya, serta layak memakainya, kalau tidak, maka jangan di berikan!!!" Ucap Christian yang tidak mau bila desain istrinya diperlakukan seperti barang murahan yang ditawarkan secara umum, lalu sembarang orang bisa membelinya asal mereka punya uang...!
Pokoknya, tidak boleh seperti itu!! Orang yang membeli harus layak secara materi dan reputasi!!!
"Baik Tuan, saya mengerti," jawab Andreas dengan patuh.
Maka begitu, Christian memberi kode pada Andreas agar pria itu meninggalkan keuangannya.
Andreas meninggalkan ruangan itu dengan tatapan Loren yang mengikutinya, perempuan itu sangat ingin ikut bersama Andreas ke kantor, karena dia rindu suasana kantor nya.
Melihat istrinya yang terpaku pada punggung Andreas, Christian dengan cepat menahan dagu perempuan itu dan membuat Loren hanya bisa memandang ke arahnya.
Loren terkejut karena tidak menyangka suaminya tiba-tiba akan menahannya hal seperti itu, jadi dia butuh 3 detik untuk berpikir sebelum menjawab Christian, katanya: "tidak, aku hanya mengingat LC, bolehkah kita pergi ke sana untuk jalan-jalan?"
Melihat istrinya yang sangat berhati-hati bertanya, Christian menjadi sedih dalam hatinya, bahwa dia tidak bisa menebak hal-hal yang diinginkan oleh istrinya.
Namun Christian tetap menenangkan dirinya dan berkata, "tentu saja, kapanpun kalau mau pergi ke sana, aku akan menemanimu.
__ADS_1
Ucapan suaminya membuat Loren merasa sangat senang, jadi dia langsung memeluk suaminya dengan erat, "baik, terima kasih suami," kata Loren penuh rasa bahagia.
Melihat istrinya yang bahagia, Christian juga ikut senang, jadi dia menarik perempuan itu ke pangkuannya dan menciumnya dengan lembut.
"Tapi kita tidak bisa pergi hari ini, karena aku harus bekerja, bagaimana kalau besok atau kapan pun kau mau setelah hari ini?" Tanya Christian langsung mendapat anggukan dari Loren.
"Hm,,!!! Aku setuju!" Seru Loren merasa sangat senang.
"Baiklah," ucap Christian membawa Loren dalam gendongan nya menuju ke ruang kerjanya, lalu membiarkan perempuan itu tetap duduk di pangkuannya, sementara dia mengerjakan pekerjaan nya.
Loren yang duduk di pangkuan Christian langsung menarik sebuah buku, lalu perempuan itu tenggelam dalam bacaan bukunya dengan kepala bersandar di dada bidang Christian.
Hari-hari mereka yang seperti itu sudah sering menjadi pemandangan pelayan yang datang mengantarkan minuman atau pun cemilan.
Bahkan seringkali mereka melihat Loren sedang mendesain di pangkuan Christian, dengan suatu tangan perempuan itu berada di telinga Christian memainkan daun telinga Christian, ataupun mencubit-cubit pipi Christian.
@interaksi
__ADS_1
Dupa atau hio adalah sebuah bahan yang mengeluarkan bau wangi aroma terapi. Dupa mengeluarkan asap ketika dibakar. Biasanya dupa digunakan untuk upacara keagamaan, aromaterapi, atau meditasi. Selain itu, dupa juga dapat digunakan sebagai deodoran sederhana atau pengusir serangga. (Wikipedia)