
Dengan segera acara Fashion week ibukota telah berakhir.
Lampu yang semula redup di area penonton kini dinyalakan kembali jadi Christian segera berdiri meninggalkan tempat itu dan menunggu kekasihnya di mobil miliknya yang terparkir di halaman gedung tersebut.
Seluruh anggota tim desain hari itu bersorak senang karena pencapaian mereka yang sangat sukses, selain Loren yang mendapatkan penghargaan kategori Top designer pendatang terbaru, nama perusahaan mereka juga melambung tinggi di internet karena kasus plagiat yang dilakukan Vionita pada karya mereka.
Banyak orang mencari tahu perusahaan mereka lalu pemesanan tejadi secara beruntun...
Sekejap semua orang merasa sangat senang lalu mereka semua berjalan ke pintu keluar untuk meninggalkan gedung tersebut ketika mereka dihentikan oleh Bian.
"Tuan Bian?" Mentari adalah orang yang pertama berbicara ketika melihat Bian menghalangi jalan mereka.
Pria itu datang membawa buket bunga besar yang terlihat indah dengan tulisan nama Loren di sana.
Membaca nama Loren yang tertulis di sana, Siren mengerutkan keningnya "Lorensia Sinaga??"
__ADS_1
Semua orang menatap Loren, selama berada di LC tidak ada satu pun yang mengetahui nama keluarga Loren.
Mereka hanya mengenal Loren dengan nama panggilannya saja tanpa tahu nama belakangnya.
Melihat Loren tampak diam, Gio kemudian berkata "Bukankah Sinaga sama dengan nama keluarga Vionita?"
"Benar,," ucap Siren kini merasa heran, mengapa Bian yang merupakan kekasih Vionita kini datang menghampiri mereka membawa buket bunga bertuliskan Lorensia Sinaga?
Melihat semua orang tampak penasaran, Loren kemudian menyerahkan piagam di tangannya pada Megi.
"Kalian duluan lah, aku masih harus mengurus satu hal." Katanya.
"Sudah, jangan mempersulit Kak Loren, ayo kita pergi." Kata Gio saat melihat Bian tampak menatap Loren dengan dalam, jadi dia langsung tahu bahwa kedua orang itu memiliki hubungan yang rumit.
Bagaimanapun, sejak Gio bergabung dengan LC, ia merasa Loren dan Vionita sudah banyak membuatnya memikirkan bahwa dua perempuan itu memiliki hubungan yang rumit, sekarang kekasih Vionita malah datang menemui Loren setelah Vionita ketahuan melakukan plagiat pada karya loren.
__ADS_1
Segera setelah mendengar ucapan Gio, semua anggota tim desain kini pergi dengan segudang pertanyaan di benak mereka.
Loren mengalihkan pandangannya dari anggota tim desain yang sudah menjauh lalu melihat Bian "Apa yang kau inginkan?" Tanyanya.
Dia sungguh berharap supaya Bian tidak menemuinya lagi, tetapi pria itu malah muncul di depan anggota tim desain sekaligus membocorkan pada semua anggota Tim Desain bahwa dia adalah anggota keluarga Sinaga.
"Ayo bicara sebentar," kata Bian dengan wajah yang terlihat mendung dipenuhi rasa bersalah.
"Tidak ada yang perlu kita bicarakan, lagipula seseorang sedang menungguku." Ucap Loren yang kini memikirkan Christian.
Mereka sudah berjanji akan pulang bersama karena Christian mengatakan akan merayakan malam hari ini berdua saja, jadi dia tidak ingin membuang-buang waktu bersama orang tidak penting seperti Bian.
"Apakah yang kau maksud adalah pria yang kau sebutkan dari panggung dan pria yang kau katakan sebagai Tuan ketika kita berteleponan?" Tanya Bian sembari mengepal erat tangannya.
Dia benar-benar tidak terima kalau saat ini Loren sedang bersama seorang pria yang bukan dirinya!!!
__ADS_1
Loren menghela nafas memandang pria didepannya, "Siapapun itu, tidak ada hubungannya denganmu." Katanya dengan ketus.
Kalau dulunya dia sangat menghormati Dian dan menganggap pria itu sebagai kakaknya, maka saat ini setelah melihat Bagaimana pria itu terus membela Vionita yang jelas-jelas telah bersalah,, Dia merasa bahwa dia sama sekali tidak pantas untuk ia hargai.