
Setelah sarapan bersama, semua orang meninggalkan rumah dengan Loren bersama Christian berada pada satu mobil yang dikendarai oleh Ransi.
Sembari menunggu mobil tiba di perusahaan, Loren tiba-tiba teringat akan sesuatu,jadi perempuan itu mendongak melihat suaminya yang sedang memeluknya, "Bagaimana penyelidikanmu tentang masalah yang kemarin di restoran?" Tanya perempuan itu merasa khawatir pada keselamatan Gerson.
Apalagi, hari ini Gerson sudah berangkat untuk hari pertamanya menjabat sebagai CEO di sebuah perusahaan yang namanya belum diketahui oleh Loren.
Christian menatap istrinya sembari mencubit pipi perempuan itu, "kita akan mengetahuinya begitu tiba kita sudah di kantor."
Loren mengangguk dengan patuh, "Baik," jawab perempuan itu kembali menunduk sembari bersandar pada dada suaminya.
Ransi yang duduk di depan merasa bingung dengan hal yang tidak ia ketahui tentang Loren dan Christian.
Tetapi pria itu tidak berani bertanya dan hanya fokus mengendara sampai mobil mereka tiba di perusahaan.
Begitu naik ke lantas atas, Ransi melihat Christian dan Loren langsung memasuki kantor Christian lalu pria itu berjalan ke ruangannya.
Pria itu baru akan membuka pintu ruangannya ketika salah seorang pria langsung menghampirinya sembari menyerahkan sebuah dokumen.
LAPORAN PENYELIDIKAN GERSON SINAGA
__ADS_1
"Apa ini?" Pria itu mengerutkan keningnya sembari membuka dokumen itu.
Pria yang ditugaskan Christian untuk menyelidiki Gerson langsung berkata, "kemarin ketika saya yang bertanggung jawab untuk mengawal Tuan Christian Bhaltazar, saya mendapat perintah untuk menyelidiki Tuan Gerson Sinaga dan menyerahkan hasil penyelidikannya di pagi hari ini."
Ransi langsung mengangguk mengerti lalu pria itu menutup dokumen di tangannya, "aku akan menyerahkannya pada Tuan, kau bisa pergi sekarang." Ucap Ransi pada pria di sampingnya.
"Baik Tuan," jawab pria itu segera berlalu meninggalkan Ransi.
Sementara Ransi yang ditinggal, ia langsung berjalan ke ruangan Christian dan mengetuk pintu ruangan pria itu.
Tok tok tok...
"Sepertinya kau punya tamu," ucap Loren hendak masuk ke ruang sebelah agar pria itu bisa fokus bertemu dengan tamunya.
Tetapi Christian menahan tangan perempuan itu, "mungkin saja ini laporan tentang masalah di restoran," ucap Christian membuat Loren dengan patuh tetap tinggal di ruangan itu.
"Masuk!" Perintah Christian pada orang di seberang pintu membuat Ransi langsung memasuki ruangan itu.
"Ada apa?" Tanya Christian sembari menatap pria di depannya yang datang membawa sebuah berkas di tangannya.
__ADS_1
Ransi menyerahkan berkas tersebut ke Christian sembari berkata, "ini adalah berkas penyelidikan yang Tuan minta untuk diserahkan pagi hari ini," ucap Ransi.
Christian mengangguk mengambil berkas itulah sembari berkata, "kau bisa keluar."
"Baik Tuan," jawab Ransi langsung berbalik pergi dari ruangan itu meninggalkan Christian yang menarik Loren ke meja kerjanya.
Loren duduk di pangkuan suaminya sembari melirik berkas yang sedang dibuka oleh suaminya.
"Kenapa judulnya adalah penyelidikan tentang Gerson?" Tanya Loren yang merasa bingung bahwa mereka sedang mencari informasi tentang orang yang mengancam mereka di restoran, tetapi malah berakhir dengan Gerson?
Christian menggelengkan kepalanya dengan pelan, "entahlah," ucap pria itu belum bisa mengatakan apapun sebab dia juga belum mengetahui masalah yang terjadi.
Tetapi, ketika keduanya melihat tulisan di halaman pertama laporan itu, keduanya tak bisa berkata apapun dengan isinya.
@Info,
Mampir di karya otor di bawah ini ya...
__ADS_1