Gadis Kecil Milik CEO

Gadis Kecil Milik CEO
#233. Top 1


__ADS_3

Setelah dirinya dianggap bodoh oleh semua orang karena sudah membela Vionita, Bian tidak berani lagi menunjukkan batang hidungnya di antara orang-orang yang berada di acara Fashion week ibukota.


Pria itu memilih duduk di sebuah bilik toilet menonton siaran langsung acara Fashion week ibukota lewat ponselnya.


Sebenarnya dia bisa melihatnya dari tempat lain tetapi dia tidak mau melakukannya karena dia mau menunggu sampai acara Fashion week ibu kota selesai.


Dia akan menemui Loren untuk memberi selamat, sekaligus mengatakan permintaan maafnya pada perempuan itu


"Aku harap Loren memenangkan salah satu kategori," ucap Bian sembari menghela nafas menatap Axel pada layar ponselnya yang siap membacakan keputusan juri.


Melihat amplop berwarna hitam keemasan di tangannya, Axel kemudian mengangkat wajahnya menatap ke arah penonton.


"Sebelum saya membacakan designer designer terbaik yang bersinar malam ini, izinkan saya untuk meminta maaf sekali lagi atas insiden yang baru-baru saja terjadi di acara Fashion week ibukota.


"Sebagai acara Fashion week bergengsi negara ini maka kami selaku penyelenggara akan menindak keras pihak yang telah menodai acara kami ini. Setidaknya kami akan melakukan tuntutan hukum yang seberat-beratnya pada pihak yang bersalah.

__ADS_1


"Dan karena acara Fashion week ibu kota sangat menjunjung keadilan maka malam hari ini penilaian masih tetap berlangsung sesuai dengan peraturan awal yaitu 50% dari penilaian juri dan 30% dari voting internet serta 20% dari voting penonton yang ada di acara malam hari ini.


"Oleh sebab itu, izinkan saya membuka amplop ini dan mengumkan kepada kita siapa designer bersinar pada malam hari ini." Kata Axel lalu perlahan jari tangannya mulai membuka amplop berwarna hitam keemasan di tangannya.


Semua orang menunggu dengan jantung berdegup kencang karena acara vision week ibukota selalu bergengsi setiap tahunnya.


Designer yang namanya keluar sebagai peraih penghargaan Fashion week ibu kota nantinya akan mendapat sponsor dari berbagai perusahaan dan dan banyak pihak akan mengambil kerjasama dengan mereka.


Selain itu, hadiah uang tunai yang ditawarkan pun tidak main-main sampai mencapai total 500 juta rupiah.


Di bawah panggung, Loren memperhatikan pria yang membuka amplop di atas panggung dengan tangan yang semakin erat memegang tangan Christian.


Loren tidak mengatakan apapun, dia hanya mengangguk pelan sebab dia takut bila Megi yang ada di sampingnya mendengarnya berbicara, apa lagi saat itu suasana sangat hening karena semua orang terfokus melihat kearah Axel.


Sementara Axel yang berdiri di atas panggung, pria itu sudah membuka amplopnya dan mengeluarkan secarik kertas dari dalamnya.

__ADS_1


Pria itu terdiam sesaat melihat ke arah panggung lalu kembali menunduk, "Desainer Top 5 acara Fashion week ibukota adalah,,,, Desainer Kiara Asyarina!!!"


Plok plok plok....


Suara tepuk tangan mengiringi seorang perempuan muda yang cantik yang kini berjalan sembari tersenyum lebar ke atas panggung.


Perempuan itu lalu membungkuk pada penonton dan juga Axel sebelum berdiri di sisi Axel.


"Berikutnya, Desainer Top 4 acara Fashion week ibu kota adalah,,,, Jarizya Arya!!" Seru Axel kembali diiringi tepuk tangan oleh semua orang.


Plok plok plok....


Seorang pria kembali naik ke atas panggung lalu Axel kembali melanjutkan nya sampai tersisa satu posisi terakhir yaitu posisi Top 1 designer Fashion week ibukota.


Semua orang duduk dalam ketegangan mereka menunggu Axel membacakan Siapa orang terakhir paling beruntung di malam hari itu.

__ADS_1


Baik penonton di internet maupun yang menonton secara langsung, semuanya hanya terfokus pada satu orang yang hendak membacakan pemenang top 1 acara Fashion week ibukota.


"Aku harap Kak Loren,,," suara Megi tiba-tiba terdengar di samping Loren.


__ADS_2